...

Begini Macam Simbol Obat-obatan, Ada Logo Obat Keras!

Pada kemasan obat, ada berbagai logo, salah satunya logo obat keras yang menandakan kandungan di dalamnya tidak bisa sembarang dikonsumsi tanpa resep dokter.

Ada sekitar tujuh simbol, termasuk logo obat keras dan semuanya telah disepakati profesi kesehatan sebagai penanda kepada khalayak. Sebenarnya, ketika menebus resep dokter, tidak perlu mempertanyakan kembali kandungan di dalamnya. Namun, banyak orang membeli secara mandiri karena merasa sudah tahu harus minum obat apa.

Ketika merasa sudah tahu gejala sakit dan memutuskan membeli obat secara mandiri, penting untuk memperhatikan simbol pada kemasan. Kami merangkum makna dari setiap simbol pada kemasan obat untuk menambah informasi.

Baca Juga: Begini Cara Membedakan Obat Asli atau Palsu

7 Simbol Obat pada Kemasan 

Kami membahas tentang ketujuh simbol di kemasan produk obat-obatan yang beredar di pasaran. Berikut ini makna dari ketujuh simbol tersebut.

1. Jamu

Obat yang berbahan dasar herbal atau tanaman tradisional. Jamu dilambangkan dengan simbol berwarna hijau dengan gambar pohon yang bertuliskan ‘Jamu’ pada kemasannya.

2. Obat Herbal Terstandar

Obat dengan bahan dasar alami ini diolah dengan teknologi tinggi dan higienis yang sudah diuji toksisitas dan kronisnya. Sebelum diproduksi, Obat Herbal Terstandar atau OHT sudah melalui penelitian pre klinik untuk mengetahui standar kesehatannya. OHT dilambangkan dengan simbol tiga bintang berwarna hijau pada kemasannya.

3. Fitofarmaka

Obat berbahan dasar alami yang diolah menggunakan teknologi tinggi melalui proses terstandar. DIlengkapi bukti ilmiah yang telah diuji klinik pada manusia dan kriteria ilmiah protokol uji yang telah disetujui pelaksanaannya yang kompeten dengan prinsip etika dan tempat pelaksanaan proses pengolahan fitofarmaka yang telah memenuhi syarat.

Fitofarmaka dilambangkan dengan simbol yang mirip seperti serpihan salju berwarna hijau pada kemasannya.

4. Obat Bebas

Masyarakat dapat membeli obat yang dijual bebas di pasaran ini di apotik tanpa resep dokter. Obat bebas dilambangkan dengan simbol lingkaran berwarna hijau yang dikelilingi garis tepi berwarna hitam pada kemasannya.

5. Obat Bebas Terbatas

Artinya, obat keras yang dalam jumlah tertentu masih dapat dibeli di apotik tanpa resep dokter, tetapi disertai dengan tanda peringatan. Obat bebas terbatas dilambangkan dengan simbol lingkaran berwarna biru yang dikelilingi dengan garis tepi berwarna hitam pada kemasannya.

6. Prekursor

Obat yang mengandung zat, bahan pemula, atau bahan kimia yang dapat digunakan dalam pembuatan narkotika dan psikotropika. Untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan, pembelian obat prekursor dibatasi jumlahnya.

7. Obat Keras

Jenis obat yang hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Obat keras dilambangkan dengan simbol lingkaran berwarna merah yang dikelilingi garis tepi berwarna hitam dengan huruf K di tengahnya yang menyentuh garis tepi.

8. Psikotropika

Obat yang dapat mempengaruhi susunan sistem saraf pusat sehingga dapat menimbulkan perubahan pada mental dan perilaku orang yang mengonsumsinya. Psikotropika hanya dapat dikonsumsi di bawah pengawasan dokter.

9. Narkotika

Obat-obatan yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman, dapat berupa sintesis atau semi sintesis. Narkotika dapat menimbulkan efek ketergantungan dan mempengaruhi tingkat kesadaran. Narkotika dilambangkan dengan simbol lingkaran berwarna putih yang dikelilingi garis tepi berwarna merah dengan palang merah ditengahnya.

Setelah mengetahui ketujuh perbedaan simbol di atas, kini saatnya Anda berhati-hati terhadap penyebaran obat-obatan di masyarakat. Sebaiknya, tidak sembarangan meskipun sudah mengetahui simbolnya. Anda tetap dianjurkan untuk membeli obat dari tempat berizin resmi. 

Sayangi diri dan keluarga dengan mengedukasi diri tentang apa saja makna simbol di kemasan obat. Jika ada logo obat keras di kemasan obat, tunda dulu sampai Anda mendapatkan anjuran atau resep dokter yang berkaitan dengan aturan mengonsumsinya.

Baca Juga: Waspada! Ini 6 Bahaya Overdosis Vitamin C bagi Tubuh

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Begini Cara Membedakan Obat Asli atau Palsu

Ketahui cara membedakan obat asli atau palsu untuk menghindari aksi nakal penjual obat palsu yang hanya ingin meraup keuntungan.

Obat merupakan produk vital dan bisa berakibat fatal apabila salah dikonsumsi atau tidak sesuai kandungan dari berbagai komposisinya. Sebenarnya, orang tidak akan mempertanyakan lebih lanjut tentang keaslian obat ketika mereknya sudah terkenal dan digunakan banyak orang. Namun, tidak ada salahnya menambah wawasan tentang perbedaan antara cara membedakan obat asli atau palsu untuk kesehatan tubuh.

Jangan sampai kondisi kesehatan semakin memburuk, tidak berefek apapun, atau bahkan terjadinya komplikasi yang parah. Kesalahan dalam membeli atau mengabaikan resep dokter bisa berdampak buruk, tidak hanya sebentar, tetapi akan berkepanjangan nantinya. Pengetahuan tentang obat asli dan palsu penting untuk menghindarkan diri sebagai korban karena obat palsu tidak mendapatkan izin dan tidak memuat bahan aktif, tetapi sudah menyematkan label atau merek lain.

Baca Juga: Waspada! Ini 6 Bahaya Overdosis Vitamin C bagi Tubuh

Ciri-ciri Obat Palsu yang Patut untuk Diwaspadai

FDA atau Food and Drugs Administration dari Amerika Serikat mewaspadai cara membedakan obat asli atau palsu dengan beberapa kondisi berikut ini.

  1. Produk palsu tidak memiliki kandungan bahan aktif.
  2. Komposisi bahan aktif ada, tetapi takaran tidak sesuai, seperti terlalu sedikit atau bahkan berlebihan.
  3. Bahan aktif berbeda atau tidak semestinya.
  4. Kemasan obat palsu.

Mengapa cara membedakan ini harus diketahui jika sudah ada banyak merek obat terkenal yang tersebar luas digunakan masyarakat? Beberapa perusahaan sengaja meluncurkan obat palsu hanya ingin meraup keuntungan. Tindakan tegas dari BPOM sebenarnya seringkali dilakukan dengan memantau pasar dan melakukan razia ke berbagai tempat. Namun, dengan mengetahui ciri-ciri obat palsu, Anda bisa melindungi diri sendiri atau orang lain secara lebih cepat. Asal mengonsumsi obat dan tidak mengedukasi diri sendiri dapat merugikan berbagai aspek. Salah satunya penyakit yang tidak kunjung sembuh, sedangkan Anda sudah menghabiskan banyak biaya.

Begini Trik Cara Membedakan Obat Asli atau Palsu

Untuk menghindari kerugian semakin membesar, kami merangkum berbagai cara dalam membedakan obat asli atau palsu yang membantu khalayak umum.

1. Beli dari Apotek

Kunjungi apotek untuk membeli berbagai kebutuhan pengobatan. Upayakan tidak mengunjungi toko obat untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tentu tidak semua toko obat asal menjual kebutuhan pengobatan. Namun, demi antisipasi maka sebaiknya membeli dari apotek terpercaya.

2. Periksa Kemasan

Perhatikan kemasan, di mana sebenarnya selalu ada peringatan jika kemasan obat rusak, jangan diterima. Peringatan ini seringkali diabaikan, padahal menjadi salah satu cara membedakan obat asli atau palsu yang paling mudah dan akurasinya mendekati 100%.

3. Periksa Tanggal Kedaluwarsa 

Hal yang juga sering luput, yaitu tidak memeriksa tanggal kedaluwarsa dan izin edar obat. Padahal, dua hal ini penting sekali untuk memastikan obat yang masuk ke dalam tubuh sudah aman. Tanggal kadaluarsa atau izin edar biasanya tercantum di bagian belakang atau di bawah kemasan.

4. Wujud Obat yang Mudah Rapuh (Tablet atau Kapsul)

Untuk obat berbentuk tablet atau kapsul, Anda bisa mencoba agak sedikit menekan obat. Tetapi pastikan Anda membelinya terlebih dahulu untuk menghindari kerugian apotek. Untuk jenis obat palsu biasanya mudah sekali hancur. Karena kandungan di dalamnya tidak terbuat dari bahan asli, apalagi berkualitas tinggi. 

Kini, setelah mengetahui perbedaan antara obat asli dan palsu, Anda bisa menerapkannya langsung di kehidupan sehari-hari. Terutama, jika membeli dari pihak luar rumah sakit atau apotek terpercaya, penting sekali menerapkan berbagai cara di atas untuk menghindari kerugian materi dan fisik.

Baca Juga: Ini Fakta dari Mandira, Distributor Farmasi Terpercaya

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Sumber:
Hello Sehat. (2021, January 7). Bagaimana cara mengenali obat palsu?. https://hellosehat.com/obat-suplemen/mendeteksi-ciri-obat-palsu/

Waspada! Ini 6 Bahaya Overdosis Vitamin C bagi Tubuh

Vitamin yang dikonsumsi secara berlebihan berbahaya bagi kesehatan tubuh setiap orang tanpa disadari sebelumnya.

Meskipun vitamin tersebut bermanfaat dalam menjaga sistem imun seseorang, efeknya samping overdosis vitamin c perlu dicermati. Pada dasarnya, untuk mendapatkan asupan vitamin C, banyak orang mengonsumsi buah jeruk. Selain buah tersebut, rupanya mengonsumsi buah stroberi dapat memenuhi asupan nutrisi yang diperlukan tubuh.

Namun, tahukah Anda? dosis vitamin C yang didapat dari konsumsi harian jeruk dan buah lainnya akan terbuang bersama urine. Hal tersebut lantaran vitamin C mudah terlarut dalam cairan seperti urine. Secara umum, orang dewasa disarankan mengonsumsi vitamin C dengan kisaran kadar 65 sampai 90 miligram setiap hari. Maksimal kadar asupannya yaitu 2.000 miligram per hari.

Baca Juga: Ini Fakta dari Mandira, Distributor Farmasi Terpercaya

Bahaya Overdosis Vitamin C bagi Tubuh Setiap Orang

Setiap orang perlu mencermati bahaya yang ditimbulkan dari kebiasaan mengonsumsi vitamin C secara berlebihan. Dampak yang paling buruk akibat konsumsi vitamin C secara berlebihan, yaitu gangguan pada ginjal, pencernaan, sampai osteofit. Berikut ini bahaya overdosis vitamin C yang harus diwaspadai sejak dini.

1. Meningkatkan Risiko Terkena Batu Ginjal

Mengonsumsi vitamin C secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena batu ginjal. Hal ini karena vitamin tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda dengan jenis lainnya seperti A, B, atau D.

Asupan vitamin C yang dikonsumsi secara berlebih tidak akan menumpuk di dalam tubuh, melainkan nutrisi tersebut bisa terbuang bersama urine dalam bentuk oksalat. Namun, overdosis vitamin C tersebut tanpa disadari justru memperparah kondisi ginjal. Oksalat bisa terikat bersama mineral dan membentuk kristal yang nanti memicu munculnya batu ginjal.

2. Memicu Gangguan Pencernaan Seperti Diare

Bahaya dari asupan vitamin C yang berlebihan selanjutnya, yaitu memicu masalah diare. Kondisi tersebut ditandai dengan aktivitas buang air besar yang terjadi secara terus-menerus.

Permasalahan diare yang diakibatkan oleh asupan vitamin C berlebih juga ditandai dengan adanya rasa mual. Untuk menghindari hal tersebut, penderita sebaiknya mengurangi asupan vitamin C pada saat mengalami gangguan pencernaan.

3. Memicu Potensi Ketidakseimbangan Asupan Nutrisi

Overdosis vitamin C juga berpotensi mengganggu keseimbangan nutrisi di dalam tubuh. Hal ini bisa terjadi lantaran tubuh harus bekerja lebih keras untuk mengolah nutrisi yang masuk. Misalnya, pada kasus kurangnya asupan vitamin B12 di dalam tubuh seseorang. Kurangnya asupan nutrisi lain tersebut dikarenakan adanya kadar vitamin C yang berlebihan di dalam tubuh.

4. Memicu Potensi Penumpukan Zat Besi di Dalam Tubuh

Permasalahan lain yang muncul akibat asupan vitamin C yang berlebihan, yaitu penumpukan zat besi di dalam tubuh. Potensi penumpukan lebih tinggi dikarenakan asupan vitamin C tidak terkontrol dengan baik. Selain itu, seseorang yang mengalami kelebihan zat besi juga berpotensi menderita penyakit lain. Seperti di antaranya pankreas, organ jantung, kelenjar tiroid, sistem saraf pusat hingga hati.

5. Meningkatkan Potensi Terkena Kanker Lebih Dini

Berlebihan mendapatkan asupan vitamin C dapat memicu penyakit kanker dalam diri seseorang. Hal ini lantaran vitamin C mempunyai tugas sebagai pro antioksidan yang berpotensi memicu kerusakan oksidatif.

6. Meningkatkan Risiko Osteofit

Terakhir, kelebihan mengonsumsi vitamin C bisa meningkatkan risiko osteofit. Kondisi osteofit terjadi ketika muncul  tulang yang menonjol pada bagian tepi tulang, terutama biasanya pada sendi. Osteofit terkadang menimbulkan rasa nyeri.Jadi, asupan vitamin C memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai penyeimbang nutrisi. Namun asupan yang berlebihan memunculkan bahaya overdosis vitamin C yang dapat mengancam tubuh Anda.

Baca Juga: 4 Cara Minum Obat Kapsul yang Mudah dan Ampuh

Jadi, asupan vitamin C memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai penyeimbang nutrisi. Namun asupan yang berlebihan memunculkan bahaya overdosis vitamin C yang dapat mengancam tubuh Anda. Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Sumber:
Hello Sehat. (2021, July 6). 5 bahaya dari kelebihan vitamin c. https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/overdosis-kebanyakan-mengonsumsi-vitamin-c/
SehatQ. (2019, October 30). Hati-hati, kelebihan vitamin c bisa sebabkan batu ginjal. https://www.sehatq.com/artikel/risiko-dan-efek-samping-kelebihan-vitamin-c

Ini Fakta dari Mandira, Distributor Farmasi Terpercaya

Sebagai distributor farmasi terpercaya, ada berbagai fakta penting dan menarik yang harus Anda ketahui mengenai Mandira.

Suplai obat merupakan hal yang paling penting untuk mencegah atau mengatasi situasi genting seperti ketika masa pandemi Covid-19 yang tengah menyerang saat ini. Ada berbagai jenis obat, mulai dari generik hingga bermerek. Setiap orang memiliki kecocokan yang berbeda-beda dengan jenis obat.

Kemudahan dalam memperoleh pengobatan dapat membantu menyehatkan seluruh masyarakat Indonesia kapan pun dan di mana pun mereka berada. Kami merangkum berbagai fakta penting dan menarik mengenai Mandira sebagai distributor farmasi terpercaya. Berbagai fakta ini dapat bermanfaat menjadi informasi bagi Anda dalam meyakinkan diri sendiri bahwa layanan dari Mandira terpercaya.

Baca Juga: 4 Cara Minum Obat Kapsul yang Mudah dan Ampuh

Banyak Merek Farmasi dari Distributor Farmasi Mandira

Fakta pertama, Mandira hadir sebagai distributor untuk berbagai merek farmasi. Kelebihannya adalah tidak perlu mencari ke berbagai tempat untuk menyuplai obat di toko atau apotek Anda. Ada beberapa merk yang tercatat didistribusikan oleh kami, yakni FM, Berlico, PIM, Itrasal, IFARS, Nova, Graha dan Holi di Jabodetabek. Kami tidak hanya berfokus menjual obat, tetapi juga menyediakan suplemen dan vitamin untuk kesehatan konsumen. Kemudahan dari Mandira sebagai distributor farmasi ini dalam rangka mewujudkan visi perusahaan yang mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.

Mandira Menyediakan Obat dengan Kualitas Baik dan Harga Terjangkau

Kami menyediakan berbagai pilihan jenis obat dengan harga terjangkau. Kesehatan adalah hak setiap orang dengan akses membeli obat yang mudah sebagai salah satu upaya mencapainya. Semakin banyak orang sehat maka semakin baik pencapaian setiap aspek yang menjadi tujuan Indonesia. Penting untuk diperhatikan bahwa yang terbaik bukan berarti yang paling mahal, melainkan yang paling ampuh dalam mengatasi penyakit.

Wilayah Distribusi Farmasi di Jawa dan Layanan ke Berbagai Tempat

Jabodetabek bukan satu-satunya wilayah distribusi kami. Selain itu, kami juga mendistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia, seperti Cikarang, Karawang, Cikampek, dan Banten. Ke depannya, berkat kepercayaan pelanggan, bukan tidak mungkin lagi kami dapat mendistribusikan ke luar pulau Jawa. Suplai obat yang semakin luas akan membantu lebih banyak orang memperoleh kualitas hidup yang sehat. Sebagai distributor farmasi, Mandira berkomitmen untuk memberikan hal terbaik untuk menyempurnakan pencapaian Indonesia sebagai negara yang sehat.

Distribusi oleh Mandira tersebar ke berbagai fasilitas kefarmasian, seperti rumah sakit, klinik, apotek, dan toko obat. Banyaknya pilihan membantu Anda atau siapa pun dalam mengakses tempat terdekat dari rumah. Artinya, tidak perlu jauh-jauh pergi ke rumah sakit untuk memperoleh obat. Terkadang, pihak rumah sakit kehabisan stok sehingga hanya memberikan resep dan merekomendasikan pembelian obat ke apotek luar rumah sakit. Untuk menebus anjuran dokter, jangan lupa ajukan resep yang ditulis terlebih dahulu.

Tersedia Juga untuk Layanan Online dari Distributor Farmasi Mandira

Fakta terakhir, untuk mengikuti perkembangan zaman, kami dapat dihubungi melalui platform digital, seperti website dan WhatsApp. Layanan interaktif ini membantu siapa pun dalam mendapatkan pelayanan terbaik yang berkaitan dengan distribusi vitamin dan suplemen makanan. Berbagai fasilitas kefarmasian dapat menyiapkan berkas-berkas untuk memenuhi syarat dan ketentuan menjalin kerja sama dengan distributor farmasi Mandira demi mewujudkan hidup sehat bagi banyak orang.

Baca Juga: PBF adalah Usaha di Bidang Obat-obatan

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

PBF adalah Usaha di Bidang Obat-obatan

Masyarakat umum mungkin belum mengerti kalau PBF adalah sebuah usaha di bidang farmasi yang berkaitan dengan distribusi dan penyimpanan.

Yang paling familiar adalah mengenai distribusi obatnya, yaitu ketika pergi ke apotek atau klinik. PBF sendiri merupakan kependekan dari Pedagang Besar Farmasi yang berbeda dari toko obat atau apotek biasa. PBF hanya melayani peredaran berbagai jenis obat dalam jumlah besar atau sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Model bisnisnya juga sedikit berbeda dari bisnis biasa, tetapi intinya sama, yaitu membantu pabrik farmasi untuk menyalurkan produk obatnya. Sasaran penerimanya adalah apotek, klinik, rumah sakit, dan berbagai tempat yang telah ditentukan lainnya. 

Baca Juga: Bagaimana Cara Bekerja Sama dengan Pedagang Besar Farmasi

PBF Adalah Penghubung Antara Pabrik dan Distributor

Sistem kerja Pedagang Besar Farmasi telah diatur berdasarkan undang-undang untuk memastikan ketersediaan obat di masyarakat bisa terpenuhi secara merata. Selain itu, juga menjaga agar fungsinya tetap berjalan secara maksimal. Berikut ini beberapa fungsi dari PBF

1. Menyediakan dan Menyimpan Obat

Setelah diproduksi, obat tentunya harus disimpan dan siap untuk diedarkan agar bisa segera digunakan oleh masyarakat. Untuk membantu mempermudah proses penyimpanan, pengiriman, dan penyediaan obatnya, diperlukanlah tempat sentral. PBF memenuhi fungsi tersebut dengan adanya seorang apoteker penanggung jawab yang bisa memastikan penyimpanan dan distribusi sesuai dengan peran dan aturan undang-undang yang berlaku. Hal ini bisa mengurangi pengedaran suplemen palsu.  

2. Distributor ke Fasilitas Kefarmasian

Tentunya mendapatkan obat langsung dari pabriknya oleh fasilitas kefarmasian tidaklah mudah. Adanya PBF sebagai penyalur tersebut membantu memudahkan setiap fasilitas kefarmasian mendapatkan suplai obatnya secara teratur. Adanya kontrol ketat dari kualitas penyimpanan dan pengiriman melalui sertifikat CDOB bisa menjamin dan menjaga kualitas obatnya. Aturan hukum yang tegas juga bisa menjadi salah satu penunjang terbentuknya jaringan distribusi yang sehat. 

Mengenal Bagaimana Sistem Bisnis PBF

Secara umum bisnis adalah sebuah kegiatan menjual dan membeli untuk memaksimalkan keuntungan dengan mempertimbangkan biaya produksinya. Meskipun sedikit berbeda, sistem bisnis dari PBF tidak jauh berbeda dari prinsip dasarnya. Yang membedakan distributor biasa dengan PBF adalah cakupan distribusi dan kewajibannya saja. Namun, sebagai sebuah entitas bisnis tidak jauh berbeda. Beberapa fungsi, seperti pengadaan, penjualan, penyimpanan, dan penagihan tidak jauh berbeda. Dalam proses pengadaan, tidak sembarang suplemen akan dibeli. Pertama, mempertimbangkan kebutuhan dan kemendesakan. Kedua, juga mempertimbangkan faktor bisnis, seperti riwayat penjualan, program pemasaran, dan permintaan pasar. 

Penyimpanan dan Pengiriman

Penyimpanan juga harus dipertimbangkan secara matang. Ada prosedur untuk mencegah terjadinya kerugian yang besar akibat tidak teliti dalam menyimpannya. Pertama adalah melihat bagaimana kondisi expired datenya. Sistem dalam menyimpan menggunakan prinsip first expired, first out. Artinya, barang mana yang akan kedaluwarsa terlebih dahulu harus dijual lebih dulu.

Penempatannya juga harus dikelompokkan berdasarkan golongan obatnya. Proses berikutnya adalah pengiriman. Namun, dalam mengirimkannya harus diperhatikan dengan betul standar CDOB. Pengiriman bisa dilakukan secara langsung apabila memiliki tim atau biasanya memanfaatkan layanan pihak ketiga. 

Pembayaran dan Penagihan

Sistem terakhir yang harus dipahami ketika menggunakan model bisnis ini adalah penagihan pembayaran. Biasanya, karena penjualannya dalam jumlah banyak maka pembayarannya dapat menggunakan sistem kredit. Proses pembayaran dan penagihannya sederhana. Apabila fasilitas kefarmasian membutuhkan stok, tinggal menuju salesmannya untuk dibuatkan faktur pembayaran. Setelah disetujui oleh apoteker penanggung jawab, dikirimkan barangnya. Ketika jatuh tempo akan ditagih. 

Usaha di berbagai bidang memiliki sistem dan cara kerja berbeda-beda. Namun, secara umum sistemnya sama, yaitu meliputi pengadaan, penyimpanan, dan pengiriman. Karena PBF adalah distributor besar maka beberapa proses distribusinya diatur melalui undang-undang.

Baca Juga: Melakukan Kerja Sama dengan Mandira Pedagang Besar Farmasi

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

5 Jenis Obat Batuk Berdasarkan Fungsinya

Ketika masalah kesehatan pada saluran pernapasan terjadi, salah satu gejala umum yang muncul adalah batuk.

Penting diketahui bahwa tidak semua batuk itu sama, setiap jenisnya memiliki gejala yang berbeda-beda. Dalam menentukan pengobatan berupa jenis obat batuk yang tepat, Anda perlu memahami perbedaan gejala setiap jenis batuk. 

Baca Juga: 4 Kriteria Distributor Obat Herbal yang Terpercaya

5 Jenis Obat Batuk  

Berdasarkan fungsinya, Anda dapat membedakan obat batuk ke dalam 5 jenis sebagai berikut.

  1. Antitusif: Jenis obat batuk ini berfungsi untuk menekan refleks batuk di sistem saraf.
  2. Mukolitik: Jenis obat batuk ini bekerja dengan mengurangi kekentalan dahak yang menggumpal agar lebih mudah dikeluarkan Namun, mukolitik tidak dapat memberikan kesembuhan tetap di bagian paru-paru, baik bagi usia anak maupun dewasa.
  3. Dekongestan: Anda dapat mengonsumsi jenis obat batuk ini untuk melegakan hidung yang tersumbat.
  4. Ekspektoran: Jenis obat batuk ini bekerja dengan melonggarkan saluran pernapasan agar tubuh dapat mengeluarkan produksi dahak berlebih. Ekspektoran seringkali dikonsumsi ketika seseorang mengalami batuk berdahak.
  5. Antihistamin: Jenis obat batuk ini seringkali dikonsumsi ketika seseorang mengalami batuk yang disebabkan alergi. Batuk alergi biasanya ditandai dengan gatal, mata berair, dan bersin.

5 Jenis Batuk

Berdasarkan gejalanya, Anda dapat membedakan batuk ke dalam 5 jenis sebagai berikut.

1. Batuk Berdahak

Jenis batuk ini dikenal sebagai batuk produktif karena disertai dengan adanya produksi dahak berlebih di dalam saluran pernapasan. Seseorang yang mengalami batuk berdahak akan merasakan sesuatu yang mengganjal di bagian tenggorokan. Hal ini terjadi karena lendir atau dahak yang menggumpal. Sebenarnya, produksi dahak berperan untuk mendukung saluran pernapasan dalam menjaga kelembaban tenggorokan dan paru-paru. Tidak hanya itu, dahak berfungsi untuk membersihkan partikel asing atau iritan berbahaya dari saluran pernapasan.

2. Batuk Kering

Batuk kering disebut sebagai batuk non produktif karena tidak disertai dengan adanya produksi lendir berlebih di dalam saluran pernapasan. Jenis batuk ini biasanya semakin memburuk pada malam hari. Frekuensi dari batuk kering memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis batuk lainnya. Seseorang yang mengalami jenis batuk ini akan merasakan perih di bagian tenggorokan.

3. Batuk Darah

Jenis batuk ini memiliki istilah lain hemoptisis yang menandakan asal darah yang dikeluarkan ketika seseorang mengalami batuk. Darah dapat berasal dari bagian tenggorokan, paru-paru, atau bagian saluran pernapasan di sekitarnya. Umumnya, warna dan tekstur dari darah, yaitu merah terang hingga pekat yang sedikit berbusa karena bercampur dengan dahak.

4. Batuk Rejan

Jenis batuk ini memiliki istilah lain pertusis. Batuk rejan sering menular di antara usia anak-anak dan remaja secara cepat. Infeksi bakteri Bordetella pertussis di dalam saluran pernapasan menjadi penyebab dari jenis batuk ini. Batuk rejan disebut sebagai batuk seratus hari karena biasanya berlangsung selama 4 hingga 8 minggu.

5. Batuk Kronis

Berdasarkan jangka waktu berlangsung, batuk dikategorikan ke dalam 3 jenis. Pertama, batuk akut yang biasanya berlangsung selama 3 minggu. Kedua, batuk sub-akut yang biasanya berlangsung selama 3 hingga 8 minggu. Keempat, batuk kronis yang biasanya berlangsung selama 8 minggu hingga lebih.

Sebenarnya, batuk dapat hilang dengan sendirinya. Pada beberapa kasus, Anda tetap perlu berhati-hati terhadap jenis batuk yang berlangsung dalam jangka waktu panjang. Dengan berbagai jenis obat batuk dan kegunaannya yang berbeda-beda, Anda perlu menyesuaikannya dengan jenis batuk yang dialami.

Baca Juga: Golongan Obat Antibiotik dan Resistensi Antibiotik

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.