...

4 Penyebab Nyeri Punggung Bawah

Penyebab nyeri punggung bawah bisa bermacam-macam.

Punggung bagian bawah sendiri tersusun atas tulang punggung, ligamen dan otot. Bagian tubuh ini mempunyai struktur kuat dan memiliki peran menopang tubuh. Bagian punggung ini juga melindungi saraf yang bertugas mengatur pergerakan dan menangkap rangsang dari tubuh bagian bawah. Saraf tersebut terletak pada rongga tulang dan mempunyai pelindung berupa bantalan saraf. Apabila nyeri, Anda perlu mencari tahu penyebab nyeri punggung bawah tersebut.

Jika ada gangguan pada struktur ini, akan muncul nyeri. Penyebabnya dapat bermacam-macam. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah maupun mengatasi rasa sakit tersebut. 

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Efek Stress Pada Tubuh

Penyebab Nyeri Punggung Bawah

Nyeri punggung mempunyai beberapa gejala. Gejala ini bisa ringan hingga berat. Sehingga mungkin dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejala yang mungkin terjadi ialah rasa sakit seperti ditusuk atau disetrum listrik. 

Rasa sakitnya sendiri hanya dirasakan pada bagian punggung. Namun kemudian dapat meluas sampai ke area kaki. Biasanya, rasa sakit dirasakan ketika dalam posisi tertentu, seperti ketika duduk atau berjalan.  

Nyeri juga dapat semakin terasa ketika baru saja mengangkat beban berat. Gejala lain yang mungkin terasa ialah adanya kedutan otot (spasme). Penyebab nyeri punggung bawah juga bisa berasal dari cedera. Cedera ini dapat terjadi karena terjatuh, terbentur, pergerakan tubuh berlebihan, hingga mengangkat beban berat. Selain itu, masih ada penyebab lainnya.

1. Kekakuan Otot

Otot kaku yang disebabkan jarang bergerak bisa mengakibatkan nyeri punggung bagian bawah. Olahraga sendiri sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin di tengah-tengah kesibukan agar otot tidak kaku. 

2. Kerusakan Celah Sendi

Penyebab lainnya adalah adanya kerusakan celah sendi karena kelemahan jaringan di dalamnya. Umumnya hal ini terjadi karena faktor usia. Karena celah sendi melemah, bantalan tulang belakang menonjol dan menekan saraf.

3. Kelainan Tulang

Kelainan tulang seperti kifosis dan pengeroposan tulang bisa menyebabkan penekanan pada saraf. Sehingga bisa menyebabkan nyeri. Pengeroposan tulang atau osteoporosis umum dialami oleh orang yang semakin tua. 

4. Batu Ginjal

Batu ginjal juga mampu memberikan rasa sakit pada punggung. Umumnya, rasa sakit akan muncul pada satu sisi dan cukup tajam. 

Mencegah dan Mengatasi Nyeri Punggung Bawah

Untuk mencegah nyeri punggung bawah, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai berikut:

1. Olahraga

Cara pencegahan pertama ialah dengan rutin melakukan olahraga. Hal ini untuk melatih otot agar tidak kaku. Olahraga yang dapat dicoba ialah yoga, pilates, jalan kaki hingga berenang. 

2. Menjaga Postur Tubuh

Postur tubuh yang tepat adalah tegap, baik ketika duduk maupun berdiri. Postur ini dapat mencegah tekanan pada otot dan tulang sehingga mencegah terjadinya nyeri. 

Apabila kemudian Anda mengalami nyeri punggung bagian bawah, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Cara ini cukup mudah seperti ketika melakukan pencegahan:

1. Kompres Dingin

Anda cukup membungkus es dengan kain. Selanjutnya tempelkan di punggung dalam waktu 15 hingga 20 menit. Setelah 3 hari, Anda perlu mengganti dengan kompres hangat.

2. Relaksasi

Anda bisa melakukan pijat refleksi kaki, berendam dalam air hangat, hingga terapi chiropractic. Cara ini juga mampu meredakan rasa sakit akibat nyeri punggung bagian bawah.

3. Bantuan Medis

Apabila nyeri terus berlanjut, Anda bisa memeriksakan diri ke klinik nyeri ataupun unit medis lainnya. Anda juga bisa mengkonsumsi obat penahan nyeri.

Nyeri punggung dapat menyerang siapa saja dari rentang usia dan gender manapun. Anda dapat mencegahnya dengan rajin berolahraga, mengkonsumsi makanan sehat, memperbaiki postur tubuh, ataupun bantuan medis seperti dengan mengunjungi klinik nyeri ataupun mengkonsumsi obat sesuai resep dokter.

Baca Juga: 5 Vitamin Kekebalan Tubuh yang Laris di Masa Pandemi

Temukan kebutuhan obat Anda melalui apotik yang bekerja sama dengan distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Waspada! Ini 4 Penyakit Saat Musim Hujan

Tubuh kian menjadi rentan ketika memasuki musim hujan.

Penyakit saat musim hujan perlu diwaspadai oleh masyarakat Indonesia karena tetap dapat mengancam kesehatan meskipun sudah menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Tubuh manusia menjadi lebih mudah terserang penyakit karena adanya perubahan suhu di lingkungan. Di sisi lain, mikroba lebih mudah berkembang biak dan menginfeksi manusia. 

Bahkan, beberapa penyakit tersebut bisa menular dengan mudah. Terutama ketika terjadi banjir akibat hujan yang turun terus menerus. Oleh sebab itu, memperkuat daya tahan tubuh menjadi penting untuk dilakukan. 

Baca Juga: Kenali Perbedaan Gejala Flu Batuk dan Covid-19

Daftar Penyakit Saat Musim Hujan

Di Indonesia hanya terdapat dua musim, yakni kemarau dan hujan. Akan tetapi, ketika terjadi pergantian ke musim hujan, terdapat beberapa penyakit yang perlu diwaspadai seperti berikut.

1. Diare

Diare mempunyai kaitan dengan kebersihan diri. Ketika musim hujan tiba, biasanya muncul potensi banjir dan pencemaran air. Air yang tercemar ini bisa menyebabkan diare hingga menyebabkan penularannya pada masyarakat.

Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan frekuensi buang air besar lebih sering dari biasanya. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit yang hinggap dalam makanan.  Bakteri tersebut bisa berupa E.coli, Salmonella, Shigella dan Cholera. Umumnya, diare hanya terjadi dalam beberapa hari. Akan tetapi, diare juga dapat berlangsung sampai beberapa minggu apabila cukup parah. 

2. Influenza atau Flu

Flu bisa terjadi akibat infeksi virus influenza A, B maupun C. Infeksi tersebut akan mengganggu fungsi organ pernapasan dan gejalanya meliputi demam, batuk, pusing, sakit kepala, hingga sakit tenggorokan. Virus influenza ini dapat menyebar melalui batuk, bersin maupun barang yang sudah terkontaminasi. 

Secara umum, flu tergolong penyakit ringan. Biasanya masyarakat Indonesia menganggapnya sebagai penyakit musiman yang tidak serius. Akan tetapi, tetap membutuhkan penangan yang tepat agar tidak menjadi parah dan menyebabkan komplikasi berupa pneumonia. Oleh sebab itu, lebih penting melakukan pengobatan dengan segera ketimbang menunggu flu sembuh dengan sendirinya.

3. Demam Berdarah

Penyakit saat musim hujan berikutnya ialah demam berdarah yang disebabkan oleh virus dari gigitan nyamuk. Ketika musim hujan sendiri, populasi nyamuk meningkat dan membawa berbagai penyakit seperti demam berdarah dan malaria.

Populasi nyamuk dapat meningkat karena adanya genangan air. Biasanya, sampah plastik menampung air hujan sehingga menyebabkan genangan air dan menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.

Berbeda dengan diare dan flu yang tergolong ringan serta mudah disembuhkan. Demam berdarah dan malaria merupakan penyakit berat yang cukup berbahaya. Biasanya pasien perlu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan dan pengobatan.  

4. Leptospirosis 

Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira sp yang disebarkan oleh urine tikus. Penyakit ini akan membuat kulit manusia menguning dan mukosa mengering. Penyakit ini juga dapat menunjukkan gejala diare hingga sembelit.  Ketika musim hujan tiba, urine tikus akan menyebar melalui air dan dapat masuk ke tubuh melalui kulit atau selaput lendir. Penyakit ini akan lebih mudah menyerang terutama saat terjadi banjir. 

Kuman dari urine tikus juga bisa masuk ke tubuh melalui luka di kulit, baik itu berbentuk goresan, luka terbuka, bahkan luka yang sudah mengering. Bakteri Leptospira juga dapat menginfeksi melalui hidung, mulut, serta alat kelamin. 

Apabila Anda mulai menunjukkan gejala penyakit yang berlangsung lebih lama dari pada umumnya, Anda perlu segera memeriksakan diri ke unit medis. Anda juga dapat melakukan tindak preventif dengan mengkonsumsi vitamin atau suplemen.

Baca Juga: Demam Tifoid Disebabkan oleh Hal-hal Berikut

Temukan kebutuhan suplemen atau vitamin Anda dari distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Demam Tifoid Disebabkan oleh Hal-hal Berikut

Demam tifoid disebabkan oleh bakteri yang biasa ditemukan dalam makanan.

Penyakit ini sendiri biasa dikenal dengan tipes dan penderita dapat menularkannya kepada orang lain. Gejala penyakit ini dimulai dari demam, sakit kepala, lemah, nyeri otot, diare, dan lain sebagainya. Jika tidak segera ditangani, maka dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius. 

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 3 Bakteri Makanan yang Menyebabkan Infeksi

Demam Tifoid disebabkan oleh Bakteri

Demam tifoid adalah penyakit akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri tersebut umumnya ditemukan dalam air atau makanan yang terkontaminasi. Salmonella juga dapat disebarkan tanpa sengaja oleh orang yang mengidap tipes melalui feses dan urine, serta makan dan minuman yang terkontaminasi penderita tipes. 

Gejala dari demam tifoid meliputi demam meningkat dari hari ke hari 39 derajat hingga 40 derajat Celcius. Demam ini kemudian menjadi sakit kepala, lemah, lelah, nyeri otot, berkeringat, batuk kering, kehilangan nafsu makan, turun berat badan, dan perut membengkak. 

Penanganan Demam Tifoid

1. Minum Banyak Air

Penderita tipes yang mengalami gejala diare dan demam akan mudah dehidrasi. Oleh sebab itu, disarankan minum banyak air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Apabila dehidrasi cukup parah, maka dapat dibantu dengan infus untuk menambah cairan tubuh. Penambahan cairan menggunakan infus dilakukan dengan memberikan cairan melalui pembuluh vena. 

2. Bed Rest

Penangan berikutnya ialah bed rest. Orang yang sakit tentu perlu banyak istirahat agar cepat sembuh. Tubuh diistirahatkan dari melakukan berbagai aktivitas berat sehingga tubuh segera sehat dan bugar.

3. Mengonsumsi Makanan Mudah Dicerna

Karena penyakit ini mengganggu fungsi usus, penderita tipes dianjurkan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna untuk meringankan kerja usus dan penyerapan nutrisi tetap bisa dilakukan oleh organ tersebut. 

Beberapa Tips Pencegahan Demam Tifoid

Demam tifoid disebabkan oleh bakteri hingga sulit untuk dicegah, namun Anda masih tetap melakukan tindakan pencegahan seperti berikut.

1. Menjaga Kebersihan

Anda perlu mencuci tangan secara rutin sebelum dan setelah makan, juga ketika memasak. Bersihkan tangan memakai air mengalir dan sabun. Hal ini bisa membantu membunuh bakteri yang menyebabkan tifus.

Anda juga perlu membersihkan diri setelah keluar dari rumah, seperti setelah pulang dari pasar. Jangan sampai menyentuh tubuh, baik itu mata, hidung, maupun wajah apabila tangan masih kotor. 

2. Menghindari Kontak Fisik dengan Orang Sakit

Seperti disinggung sebelumnya, bakteri ini dapat ditularkan oleh orang yang sudah terinfeksi. Oleh sebab itu, Anda perlu menjaga jarak dengan pasien. Sehingga mengurangi risiko penularan Salmonella.

3. Vaksin Tifoid

Mungkin Anda masih asing dengan adanya vaksin tifoid. Vaksin ini dapat diberikan pada orang yang mempunyai risiko tinggi tertular tipes. Akan tetapi, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Apabila Anda terjangkit demam tifoid, jangan panik. Cukup memeriksakan diri ke dokter dan meminta resep obat. Temukan kebutuhan obat Anda melalui apotik yang bekerja sama dengan distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Gejala Flu Batuk dan Covid-19

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Ini 5 Cara untuk Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Meningkatkan metabolisme berguna dalam membakar kalori lebih banyak sehingga tubuh mendapatkan energi dan terhindar dari penumpukan kalori dalam bentuk lemak.

Upaya meningkatkan metabolisme tubuh juga biasa dilakukan oleh mereka yang menjalankan program diet. Supaya kalori pada makanan bisa menjadi energi, nutrisi di dalamnya perlu dipecah untuk dapat diserap tubuh. Proses pemecahan nutrisi juga merupakan bagian dalam metabolisme dan memerlukan energi. 

Metabolisme juga mempunyai kaitan dengan perbaikan sel, fungsi organ tubuh, sistem pencernaan hingga sistem pernapasan. Oleh sebab itu,  Anda perlu untuk memperhatikan kualitas metabolisme tubuh Anda. 

Baca Juga: Inilah 9 Makanan Rendah Kalori untuk Diet

Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu peningkatan metabolisme. Tujuan utamanya adalah agar organ tubuh bekerja secara normal dan kebutuhan energi terpenuhi. Berikut adalah beberapa rutinitas yang dapat mulai Anda kembangkan. 

1. Makan Teratur

Makan teratur bisa membantu metabolisme tubuh secara alami. Dengan teraturnya makanan yang masuk ke tubuh, organ pencernaan terdorong untuk membakar kalori dalam tubuh. Anda tidak hanya dianjurkan untuk makan menu utama, namun juga disarankan untuk menikmati makanan ringan agar tubuh mendapat asupan kalori yang cukup. Asupan kalori yang cukup akan membuat proses metabolisme berjalan cepat. Kemudian proses pencernaan akan membakar kalori. 

2. Aktif Bergerak

Tubuh perlu bergerak setiap hari. Ketika bergerak, tubuh akan membakar kalori. Kegiatan bergerak atau olahraga tidak hanya dilakukan oleh mereka yang menjalankan diet namun juga semua orang yang ingin hidup sehat.

Anda tidak harus melakukan olahraga berat setiap hari. Cukup menjalankan aktivitas ringan, misalnya melakukan peregangan tubuh di sela-sela kesibukan. Anda juga dapat berjalan kaki dan naik turun tangga. 

Apabila mempunyai waktu luang, Anda bisa melakukan olahraga seperti lari atau senam aerobik. Selain itu, Anda juga dapat menerapkan basket, voli, hingga bulu tangkis agar olahraga terasa lebih menyenangkan dan Anda juga lebih termotivasi untuk beraktivitas. 

Apabila Anda suka pergi ke sasana olah raga, kegiatan angkat beban juga dapat dijadikan salah satu olahraga yang tepat. Latihan angkat beban tidak hanya membantu membakar kalori namun juga bisa membentuk jaringan otot. 

3. Meditasi dan Pernapasan

Tubuh sehat tidak hanya tampak dari kondisi fisik. Namun juga dari pikiran. Latihan meditasi dan pernapasan dapat turut membantu meningkatkan metabolisme. Karena pikiran menjadi tenang dan damai, terhindar dari stres. 

Anda hanya perlu merelaksasikan diri dalam beberapa menit untuk meditasi dan latihan pernapasan. Anda akan memperoleh energi positif sehingga pikiran menjadi damai dan tenang. 

4. Mengonsumsi Makanan dengan Kandungan Protein

Protein berfungsi mempercepat metabolisme tubuh dan dapat mencapai angka 15 sampai 30 persen. Hal ini dikarenakan tubuh memerlukan lebih banyak energi untuk mengubah protein menjadi asam amino.

Asam amino nantinya akan diserap oleh tubuh. Secara umum, manusia memerlukan 25 sampai 45 persen protein dari asupan kalori total untuk membantu metabolisme. 

5. Memakai Minyak Kelapa Murni

Minyak kelapa sendiri adalah salah satu asam lemak rantai menengah. Masyarakat Indonesia sudah terbiasa memasak memakai minyak kelapa. Akan tetapi, Anda perlu memilih minyak kelapa murni yang berasal dari bahan baku segar dimana bahan baku tersebut melalui proses pemanasan yang benar. 

Tubuh membutuhkan energi untuk melakukan berbagai aktivitas. Energi dihasilkan dari pembakaran kalori yang dilakukan oleh metabolisme tubuh. Peningkatan metabolisme bisa dilakukan melalui berbagai cara. Anda juga bisa menambah asupan nutrisi melalui suplemen untuk menunjang kebutuhan nutrisi harian sehingga membantu metabolisme tubuh.

Baca Juga: 10 Hal Yang Baik Dilakukan untuk Meningkatkan Imun Tubuh Anda

Temukan kebutuhan suplemen atau vitamin Anda dari distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin. Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Bolehkah Perut Kosong Minum Kopi? Begini Penjelasannya

Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi kopi dalam keadaan perut kosong minum kopi.

Mengapa tidak dianjurkan perut kosong minum kopi? Hal ini dikarenakan tidak semua jenis makanan boleh dikonsumsi ketika perut kosong karena makanan yang dikonsumsi pagi hari akan mempengaruhi pencernaan. 

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Efek Stress Pada Tubuh

Alasan Ketika Perut Kosong Minum Kopi Dilarang

1. Meningkatkan Asam Lambung

Biasanya, orang mengonsumsi kopi di pagi hari untuk membangunkan diri yang masih mengantuk ketika bangun tidur. Akan tetapi, mengkonsumsi minuman tersebut dengan perut kosong bisa meningkatkan kadar asam lambung. 

Asam lambung mempunyai dampak buruk bagi organ pencernaan karena sifat korosif dan berpotensi merusak lambung apabila dibiarkan tanpa ada makanan yang dicerna. Asam lambung bisa merusak lapisan perut hingga menyebabkan gejala sakit perut, mulas, mual, maag dan sakit perut. Hal ini juga memungkinkan terjadinya vertigo

Tidak hanya itu, minuman berkafein ini juga dapat menstimulasi sekresi asam klorida dalam saluran cerna sehingga berisiko menimbulkan gastritis atau radang lambung.. 

2. Meningkatkan Hormon Stress

Bahaya saat perut kosong minum kopi selanjutnya ialah menyebabkan kenaikan hormon stress kortisol. Kortisol diproduksi oleh kelenjar adrenal yang mana mempunyai tugas mengatur metabolisme, tekanan darah dan kadar gula darah. Akan tetapi, kenaikan hormon kortisol dalam jangka panjang bisa berdampak buruk bagi kesehatan seperti munculnya masalah osteoporosis, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung. 

3. Gula Darah Meningkat 

Perut kosong minum kopi di pagi hari berpotensi mengganggu sistem kontrol gula darah. Kemampuan untuk mengatur kadar gula darah akan mengurangi risiko kondisi metabolisme seperti diabetes dan penyakit jantung.

Apabila sudah sarapan sebelum mengonsumsi minuman berkafein ini, maka lonjakan gula darah tidak akan terjadi. Oleh sebab itu, Anda sangat disarankan untuk mengisi perut terlebih dahulu sebelum mengonsumsi kopi. 

4. Mengganggu Penyerapan Nutrisi

Kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan kecepatan pengeluaran cairan tubuh melalui organ ginjal. Ketika cairan tubuh lebih cepat keluar dari tubuh, tubuh akan kesulitan untuk menyerap mineral seperti zinc, magnesium, kalsium dan mineral lainnya sehingga mengakibatkan kerusakan gigi, osteoporosis, migrain, hipertensi sampai penyakit jantung. 

Terlalu sering membuang cairan tubuh juga bisa mengakibatkan dehidrasi karena tubuh kehilangan banyak cairan dalam waktu dekat. Dehidrasi dapat mengakibatkan pada tubuh lemas, sakit kepala, juga pingsan. 

Banyak sekali budaya masyarakat Indonesia yang berkaitan dengan makanan atau minuman. Salah satunya adalah sebelum sarapan, dalam keadaan perut kosong minum kopi, padahal hal tersebut tidak baik untuk kesehatan. 

Gangguan kesehatan akibat konsumsi kafein atau kopi berlebih dapat ditangani sementara dengan obat. Temukan kebutuhan obat Anda melalui apotik yang bekerja sama dengan distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.

Baca Juga: Inilah 5 Cara Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Wajib Tahu! Ini 3 Bakteri Makanan yang Menyebabkan Infeksi

Bakteri makanan berpotensi menyebabkan penyakit pada manusia apabila ikut dikonsumsi.

Makanan yang terkontaminasi bakteri bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, terutama bagi balita, ibu hamil, hingga lansia. Hampir semua jenis makanan mempunyai risiko infeksi bakteri, terutama bahan makanan segar seperti daging mentah.

Daging mentah seringkali menjadi sarang bakteri Escherichia coli. Pencegahan konsumsi bakteri ini dapat dilakukan dengan mencuci tiap bahan makanan sampai bersih dan memasaknya hingga matang adalah cara mencegah infeksi. 

Baca Juga: Keamanan Makanan yang Dipesan Daring Saat Pandemi?

Bakteri Makanan yang Menyebabkan Infeksi

1. Salmonella, Campylobacter, dan Enterohaemorrhagic Escherichia coli (EHEc)

Ketiga jenis bakteri ini mampu menimbulkan penyakit bagi banyak orang di seluruh dunia. Gejala yang dihasilkan meliputi demam, sakit kepala, limbung, muntah, nyeri perut, hingga diare. 

Salmonella biasa terkandung dalam jenis telur, daging unggas hingga produk yang dibuat dari hewan. Bakteri ini mempunyai bentuk spiral dan hidup dalam sapi atau ayam. Bakteri ini dapat hidup dalam hewan ternak tanpa menunjukkan gejala apapun. 

Infeksi salmonella dapat mengakibatkan gejala seperti diare, demam, sakit perut, hingga sakit kepala mulai dari 4 sampai 7 hari. Infeksi dapat menjadi lebih serius apabila dialami oleh lansia dan pengidap penyakit kronis. 

Campylobacter biasa ditemukan pada susu mentah, unggas yang dimasak kurang matang, sampai air minum tercemar. Campylobacter mampu menyebabkan diare, pusing, sakit perut, demam selama 2-5 hari, hingga keluar darah ketika muntah.

Enterohaemorrhagic Escherichia coli hidup di dalam organ tubuh hewan seperti sapi, kambing, dan domba. Enterohaemorrhagic Escherichia coli juga biasa terkandung dalam susu yang tidak dipasteurisasi (proses pemanasan makanan untuk membunuh organisme merugikan), daging kurang matang, sayuran, hingga buah-buahan. 

2. Listeria 

Listeria bisa menimbulkan keguguran pada perempuan hamil, Listeria sering terkandung dalam susu atau produk yang tidak dipasteurisasi (dipanaskan terlebih dahulu) juga dapat ditemukan dalam makanan yang belum siap makan. Bakteri ini mampu hidup di dalam suhu kulkas, sehingga penting untuk membersihkan dan memasak makanan dengan baik dan benar sebelum disantap. 

Orang yang terinfeksi bisa menunjukkan gejala demam, menggigil, sakit kepala, perut tidak nyaman, dan muntah. Gejala yang semakin parah bisa mengarah pada potensi kematian. 

3. Vibrio Cholerae

Vibrio cholerae dapat menyebabkan infeksi melalui makanan atau air minum. Gejala yang mungkin ditimbulkan ialah nyeri perut, muntah, diare sangat cair sehingga mampu menyebabkan dehidrasi akut dan kematian. 

Bakteri wabah kolera ini dapat ditemukan pada beras, sayuran hingga jenis boga bahari. Salah satu cara untuk menghindarinya ialah mengonsumsi makanan bersih dan memasak sampai benar-benar matang. 

Mungkin beberapa orang beranggapan bahwa makanan yang dimasak setengah matang cukup lezat. Akan tetapi, hal ini berbahaya bila bahan makanan terkontaminasi oleh bakteri. Terkait produk sayuran dan buah, jangan lupa untuk mencucinya dengan bersih dalam air mengalir. Anda bisa menambahkan bahan anti-kuman sehingga lebih higienis dan terhindar dari kemungkinan infeksi. 

Apabila Anda mengalami gejala ringan akibat infeksi makanan, segera konsumsi obat yang tepat. Pastikan untuk membeli obat dari penyalur resmi sehingga bisa cepat sembuh. 

Tidak jarang terdapat kasus keracunan makanan karena proses pencucian kurang bersih hingga cara memasak yang kurang matang. Segera lakukan penanganan apabila terinfeksi bakteri makanan. Temukan kebutuhan obat Anda melalui apotik yang bekerja sama dengan distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.

Baca Juga: Inilah 9 Makanan Rendah Kalori untuk Diet

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.