Tubuh mudah lelah dapat disebabkan oleh beberapa faktor dan kebiasaan.
Dalam kehidupan urban modern, terdapat banyak hal yang tidak akan Anda duga menyebabkan tubuh mudah lelah dan sakit. Dari pekerja kantoran yang hanya duduk hingga orang yang tidur terlalu lama dapat merasakan kelelahan yang sama meski kedua aktivitas ini tidak menguras keringat sama sekali. Bagaimana bisa?
Sama halnya orang yang kurang istirahat dan rutin bergadang. Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa dua kegiatan ini sangat akrab bagi banyak orang dalam era New Normal ini, terutama mereka yang melakukan Work From Home. Jadi, apa yang sebaiknya Anda lakukan?
5Penyebab dan Kebiasaan yang Membuat Tubuh Mudah Lelah
Selain kurang atau kelebihan tidur, masih ada lagi beberapa kebiasaan yang membuat Anda sering merasakan lelah berkelanjutan. Kalau dilihat sebenarnya aktivitas tersebut tidak terlalu banyak, tetapi karena dilakukan berkali-kali, dampaknya menjadi cukup besar untuk mempengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan.
Lalu, apa saja yang membuatnya seperti ini dan bagaimana cara mengatasinya? Kami akan membahasnya lebih jauh seperti pemaparan di bawah ini.
1. Terkena Anemia
Tubuh mudah lelah seperti ini salah satunya adalah terkena anemia. Penyebab ini terutama terjadi kepada para perempuan karena adanya masa menstruasi yang menyebabkan kehilangan darah selama beberapa hari dalam sebulan.
Pada siklus normal sel darah merah akan membawa oksigen menuju ke seluruh organ bersama zat besi. Kedua komponen ini digunakan sebagai salah satu sumber tenaga. Ketika oksigen serta zat besi tersebut ternyata tidak dapat terpenuhi, maka kondisinya menjadi kurang bertenaga.
Seperti diketahui anemia merupakan keadaan berbahaya karena terjadi kekurangan sel darah merah. Perlu diketahui bahwa, kondisi seperti ini membuat semua asupan yang dibutuhkan menjadi berkurang, tidak heran bila kondisi Anda akan semakin melemah.
Penyakit ini juga dapat terjadi karena kebiasaan buruk, seperti merokok hingga menggunakan berbagai macam obat-obatan terlarang. Bisa juga karena, memiliki berbagai macam riwayat penyakit kronis misalnya saja jantung dan ginjal.
2. Meninggalkan Sarapan Pagi
Tubuh mudah lelah karena kebiasaan Anda meninggalkan sarapan pagi. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak yang cukup parah karena asupan yang seharusnya dapat dicerna dan diubah menjadi energi tidak diterima sama sekali oleh tubuh.
Dalam keadaan itu, energi cadangan dikeluarkan. Ketika energi cadangan sudah habis dikerahkan dan belum ada asupan yang masuk, metabolisme tubuh akan terganggu dan menyebabkan Anda merasakan pusing sampai lemas.
Kondisi ini juga terjadi akibat pembakaran energi yang dilakukan terjadi pada otot. Keadaan inilah yang menyebabkan lesu, rasa kurang bersemangat, dan mengantuk pasti akan muncul. Dengan demikian, penting bagi Anda untuk mengkonsumsi sarapan pagi.
3. Kelebihan Minum Kopi
Tubuh mudah lelah berikutnya adalah kelebihan konsumsi kopi atau teh. Keduanya mempunyai kadar kafein yang cukup tinggi untuk meningkatkan kewaspadaan setelah dikonsumsi.
Ketika Anda terlalu sering meminumnya, kafein berlebih akan menyebabkan jantung berdebar, menimbulkan kecemasan berlebih, sampai insomnia. Hal ini seringkali membuat orang tidak bersemangat dan mudah sakit.
4. Jarang Berolahraga
Penyebab tubuh mudah lelah berikutnya adalah akibat Anda jarang berolahraga. Kondisi ini terjadi akibat terjadinya penumpukan lemak di beberapa bagian yang menyumbat aliran darah serta oksigen ke seluruh tubuh Anda. Dengan jarang berolahraga, tubuh Anda juga akan merasa asing dengan banyak pergerakan sehingga menimbulkan rasa malas letih serta lesu dan tidak bertenaga.
Untuk memulai kebiasaan sehat, Anda dapat memulai dengan berjalan santai selama 15 menit dalam sehari. Setelah beberapa minggu tingkatkan durasi jalan. Jika Anda mulai terbiasa berkeringat, Anda mulai dapat mengembangkan aktivitas lainnya yang lebih berat untuk melatih otot, jantung, serta pernapasan Anda.
5. Terlalu Banyak Makan
Terlalu banyak makan juga dapat membuat Anda mudah letih. Perut yang terasa sangat kenyang akan menciptakan rasa malas berlebihan serta mengantuk.
Dengan gaya hidup sedentari, banyak orang yang menolak olah raga atau makan makanan sehat dengan alasan sibuk bekerja. Hal ini dapat Anda ubah dengan perlahan dari jogging ringan tiap akhir pekan hingga mengganti minuman soda dengan jus buah. Kembangkan kebiasaan sehat ini secara perlahan, dan Anda pun dapat mengatasi kondisi tubuh mudah lelah dengan segera.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi penting agar tubuh tetap fit.
Saat tubuh sedang stres, kurang tidur, atau tidak memenuhi jenis vitamin yang dibutuhkan, daya tahan tubuh Anda akan melemah dan tubuh pun menjadi tidak fit.
Terdapat banyak jenis vitamin sangat penting untuk tubuh, bukan hanya meningkatkan kekebalan saja tetapi juga membuatnya tetap terhidrasi sepanjang waktu. Hal ini sangat penting dan akan mempengaruhi aktivitas Anda nantinya.
Melihat betapa pentingnya tubuh yang terhidrasi, ada baiknya Anda memahami bagaimana vitamin yang bisa dikonsumsi. Karena, dengan demikian, Anda juga akan mengetahui bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan vitamin sehari-hari Anda.
Berikut adalah penjelasan bagaimana Anda dapat memenuhi kuota kebutuhan vitamin Anda.
1. Konsumsi Buah
Seperti diketahui bahwa, konsumsi buah merupakan salah satu pilihan paling tepat untuk memperoleh vitamin. Banyak buah Indonesia yang mengandung berbagai macam jenis vitamin untuk membantu tubuh tetap terhidrasi sempurna sehingga Anda dalam keadaan bugar.
Menu yang cocok untuk kebutuhan tersebut adalah semangka, karena kandungan airnya sangat melimpah, bahkan hampir 90% dari massa keseluruhan buah. Menariknya lagi dalam buah ini terdapat kandungan gula alami sebagai upaya mengisi kembali glikogen.
Jika, Anda merupakan tipe pekerja keras serta pekerjaannya berada di luar ruangan, semangka merupakan pilihan paling tepat untuk dinikmati. Hal ini sebagai upaya mencegah tubuh terhindar dari rehidrasi.
Menikmati buah ini tidak harus pagi atau malam. Ketika sedang beraktivitas, Anda dapat mengembalikan cairan yang hilang dengan mengkonsumsi beberapa potong irisan semangka.
2. Asupan Sayuran
Kekurangan air atau cairan (dehidrasi) dapat memberikan pengaruh kepada organ dalam dan mempengaruhi efisiensi gerak seseorang. Selain mengonsumsi delapan gelas air setiap har, Anda juga membutuhkan asupan makanan padat yang kaya akan cairan.
Salah satu menu untuk asupan ini adalah mentimun. Buah tersebut memberikan berbagai jenis vitamin agar tubuh tetap terhidrasi karena kandungan air mentimun cukup tinggi serta sangat rendah kalori.
Pilihan konsumsinya ada banyak seperti langsung dimakan, ditumis sampai dinikmati menggunakan sup. Mentimun merupakan salah satu sayuran yang mengandung kalori sangat rendah, tidak heran jika sayuran ini sangat disarankan.
3. Menikmati Seledri
Upaya lain agar tubuh tetap terhidrasi adalah konsumsi seledri, bisa dilakukan saat pagi hari atau sore hari. Hampir 95% kandungan sayur ini adalah air, dan seledri juga mempunyai banyak serat sehingga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Vitamin yang dihasilkan sangat padat dan kompleks. Selain itu sayuran ini juga mempunyai berbagai macam jenis vitamin K, folat, sampai potasium dan kadarnya cukup tinggi. Sama seperti mentimun, Anda dapat menikmati seledri secara langsung, sebagai jus, ataupun pendamping makanan lainnya..
4. Minum Air Putih
Upaya lain dalam menjaga tubuh agar tetap terhidrasi adalah minum air putih. Kebiasaan ini cukup efektif dalam menjaga metabolisme. Walaupun air putih tidak mempunyai banyak vitamin, namun ada kandungan mineral yang dibutuhkan sehingga, sampai saat ini masih sangat penting untuk dikonsumsi setiap hari.
Bahkan nilai kebutuhannya termasuk paling tinggi, tidak heran dokter selalu menyarankan untuk mengkonsumsi minimal 2 liter.
5. Kelola Stress
Poin terakhir agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik adalah mengelola stress. Harus diakui dampaknya sangat besar bagi tubuh. Bukan hanya membuat Anda kekurangan cairan, tetapi menimbulkan berbagai macam penyakit datang.
Pengelolaan stress ini dapat Anda lakukan dari melakukan yoga, berolah raga, melakukan rekreasi, hingga menghabiskan waktu bersama orang-orang yang Anda kasihi.
Selain dari mengkonsumsi vitamin dan olahraga, Anda dapat menjaga agar tubuh tetap bugar dan terhidrasi dengan istirahat yang cukup, mengembangkan pola pikir sehat, ataupun mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
Manfaat vitamin C bagi kesehatan tubuh sangat berlimpah.
Vitamin C kaya akan manfaat untuk kesehatan seperti menjaga kesehatan kulit, meningkatkan daya tahan tubuh, dan sebagainya, tidak heran bila dokter menyarankan Anda agar selalu memenuhinya setiap saat. Vitamin C bisa didapatkan melalui suplemen atau konsumsi buah serta sayur, sehingga kebutuhan hariannya tercukupi.
Hal ini dikarenakan, tubuh tidak mampu memproduksi atau menyimpannya sendiri, selain itu sifatnya adalah larut terhadap air. Maka dari itu, jika berlebihan, akan mengakibatkan berbagai macam penyakit dengan mudah menyerang.
Manfaat Vitamin C sangatlah banyak, namun sebelum Anda mengetahui lebih lanjut. Anda perlu mengetahui Bentuk Vitamin C yang pastinya akan berguna untuk Anda dan mengenalinya secara mendalam.
Manfaat Vitamin C Bagi Tubuh yang Perlu Diketahui
Perlu diketahui saat ini berbagai macam penyakit akibat virus, bakteri, hingga kuman jumlahnya sangat banyak. Tidak heran kandungan ini menjadi solusi terbaik untuk membentengi diri agar Anda tetap sehat,
Apalagi cuaca sekarang tidak menentu, terkadang panas saat siang hari kemudian malamnya dingin. Kondisi tersebut bisa membuat tubuh menurun drastis, maka dari itu disarankan konsumsi vitamin c.
Menurut penelitian lebih lanjut, ternyata bukan hanya sebagai pelindung tubuh saja. Masih banyak khasiat yang bisa didapatkan, apa saja itu? Coba simak pembahasannya di bawah ini
1. Melindungi Kerusakan Sel
Manfaat vitamin C bagi tubuh pertama adalah melindungi kerusakan sel akibat paparan radikal bebas karena mengandung antioksidan. Hal ini juga bisa digunakan sebagai salah satu pencegah penyakit kanker.
2. Menjaga Kulit
Bentuk perawatan terbaik dalam menjaga kulit adalah konsumsi vitamin C. Hal itu dikarenakan, mengandung zat gizi sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pembentuk kolagen, jadi sel kulit bisa terlindungi.
3. Menjaga Produksi Kolagen
Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa, kolagen ini sangat penting untuk kesehatan kulit. Ketika usia sudah menua dan sering terpapar sinar matahari. Produksinya lambat laun akan menurun.
Dengan konsumsi bahan tersebut, produksi kolagen bisa tetap terjaga. Tidak heran bila dokter kecantikan zaman sekarang sudah menambahkan kandungan ini di dalam produk mereka, agar memberikan khasiat.
4. Mencegah Anemia
Manfaat vitamin C bagi tubuh selanjutnya adalah mencegah anemia. Kondisi ini terjadi ketika sel darah merah mengalami kekurangan zat besi. Kandungan tersebut berperan besar dalam melakukan penyerapan zat besi.
5. Mengontrol Tekanan Darah
Anda sedang mengalami tekanan darah tinggi? Maka makanan seperti mangga sebagai salah satu upaya membuatnya turun dan menjadi stabil. Penurunannya sebesar 4,9 mmHg secara sitolik kemudian distoliknya 1,7mmHg.
6. Penurun Kolesterol
Manfaat vitamin C bagi tubuh selanjutnya adalah mampu menurunkan kolesterol. Usahakan untuk memenuhinya setidaknya 500 mg agar kadar trigliserida serta kolesterol LDL tidak begitu tinggi ketika diperiksa.
7. Mencegah Asam Urat
Menurut penelitian konsumsi suplemen ini mampu mengurangi hingga mencegah terjadinya asam urat. Hal ini dikarenakan adanya asam karbonat, cobalah konsumsi 30 hari kedepan perlahan rasa sakit akan mereda.
8. Menurunkan Penyakit Kronis
Kandungan ini memiliki kandungan antioksidan terbaik. Perlu diketahui bahwa, penyakit kronis ini sendiri berasal dari radikal bebas. Dengan antioksidan inilah berbagai kerusakan kronis seperti kanker sampai pengerasan pembuluh darah dapat dicegah.
9. Luka Bisa Sembuh
Manfaat vitamin C bagi tubuh berikutnya adalah menyembuhkan luka. Salah satu caranya adalah memperbanyak produksi protein dimana, dapat dihasilkan dari kolagen. Vitamin C berperan dalam pematangan sekaligus pelepasan.
Dengan begini, luka yang terjadi dapat membantu mempercepat Anda dalam menutup luka. Tidak heran kalau tingkat kesembuhannya akan lebih tinggi. Karena, mampu mempercepat terbentuknya jaringan baru.
10. Memperlambat Proses Katarak
Ada berbagai macam penyakit mata, dimana salah satunya adalah katarak. Dengan rutin konsumsi ini mampu memperlambat terjadinya pembentukan penyakit tersebut sekaligus menurunkan resiko terjadinya degenerasi makula.
Konsumsi vitamin tersebut bisa dengan buah atau sayur sampai suplemen yang dijual di apotik. Oleh karena itu pelajari dengan baik bagaimana manfaat vitamin C bagi tubuh agar tetap sehat.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
Perbedaan obat generik berlogo dan paten sering menjadi pertanyaan saat kita mengunjungi apotek. Meski memiliki kandungan aktif yang sama, kedua jenis obat ini memiliki karakteristik yang berbeda.
Memahami perbedaan keduanya tidak hanya membantu kita membuat keputusan yang lebih bijak, tetapi juga memastikan kita mendapatkan pengobatan yang tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan.
Istilah perbedaan obat generik dan paten sering muncul ketika kita mencari obat yang sesuai untuk pengobatan. Kedua jenis obat ini memiliki fungsi yang sama dalam mengobati penyakit, tetapi ada beberapa perbedaan penting yang perlu dipahami, terutama dalam komposisi, harga, dan tampilannya.
1. Apa Itu Obat Paten?
Obat paten adalah obat yang diciptakan oleh perusahaan farmasi yang memiliki hak paten eksklusif atas formula obat tersebut.
Karena hak paten ini, hanya perusahaan pemegang paten yang dapat memproduksi dan menjualnya dalam waktu tertentu. Oleh karena itu, obat paten cenderung memiliki harga lebih tinggi.
2. Apa Itu Obat Generik?
Obat generik adalah obat yang mengandung zat aktif sama, seperti obat paten tetapi diproduksi setelah hak patennya habis.
Dalam perbedaan obat generik dan paten, obat generik hadir dalam dua jenis utama, yaitu:
Obat Generik Berlogo
Obat generik berlogo merupakan jenis obat generik yang diproduksi dengan harga yang lebih terjangkau.
Obat ini biasanya tidak memiliki nama merek dan lebih dikenal dengan nama zat aktifnya, contohnya paracetamol.
Branded Generic
Adalah obat generik yang diproduksi oleh perusahaan farmasi dengan nama merek sendiri.
Meskipun komposisinya sama dengan obat generik berlogo, jenis obat generik ini sering kali memiliki harga yang lebih tinggi karena biaya branding dan pemasaran.
Perbedaan Utama antara Obat Generik dan Obat Paten
Terdapat beberapa perbedaan utama antara obat generik dan obat paten yang penting untuk diketahui, yaitu:
1. Komposisi dan Efektivitas
Meskipun memiliki zat aktif yang sama, obat paten dan obat generik memiliki perbedaan dalam bahan tambahan (eksipien) yang digunakan.
Eksipien ini dapat mempengaruhi kecepatan pelepasan obat dalam tubuh, namun secara umum, efektivitas obat generik dan obat paten dalam mengatasi penyakit yang sama karena kandungan zat aktifnya identik.
2. Harga
Dari segi harga, perbedaan obat generik dan paten cukup signifikan. Obat paten lebih mahal karena mencakup biaya penelitian, pengembangan, dan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan farmasi.
Sedangkan obat generik tidak perlu menanggung biaya penelitian sehingga harganya jauh lebih terjangkau. Obat ini cocok untuk Anda yang mempertimbangkan sisi ekonomis.
3. Branding dan Tampilan Fisik
Dari segi branding, obat paten justru lebih dikenal dengan mereknya karena dikembangkan oleh perusahaan farmasi tertentu yang mematenkan produk tersebut.
Obat paten biasanya memiliki nama dagang khusus yang sering dipromosikan kepada masyarakat dan tenaga medis, sehingga lebih mudah dikenali di pasaran.
Sementara itu, obat generik terdiri dari dua jenis: obat generik berlogo (OGB) dan obat generik bermerek.
Obat generik berlogo menggunakan nama zat aktifnya sebagai nama obat, tanpa mencantumkan merek dagang khusus, dan biasanya dilengkapi dengan logo dari pemerintah sebagai identitas.
Obat generik bermerek, di sisi lain, memiliki nama dagang khusus yang diberikan oleh produsen farmasi.
Kapan Sebaiknya Memilih Obat Generik atau Obat Paten?
Pemilihan antara obat generik dan obat paten dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi tertentu. Anda bisa mempertimbangkan faktor berikut:
1. Pertimbangan Biaya dan Ketersediaan
Jika Anda menjadikan biaya sebagai pertimbangan utama, maka disarankan Anda memilih obat generik.
Dari segi ketersediaan, obat ini juga lebih mudah ditemukan di berbagai apotek, baik kota maupun desa.
2. Rekomendasi Dokter
Sering kali, dokter akan merekomendasikan obat berdasarkan efektivitas dan pertimbangan ekonomi pasien.
Untuk kasus penyakit kronis atau penggunaan jangka panjang, dokter mungkin akan menyarankan obat generik sebagai solusi yang lebih hemat tanpa mengurangi efektivitas pengobatan.
Obat Paten Lebih Efektif dibanding Obat Generik?
Terdapat anggapan bahwa obat paten lebih efektif dibandingkan obat generik. Namun, faktanya adalah obat generik yang telah mendapat persetujuan dari badan pengawas seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) memiliki efektivitas yang setara dengan obat paten.
Selama kandungan zat aktifnya sama, obat generik seharusnya bekerja dengan efektivitas yang sama pada tubuh pasien.
Namun, jika seseorang memiliki sensitivitas terhadap eksipien tertentu, mereka mungkin akan merasa lebih nyaman dengan satu jenis obat dibandingkan yang lain.
Mandiradistra: Distributor Obat Terpercaya untuk Farmasi Anda
Setelah mengetahui perbedaan obat generik dan paten, temukan berbagai pilihan obat berkualitas hanya di distributor obat terpercaya Mandira! Pastikan kebutuhan farmasi Anda terpenuhi dengan produk aman dan terpercaya.
Ada beberapa contoh obat generik yang dapat Anda temukan di apotek seperti paracetamol. Namun, apakah anda tahu perbedaan obat generik bermerek dengan obat generik berlogo. Perbedaan paling menonjol yakni dari segi harga obat generik bermerek lebih terjangkau, dibandingkan dengan obat berlogo tanpa adanya pengurangan khasiat apapun.
Obat Generik Berlogo (OGB) merupakan program pemerintah yang diluncurkan pada 1989. Obat ini bertujuan untuk membantu masyarakat mengakses obat-obatan dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, dan ketersediaan yang cukup.
Nama ‘Obat Generik Berlogo’ sendiri diambil dari logo lingkaran hijau bergaris putih dengan tulisan ‘generik di bagian tengahnya. Selain dari logo dan harga jual, baik Obat Generik Berlogo maupun obat generik bermerek memiliki khasiat dan durasi reaksi yang sama. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah penjelasan antara Obat Generik Berlogo dan obat generik bermerek.
Obat generik bermerek adalah obat generik yang dijual dengan merek dagang tertentu meskipun zat aktifnya sama dengan obat generik berlogo. Merek dagang ini diberikan oleh perusahaan farmasi yang memproduksinya untuk membedakan produknya dari produk sejenis yang dijual oleh perusahaan lain.
Apa itu Obat Generik Berlogo?
Obat generik berlogo adalah obat generik yang dipasarkan tanpa merek dagang dan biasanya hanya menggunakan nama zat aktif sebagai penanda. Obat ini ditandai dengan logo khusus dari pemerintah yang menandakan bahwa obat tersebut telah memenuhi standar kualitas dan efikasi yang ditetapkan.
Obat Generik Bermerek vs Obat Generik Berlogo
OGB atau Obat Generik Berlogo dinamai sesuai dengan kandungan zat aktif yang dimiliki. Contohnya pada obat antibiotik seperti amoksisilin. Jika Anda menemukan kemasan obat Amoksisilin tanpa ada nama lain di bagian belakang nama obat tersebut, dapat dipastikan obat tersebut adalah Obat Generik Berlogo.
Sebaliknya, obat generik bermerek adalah obat generik yang dinamai sesuai dengan keputusan perusahaan produksi. Contoh obat generik bermerek adalah Sanmol (parasetamol), Amoxsan (amoksisilin), Divask (amlodipine), dan lain sebagainya.
Dari segi efektivitas, kedua jenis obat tersebut memiliki kandungan zat aktif serta tingkat efektivitas yang sama. Anda dapat membedakan kedua jenis obat generik ini dari kemasan. Kemasan yang sederhana merupakan Obat Generik Berlogo, dan kemasan yang lebih berkualitas ada pada obat generik bermerek.
Dalam beberapa produk, Anda mungkin akan menemukan perbedaan dari beberapa zat tambahan serta zat pelarut yang digunakan pada racikan obat tersebut. Beberapa obat generik bermerek cenderung menggunakan zat tambahan untuk mengurangi aroma yang kurang sedap dari obat.
Perbedaan Obat Generik Bermerek dan Berlogo
1.Dari Segi Harga
Obat generik berlogo biasanya lebih murah dibandingkan dengan obat generik bermerek karena tidak ada biaya tambahan untuk branding atau pemasaran. Hal ini membuat obat generik berlogo menjadi pilihan yang lebih ekonomis bagi konsumen.
2. Dari Segi Branding
Obat generik bermerek memiliki merek dagang yang membuatnya lebih mudah dikenali oleh konsumen. Branding ini juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas obat tersebut.
3. Dari Segi Kualitas
Meskipun terdapat perbedaan harga dan branding, kualitas dan efikasi antara obat generik bermerek dan berlogo seharusnya tidak berbeda. Keduanya telah melalui uji klinis dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Obat Generik Berlogo Bukan Obat Orang Miskin
Karena harganya yang cenderung lebih murah, ada stigma bahwa Obat Generik Berlogo merupakan obat kelas dua atau obat yang diperuntukan untuk golongan masyarakat dengan ekonomi rendah.
Hal ini tentu tidak benar karena harga murah Obat Generik Berlogo bukan dari rendahnya kualitas obat, melainkan dari keringanan biaya promosi dan pemasaran yang tidak digunakan dalam penjualan. Selain itu, Obat Generik Berlogo juga menggunakan kemasan sederhana sesuai standar, sehingga Anda tidak perlu membayar biaya tambahan material seperti yang berlaku pada Obat Generik Bermerek. Dengan demikian, manfaat obat generik belogo dan obat generik bermerek masih sama saja.
Mana yang Paling Efektif Diantara Keduanya?
Peribahasa ‘Ada Uang Ada Barang’ merupakan istilah yang umum diketahui oleh masyarakat Indonesia. Meskipun dalam sebagian besar kasus hal ini benar adanya, pola pikir dari peribahasa ini tidak jarang menciptakan kesalahpahaman pada sejumlah produk.
Kesalahpahaman ini juga tercermin pada keraguan masyarakat terhadap Obat Generik Berlogo yang memiliki harga lebih murah dari obat generik bermerek. Harga murah teresebut seringkali diduga berasal dari rendahnya kualitas efektivitas obat, meski sebenarnya berasal dari pengemasan yang lebih sederhana dan tidak menggunakan biaya promosi.
BPOM juga telah menyatakan bahwa baik obat generik dan obat generik bermerek mengandung kesamaan dengan obat paten. Obat generik memiliki zat aktif dengan komposisi, kekuatan, bentuk sediaan, rute pemberian, indikasi, dan dosis yang sama dengan obat paten. Selain itu, baik Obat Generik Berlogo maupun obat generik bermerek telah melalui uji kesetaraan dengan obat inovator/originatornya untuk menjamin kesamaan kualitas obat berdasarkan efek, fungsi penyerapan, dan keamanan dari obat tersebut.
Dengan demikian, tidak ada obat yang lebih efektif di antara Obat Generik Berlogo dan obat generik bermerek. Perbedaan yang ada hanyalah dari harga, pengemasan, nama, dan dalam beberapa kasus, aroma obat.
Contoh yang Ada di Apotik
Contoh obat generik bermerek yang dapat Anda temukan sehari-hari adalah parasetamol, panadol, amoksilin dan masih banyak lagi. Semua obat ini sudah disesuaikan oleh Food and Drug Administration (FDA) dimana kadar hingga bahan kandungan obat-obatan ini telah sesuai dengan standar internasional. Biasanya obat-obat yang telah beredar di pasaran sudah lolos tahap uji terlebih dulu, sehingga dapat diperjual belikan dengan lebih aman.
Jika harus memilih mana, maka jawabannya akan kembali ke kebutuhan dan preferensi Anda sendiri. Obat generik bermerek dan obat bermerek sama-sama memiliki zat aktif, bentuk bahan sediaan serta cara penggunaan yang serupa.
Baik obat bermerek maupun obat generik bermerek memiliki persamaan reaksi dan konsentrasi yang identik ketika bekerja di dalam tubuh. Faktor-faktor pembeda dari kedua jenis obat ini ada pada keterjangkauan harga, informasi, dan distribusinya.
Selain obat generik bermerek Anda juga perlu utnuk mengetahui yang namanya obat paten. Pada kesempatan kali ini Anda dapat menyimak Perbedaan Obat Generik dan Paten.
Manfaat Penggunaan Obat Generik
1. Efisiensi Biaya
Penggunaan obat generik, baik bermerek maupun berlogo, dapat mengurangi biaya pengobatan secara signifikan karena harganya yang lebih murah dibandingkan dengan obat paten.
2. Ketersediaan
Obat generik lebih mudah tersedia di pasaran karena diproduksi oleh banyak perusahaan farmasi, sehingga mengurangi risiko kekurangan stok obat.
3. Efikasi yang Sama
Obat generik memiliki kandungan zat aktif yang sama dengan obat paten, sehingga efektivitasnya dalam mengobati penyakit sama dengan obat paten.
Penuhi Kebutuhan Apotek Anda Bersama Distributor Obat Mandira Distra Abadi
Distributor obat Mandira Distra Abadi telah dipercaya selama 31 tahun untuk memenuhi kebutuhan obat apotek, pedagang besar farmasi, hingga rumah sakit. Mandira Distra Abadi merupakan Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang bekerja sama dengan perusahaan produsen obat kenamaan, kunjungi laman prinsipal untuk melihat ragam obat dari prinsipal kami. Kami menerima pengiriman ke seluruh Indonesia.
Hubungi kami untuk informasi selengkapnya terkait obat yang tersedia dan dapatkan penawaran terbaik. Anda juga dapat mempelajari beragam informasi terkini seputar kesehatan dan tips operasional apotek melalui laman blog kami.
Terdapat banyak jenis obat diabetes yang dapat Anda temukan di mana saja.
Penggunaan jenis obat diabetes perlu memperhatikan kondisi pasien serta faktor-faktor lainnya. Dengan penggunaan yang tepat, obat yang dikonsumsi dapat bereaksi dan menangani keluhan pasien secara akurat.
Untuk memperluas pengetahuan Anda terkait jenis-jenis obat diabetes, berikut adalah penjelasan yang akan membantu Anda.
Dalam mengkonsumsi jenis obat, Anda dianjurkan untuk mengikuti petunjuk dokter. Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri dalam beberapa kondisi mendesak Anda mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis manapun.
Dengan mengetahui apa saja jenis-jenis obat diabetes yang ada, Anda dapat menangani kondisi ini hingga menemukan waktu yang tepat untuk mendapatkan penanganan lanjut yang lebih profesional.
Artikel ini akan menjelaskan 11 jenis obat diabetes yang umum dapat Anda temukan di apotek. Ada baiknya untuk mempelajari tiap jenis dengan seksama sebelum memilih mana yang akan Anda atau penderita konsumsi.
1. Metmorfin
Jenis obat diabetes pertama adalah Metmorfin. Metformin umum digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.
Untuk meningkatkan hasil pengobatan, penderita diabetes yang mengkonsumsi obat ini disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat dengan rajin berolahraga, dan mengkonsumsi makan yang bergizi seimbang.
Kandungan Metmorfin juga mampu menurunkan kadar glukosa yang diproduksi di hati, sehingga mampu meningkatkan sensitivitas terhadap insulin. Berbentuk pil dengan efek samping berat badan turun.
2. Sulfonilurea
Sulfonilurea adalah jenis obat senyawa organik yang digunakan dalam pengobatan dan pertanian, misalnya sebagai obat diabetes yang banyak digunakan dalam pengelolaan diabetes mellitus tipe 2.
Obat ini berfungsi meningkatkan pelepasan insulin dari sel beta di pankreas dan dinilai cukup efektif dalam mengendalikan gula darah. Dengan begini insulin dapat diproduksi lebih banyak lagi sehingga mampu mengatasi retensi, biasa digunakan untuk penderita tipe 2.
3. Meglitinide
Obat diabetes golongan Meglitinide bekerja seperti sulfonilurea, yaitu dengan merangsang pankreas menghasilkan lebih banyak insulin. Meglitinide umum ditujukan untuk diabetes melitus dan bekerja lebih cepat dari sulfonilurea. Durasi efeknya pada tubuh juga lebih pendek dari pada obat golongan sulfonilurea.
Karena durasinya yang lebih cepat, satu efek samping obat ini ialah mampu menaikkan berat badan penggunanya.
4. Thiazolidinediones
Thiazolidinediones sering juga dikenal sebagai TZD atau glitazones adalah jenis obat senyawa heterosiklik (senyawa kimia dengan struktur cincin yang mengandung atom selain karbon) yang terdiri dari cincin C₃NS dengan lima kandungan
Obat ini sering digunakan bagi penderita diabetes tipe 2. Thiazolidinediones mampu memperbanyak produksi insulin, membantu meningkatkan kadar lemak HDL (High-density lipoprotein atau kolesterol yang membersihkan kelebihan kolesterol yang berbahaya di dalam darah dan membawanya kembali ke hati) dalam darah, hingga mampu memperbaiki metabolisme lemak.
5. Inhibitor Dpp-4
Inhibitor of dipeptidyl peptidase 4 (DPP-4 inhibitor atau gliptins) adalah jenis Obat Hipoglikemik Oral (OHO). Dengan kata lain, obat ini merupakan obat penurun kadar glukosa pada darah yang diresepkan oleh dokter khusus bagi diabetesi untuk memblokir enzim dipeptidyl peptidase-4 (DPP-4). Inhibitor Dpp-4 juga dapat digunakan untuk mengobati diabetes mellitus tipe 2.
6. Agonis Reseptor GLP-1
Agonis Glucagon Like Peptide-1 atau GLP-1 Receptor Agonist (GLP-1RA) merupakan obat antidiabetik suntikan yang mekanisme kerjanya berbasis inkretin pada saluran pencernaan, terutama usus.
Obat ini merupakan salah satu agen incretin based therapy. GLP-1RA sudah direkomendasikan oleh American Diabetes Association dan European Association for The Study of Diabetes sebagai opsi lini kedua untuk penanganan diabetes tipe 2.
GLP-1RA juga membantu penurunan berat badan karena efek GLP-1 yang mengatur rasa kenyang melalui jalur sistem saraf pusat dan memperlambat pengosongan lambung via reseptor GLP-1. Selain itu, GLP-1 turut meningkatkan lipolisis dan mengganggu lipogenesis.
7. Inhibitor SGLT2
Jenis berikutnya adalah SGLT2 atau sodium glucose co transporter. Sebagai transporter, obat ini bekerja dalam tubulus ginjal proksimal untuk menyerap kembali glukosa dari lumen tubular. Dengan menghambat reabsorpsi glukosa, Inhibitor SGLT2 mengekskresikan glukosa dalam urin dan menurunkan glukosa plasma. Obat ini biasa digunakan untuk tipe 1 dan ketoasidosis.
8. Inhibitor Alfa-Glukosidase
Obat ini adalah obat antidiabetik oral yang umum penderita diabetes mellitus tipe 2 gunakan. Inhibitor alfa-glukosidase mencegah pencernaan karbohidrat dan bisa memberikan efek langsung terhadap sekresi serta sensitivitas tubuh, terutama terhadap insulin.
9. Terapi Insulin
Pada dasarnya, terapi insulin lebih condong sebagai metode pengobatan ketimbang jenis obat. Untuk mengatasi diabetes, Terapi Insulin membantu hormon yang mengatur jumlah gula dalam darah atau glukosa.
Jenis ini biasanya digunakan untuk diabetes tipe 1 walau terkadang bagi mereka yang mempunyai diabetes tipe 2 juga perlu melakukannya agar tubuh dapat merespons terhadap insulin dengan lebih mudah.
10. Dopamine Agonist
Agonis dopamin atau Dopamine Agonist adalah senyawa yang mengaktifkan reseptor dopamin. Obat ini memiliki efek yang cukup intens dalam melakukan pencegahan retensi insulin, sehingga ritme kerja tubuh menjadi lebih baik. Selain itu kandungan dalam Dopamine Agonist dapat memberikan sinyal pada tubuh untuk menurunkan kadar gulanya.
11. Biguanide
Jenis obat terakhir adalah Biguanide mampu merangsang dan mengurangi kadar gula yang diproduksi oleh organ hati. Jenis ini mampu meningkatkan kadar sensivitas tubuh terutama untuk insulin.
Tetap Konsultasi dengan Dokter sebelum Konsumsi Obat
Karena artikel ini sekedar menjelaskan rekomendasi obat, ada baiknya bagi Anda untuk melakukan konsultasi yang lebih komprehensif dengan dokter profesional sebelum mengkonsumsi obat manapun. Hal ini bertujuan agar terhindar dari konsumsi obat yang tidak sesuai dengan jenis diabetes yang Anda derita.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.