...

Ciri Kolesterol Tinggi: Dampak & Terapinya

Ciri kolesterol tinggi sering kali susah untuk segera disadari karena tidak bergejala sehingga sering disebut sebagai “silent disease” yang mana ini berbahaya bagi kesehatan.

Berdasarkan hal itu, cara menjaga kolesterol tetap normal adalah hal yang penting. Dalam artikel ini, dampak klinis jangka panjang, serta fokus pencegahan kolesterol yang dapat dilakukan banyak orang dan industri farmasi lewat pengembangan terapi obat.

Ragam Ciri Kolesterol Tinggi pada Tubuh

Tanda kolesterol tinggi pada tubuh tidak selalu dialami oleh semua orang. Tandanya dapat berbeda untuk setiap orang. Meskipun begitu, bukan berarti Anda bisa abai. Alangkah baiknya mengenali beberapa cirinya di bawah ini.

1. Mudah Lelah

Mudah lelah dapat menjadi tanda adanya plak di pembuluh darah akibat kolesterol tinggi. Hal tersebut karena plak menyebabkan aliran darah ke jaringan tubuh menjadi berkurang.

2. Kerap Mengantuk

Adanya sumbatan dalam pembuluh darah memang bisa menyebabkan berbagai gangguan, salah satunya adalah rasa kantuk yang berlebihan. Hal tersebut bisa terjadi karena kurangnya asupan darah yang mengandung oksigen menuju otak.

3. Nyeri Kaki

Mirip dengan munculnya rasa lelah atau kerap mengantuk. Nyeri kaki juga terjadi akibat penumpukan plak di dalam pembuluh darah di bagian kaki sehingga menimbulkan rasa sakit atau nyeri.

4. Pegal-pegal pada Tengkuk

Tengkuk terasa pegal-pegal adalah ciri kolesterol tinggi pada tubuh yang terkait dengan penumpukan plak di pembuluh darah sekitar leher. Seperti pada tanda lainnya, hal ini disebabkan oleh kurangnya aliran darah pada bagian tersebut.

5. Nyeri Dada

Nyeri dada terjadi karena adanya penumpukan plak di bagian pembuluh darah jantung. Gejala ini juga dapat menjadi tanda awal penyakit atau serangan jantung. Jadi sangat perlu diwaspadai jika Anda mengalami gejala nyeri dada secara berkala.

6. Adanya Xanthomata

Xanthomata adalah penumpukan kolesterol yang tampak dalam jaringan tubuh, khususnya di bagian kulit dan urat. Umumnya berupa pembengkakan berbentuk bulat dan berwarna kekuningan.

7. Adanya Xanthelasma

Selain berupa kemunculan xanthomata, ciri kolesterol tinggi pada tubuh juga dapat ditandai dengan kemunculan xanthelasma. Gejala ini sendiri ditandai dengan munculnya bercak-bercak berwarna kuning yang ada di bagian bawah kelopak mata.

8. Adanya Gumpalan di Urat

Biasanya, gumpalan di urat berasal dari faktor genetik. Gejala dapat ditandai dengan adanya gumpalan separuh biji kacang yang dapat dilihat dan dirasakan pada urat dekat buku jari. Jika Anda memiliki risiko kolesterol dari faktor genetik dan memiliki gejala tersebut, maka sebaiknya melakukan tes ke dokter secara berkala.

Panduan Mengatasi Kolesterol Tinggi

Kolesterol dapat meningkat seiring berjalannya waktu, terutama ketika seseorang menjalankan pola hidup tidak sehat. Salah satu contoh pola hidup tidak sehat adalah selalu mengonsumsi daging sapi dan kambing sepanjang waktu tanpa takaran yang sesuai. Oleh sebab itu, perlu diupayakan menerapkan pola hidup sehat yang konsisten seperti berikut.

1. Menghindari Lemak Trans

Asam lemak tak jenuh trans atau umum disebut lemak trans perlu dihindari. Lemak ini dapat berupa produk margarin, gorengan, makanan olahan, dan makanan kemasan.

2. Mengonsumsi Lemak Tak Jenuh Tunggal

Lemak tak jenuh tunggal biasanya terkandung dalam sayuran, kacang-kacangan, dan ikan. Sumber makanan yang disarankan di antaranya ialah alpukat, almond, kacang tanah, minyak zaitun, wijen, dan bunga matahari.

3. Mengonsumsi Lemak Tak Jenuh Ganda

Supaya terhindar dari mengalami ciri kolesterol tinggi pada tubuh, Anda bisa menambah konsumsi lemak tak jenuh ganda. Sebagai contoh, Anda bisa mengonsumsi asam lemak Omega-3 dan Omega-6. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi kenari, salmon, tuna, trout, minyak kedelai, dan jagung.

4. Mengonsumsi Makanan Mengandung Serat

Serat larut mampu menyerap air yang mendukung sistem pencernaan dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Kemudian, makanan dengan serat tinggi juga mampu mendukung kesehatan jantung. Makanan dengan kandungan serat diantaranya ialah sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Penyakit jantung atau stroke bisa muncul akibat tingginya kolesterol di dalam tubuh. Agar kesehatan terjaga, Anda perlu mengenali ciri kolesterol tinggi pada tubuh sejak dini.

Dampak dan Komplikasi Kolesterol Tinggi

Sebelum membahas dampak dan komplikasinya, perlu diketahui bahwa ciri kolesterol tinggi yang mungkin bisa sedikit demi sedikit disadari adalah sebagai berikut:

  • Nyeri berlebih pada kaki
  • Adanya Xanthomata
  • Adanya Xanthelasma
  • Adanya gumpalan urat

Meski masih ada penyebab lainnya, namun banyak dari hal itu susah untuk disadari. Dalam permasalahan ini, lantas apakah dampak jangka panjang atau komplikasinya, terutama ketika sudah terlalu parah? Berikut pembahasannya.

1. Penyakit Arteri Karotis (Stroke)

Penyakit arteri karotis adalah kondisi di mana penyebaran darah lewat arteri karotis tidak dapat berjalan dengan baik sehingga pengaliran darah menuju ke bagian depan otak Anda yang besar tersumbat.

Ketika darah tersebut tersumbat hingga akhirnya menjadi plak, otak Anda tidak akan mendapat cukup oksigen bahkan yang paling ditakutkannya bisa menimbulkan serangan atau penyakit stroke.

2. Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner atau paling sering disebut sebagai “penyakit jantung” adalah kondisi ketika arteri koroner Anda tidak dapat menyalurkan darah dengan baik menuju jantung. 

Ketika jantung akhirnya tidak mendapat cukup darah, ia akan melemah dan berhenti kerja.

3. Penyakit Arteri Perifer (Kram Kaki)

Penyakit arteri perifer adalah kondisi di mana arteri pada kaki dan tangan tidak dapat berfungsi dengan baik akibat aliran darah di sana kurang lancar. Masalah ini bisa memunculkan plak di satu area pipa pada kaki atau tangan tersebut.

Oleh itu, ketika kaki atau tangan bergerak area pipa yang terhambat bergerak mengenai plak yang mana ini menimbulkan nyeri. Nyeri ini baru akan berhenti ketika Anda tidak bergerak.

4. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Penyakit darah tinggi (hipertensi) dan kolesterol tinggi adalah suatu hal yang tidak terpisahkan. 

Ketika kolesterol tinggi terjadi, arteri pada tubuh Anda akan mengeras serta menyempit sehingga jantung harus memompa lebih keras dan akhirnya tekanan darah jadi terlalu tinggi.

Pencegahan Kolesterol

Dalam pencegahan kolesterol, ada dua cara kategori, yakni secara gaya hidup dan bantuan industri farmasi dengan cara terapi obat.

1. Pencegahan Kolesterol secara Gaya Hidup

Pencegahan kolesterol dengan cara ini dilakukan dengan melakukan gaya hidup sehat seperti:

  • Konsumsi Makanan Bernutrisi

Konsumsilah makanan yang banyak gizinya, rendah lemak jenuh, tanpa natrium dan gula tambahan seperti sayuran, buah, daging tanpa lemak, ikan, telur, susu, dan lain-lain.

  • Kurangi Berat Badan

Supaya kolesterol tidak naik, jangan sampai kalian obesitas. Jadi, pastikan berat badan Anda tetap ideal dan segeralah kurangi berat badan kalau tubuh mulai menggemuk.

  • Rutin Olahraga

Tubuh yang jarang olahraga lebih mudah terkena kolesterol tinggi, sebab pengaliran aliran darahnya kurang lancar akibat jarang digerakkan. 

Oleh itu, pastikan aliran darah berjalan lancar dengan cara rutin olahraga paling tidak seminggu sekali dengan durasi minimal 30 menit.

  • Hentikan Merokok dan Alkohol

Kedua kebiasaan ini sangat buruk karena kandungan di dalam kedua hal ini bisa menimbulkan penyumbatan pembuluh darah dan kolesterol tinggi. Oleh itu, pastikan Anda segera hentikan kedua kebiasaan ini apabila melakukannya.

2. Pencegahan Kolesterol secara Terapi Obat

Ketika gaya hidup sehat ternyata masih kurang untuk menurunkan kolesterol yang tinggi, maka cara secara terapi obat bisa menjadi pilihan selanjutnya.

Terapi tersebut bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi obat berjenis statin. Meskipun ada opsi lainnya, tapi biasanya jenis obat inilah yang paling sering digunakan.

Itulah ciri kolesterol tinggi beserta dampak dan cara mencegahnya. Kalau mau tau info lain seperti makanan kolesterol tertinggi, website Mandira punya infonya. Tertarik lebih lanjut? Anda bisa akses layanan prinsipal dan tips kesehatannya atau hubungi kontak yang tertera.

6 Jenis Penyakit Kardiovaskular dan Cara Mencegahnya

Sudahkah Anda tahu mengenai jenis penyakit kardiovaskular yang umum terjadi akibat gangguan pada jantung dan pembuluh darah? Jenis penyakit kardiovaskular yang mungkin sudah familiar Anda dengar adalah penyakit jantung dan stroke.

Di samping itu, masih banyak jenis penyakit lainnya yang termasuk ke dalam penyakit kardiovaskular. Penyakit-penyakit ini tidak dapat diremehkan karena mampu mengakibatkan kematian dalam jumlah yang tinggi setiap tahunnya. Umumnya gangguan kesehatan ini disebabkan oleh pola hidup tidak sehat.

Baca Juga: Kenali Sejak Dini, Ini 6 Contoh Penyakit Bawaan Genetik

Pola hidup tidak sehat yang umum dijalani seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, tidak pernah olahraga, kebiasaan merokok, hingga kebiasaan mengonsumsi alkohol. Ada banyak sekali faktor yang mampu mengakibatkan gangguan kesehatan tersebut.

Ragam Jenis Penyakit Kardiovaskular

Sistem kardiovaskular memegang peran dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Begitu ada gangguan atau penyumbatan pada bagian tersebut, sirkulasinya akan terhambat. Gangguan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya berbagai penyakit sebagai berikut.

1. Aritmia

Aritmia adalah keadaan saat jantung mempunyai detak atau ritme tidak normal. Ritme yang termasuk ke dalam kategori tidak normal ini dapat berupa terlalu cepat, terlalu lambat maupun tidak teratur. Hal ini terjadi karena ada masalah pada impuls elektrik yang mengatur detak.

2. Penyakit Jantung Koroner

Jenis penyakit kardiovaskular ini disebabkan oleh adanya penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh arteri koroner. Penyakit jantung koroner sendiri diakibatkan oleh penumpukan plak sehingga asupan darah menuju ke jantung menjadi berkurang.

3. Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah gangguan yang terjadi pada otot jantung. Jenis penyakit ini mampu menimbulkan komplikasi serius, misalnya saja gagal jantung, penggumpalan darah, gangguan pada katup jantung hingga henti jantung.

4. Stroke

Selanjutnya, stroke terjadi di saat pasokan darah menuju otak mengalami hambatan atau gangguan. Misalnya saja, stroke terjadi karena sumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Otak yang tidak memperoleh asupan oksigen akan mengalami kerusakan sel, maka terjadilah stroke.

5. Deep Vein Thrombosis (DVT)

Deep vein thrombosis (DVT) yang juga disebut sebagai trombosis vena merupakan keadaan adanya gumpalan darah di bagian pembuluh darah vena. Umumnya, penyakit DVT dapat terjadi di bagian paha dan betis.

6. Penyakit Arteri Perifer

Terakhir, peripheral arterial disease (PAD) adalah keadaan saat aliran darah menuju kaki tersumbat karena adanya penumpukan plak di pembuluh darah arteri. Peristiwa tersebut menyebabkan kaki tidak memperoleh asupan darah secara optimal dan menyebabkan rasa sakit saat berjalan.

Panduan Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular adalah salah satu gangguan kesehatan yang dianggap begitu menakutkan karena mampu menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, perlu untuk mengetahui berbagai cara mencegahnya.

1. Berhenti Merokok

Setelah mengetahui berbagai jenis penyakit kardiovaskular yang berbahaya, ada baiknya Anda menghentikan kebiasaan merokok. Rokok dan tembakau mampu meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan yang kronis.

Apabila merasa kesulitan untuk berhenti merokok, dapat meminta bantuan dokter atau terapis. Memang, langsung menghentikan kebiasaan buruk bukan hal mudah. Umumnya dilakukan secara bertahap.

2. Pola Makan Sehat

Pola makan memang sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Ketika polanya tidak sehat, dapat menyebabkan gula darah tinggi, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, obesitas hingga menimbulkan penyakit kardiovaskular.

Pola makan sehat ialah lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah, mengurangi konsumsi lemak jenuh, mengurangi asupan gula serta mengurangi konsumsi gorengan. Sementara konsumsi daging olahan sebaiknya dihentikan.

3. Olahraga

Olahraga merupakan salah satu pencegahan setiap jenis penyakit kardiovaskular yang mungkin menyerang Anda. Umumnya diperlukan olahraga selama 30 menit 5 kali setiap minggu, akan lebih baik jika dilakukan setiap hari. 

4. Menjaga Berat Badan Supaya Tetap Ideal

Berat badan ideal akan membantu memelihara tubuh dari berbagai macam gangguan kesehatan. Salah satu opsi yang bisa Anda lakukan adalah berolahraga secara rutin. Namun, Anda juga bisa menjaga berat badan supaya tidak melampaui batas normal dengan bantuan dokter atau ahli gizi.

5. Mengendalikan Tekanan Darah, Kolesterol, dan Gula Darah

Anda perlu mengendalikan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah agar berada di batas normal. Jika mengalami masalah, dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Banyak sekali gangguan  kesehatan yang menyerang tubuh. Misalnya menyerang jantung dan pembuluh darah dan biasa disebut penyakit kardiovaskular. Ada beragam jenis penyakit kardiovaskular, tetapi yang sangat familiar adalah penyakit jantung koroner dan stroke. 

Baca Juga: Waspadai 5 Penyakit Umum dan Vitamin Tubuh untuk Wanita

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Apa Beda Sakit Maag dan GERD? Ini Pembahasannya

Meskipun sama-sama menyerang organ lambung yang mengganggu pencernaan, terdapat beda sakit maag dan GERD. Begitu pula gejala yang muncul dapat dibedakan secara detail. Hanya jika dilihat secara sekilas memang tampak mirip.

Sakit maag sendiri ialah keadaan yang menunjukkan adanya masalah pada lambung. Akan tetapi, GERD adalah keadaan yang jauh lebih serius. Apabila Anda atau orang terdekat mengalami gangguan ini, sebaiknya segera mencari penanganan.

Baca Juga: Ini 7 Langkah Cara Mencegah GERD Anda Kambuh

Namun sebelum itu, mari mengenali perbedaan keduanya di dalam artikel ini. Kenali perbedaannya secara detail supaya lebih paham apa yang sebenarnya dialami pada tubuh.

Memahami Pengertian Maag dan GERD

Sebelum membahas mengenai beda sakit maag dan GERD, kenali dahulu pengertiannya. Tentu setiap gangguan atau penyakit pada tubuh manusia mempunyai definisi. Tidak terkecuali dengan gangguan pada lambung.

1. GERD

GERD merupakan kependekan dari Gastroesophageal Reflux Disease, yakni keadaan saat asam lambung naik dari perut mengarah ke kerongkongan (refluks asam). Penyebab utamanya adalah melemahnya katup pada bagian bawah kerongkongan.

Biasanya orang yang mengalami gangguan ini akan merasakan sensasi terbakar pada bagian dada. Mirip dengan kondisi saat ada makanan yang tersangkut di tenggorokan. Mungkin juga mengalami batuk kering dan kesulitan menelan.

2. Penyakit Maag

Penyakit Maag biasa disebut dengan istilah dispepsia yakni gangguan pada organ lambung dengan adanya rasa nyeri atau terbakar di ulu hati. Kerap terasa penuh atau tidak nyaman begitu selesai makan. Bahkan lebih cepat merasa kenyang.

Cukup banyak orang yang mengalami gangguan organ lambung ini. Jadi bukan tergolong penyakit langka di dunia. Bahkan, sebagian penderitanya mempunyai risiko mengalami GERD.

Penyakit lambung ini terbagi ke dalam dua jenis, yakni dispepsia fungsional dan dispepsia organik (struktural). Dispepsia fungsional adalah sindrom atau sekumpulan gejala nyeri sesudah makan yang dirasakan pada ulu hati. Akan tetapi, tidak ada kerusakan pada organ.

Sedangkan pada dispepsia organik bukan hanya muncul gejala namun juga terdapat perubahan struktur gaster. Perubahan struktur ini dapat berupa rusaknya permukaan mukosa lambung, peradangan lapisan lambung hingga keganasan pada organ tersebut.

Beda Sakit Maag dan GERD

Sesudah memahami pengertiannya, mari beralih ke perbedaannya. Terdapat sejumlah faktor yang menjadi pembeda di antara maag dan GERD. Mulai dari penyebab hingga gejalanya.

1. Penyebab

Pertama, mari mengenali beda sakit maag dan GERD dari segi penyebabnya. Memang, penyebabnya sama-sama kenaikan asam lambung. Akan tetapi, area yang terdampak dalam menyebabkan gejalanya berbeda.

Penyebab GERD adalah paparan asam lambung secara berulang ke esofagus atau kerongkongan sehingga mengakibatkan erosi di mukosa esofagus. Hal tersebut juga diiringi dengan melemahnya katup esofagus.

Dalam keadaan normal, asam lambung tidak bisa naik ke atas. Namun, jika katup esofagus melemah, asam lambung akan naik melampauinya dan mengiritasi bagian dinding esofagus. Sementara pada maag, bagian yang teriritasi hanya dinding lambung.

2. Gejala

Sekarang mari beralih ke beda sakit maag dan GERD dari segi gejala. Pada maag, gejalanya adalah perasaan tidak nyaman yang hilang dan datang pada area perut bagian atas.

Gejala lainnya ialah perut kembung di bagian atas, perut terasa penuh sebelum makanan habis, nyeri pada ulu hati, buang angin, bersendawa, mual hingga muntah. 

Sementara, gejala GERD jauh lebih serius. Gejala dari GERD sendiri dapat berupa refluks asam lambung dengan sensasi terbakar di area dada. Gejala lainnya seperti kesulitan menelan makanan atau asam lambung naik ke kerongkongan, dada terasa nyeri, dan dada terasa terbakar begitu selesai makan.

Selain itu, penyakit ini juga bisa menyebabkan gangguan lainnya. Misalnya saja batuk kronis, tidur terganggu, radang tenggorokan, hingga sesak napas mirip asma. Bila terus berlanjut akan menyebabkan sesak napas.

Setiap penyakit pada tubuh manusia biasanya memunculkan gejala berbeda. Namun, ada pula sebagian yang masih menganggap dua penyakit berjenis sama ketika saling berkaitan dengan organ yang sama. Maka dari itu, tidak jarang ditemukan banyak orang belum mengetahui beda sakit maag dan GERD.

Baca Juga: Deretan Vitamin dan Suplemen untuk Penderita Asam Lambung

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Penting! Begini 7 Cara Jaga Kesehatan Mata yang Efektif

Begitu penting bagi setiap orang untuk mengetahui cara jaga kesehatan mata. Hal ini karena, salah satu anggota tubuh tersebut mempunyai peran penting dalam membantu melihat secara jelas.

Mata sangat berguna dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman karena kebanyakan aktivitas memerlukan indra penglihatan. Fungsi indra tersebut mungkin saja mengalami penurunan seiring penuaan.

Baca Juga: Cara Rawat dan Rekomendasi Vitamin Kesehatan Mata sesuai Usia

Akan tetapi, Anda dapat menerapkan cara memelihara kesehatannya supaya mampu terhindar dari berbagai penyakit. Fungsinya akan lebih terjaga meskipun usia senantiasa bertambah tua.

7 Cara Jaga Kesehatan Mata

Anggota tubuh adalah aset berharga yang wajib dijaga karena berperan besar dalam membantu menjalankan aktivitas Anda sehari-hari. Menjaga kesehatan anggota tubuh bertujuan agar terhindar dari berbagai gangguan atau penyakit yang mungkin timbul dikemudian hari. Salah satu anggota tubuh yang sangat penting ialah indra penglihatan. 

Jika mata tidak Anda jaga kesehatannya, tentunya akan menimbulkan beberapa gangguan. Gangguan bisa berbentuk mata kering, minus, plus, rabun jauh, rabun dekat, katarak, dan lain sebagainya. Supaya penglihatan tidak terganggu, perlu menerapkan cara jaga kesehatan mata yang tergolong mudah dan murah berikut ini.

1. Periksa Mata Secara Teratur

Pemeriksaan mata wajib dilakukan secara berkala, paling tidak 2 tahun sekali. Pemeriksaan ini perlu dilakukan oleh anak-anak, orang dewasa sampai lansia. Untuk lansia lebih dianjurkan melakukannya satu tahun sekali.

Pemeriksaan ini ditujukan untuk mencegah berbagai penyakit terkait indra penglihatan, terutama akibat pertambahan usia. Hal ini dikarenakan usia tua memungkinkan terserang degenerasi makula, glaukoma dan katarak.

Melalui pemeriksaan indera penglihatan, dokter bisa memantau kondisi dan mendeteksi sejak dini apabila terdapat masalah. Misalnya saja masalah mata yang diakibatkan oleh diabetes atau tekanan darah tinggi.

Pemeriksaan ini juga begitu penting terutama apabila mempunyai riwayat penyakit indera penglihatan yang diturunkan secara genetik dari orang tua ke anak. Maka, langkah penanganan akan jauh lebih cepat dan tepat.

2. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Cara menjaga kesehatan mata selanjutnya adalah mengonsumsi makanan bergizi. Terutama dengan kandungan vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, selenium, dan asam lemak omega-3.

Sejumlah nutrisi tersebut mampu mencegah masalah mata terutama berkaitan dengan usia. Contohnya saja masalah katarak dan degenerasi makula. Sejumlah nutrisi tersebut bisa diperoleh melalui sayuran hijau, salmon, tuna, telur, kacang-kacangan dan jeruk.

3. Menghindari Sinar Ultraviolet dari Matahari

Anda perlu menghindari bahaya sinar ultraviolet dari  matahari. Apabila indra penglihatan Anda kerap terpapar sinar ultraviolet maka akan berisiko mengalami masalah berupa katarak, degenerasi makula, kornea terbakar hingga kanker.

4. Menghindari Rokok

Merokok mampu meningkatkan risiko terjadinya penyakit katarak, degenerasi makula, hingga kerusakan saraf optik. Dampak paling buruk ialah mengakibatkan kebutaan dan merusak retina.

5. Mengurangi Pemakaian Gawai

Cara jaga kesehatan mata yang lalai diterapkan ialah mengurangi pemakaian gawai. Layar smartphone, tablet maupun komputer mampu mengakibatkan mata lelah. Perlu diketahui, penggunaan gawai terlalu lama dapat menyebabkan sakit kepala, nyeri leher, sakit bahu, sakit punggung, mata kering, dan pandangan kabur.

Apabila Anda bekerja di depan layar smartphone atau komputer sepanjang waktu, jangan lupa mengistirahatkan indra penglihatan. Caranya, Anda cukup perlu mengalihkan pandangan dari layar selama 20 detik setiap 20 menit sekali.

6. Hati-hati dalam Memakai Make Up

Make up, khususnya yang berupa cairan maupun krim, sangat rentan dijadikan tempat tinggal bakteri apabila sudah lama tidak dipakai. Karenanya, Anda perlu memperhatikan kondisi penggunaan dan penyimpanan make up Anda, serta tanggal kedaluwarsanya. Perlu juga untuk mencuci alat make up secara rutin. Tak hanya itu, sebaiknya hindari berbagi alat make up dengan orang lain.

7. Olahraga Secara Teratur

Olahraga mampu mengurangi risiko penyakit pada indra penglihatan akibat diabetes hingga kolesterol tinggi. Cara ini perlu dilakukan secara teratur. Bukan hanya satu kali setahun atau satu kali sebulan.

Indra penglihatan perlu dirawat kesehatannya dengan menjalankan beragam kebiasaan baik secara teratur. Hal ini bertujuan agar Anda mampu mencegah timbulnya masalah pada indra penglihatan. Terdapat pilihan cara jaga kesehatan mata yang dapat dilakukan.

Baca Juga: Ini Jenis Suplemen Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh agar Kuat

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Begini Cara Merawat dan Jenis Vitamin untuk Kesehatan Ginjal

Ginjal adalah organ vital dalam tubuh yang berfungsi untuk menyaring zat beracun. Karena fungsinya yang sangat penting, disarankan untuk mengonsumsi vitamin agar kesehatan ginjal terjaga. Jika organ ini tidak dijaga, sangat tinggi terkena risiko penyakit ginjal.

Menjalankan gaya hidup sehat dapat merawat organ yang bentuknya menyerupai kacang ini. Memang, dalam melakukan kebiasaan tertentu secara rutin dan menghindari kebiasaan buruk mungkin akan terasa berat ketika baru memulainya. Namun, jika dibarengi dengan konsistensi, lama-kelamaan akan terasa mudah.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengurangi Gula Darah? Hindari Jenis Makanan Ini

Perlu Anda catat bahwa dalam menerapkan gaya hidup sehat ini tidak memerlukan konsumsi obat-obatan. Dengan begitu, gaya hidup sehat ini tidak akan menimbulkan efek samping dalam upaya memelihara kesehatan organ tubuh.

Cara Jaga Kesehatan Ginjal

Organ penyaring racun di dalam tubuh ini wajib dijaga kesehatannya agar dapat berfungsi secara normal. Jangan sampai organ tersebut bekerja terlalu keras hingga menyebabkan kondisi tubuh memburuk.

Sebenarnya, menjaga kesehatan organ tubuh tidak sulit dan tidak memerlukan biaya tinggi. Anda hanya perlu menerapkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah kebiasaan yang perlu dijalankan.

1. Mengonsumsi Makanan Sehat

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sayur dan buah yang melimpah. Sayur dan buah mengadung zat baik bagi organ tubuh, salah satunya ginjal. Sangat direkomendasikan untuk konsumsi sayur dan buah agar kesehatan ginjal dapat terjaga. Mengonsumsi makanan sehat akan membantu menyediakan vitamin untuk kesehatan ginjal.

2. Mengonsumsi Air Putih

Masih banyak orang mengabaikan pentingnya minum air putih dalam kadar yang cukup setiap harinya. Kebanyakan orang masih minum di bawah takaran yang dianjurkan. Padahal, air putih akan melancarkan penyaringan racun. 

3. Rajin Olahraga

Mirip dengan air putih, masih banyak orang juga belum berolahraga secara rutin. Olahraga sendiri sangat membantu dalam mengontrol tekanan darah, glukosa, dan kadar kolesterol sehingga kesehatan ginjal terjaga.

4. Tidak Berlebihan dalam Mengonsumsi Obat

Mengonsumsi produk kimia berupa obat maupun vitamin untuk kesehatan ginjal memang diperbolehkan. Akan tetapi, tidak boleh terlalu sering mengonsumsi obat-obatan karena berdampak buruk pada organ penyaring racun.

5. Tidak Merokok

Kandungan rokok mampu merusak tubuh, bukan hanya pada organ penyaring racun. Oleh sebab itu, perlu menghindari rokok supaya tidak menghambat aliran darah di dalam tubuh. Terhambatnya aliran darah akan meningkatkan risiko hipertensi dan sakit ginjal.

6. Tidak Mengonsumsi Minuman Beralkohol

Alkohol mampu menyebabkan meningkatnya jumlah urine. Jumlah urine yang meningkat tersebut akan menyebabkan organ kesulitan dalam mengatur aliran urine dan cairan tubuh. Hal tersebut termasuk dalam mengendalikan ion natrium, kalium dan klorida. Ketika peristiwa itu terjadi, akan muncul ketidakseimbangan cairan elektrolit sehingga menimbulkan dehidrasi.

Rekomendasi Vitamin untuk Pasien Sakit Ginjal

Lalu, bagaimana dengan pasien yang memiliki gangguan kesehatan pada ginjal? Selain melakukan konsultasi dan perawatan dengan dokter, sangat direkomendasikan juga untuk dibarengi dengan konsumsi vitamin. 

Vitamin adalah salah satu jenis zat gizi yang diperlukan oleh tubuh. Zat gizi ini bekerja dengan mengubah energi makanan sehingga mampu mencegah timbulnya berbagai macam penyakit. Berikut ini beberapa vitamin untuk kesehatan ginjal.

7. Vitamin B6

Kebutuhan zat gizi untuk orang sehat dan pasien sakit ginjal cukup berbeda. Bagi pasien, lebih disarankan untuk mengonsumsi jenis tertentu, misalnya vitamin B6 yang mampu menurunkan ekskresi oksalat urine.

8. Vitamin C

Zat gizi ini akan membantu dalam menyerap zat besi, menghasilkan kolagen dan memelihara sistem kekebalan tubuh. Kemudian juga memelihara kesehatan organ penyaring racun. Namun kadar konsumsinya perlu sesuai dengan anjuran dokter.

9. Vitamin B9

Vitamin untuk kesehatan ginjal akan membantu memperlambat perkembangan kerusakan organ penyaring racun. Bahkan juga mengurangi risiko anemia yang kerap bersandingan dengan penyakit ginjal.

10. Vitamin D

Ginjal akan mengolah zat gizi ini menjadi bentuk aktif yang dibutuhkan oleh tubuh. Umumnya, pasien sakit ginjal tidak memiliki kadar vitamin D yang cukup dalam tubuhnya. Maka dari itu, konsumsi vitamin D dalam kadar yang tepat sangat direkomendasikan. Pasien sakit ginjal bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui kadar vitamin D yang dibutuhkan.

11. Vitamin B12

Ketika tubuh mengalami peningkatan kadar homosistein dalam darah, maka artinya tubuh kekurangan vitamin B12. Hal tersebut akan meningkatkan risiko terkena anemia sehingga konsumsi vitamin ini juga sangat direkomendasikan.

Meskipun masih berusia muda bukan berarti bisa menjalankan pola hidup sembarangan. Walau masih muda, Anda tetap memiliki kemungkinan terserang berbagai penyakit misalnya ginjal. Oleh sebab itu, lebih baik dibiasakan untuk mengonsumsi vitamin untuk kesehatan ginjal sejak muda.

Baca Juga: Inilah 7 Manfaat Vitamin B Komplex bagi Tubuh

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

9 Cara Jaga dan Rekomendasi Vitamin untuk Kesehatan Jantung

Belum banyak orang yang mengetahui pentingnya mengonsumsi vitamin untuk menjaga kesehatan jantung. Penyakit jantung sendiri memang lebih banyak diderita oleh orang-orang lanjut usia. Akan tetapi, gaya hidup tidak sehat juga bisa membuat anak muda beresiko terserang penyakit ini.

Penyakit ini merupakan pembunuh nomor 2 (dua) di Indonesia setelah stroke. Maka, sangat penting untuk mengetahui cara menjaga kesehatan di usia muda supaya mampu menghindari penyakit tersebut.

Selain vitamin untuk kesehatan jantung yang dapat Anda gunakan. Anda juga perlu mengetahui Manfaat Pepaya bagi Kesehatan Jantung.

Jantung sendiri merupakan salah satu organ vital dalam tubuh. Maka tidak heran jika jantung perlu dijaga agar tetap sehat dan terhindar dari masalah. Begitu organ ini bermasalah, maka kelangsungan hidup akan terancam.

Panduan Sederhana Jaga Kesehatan Jantung

Jantung ialah pusat sistem peredaran darah di dalam tubuh manusia yang berguna memompa darah ke seluruh tubuh. Darah yang dipompa oleh organ ini akan membawa oksigen untuk membuat tubuh berfungsi secara normal.

Apabila organ ini mengalami masalah, maka sirkulasi darah akan terganggu. Risiko yang mungkin terjadi ialah sel, jaringan atau organ lain kekurangan asupan darah sehingga tidak mampu berfungsi normal. Oleh sebab itu, perlu menjaga kesehatan dengan cara ini.

1. Menghindari Makanan Asin maupun Berlemak

Makanan asin akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sementara makanan dengan kandungan lemak jenuh akan menyebabkan meningkatnya kolesterol dan membentuk plak pada pembuluh darah.

2. Mengonsumsi Sayur dan Buah

Karena perlu menghindari makanan asin dan berlemak, Anda lebih disarankan untuk mengonsumsi sayur serta buah. Keduanya mengandung vitamin untuk kesehatan jantung. Sayur dan buah juga mengandung antioksidan yang berguna mencegah peradangan.

3. Olahraga

Banyak sekali orang yang mengabaikan pentingnya olahraga. Padahal, aktivitas fisik ini akan membantu memelihara seluruh organ tubuh, termasuk jantung. Olahraga akan membantu mengendalikan berat badan dan menurunkan tekanan darah.

4. Mengelola Stres

Selain mengonsumsi vitamin untuk kesehatan jantung, Anda juga perlu memelihara kesehatan mental, salah satunya dengan mengelola stres. Stres akan meningkatkan tekanan darah sehingga perlu dikelola agar tidak menyebabkan masalah kesehatan pada tubuh.

5. Menjaga Kesehatan Mulut

Permasalahan pada gusi, gigi, atau mulut dapat menyebarkan bakteri atau jamur ke pembuluh darah di sekitar jantung. Untuk memelihara kesehatan mulut, Anda dapat dilakukan dengan menggosok gigi secara rutin 2 (dua) kali sehari.

Vitamin untuk Kesehatan Jantung

Apabila ingin memelihara kesehatan jantung, terdapat nutrisi yang perlu diperhatikan. Hal ini dikarenakan setiap nutrisi mempunyai peran masing-masing dalam tubuh manusia. Berikut ini beberapa jenis vitamin yang mampu membantu memelihara kesehatan organ peredaran darah.

1. Vitamin B

Kandungan suplemen vitamin B misalnya asam folat, vitamin B6, dan B12 mampu mengurangi risiko serangan jantung. Vitamin B akan membantu mengurangi kadar homosistein dalam darah supaya tidak menimbulkan sumbatan pada arteri maupun vena.

2. Vitamin E

Vitamin E umumnya terkandung di dalam bayam, kacang-kacangan, biji-bijian, merica, minyak zaitun, jagung, dan lain sebagainya. Suplemen ini mampu menjadi antioksidan dan melindungi darah dari timbunan lemak.

Vitamin untuk kesehatan jantung ini mampu menurunkan kolesterol jahat dan memelihara kolesterol baik. Dengan kemampuan tersebut, vitamin E dapat mencegah terjadinya gumpalan lemak di dalam arteri dan peredaran darah menjadi lancar.

3. Vitamin D dan Magnesium

Selanjutnya, vitamin D dan magnesium juga berguna dalam mengatur denyut jantung supaya senantiasa stabil. Tekanan darah akan normal dengan kadar vitamin D dan magnesium yang tercukupi, sehingga organ peredaran darah selalu dalam keadaan sehat.

4. Asam Lemak Omega-3

Asam lemak Omega-3 banyak terkandung di dalam salmon, mackerel, sarden, dan tuna. Mengonsumsi nutrisi ini secara teratur akan membantu memelihara kesehatan sistem peredaran darah.

Tubuh perlu dijaga kesehatannya supaya terhindar dari berbagai penyakit. Terutama penyakit jantung yang lebih rentan menyebabkan kematian. Salah satu hal yang dapat dilakukan ialah mengonsumsi vitamin untuk kesehatan jantung.

Vitamin D sangat penting dalam menjaga kesehatan jantung. Namun Anda perlu mengetahui Beragam Manfaat Vitamin D Bagi Kesehatan Tubuh yang lainnya.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.