...

Begini Cara Penyimpanan Produk di Gudang PBF Mandira Distra

PBF tidak dapat menyimpan produk obat-obatan di gudang secara asal-asalan.

Pedagang Besar Farmasi (PBF) memiliki izin khusus untuk pengadaan, penyalur dan penyimpan produk serta bahan obat dalam jumlah besar. Meski dapat menyimpan dalam jumlah besar, ada aturan perundang-undangan yang membatasi serta mengatur cara menyimpan produknya.

Penyimpanan obat harus diperhatikan agar kemasan tidak rusak dan kualitasnya tetap terjaga. Mandira Distra memiliki penyimpanan yang optimal karena memperhatikan infrastruktur, sistem penyimpanan dan sistem pencatatan terorganisir.

Baca Juga: PBF adalah Usaha di Bidang Obat-obatan

Obat yang disimpan di dalam gudang harus selalu dikontrol agar tahu kondisinya. Mandira Distra menggunakan protokol PBF CDOB tahun 2015 mengenai peraturan penyimpanan. 

Infrastruktur Penyimpanan Mandira Distra

Kondisi infrastruktur selalu dikontrol kepala logistik agar keadaannya optimal dan kondisi obat-obatannya terjamin. Berikut ini kondisi infrastruktur gudang penyimpanan yang dimiliki oleh Mandira Distra.

  1. Area dan fasilitasnya didesain untuk kondisi terbaik (bersih, bebas banjir, bebas debu, hama, unggas, sampah, mikroorganisme dan bebas kontaminasi silang).
  2. Pemeliharaan berkala selalu dilakukan untuk menjamin kondisi infrastrukturnya
  3. Peralatan infrastruktur cabang telah menyesuaikan prosedur yang berlaku
  4. Ukuran layout bangunan gudang obat sesuai ijin PBF dengan memprioritaskan tingkat kelembapan dibatas aman
  5. Program pemeliharaan area dan fasilitas menggunakan metode yang sesuai prosedur
  6. Pengamanan fisik dilakukan untuk ruang dan seluruh infrastruktur bangunan
  7. Tempat penyimpanan produk rantai dingin sudah dilengkapi aram dan genset
  8. Tempat penyimpanan sudah dilengkapi dengan peralatan pengatur suhu, pengukur suhu, dan pencatat suhu untuk mengatur kondisinya agar tetap optimal

Kepala bidang logistik PBF juga selalu melakukan pengecekan suhu ruang dengan prosedur yang berlaku. Suhu diatur agar kondisi obat tetap aman dan terhindar dari kerusakan.

Kalibrasi termometer dilakukan setahun sekali dengan proses pencatatan yang terstruktur. Tahap kontrol mengikuti proses validasi dan mapping temperatur agar aman.

Sistem Penyimpanan PBF Mandira Distra

Tugas kepala logistik sangat besar dalam menjaga penyimpanan agar tetap aman. Kontrol selalu dilakukan dengan mengikuti prosedur pengamanan yang berlaku di dalam peraturan. Berikut ini sistem penyimpanan obat dan bahan obat-obatan yang digunakan oleh Mandira Distra.

1. Instruksi penyimpanan menyesuaikan informasi di karton obat-obatan

  1. Instruksi di bawah 300⁰C akan disimpan di suhu antara +20⁰C s/d 300⁰C
  2. Selanjutnya, instruksi di bawah 250⁰C akan disimpan di suhu antara +20⁰C s/d 250⁰C
  3. Instruksi di bawah 150⁰C disimpan di antara +20⁰C s/d 150 dan seterusnya

2. Kategori penyimpanan PBF Mandira Distra juga sesuai prosedur yang berlaku

  1. Kategori Suhu dingin disimpan di Cold Storage
  2. Selanjutnya, kategori Suhu sejuk akan disimpan di ruangan yang menggunakan AC
  3. Kategori Suhu kamar terkendali disimpan di ruang AC dengan Pallet
  4. Kategori Suhu kamar akan disimpan di ruang dan diatas Pallet
  5. Obat Psikotropika disimpan di ruangan dan lemari khusus yang diawasi
  6. Lalu, obat harga mahal disimpan di ruangan dab lemari pengawasan ketat
  7. Obat beraroma keras disimpan berjauhan dari produk farmasi dan makanan
  8. Barang kadaluwarsa, recall, dan rusak akan dipisahkan ke gudang PBF tersendiri

Sistem Pencatatan Mandira Distra

Pencatatan dilakukan untuk memperhatikan semua kondisi obat-obatan dalam gudang. Baik itu tanggal, nama, nomor dokumen hingga kuantitas, semua akan dicatat dalam kartu gudang.

Pengecekan juga memperhatikan alur penyimpanan dan pengeluaran barang. Selain itu, jumlah barang, ruang karantina, ketersediaan alat, tempat berjalan dan luas lorong juga diperhatikan

Mandira Distra selalu mengutamakan kualitas produk di atas segalanya. Sebagai distributor yang terpercaya, Anda bisa melihat kondisi obat melalui sistem pencatatan terstruktur.

Proses penyimpanan yang baik akan menjaga produk dalam kondisi optimal. Mandira Distra telah berdiri sejak tahun 1993 dan memiliki izin BPOM. Anda tidak perlu khawatir untuk menggunakan produk PBF Mandira Distra karena dijamin aman, tidak rusak, kondisi baik dan tetap bermutu.

Baca Juga: Bagaimana Cara Bekerja Sama dengan Pedagang Besar Farmasi

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Inspeksi Diri Pedagang Besar Farmasi dalam Memantau

Inspeksi diri pedagang besar farmasi sudah tersedia di peraturan yang berlaku.

Pedagang besar farmasi (PBF) jadi perusahaan badan hukum yang memiliki izin khusus di dunia farmasi. Izin khusus PBF dapat digunakan untuk mengadakan menyalurkan dan menyimpan obat dalam jumlah besar. 

Proses distribusi yang dilakukan oleh PBF memiliki standar prosedurnya sendiri. Hal ini sudah ada di dalam aturan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Prosedur perlu dilakukan untuk menjaga mutu, kualitas dan karakteristik obat agar kondisinya tetap baik setelah diedarkan.

Baca Juga: Cara Pedagang Besar Farmasi Tangkal Pengiriman Obat Kedaluwarsa

Ketika melakukan distribusi, ada prosedur lain yang perlu diperhatikan yaitu Inspeksi Diri. Proses distribusi membutuhkan pemantauan agar prosedurnya sesuai dengan CDOB. Inspeksi diri perlu dilakukan untuk melihat apakah pedagang besar farmasi sudah menjalani prosedur atau tidak.

Kegiatan distribusi yang tidak optimal akan dicatatkan ke dalam laporan evaluasi. Dengan adanya inspeksi diri, kepatuhan distributor bisa pantau secara menyeluruh. Inspeksi diri juga berfungsi untuk mengatasi masalah secara efektif dan membatasi terjadinya kesalahan saat bekerja.

Prosedur Pelaksanaan Inspeksi Diri Pedagang Besar Farmasi

Pada dasarnya ada beberapa prosedur yang harus diperhatikan saat melakukan inspeksi diri. Di bawah ini ada beberapa prosedur yang bisa dilakukan saat menjalani inspeksi. Setiap PBF perlu mengikuti prosedur tersebut agar proses distribusinya lancar tanpa ada kendala.

1. Proses Inspeksi Memperhatikan Tenggat Waktu

Proses inspeksi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan tenggat waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya. Dari proses yang sudah dilakukan, PBF wajib mencatat dan mendokumentasikannya sebagai bahan analisis evaluasi.

2. Proses Pelaksanaan Terperinci

Proses pelaksanaannya dilakukan secara rinci dan independen. Personel lapangan yang ditunjuk oleh pedagang besar farmasi harus kompeten. Baik itu supervisor, kepala cabang atau tim audit, semua harus kompeten dalam mengawasi kepatuhan penerapan CDOB.

3. Memperhatikan Aspek yang Diperiksa Ketika Mendistribusikan Produk

Beberapa aspek yang diperiksa ketika mendistribusikan produk harus dicatat terlebih dahulu dalam sebuah daftar pertanyaan. Daftar tersebut digunakan sebagai form ceklist self assesment yang terdapat di BPOM.

4. Proses Inspeksi Diri yang Dilakukan oleh Audit Mutu Subkontrak Harus Menjadi Bagian Program PBF

Proses inspeksi diri yang dilakukan oleh audit mutu subkontrak harus menjadi bagian dari program PBF. Jadi, Pedagang Besar Farmasi dan audit dapat bekerja sama jika terdapat dalam 1 program yang sama.

Dengan kelima prosedur tersebut, proses inspeksi diri dapat dilakukan dengan optimal. PBF harus mengetahui setiap aspek yang dibutuhkan agar prosesnya berjalan lancar. Kepatuhan distribusi harus sesuai dengan CDOB karena sudah ada di dalam peraturan perundangan.

Corrective Action dan Preventive Action Mandira Distra

Penanganan yang menyimpang dalam proses distribusi akan diatasi langsung berdasarkan CAPA (Corrective Action dan Preventive Action). Mandira Distra jadi salah satu perusahaan pedagang besar farmasi yang sudah berdiri sejak tahun 1993 dan lulus BPOM.

Mandira Distra menggunakan protokol CAPA yang sesuai dengan peraturan badan pengawas obat dan makanan nomor 9 tahun 2019. CAPA digunakan untuk mengetahui sumber masalah dan upaya penanganan yang tepat agar proses distribusinya mematuhi CDOB. Tindakan yang perlu diperhatikan di antaranya :

  1. Temuan
  2. Penyebab
  3. GAP analisis
  4. Aspek CDOB
  5. Tindakan perbaikan
  6. Tingkat Kritis
  7. Tindakan Pencegahan
  8. Waktu kejadian beserta Penanggung Jawab

Dengan memperhatikan semua aspek di atas, pedagang besar farmasi dapat menemukan sumber masalah yang terjadi saat proses distribusi berlangsung. Tindakan pencegahan dapat dilakukan pada saat itu juga dengan mematuhi CAPA dan peraturan yang berlaku.

Jika terjadi temuan, pihak terkait dapat mengajukan laporan ke PBF untuk ditindaklanjuti. Proses penanganan keluhan juga sudah tersedia di dalam aturan CDOB 2019. Mandira Distra sebagai distributor farmasi selalu memperhatikan mutu pelayanannya.

Laporan terjadinya kendala produk akan langsung dianalisis, diverifikasi dan ditindaklanjuti. Jika terjadi masalah pada proses distribusi, CAPA digunakan untuk mengatasi masalahnya. Sebagai pedagang besar farmasi, Mandira Distra selalu mematuhi peraturan yang berlaku.

Baca Juga: Melakukan Kerja Sama dengan Mandira Pedagang Besar Farmasi

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Cara Penanganan Keluhan oleh Distributor Farmasi

Tahukah Anda jika penanganan keluhan jadi salah satu aspek yang dilihat dari layanan distributor farmasi? 

Ya, penanganan keluhan sudah dibahas dalam peraturan pengawas obat dan makanan bagi seluruh distributor farmasi. Di dalam aturan tersebut, sudah dijelaskan pedoman Cara Distribusi Obat yang Baik (CODB).

Keluhan menjadi bukti bahwa pelanggan tidak puas terhadap pelayanan distributor. Jika upaya penanganannya tidak benar, maka distributor tersebut memiliki layanan yang buruk. Distributor farmasi memiliki kewajiban untuk mengatasi keluhan tersebut secepatnya.

Baca Juga: Simak 5 Tips Memilih Distributor Farmasi Terbaik

Berdasarkan CDOB 2019, terdapat dua tipe keluhan yang bisa disampaikan pelanggan. Keluhan obat dan keluhan distribusi jadi aspek utama yang ditinjau dari laporan tersebut. Jika memang terjadi kesalahan, petugas berhak memberi tanggapan yang sesuai dengan keluhan dari pelanggan.

Bagaimana Distributor Farmasi Berkualitas Bekerja?

Distributor obat-obatan memiliki izin untuk menyalurkan, mengadakan dan menyimpan dalam jumlah besar. Tentu saja penyimpanan dibatasi oleh peraturan perundangan yang berlaku. Setelah penyaluran, pelanggan wajib mengecek obatnya terlebih dahulu.

Jika terjadi kerusakan ada di bagian kemasan atau kapsul karena kurang pengamanan, pelanggan wajib membuat laporan. Keluhan tersebut akan dicatat, dikaji ulang dan diselidiki asal-usulnya. Setiap keluhan juga akan di dokumentasi distributor farmasi sebagai data analisis.

Setelah laporan diterima, petugas wajib memilah dan mengklasifikasikan keluhan untuk di analisa nantinya. Hasil analisa tersebut akan dibuat menjadi tren analisis untuk ditindaklanjuti. Jika tidak membuat tren analisis, laporan akan bersifat major ketika BPOM melakukan audit.

Tren analisis digunakan untuk mengetahui kendala operasional distributor farmasi. Analisis akan diserahkan pada pelanggan sebagai bentuk pengawasan. Hasil penanganan harus didokumentasi agar pihak terkait dapat mengetahui perkembangan layanan di setiap keluhannya.

Kecepatan penanganan keluhan juga harus diperhatikan oleh pihak terkait. Biasanya penanganan efektif dapat dilakukan jika sumber masalah sudah diketahui. Keluhan yang biasa terjadi karena satu sumber masalah, jika sumbernya dihilangkan maka masalah akan selesai ditangani.

Mandira Distra dengan Layanan yang Berkualitas

Sebagai salah satu distributor farmasi yang berkualitas, Mandira Distra Abadi memiliki layanan yang baik. Penanganan keluhan dilakukan secara baik dengan proses yang cepat dan optimal.

Jika laporan sudah selesai ditangani, data analisis dan dokumentasi akan diserahkan ke pelapor. Berikut ini prosedur penanganan Mandira Distra terhadap laporan keluhan:

  1. Layanan CS menerima keluhan dan mendata semua laporan yang masuk.
  2. Salah satu atasan melakukan analisa terkait laporan yang diberikan. Minimal, supervisor jadi pihak yang melakukan pengecekan data.
  3. Melakukan tindakan verifikasi dan koreksi data ulang pada pelanggan yang mengajukan keluhan dalam batas waktu 3×24 jam.
  4. Distributor Farmasi dari Mandira Distra Abadi menindaklanjuti laporan keluhan dengan tindakan preventif yang diformulasikan setiap minggunya.
  5. Atasan tertinggi akan memverifikasi dan memeriksa ulang hasil penyelesaian keluhan dari semua tindakan preventif.
  6. Dokumentasi dan laporan penyelesaian akan dilanjutkan ke pihak terkait.

Dengan prosedur yang terstruktur, keluhan akan ditangani dalam waktu cepat. Mandira Distra melayani distribusi obat-obatan ke apotek farmasi, klinik, rumah sakit, dan toko obat terpercaya. Sebagai distributor terbaik, perusahaan ini selalu mengutamakan kualitas pelayanannya.

Karena sudah berdiri sejak tahun 1993, Mandira Distra sudah dipercaya sebagai distributor yang terpercaya. Keamanan dan keaslian produk menjadi tanggung jawab distributor. Oleh sebab itu, distributor farmasi harus menangani segala keluhan terkait produk dengan baik dan optimal.

Baca Juga: Tips untuk Penerimaan Obat dari Distributor Farmasi Minim Kesalahan

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Ini 7 Langkah Cara Mencegah GERD Anda Kambuh

Penderita asam lambung wajib mengetahui cara mencegah GERD agar aktivitasnya tetap terjaga. Pada dasarnya GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan penyakit asam lambung.

Biasanya penyakit ini kambuh ketika asam lambung naik dan ditandai dengan sensasi terbakar di area dada. Gejala lainnya juga terasa ketika perut nyeri, batuk, sulit menelan dan kembung.

Baca Juga: Maag? Minum Vitamin Suplemen Ini agar Tidak Kambuh

Secara spesifik GERD kambuh jika asam lambung naik ke area esofagus (saluran penghubung kerongkongan dan perut). Untuk mengatasinya, ada beberapa pantangan yang harus Anda ikuti.

Cara Mencegah GERD dari Sekarang

Ada beberapa pantangan yang harus dihindari untuk mencegah GERD dan meningkatkan kualitas hidup. Berikut ini beberapa cara untuk mencegah GERD yang bisa dilakukan mulai dari sekarang.

1. Hindari Makanan Pemicu

Pada dasarnya ada beberapa makanan yang bisa menyebabkan asam lambung naik. Seperti makanan pedas, gorengan, cokelat, makanan tinggi sodium, alkohol, dan roti. Batasi konsumsi makanan dan minuman itu agar gejala utama GERD tidak kambuh.

Dengan membatasinya Anda bisa menjalankan pola hidup sehat dan kualitas hidup meningkat. Selain itu Anda tidak boleh mengonsumsi daun mint atau perasa makanan mint. Perasa dapat memisahkan esofagus dari lambung sehingga cairan asam naik, membahayakan penderita.

2. Makan dalam Jumlah Kecil

Cara mencegah GERD bisa dilakukan dengan makan secara rutin dalam porsi yang kecil. Anda tidak boleh terlalu banyak makan dalam satu porsi karena risiko asam lambung jadi lebih tinggi.

Ketika perut penuh, refluks berisiko meningkatkan asam dari lambung ke esofagus. Saat lapar usahakan Anda makan dengan frekuensi waktu lebih sering dan porsinya kecil.

3. Hindari Berbaring Setelah Makan

Ketika sudah selesai makan, usahakan Anda tetap berdiri atau duduk. Hal ini dapat membantu proses penurunan makanan ke lambung sehingga cairan asam tetap terkontrol.

Jika Anda berbaring setelah makan, cairan akan naik ke area esofagus. Tentu rasa sakit GERD muncul ketika cairan lambung naik setelah arah gravitasinya menyebar ke atas tubuh.

Ketika ingin tidur, berikan jarak waktu setelah makan agar perut mencernanya terlebih dulu. Waktu juga harus terkontrol, minimal 3 jam setelah makan baik itu siang atau malam.

4. Tidak Boleh Berolah Raga Setelah Makan

Olahraga dapat menyebabkan cairan asam naik ke area esofagus jika terlalu banyak gerak. Gerakan yang dilarang dilakukan setelah makan adalah terlalu sering membungkuk.

Cara mencegah GERD setelah makan adalah kondisikan stamina dan gerakan. Berjalan kaki ringan bisa jadi opsi terbaik karena bisa digunakan untuk berolahraga santai.

5. Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi

Posisi tidur juga menentukan kondisi penderita GERD dan asam lambung. Posisi tidur yang baik adalah kepala berada lebih tinggi dari tubuh agar cairan tetap mengalir ke bawah. Jika posisi kaki lebih tinggi, asam akan naik ke area esofagus dan membahayakan Anda.

Pada saat tidur, rasa sakit GERD bisa menyebabkan shock dan membahayakan penderitanya. Oleh karena itu, atur posisi tidur sebaik mungkin agar kondisi tubuh tetap optimal. Cara mencegah GERD, gunakan bantal empuk yang lebih tebal agar posisi kepala dapat lebih tinggi.

6. Berbaring dengan Tumpuan Tubuh bagian Kiri

Saat berbaring, Anda direkomendasikan untuk menggunakan tumpuan bagian kiri. Jika Anda terlalu bertumpu pada tubuh bagian kanan, maka gejala GERD bisa muncul tiba-tiba.

Berbaring dengan tumpuan bagian kiri dapat menurunkan risiko asam lambung naik. Jika dilihat secara anatomi, esofagus berada di bagian kanan sehingga berbahaya jika ditumpu.

7. Jaga Berat Badan

Pada dasarnya kenaikan berat badan dapat menyebabkan struktur otot menjadi lebar. Hal ini dapat membahayakan penderita GERD karena katup sfingter jadi tertutup.

Jika katup sfingter tertutup, asam lambung akan naik dan risiko kambuhnya jadi lebih tinggi. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengontrol berat badan dengan baik.

Dengan mengontrol berat badan, Anda dapat terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Tentu saja cara mencegah GERD membutuhkan tahap ini agar Anda bisa hidup sehat.

Baca Juga: Konsumsi 7 Tipe Makanan Ini untuk Redakan Maag

Makanan yang Dapat Membantu Mencegah Timbulnya 

1. Sayuran

Sayuran kaya akan serat dan air, yang dapat membantu menetralisir asam lambung. Sayuran yang baik untuk penderita asam lambung meliputi brokoli, asparagus, kembang kol, wortel, dan kentang.

2. Buah-buahan 

Buah-buahan juga kaya akan serat dan air, serta mengandung vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan. Buah-buahan yang baik untuk penderita asam lambung meliputi apel, pir, pisang, dan semangka.

3. Oatmeal

Oatmeal kaya akan serat larut, yang dapat membantu menetralisir asam lambung dan mengurangi peradangan. 

4. Daging tanpa lemak

Daging tanpa lemak, seperti ayam, ikan, dan kalkun, dapat membantu mengurangi produksi asam lambung.

5. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian kaya akan serat dan protein, yang dapat membantu menetralisir asam lambung.

6. Yoghurt

Yoghurt mengandung probiotik, yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi produksi asam lambung.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

4 Tips Memilih Vitamin Kesehatan Tubuh agar Fit ketika Liburan

Selama perjalanan jauh, kondisi tubuh kita bisa menurun secara tiba-tiba.

Sebelum berlibur, Anda perlu mengonsumsi asupan vitamin kesehatan tubuh agar fit saat berada di perjalanan. Vitamin juga dapat menjaga metabolisme tubuh agar tidak mudah sakit di jalan.  Ada beberapa vitamin untuk kesehatan tubuh Anda seperti vitamin C.

Jika tidak diperhatikan, Anda dan keluarga bisa jatuh sakit ketika masih berkendara ke tempat tujuan. Sama halnya transportasi umum seperti kereta, kapal feri, bis, atau pesawat yang ruang geraknya terbatas. Fisik bisa mudah sakit jika kekurangan vitamin, cairan, dan makanan sehat.

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai vitamin kesehtan tubuh pada saat Anda liburan. Anda juga perlu mengetahui Ini Suplemen Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh agar Kuat.

Untuk mengatasinya, Anda bisa gunakan vitamin kesehatan tubuh sebelum berangkat. Selain itu, Anda juga tidak boleh mengonsumsi makanan ekstrem untuk tetap menjaga metabolisme tubuh.

Jenis Asupan yang Perlu Dihindari ketika Liburan

Pada dasarnya ada beberapa asupan yang tidak boleh Anda konsumsi sebelum mudik. Berikut ini asupan yang bisa membuat kondisi Anda menurun karena kandungan di dalamnya.

1. Minuman Berkarbonasi

Ketika menempuh perjalanan jauh, usahakan Anda jangan terlalu sering meminum minuman berkarbonasi. Hal ini disebabkan, minuman berkarbonasi dapat membuat Anda kembung.

Jika terlalu sering Anda dapat merasakan gejala masuk angin, pusing, mual, dan lemas. Sebagai pengganti, Anda bisa minum vitamin kesehatan tubuh seperti jus dan sari buah segar.

2. Makanan Tinggi Sodium

Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama seseorang jatuh sakit ketika di perjalanan. Agar cairan tetap terkontrol, Anda disarankan untuk tidak memakan asupan yang terlalu asin.

Usahakan bawa bekal yang menyehatkan seperti air kelapa, cairan elektrolit, buah, dan sayur-sayuran. Asupan rendah sodium sangat cocok untuk meregenerasi energi dengan cepat.

3. Kopi

Pada dasarnya kopi dapat mempercepat proses penurunan kadar cairan dalam tubuh. Hal ini dikarenakan kopi bersifat dieuretik yang membuat kita sering merasakan buang air kecil.

Setidaknya Anda bisa mengontrol asupan kafein ketika berada di perjalanan jauh. Bagi sopir, jangan terlalu paksakan kopi sebagai solusi penghilang rasa kantuk karena itu berbahaya.

4. Makanan Pemicu Kembung

Selain minuman berkarbonasi, ada asupan lain yang menyebabkan perut kembung. Asupan tomat mentah, bawang, ceciwis, atau kembang kol tidak termasuk vitamin kesehatan tubuh.

Alasan mengapa perut bisa kembung adalah tidak adanya enzim yang dapat mencernanya. Oleh karena itu, pencernaan akan terasa tidak nyaman dan menyebabkan Anda kembung.

5. Alkohol

Untuk menjaga keselamatan saat berkendara, Anda dilarang mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung alkohol. Efek memabukkan dapat berakibat fatal jika Anda tidak mewaspadainya.

4 Tips Memilih Vitamin Kesehatan Tubuh saat Liburan

Agar tubuh tetap fit, ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk memilih vitamin. Berikut ini empat tips pemilihan asupan vitamin agar tidak mudah sakit saat mudik yang direkomendasikan.

1. Pilih Sesuai Kebutuhan

Sebelum berangkat, minum suplemen vitamin kesehatan tubuh yang dapat meningkatkan daya tahan. Contoh yang bisa digunakan adalah Redoxon dengan kadar Vitamin C tinggi. Selain itu, masih ada juga suplemen lainnya sehingga Anda perlu mempersiapkannya sesuai kebutuhan.

2. Baca Label Kemasan

Tidak semua suplemen dapat dikonsumsi karena memiliki kandungannya masing-masing. Hal ini bisa dicek melalui label yang tersedia di kemasan. Sebelum membeli, pastikan Anda sudah mengeceknya dulu agar vitamin kesehatan tubuh tidak memberikan efek samping.

3. Pilih yang Mudah Diminum

Selain kemasan, pilihlah vitamin yang mudah diminum dan dibawa selama bepergian. Obat suplemen ada banyak jenisnya, baik itu kapsul, tablet, hingga cair. Pilihlah yang paling mudah untuk diminum agar perjalananmu tetap nyaman.

4. Perhatikan Dosis Penggunaan

Tentu saja dosis juga perlu diperhatikan untuk menjaga kadar vitamin dalam tubuh. Pastikan Anda lihat dosisnya terlebih dahulu sebelum meminumnya. Suplemen vitamin kesehatan akan bekerja lebih optimal jika diminum sesuai dosisnya.

Sebelum mudik memang diharuskan untuk menjaga kesehatan tubuh, agar selama perjalanan berlangsung tidak ada kendala satupun. Mengkonsumsi vitamin Kesehatan tubuh menjadi solusi terbaik sebelum melakukan perjalanan jauh.

Ada beberapa Rekomendasi Suplemen dari Distributor Vitamin yang pastinya akan membantu Anda dalam memilih vitamin yang tepat. Hal ini juga dapat membantu Anda dalam menjual dan melakukan bisnis suplemen yang baik dan tepat untuk konsumen.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

8 Jenis Obat yang Perlu Dibawa Sebelum Berpergian Jauh

Mempersiapkan beberapa jenis obat sebelum menempuh perjalanan jauh memang disarankan. 

Ketika berkendara menempuh waktu lebih dari 3 jam, kondisi fisik akan menurun. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kondisi tubuh memburuk.

Beberapa di antaranya kurang air lalu dehidrasi, terlalu lama duduk sehingga otot kaku, cuaca panas hingga stres. Perjalanan jauh juga dapat menyebabkan penyakit lama menjadi kambuh kembali.

Baca Juga: Begini Cara Minum Obat yang Benar, Cegah Konsumsi Terlalu Banyak!

Karena kita tidak bisa memprediksinya, obat darurat perlu dibawa saat perjalanan jauh. Tentu saja tidak semua obat harus dibawa karena akan memperberat barang bawaan. Oleh sebab itu, ada beberapa obat pertolongan pertama yang bisa dipersiapkan terlebih dulu.

Jenis Obat yang Dibawa saat Mudik

Selain obat-obatan pribadi, Anda harus mempersiapkan beberapa obat pertolongan pertama. Berikut ini obat-obatan yang bisa Anda bawa ketika perjalanan jauh seperti mudik.

1. Obat Pilek dan Flu

Obat ini dibutuhkan karena suhu cuaca dan kendaraan bisa mempengaruhi tubuh. Jenis obat yang bisa dibawa di antaranya supresan batuk, dekongestan dan obat isap.

2. Obat Pereda Nyeri

Ketika mudik, jenis obat pereda nyeri adalah yang paling dibutuhkan. Gejala seperti demam, sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid hingga nyeri otot, semua bisa diobati dengan parasetamol.

3. Obat Diare

Ketika melakukan perjalanan jauh, gejala diare dapat muncul secara tiba-tiba. Penyebabnya bisa dari perubahan suhu, terlalu lama duduk di kendaraan hingga keracunan makanan basi. Sekarang ini, banyak merek obat diare yang bisa Anda beli di apotek.

4. Obat Maag

Meningkatnya asam di lambung karena terlambat makan atau salah mengonsumsi bisa jadi penyebab utama. Obat maag seperti laksatif atau antasida bisa Anda beli di apotek.

5. Obat Pereda Mual

Untuk mengatasi mabuk kendaraan, Anda butuh obat pereda rasa mual. Biasanya obat pereda mual jadi salah satu jenis obat yang sering digunakan untuk mengatasi mabuk kendaraan.

6. Tabir Surya

Biasanya tabir surya digunakan untuk perjalanan darat dan laut. Pengguna motor dan kapal feri memerlukan tabir surya untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

7. Krim atau Salep

Dari banyaknya krim yang ada, Anda disarankan untuk membawa salep jamur dan krim iritasi kulit seperti hidrokortison 1%. Keduanya berguna untuk perjalanan jauh terbuka.

8. Minyak Kayu Putih

Gejala mual-mual, sakit kepala, pusing, dan gatal-gatal bisa diatasi dengan minyak kayu putih. Ini adalah jenis obat yang paling wajib dibawa ketika melakukan perjalanan jauh.

Siapkan P3K Pribadi Sebelum Mudik

Selain obat-obatan, Anda juga perlu membawa peralatan P3K pribadi. Selain berguna di kondisi genting, P3K juga dapat digunakan untuk membantu perjalanan Anda agar lebih nyaman. Berikut ini beberapa peralatan yang bisa dibawa saat mudik:

  1. Gunting
  2. Tisu Pembersih Bebas Alkohol
  3. Jenis obat Tetes Mata
  4. Perban dan Plester
  5. Pembersih Luka Antiseptik
  6. Salep Luka Bakar
  7. Kain Kasa
  8. Kapas
  9. Kantong Plastik
  10. Masker Hidung dan Mulut
  11. Krim atau Salep Antiseptik
  12. Sabun atau Hand Sanitizer
  13. Sarung Tangan Lateks

Semua peralatan itu akan membantu Anda selama perjalanan panjang. Baik itu perjalanan di laut atau darat, semuanya memerlukan persiapan lebih dini agar pengobatannya mudah.

Mengenal Tips Sebelum Berkendara Jauh

Mempersiapkan berbagai jenis obat dan peralatan P3K adalah langkah yang disarankan. Namun, Anda juga harus tahu bahwa penyakit pribadi juga harus diperhatikan secara seksama.

Penyakit pribadi memerlukan obat spesial langsung dari resep dokter. Selain itu kesehatan fisik juga harus diperiksakan terlebih dahulu agar selama perjalanan kondisinya tetap stabil.

Untuk orang tua dan lansia, perjalanan jauh seperti mudik butuh persiapan lebih. Cek gula darah, tekanan darah dan tingkat stres untuk persiapan perjalanan yang lebih aman.

Jangan lupa bawa obat pribadi, peralatan P3K, dan obat-obatan kecil agar perjalanan Anda aman. Sesuaikan jenis obat dengan kondisi perjalanan Anda selama Mudik bersama keluarga.

Baca Juga: 5 Jenis Obat Batuk Berdasarkan Fungsinya

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.