oleh mandiraadmin | Jan 21, 2022 | Tips Kesehatan
Tidur menjadi salah satu pilihan bagi seseorang dalam mengisi energi untuk kembali beraktivitas.
Tiap manusia pasti memerlukan waktu beristirahat seperti relaksasi ataupun tidur, tapi waktu tidur yang terlalu banyak juga dapat membahayakan. Meski pola kegiatan setiap hari tidak selalu sama, namun porsi istirahat sebaiknya tetap dipatuhi. Jika dilanggar terus-menerus, hal ini sangat berisiko terhadap kesehatan.
Baca Juga: Bagaimana Posisi Tidur dan Pengaruhnya Bagi Kesehatan
10 Bahaya Tidur Terlalu Lama
Semua yang berlebihan tidak baik khususnya bagi kesehatan. Termasuk tidur yang lama bukan sehat berstamina justru bisa menimbulkan berbagai ancaman. Berikut adalah risiko yang perlu Anda ketahui.
1. Lebih Sering Mengantuk
Istirahat lebih lama dimaksudkan agar badan bugar, tidak lagi mengantuk, dan dapat beraktifitas. Terlalu lama tidur justru menyebabkan lebih mudah mengantuk karena otak akan menagih porsi istirahat.
2. Sakit Kepala
Sakit kepala terjadi karena tubuh Anda mengalami dehidrasi. Kekurangan cairan karena tidak minum selama lebih dari 8 jam. Sedangkan proses metabolisme tubuh tetap berlangsung, sehingga aliran darah ke kepala terhambat.
3. Badan Pegal
Tidur terlalu lama juga akan menyebabkan badan pegal. Kurang bergerak dan hanya rebahan, justru membuat otot jadi kaku. Terutama jika menggunakan alas tidur yang tidak sesuai standar kesehatan.
Salah posisi tidur dalam waktu beberapa jam juga menyebabkan badan pegal. Otot kaku dan jika berlangsung lama bisa mengganggu postural. Diawali nyeri pinggang, leher, punggung saat bangun.
Penurunan daya ingat lebih cepat terjadi sebab otak tidak dilatih untuk beraktifitas. Aktivitas otak adalah membaca dan hal-hal lain yang melibatkan koordinasi mata. Jika tidak terpenuhi otak tidak kurang maksimal dalam menyimpan memori.
5. Risiko Diabetes dan Jantung
Tidur terlalu lama menyebabkan terganggunya aktivitas metabolisme dan kinerja hormon, termasuk hormone insulin. Jika hormon insulin terganggu, begitu juga dengan keseimbangan kadar gula tubuh hingga menyebabkan penumpukan kadar gula.
Penumpukan kadar gula darah lambat laun akan menyebabkan darah lebih kental. Proses sirkulasinya memperberat kerja jantung karena lebih kental. Sehingga menyebabkan gangguan fungsi.
6. Risiko obesitas
Penumpukan kalori dalam tubuh yang dihasilkan dari makanan harus dibakar dengan beraktivitas fisik. Jika hanya tidur dalam waktu lama, pembakaran sedikit sekali terjadi. Akibatnya lemak menumpuk dan menyebabkan obesitas.
7. Risiko Stroke
Terjadi karena proses aliran darah menuju otak jadi tidak lancar. Posisi tidur tertentu dapat mempersempit pembuluh darah karena tekanan berat badan. Sirkulasi terhambat pada salah satu sisi kepala menyebabkan stroke.
8. Kecemasan
Gangguan mental berupa kecemasan berlebih, diakibatkan kurangnya asupan oksigen ke dalam otak. Menyebabkan perasaan yang tidak bisa rileks, terlalu khawatir terhadap suatu permasalahan, dan overthinking.
9. Depresi
Efek lanjutan dari kecemasan, bisa terjadi karena kurang tidur maupun sebaliknya. Jika berlanjut, ketidakseimbangan aktivitas tubuh ini menyebabkan depresi karena kemampuan menyelesaikan masalah semakin menurun.
10. Gangguan Fertilitas
Hormon yang mempengaruhi kesuburan baik pada wanita maupun pria kurang seimbang. Semakin lama jadi kurang aktif, hingga menyebabkan gangguan kesuburan dan sulit hamil, juga mengurangi kualitas sperma.
Jika Anda mengalami berbagai masalah dalam hal istirahat, Anda bisa berkonsultasi dengan ahli profesional ataupun mengkonsumsi obat bantu penenang. Temukan kebutuhan obat Anda melalui apotik yang bekerja sama dengan distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Efek Stress Pada Tubuh
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Jan 19, 2022 | Tips Kesehatan
Penting bagi setiap orang untuk menjaga kesehatan telinga.
Kebersihan telinga perlu dijaga sejak kini, tetapi banyak orang yang belum tahu bagaimana menjaga kesehatan dengan benar hingga asal saat membersihkan. Tidak sedikit ibu juga yang salah dalam membersihkan area telinga pada bayi dan anak kecil. Berikut adalah penjelasannya agar Anda dapat menjaga kesehatan telinga dengan benar.
Baca Juga: Bagaimana Posisi Tidur dan Pengaruhnya Bagi Kesehatan
Pentingnya Menjaga Kesehatan Telinga secara Rutin
Menjaga kesehatan organ telinga sangat penting karena telinga merupakan salah satu organ terpenting manusia. Berikut alasan kuat untuk selalu menjaga organ telinga.
1. Organ Keseimbangan yang Vital
Cara yang salah dapat berbahaya bagi organ yang mendukung keseimbangan ini. Contoh, jika terlalu dalam menggunakan alat pengorek kotoran, Anda bisa menyebabkan luka pada gendang telinga. Gendang telinga pecah bisa menyebabkan sakit pada telinga, gangguan pendengaran, hingga infeksi bakteri.
2. Mengurangi Risiko Vertigo
Penyebab vertigo adalah masalah pada telinga. Fungsi keseimbangan terganggu karena cara membersihkan yang salah dapat menimbulkan vertigo. Gejalanya adalah pusing seperti berputar-putar, sangat mengganggu aktifitas serta produktivitas anda.
3. Menghindari Infeksi
Rutin menjaga kebersihan dengan benar meminimalisir risiko infeksi, terutama pada anak kecil yang belum bisa melakukannya. Infeksi ini dapat menyebabkan bau akibat cairan yang keluar dan bau cairan ini cukup mengganggu.
4. Menjaga kualitas pendengaran
Sering berdengung adalah tanda awal gangguan pendengaran. Anda harus mulai menerapkan cara membersihkan dengan benar jika tidak ingin mengalami gangguan lebih serius.
5 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Telinga
1. Hindari Terlalu Sering Mendengarkan Suara Keras
Dengan maraknya gaya hidup WFH (Work From Home), kita mungkin lebih sering menggunakan headset atau earphone agar percakapan dengan rekan kerja dapat terdengar dengan lebih jelas. Kurangi penggunaan alat sejenis ini untuk menekan risiko menyakiti organ pendengaran dengan suara keras.
2. Hindari Mengorek Kuping
Cotton bud merupakan salah satu produk yang sering diiklankan sebagai pembersih telinga. Anda dapat menggunakan cotton bud untuk membersihkan daun telinga, namun untuk liang telinga yang lebih dalam sebaiknya dibersihkan oleh oleh dokter THT agar mengurangi risiko mencederai gendang telinga.
3. Selalu Menjaga Supaya Kering
Sehabis mandi, lap dengan bersih di area daun telinga yang tak bertulang (cuping telinga). Cukup dengan handuk atau tisu, tidak perlu sampai masuk ke dalam liang. Air yang memasuki liang telinga dapat mengganggu pendengaran meski jangka pendek.
4. Rutin Periksa Ke Dokter Spesialis
Periksakan kondisi kesehatan ke dokter spesialis. Bisa jadi terdapat gangguan yang tidak disadari. Semakin cepat terdeteksi semakin mudah cara pengobatan serta pemulihannya.
Jika Anda mengalami gangguan pada indera pendengaran, Anda perlu segera memeriksakan diri ke unit medis maupun mengkonsumsi obat yang dibutuhkan untuk kondisi Anda. Temukan kebutuhan obat Anda sesuai dengan resep dokter melalui apotik yang bekerja sama dengan distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.
Baca Juga: Inilah Manfaat Pepaya bagi Kesehatan Jantung
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Jan 17, 2022 | Tips Kesehatan
Penyebab nyeri punggung bawah bisa bermacam-macam.
Punggung bagian bawah sendiri tersusun atas tulang punggung, ligamen dan otot. Bagian tubuh ini mempunyai struktur kuat dan memiliki peran menopang tubuh. Bagian punggung ini juga melindungi saraf yang bertugas mengatur pergerakan dan menangkap rangsang dari tubuh bagian bawah. Saraf tersebut terletak pada rongga tulang dan mempunyai pelindung berupa bantalan saraf. Apabila nyeri, Anda perlu mencari tahu penyebab nyeri punggung bawah tersebut.
Jika ada gangguan pada struktur ini, akan muncul nyeri. Penyebabnya dapat bermacam-macam. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah maupun mengatasi rasa sakit tersebut.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Efek Stress Pada Tubuh
Penyebab Nyeri Punggung Bawah
Nyeri punggung mempunyai beberapa gejala. Gejala ini bisa ringan hingga berat. Sehingga mungkin dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejala yang mungkin terjadi ialah rasa sakit seperti ditusuk atau disetrum listrik.
Rasa sakitnya sendiri hanya dirasakan pada bagian punggung. Namun kemudian dapat meluas sampai ke area kaki. Biasanya, rasa sakit dirasakan ketika dalam posisi tertentu, seperti ketika duduk atau berjalan.
Nyeri juga dapat semakin terasa ketika baru saja mengangkat beban berat. Gejala lain yang mungkin terasa ialah adanya kedutan otot (spasme). Penyebab nyeri punggung bawah juga bisa berasal dari cedera. Cedera ini dapat terjadi karena terjatuh, terbentur, pergerakan tubuh berlebihan, hingga mengangkat beban berat. Selain itu, masih ada penyebab lainnya.
1. Kekakuan Otot
Otot kaku yang disebabkan jarang bergerak bisa mengakibatkan nyeri punggung bagian bawah. Olahraga sendiri sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin di tengah-tengah kesibukan agar otot tidak kaku.
2. Kerusakan Celah Sendi
Penyebab lainnya adalah adanya kerusakan celah sendi karena kelemahan jaringan di dalamnya. Umumnya hal ini terjadi karena faktor usia. Karena celah sendi melemah, bantalan tulang belakang menonjol dan menekan saraf.
3. Kelainan Tulang
Kelainan tulang seperti kifosis dan pengeroposan tulang bisa menyebabkan penekanan pada saraf. Sehingga bisa menyebabkan nyeri. Pengeroposan tulang atau osteoporosis umum dialami oleh orang yang semakin tua.
4. Batu Ginjal
Batu ginjal juga mampu memberikan rasa sakit pada punggung. Umumnya, rasa sakit akan muncul pada satu sisi dan cukup tajam.
Mencegah dan Mengatasi Nyeri Punggung Bawah
Untuk mencegah nyeri punggung bawah, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai berikut:
1. Olahraga
Cara pencegahan pertama ialah dengan rutin melakukan olahraga. Hal ini untuk melatih otot agar tidak kaku. Olahraga yang dapat dicoba ialah yoga, pilates, jalan kaki hingga berenang.
2. Menjaga Postur Tubuh
Postur tubuh yang tepat adalah tegap, baik ketika duduk maupun berdiri. Postur ini dapat mencegah tekanan pada otot dan tulang sehingga mencegah terjadinya nyeri.
Apabila kemudian Anda mengalami nyeri punggung bagian bawah, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Cara ini cukup mudah seperti ketika melakukan pencegahan:
1. Kompres Dingin
Anda cukup membungkus es dengan kain. Selanjutnya tempelkan di punggung dalam waktu 15 hingga 20 menit. Setelah 3 hari, Anda perlu mengganti dengan kompres hangat.
2. Relaksasi
Anda bisa melakukan pijat refleksi kaki, berendam dalam air hangat, hingga terapi chiropractic. Cara ini juga mampu meredakan rasa sakit akibat nyeri punggung bagian bawah.
3. Bantuan Medis
Apabila nyeri terus berlanjut, Anda bisa memeriksakan diri ke klinik nyeri ataupun unit medis lainnya. Anda juga bisa mengkonsumsi obat penahan nyeri.
Nyeri punggung dapat menyerang siapa saja dari rentang usia dan gender manapun. Anda dapat mencegahnya dengan rajin berolahraga, mengkonsumsi makanan sehat, memperbaiki postur tubuh, ataupun bantuan medis seperti dengan mengunjungi klinik nyeri ataupun mengkonsumsi obat sesuai resep dokter.
Baca Juga: 5 Vitamin Kekebalan Tubuh yang Laris di Masa Pandemi
Temukan kebutuhan obat Anda melalui apotik yang bekerja sama dengan distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Jan 14, 2022 | Tips Kesehatan
Tubuh kian menjadi rentan ketika memasuki musim hujan.
Penyakit saat musim hujan perlu diwaspadai oleh masyarakat Indonesia karena tetap dapat mengancam kesehatan meskipun sudah menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Tubuh manusia menjadi lebih mudah terserang penyakit karena adanya perubahan suhu di lingkungan. Di sisi lain, mikroba lebih mudah berkembang biak dan menginfeksi manusia.
Bahkan, beberapa penyakit tersebut bisa menular dengan mudah. Terutama ketika terjadi banjir akibat hujan yang turun terus menerus. Oleh sebab itu, memperkuat daya tahan tubuh menjadi penting untuk dilakukan.
Baca Juga: Kenali Perbedaan Gejala Flu Batuk dan Covid-19
Daftar Penyakit Saat Musim Hujan
Di Indonesia hanya terdapat dua musim, yakni kemarau dan hujan. Akan tetapi, ketika terjadi pergantian ke musim hujan, terdapat beberapa penyakit yang perlu diwaspadai seperti berikut.
1. Diare
Diare mempunyai kaitan dengan kebersihan diri. Ketika musim hujan tiba, biasanya muncul potensi banjir dan pencemaran air. Air yang tercemar ini bisa menyebabkan diare hingga menyebabkan penularannya pada masyarakat.
Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan frekuensi buang air besar lebih sering dari biasanya. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit yang hinggap dalam makanan. Bakteri tersebut bisa berupa E.coli, Salmonella, Shigella dan Cholera. Umumnya, diare hanya terjadi dalam beberapa hari. Akan tetapi, diare juga dapat berlangsung sampai beberapa minggu apabila cukup parah.
2. Influenza atau Flu
Flu bisa terjadi akibat infeksi virus influenza A, B maupun C. Infeksi tersebut akan mengganggu fungsi organ pernapasan dan gejalanya meliputi demam, batuk, pusing, sakit kepala, hingga sakit tenggorokan. Virus influenza ini dapat menyebar melalui batuk, bersin maupun barang yang sudah terkontaminasi.
Secara umum, flu tergolong penyakit ringan. Biasanya masyarakat Indonesia menganggapnya sebagai penyakit musiman yang tidak serius. Akan tetapi, tetap membutuhkan penangan yang tepat agar tidak menjadi parah dan menyebabkan komplikasi berupa pneumonia. Oleh sebab itu, lebih penting melakukan pengobatan dengan segera ketimbang menunggu flu sembuh dengan sendirinya.
3. Demam Berdarah
Penyakit saat musim hujan berikutnya ialah demam berdarah yang disebabkan oleh virus dari gigitan nyamuk. Ketika musim hujan sendiri, populasi nyamuk meningkat dan membawa berbagai penyakit seperti demam berdarah dan malaria.
Populasi nyamuk dapat meningkat karena adanya genangan air. Biasanya, sampah plastik menampung air hujan sehingga menyebabkan genangan air dan menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.
Berbeda dengan diare dan flu yang tergolong ringan serta mudah disembuhkan. Demam berdarah dan malaria merupakan penyakit berat yang cukup berbahaya. Biasanya pasien perlu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan dan pengobatan.
4. Leptospirosis
Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira sp yang disebarkan oleh urine tikus. Penyakit ini akan membuat kulit manusia menguning dan mukosa mengering. Penyakit ini juga dapat menunjukkan gejala diare hingga sembelit. Ketika musim hujan tiba, urine tikus akan menyebar melalui air dan dapat masuk ke tubuh melalui kulit atau selaput lendir. Penyakit ini akan lebih mudah menyerang terutama saat terjadi banjir.
Kuman dari urine tikus juga bisa masuk ke tubuh melalui luka di kulit, baik itu berbentuk goresan, luka terbuka, bahkan luka yang sudah mengering. Bakteri Leptospira juga dapat menginfeksi melalui hidung, mulut, serta alat kelamin.
Apabila Anda mulai menunjukkan gejala penyakit yang berlangsung lebih lama dari pada umumnya, Anda perlu segera memeriksakan diri ke unit medis. Anda juga dapat melakukan tindak preventif dengan mengkonsumsi vitamin atau suplemen.
Baca Juga: Demam Tifoid Disebabkan oleh Hal-hal Berikut
Temukan kebutuhan suplemen atau vitamin Anda dari distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Jan 12, 2022 | Tips Kesehatan
Demam tifoid disebabkan oleh bakteri yang biasa ditemukan dalam makanan.
Penyakit ini sendiri biasa dikenal dengan tipes dan penderita dapat menularkannya kepada orang lain. Gejala penyakit ini dimulai dari demam, sakit kepala, lemah, nyeri otot, diare, dan lain sebagainya. Jika tidak segera ditangani, maka dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 3 Bakteri Makanan yang Menyebabkan Infeksi
Demam Tifoid disebabkan oleh Bakteri
Demam tifoid adalah penyakit akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri tersebut umumnya ditemukan dalam air atau makanan yang terkontaminasi. Salmonella juga dapat disebarkan tanpa sengaja oleh orang yang mengidap tipes melalui feses dan urine, serta makan dan minuman yang terkontaminasi penderita tipes.
Gejala dari demam tifoid meliputi demam meningkat dari hari ke hari 39 derajat hingga 40 derajat Celcius. Demam ini kemudian menjadi sakit kepala, lemah, lelah, nyeri otot, berkeringat, batuk kering, kehilangan nafsu makan, turun berat badan, dan perut membengkak.
Penanganan Demam Tifoid
1. Minum Banyak Air
Penderita tipes yang mengalami gejala diare dan demam akan mudah dehidrasi. Oleh sebab itu, disarankan minum banyak air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Apabila dehidrasi cukup parah, maka dapat dibantu dengan infus untuk menambah cairan tubuh. Penambahan cairan menggunakan infus dilakukan dengan memberikan cairan melalui pembuluh vena.
2. Bed Rest
Penangan berikutnya ialah bed rest. Orang yang sakit tentu perlu banyak istirahat agar cepat sembuh. Tubuh diistirahatkan dari melakukan berbagai aktivitas berat sehingga tubuh segera sehat dan bugar.
3. Mengonsumsi Makanan Mudah Dicerna
Karena penyakit ini mengganggu fungsi usus, penderita tipes dianjurkan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna untuk meringankan kerja usus dan penyerapan nutrisi tetap bisa dilakukan oleh organ tersebut.
Beberapa Tips Pencegahan Demam Tifoid
Demam tifoid disebabkan oleh bakteri hingga sulit untuk dicegah, namun Anda masih tetap melakukan tindakan pencegahan seperti berikut.
1. Menjaga Kebersihan
Anda perlu mencuci tangan secara rutin sebelum dan setelah makan, juga ketika memasak. Bersihkan tangan memakai air mengalir dan sabun. Hal ini bisa membantu membunuh bakteri yang menyebabkan tifus.
Anda juga perlu membersihkan diri setelah keluar dari rumah, seperti setelah pulang dari pasar. Jangan sampai menyentuh tubuh, baik itu mata, hidung, maupun wajah apabila tangan masih kotor.
2. Menghindari Kontak Fisik dengan Orang Sakit
Seperti disinggung sebelumnya, bakteri ini dapat ditularkan oleh orang yang sudah terinfeksi. Oleh sebab itu, Anda perlu menjaga jarak dengan pasien. Sehingga mengurangi risiko penularan Salmonella.
3. Vaksin Tifoid
Mungkin Anda masih asing dengan adanya vaksin tifoid. Vaksin ini dapat diberikan pada orang yang mempunyai risiko tinggi tertular tipes. Akan tetapi, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Apabila Anda terjangkit demam tifoid, jangan panik. Cukup memeriksakan diri ke dokter dan meminta resep obat. Temukan kebutuhan obat Anda melalui apotik yang bekerja sama dengan distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin.
Baca Juga: Kenali Perbedaan Gejala Flu Batuk dan Covid-19
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Jan 10, 2022 | Tips Kesehatan
Meningkatkan metabolisme berguna dalam membakar kalori lebih banyak sehingga tubuh mendapatkan energi dan terhindar dari penumpukan kalori dalam bentuk lemak.
Upaya meningkatkan metabolisme tubuh juga biasa dilakukan oleh mereka yang menjalankan program diet. Supaya kalori pada makanan bisa menjadi energi, nutrisi di dalamnya perlu dipecah untuk dapat diserap tubuh. Proses pemecahan nutrisi juga merupakan bagian dalam metabolisme dan memerlukan energi.
Metabolisme juga mempunyai kaitan dengan perbaikan sel, fungsi organ tubuh, sistem pencernaan hingga sistem pernapasan. Oleh sebab itu, Anda perlu untuk memperhatikan kualitas metabolisme tubuh Anda.
Baca Juga: Inilah 9 Makanan Rendah Kalori untuk Diet
Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu peningkatan metabolisme. Tujuan utamanya adalah agar organ tubuh bekerja secara normal dan kebutuhan energi terpenuhi. Berikut adalah beberapa rutinitas yang dapat mulai Anda kembangkan.
1. Makan Teratur
Makan teratur bisa membantu metabolisme tubuh secara alami. Dengan teraturnya makanan yang masuk ke tubuh, organ pencernaan terdorong untuk membakar kalori dalam tubuh. Anda tidak hanya dianjurkan untuk makan menu utama, namun juga disarankan untuk menikmati makanan ringan agar tubuh mendapat asupan kalori yang cukup. Asupan kalori yang cukup akan membuat proses metabolisme berjalan cepat. Kemudian proses pencernaan akan membakar kalori.
2. Aktif Bergerak
Tubuh perlu bergerak setiap hari. Ketika bergerak, tubuh akan membakar kalori. Kegiatan bergerak atau olahraga tidak hanya dilakukan oleh mereka yang menjalankan diet namun juga semua orang yang ingin hidup sehat.
Anda tidak harus melakukan olahraga berat setiap hari. Cukup menjalankan aktivitas ringan, misalnya melakukan peregangan tubuh di sela-sela kesibukan. Anda juga dapat berjalan kaki dan naik turun tangga.
Apabila mempunyai waktu luang, Anda bisa melakukan olahraga seperti lari atau senam aerobik. Selain itu, Anda juga dapat menerapkan basket, voli, hingga bulu tangkis agar olahraga terasa lebih menyenangkan dan Anda juga lebih termotivasi untuk beraktivitas.
Apabila Anda suka pergi ke sasana olah raga, kegiatan angkat beban juga dapat dijadikan salah satu olahraga yang tepat. Latihan angkat beban tidak hanya membantu membakar kalori namun juga bisa membentuk jaringan otot.
3. Meditasi dan Pernapasan
Tubuh sehat tidak hanya tampak dari kondisi fisik. Namun juga dari pikiran. Latihan meditasi dan pernapasan dapat turut membantu meningkatkan metabolisme. Karena pikiran menjadi tenang dan damai, terhindar dari stres.
Anda hanya perlu merelaksasikan diri dalam beberapa menit untuk meditasi dan latihan pernapasan. Anda akan memperoleh energi positif sehingga pikiran menjadi damai dan tenang.
4. Mengonsumsi Makanan dengan Kandungan Protein
Protein berfungsi mempercepat metabolisme tubuh dan dapat mencapai angka 15 sampai 30 persen. Hal ini dikarenakan tubuh memerlukan lebih banyak energi untuk mengubah protein menjadi asam amino.
Asam amino nantinya akan diserap oleh tubuh. Secara umum, manusia memerlukan 25 sampai 45 persen protein dari asupan kalori total untuk membantu metabolisme.
5. Memakai Minyak Kelapa Murni
Minyak kelapa sendiri adalah salah satu asam lemak rantai menengah. Masyarakat Indonesia sudah terbiasa memasak memakai minyak kelapa. Akan tetapi, Anda perlu memilih minyak kelapa murni yang berasal dari bahan baku segar dimana bahan baku tersebut melalui proses pemanasan yang benar.
Tubuh membutuhkan energi untuk melakukan berbagai aktivitas. Energi dihasilkan dari pembakaran kalori yang dilakukan oleh metabolisme tubuh. Peningkatan metabolisme bisa dilakukan melalui berbagai cara. Anda juga bisa menambah asupan nutrisi melalui suplemen untuk menunjang kebutuhan nutrisi harian sehingga membantu metabolisme tubuh.
Baca Juga: 10 Hal Yang Baik Dilakukan untuk Meningkatkan Imun Tubuh Anda
Temukan kebutuhan suplemen atau vitamin Anda dari distributor farmasi PT Mandira Distra Abadi. PT Mandira Distra Abadi hadir sebagai penyedia obat lengkap dari pabrik obat bermutu dengan kualitas produk yang terjamin. Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.