...

Bukan Sekadar Nutrisi: Manfaat Asam Amino untuk Kesehatan

Tahukah Anda bahwa manfaat asam amino sangat berlimpah dan disebut juga sebagai “blok pembangun protein” yang berperan besar dalam menjaga kesehatan tubuh? 

Mulai dari memperkuat otot, meningkatkan daya tahan, hingga menjaga kecantikan kulit, peran asam amino sangat vital. 

Tanpa asupan yang cukup, fungsi tubuh tidak akan berjalan optimal, bahkan proses regenerasi sel dan jaringan bisa terganggu. Asam amino juga menjadi salah satu vitamin untuk lansia yang memiliki manfaat cukup besar.  

Tak hanya penting untuk pertumbuhan, manfaat asam amino juga mencakup dukungan terhadap fungsi otak, keseimbangan hormon, dan penyerapan nutrisi penting seperti kalsium. 

Baik Anda seorang atlet yang ingin meningkatkan massa otot, orang tua yang ingin menjaga kesehatan, atau profesional yang membutuhkan stamina prima, memahami jenis dan sumber asam amino akan membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi harian dengan lebih baik.

Mengenal Jenis Asam Amino

Asam amino terdiri dari berbagai jenis, masing-masing memiliki peran spesifik dalam tubuh. Secara umum, asam amino terbagi menjadi dua kategori utama: esensial dan non-esensial.

1. Asam Amino Esensial

Asam amino esensial tidak bisa diproduksi oleh tubuh, sehingga harus didapatkan dari makanan. Ada sembilan jenis asam amino esensial, antara lain:

  1. Leusin: Membantu pembentukan dan perbaikan otot, serta mengatur kadar gula darah.
  2. Lisin: Penting untuk produksi kolagen, penyerapan kalsium, dan sistem imun.
  3. Triptofan: Prekursor serotonin, hormon yang mengatur mood dan tidur. 

Sumber terbaiknya meliputi daging, telur, susu, dan kacang-kacangan. 

2. Asam Amino Non-Esensial

Tubuh dapat memproduksinya sendiri, tetapi kebutuhan bisa meningkat saat sakit atau stres. Contohnya:

  1. Glutamin: Mendukung kesehatan pencernaan dan sistem imun.
  2. Arginin: Membantu produksi oksida nitrat yang baik untuk sirkulasi darah.

Dengan mengonsumsi makanan seimbang, Anda dapat memastikan kecukupan kedua jenis asam amino ini. 

5 Manfaat Asam Amino untuk Kesehatan

Tak sekadar mendukung fungsi dasar tubuh, asam amino memiliki segudang manfaat yang mungkin belum Anda sadari. Berikut lima di antaranya:

1. Bantu Pertumbuhan serta Perbaikan Jaringan Otot

Bagi Anda yang aktif berolahraga, asam amino seperti leusin dan isoleusin berperan penting dalam membangun massa otot sekaligus mempercepat pemulihan setelah latihan. 

2. Mendukung Fungsi Otak dan Kecerdasan Anak

Asam amino seperti triptofan dan fenilalanin membantu produksi neurotransmitter, yang memengaruhi konsentrasi, mood, dan daya ingat. Ini sangat penting untuk perkembangan otak anak. 

3. Memperkaya Daya Tahan Tubuh

Lisin dan metionin berperan dalam produksi antibodi, sehingga sistem imun lebih kuat melawan infeksi.

4. Meningkatkan Penyerapan Kalsium

Kombinasi lisin dan vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium lebih efisien, mengurangi risiko osteoporosis.

5. Menjaga Keseimbangan Enzim dan Hormon

Asam amino seperti tirosin dan glutamin terlibat dalam produksi hormon seperti insulin dan hormon pertumbuhan, yang mengatur metabolisme dan energi.

Makanan yang Mengandung Asam Amino

Untuk memenuhi kebutuhan harian, berikut sumber terbaik asam amino yang dapat Anda konsumsi:

1. Sumber Protein Hewani Terbaik

  • Daging sapi & ayam: Kaya leusin dan valin.
  • Ikan & telur: Mengandung semua asam amino esensial.
  • Susu & yogurt: Sumber lisin dan triptofan yang mudah diserap. 

2. Sumber Protein Nabati Pilihan

  • Kedelai & quinoa: Protein lengkap untuk vegetarian.
  • Kacang almond & biji chia: Mengandung metionin dan treonin.
  • Bayam & brokoli: Selain kaya serat, juga mengandung asam amino non-esensial. 

Optimalkan Kesehatan dengan Nutrisi Tepat 

Kini, Anda telah memahami betapa besar manfaat asam amino bagi tubuh. Mulai dari mendukung kebugaran hingga menjaga keseimbangan hormon, asam amino adalah nutrisi yang tak boleh diabaikan.

Bagi pelaku bisnis di industri kesehatan dan suplemen salah satunya obat caffeine , Mandira Distra menyediakan beragam produk berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pelanggan Anda. 

Kunjungi halaman prinsipal kami untuk melihat produk-produk unggulan atau hubungi tim kami melalui halaman kontak untuk konsultasi lebih lanjut.

Jangan lupa baca artikel menarik lainnya seputar kesehatan dan industri di blog Mandira Distra. Mari bersama-sama wujudkan hidup sehat dengan nutrisi terbaik dan rasakan manfaat asam amino secara langsung!

Begini Cara Mengecek Saturasi Oksigen yang Benar

Cara mengecek saturasi oksigen menjadi pengetahuan penting yang harus dimiliki oleh orang awam sekalipun. Sebab, pemantauan saturasi oksigen bagi pasien dengan penyakit paru-paru maupun pasien Covid-19 sangat perlu dilakukan.

Penurunan kadar oksigen atau O2 dalam darah bagi pasien dengan penyakit tertentu akan mengakibatkan kondisi gawat dan dapat berakibat fatal, salah satunya penyakit jantung. Ketahui 9 Cara Jaga dan Rekomendasi Vitamin untuk Kesehatan Jantung agar terhindar dari kondisi fatal akibat penurunan kadar oksigen.

Supaya terhindar dari hal yang tidak diinginkan, oximeter adalah alat yang dapat mengukur tingkat O2 dalam darah perlu selalu digunakan. Lalu bagaimana cara menggunakannya dengan benar? Untuk lebih jelasnya, silakan simak paparan berikut ini.

Apa Itu Saturasi Oksigen?

Sebelum melanjutkan pembahasan ke bagaimana cara mengecek saturasi oksigen, Anda perlu tahu terlebih dahulu apa itu saturasi oksigen. Saturasi oksigen adalah ukuran yang menunjukkan persentase hemoglobin terikat oksigen atau oksihemoglobin dan pengirimannya melalui aliran darah ke berbagai organ, jaringan, maupun sel tubuh.

Pengukuran dilakukan dengan alat khusus bernama oximeter. Beberapa faktor yang memengaruhi tingkat oksihemoglobin dalam darah adalah:

–          Banyak tidaknya oksigen yang dihirup ketika bernapas.

–          Kemampuan alveolus menukar O2 dengan karbon dioksida atau CO2.

–       Tingkat hemoglobin dalam sel darah merah dan seberapa baik fungsinya dalam mengikat oksigen.

Cara Mengecek Saturasi Oksigen yang Tepat

Untuk melakukan pengecekan terhadap tingkat O2 dalam darah, digunakan alat bernama oximeter. Oximeter merupakan sebuah alat berukuran kecil yang dijepitkan di jari tangan, kemudian bekerja menghitung tingkat saturasi oksigen dalam darah.

Ketika menggunakannya, tidak dibutuhkan jarum suntik ataupun sampel darah. Selain itu, ada pula oximeter yang sudah dilengkapi penghitung detak jantung juga. Lalu, bagaimana cara menggunakannya dengan tepat? Mari simak penjelasannya berikut ini.

1. Cara Tepat Memakai Oximeter

Cara mengecek  saturasi oksigen dengan oximeter cukup mudah, tapi setiap langkahnya harus tepat agar hasilnya akurat. Berikut 5 langkah menggunakan oximeter:

  • Lepaskan semua aksesoris di jari dan tangan, pastikan kuku jari tempat dijepitkannya oximeter tidak menggunakan cat kuku. Jika ada, maka harus dihapus terlebih dahulu.
  • Rilekskan tangan dan jemari sebelum menjepitkan alat.
  • Nyalakan oximeter.
  • Buka penjepit dan masukkan jari ke dalamnya, lalu posisikan dengan tepat hingga ujung jari menyentuh bagian ujung posisi jepitan.
  • Jika posisi tepat, maka alat akan langsung melakukan pengukuran. Pada layar akan muncul tingkat saturasi O2 dan detak jantung setelah beberapa detik. Apabila sudah mengetahui hasil pemeriksaan, lepaskan alat dari jari.

2. Cara Membaca Oximeter

Selanjutnya, Anda juga perlu tahu bagaimana cara mengecek saturasi oksigen dengan membaca oximeter. Karena di layar alat kecil ini hanya terlihat angka-angka, Anda harus mengerti apa yang dimaksud angka tersebut.

Maksud dari angka yang muncul di layar adalah:

  • Angka paling besar menunjukkan tingkat saturasi oksigen di mana paling normal berada di angka 95-100.
  • Apabila angka yang ditunjukkan berada pada 93-94, pengecekan harus dilakukan berkala. Sebaiknya lakukan tindakan pencegahan untuk menaikkan tingkat saturasi oksigen seperti konsumsi buah – buahan, sayur – sayuran, air putih, dan mulai melatih pernapasan
  • Catatan khusus, apabila seseorang memiliki riwayat gangguan jantung, maka angka normalnya adalah di atas 90%.
  • Jika setelah beberapa saat hasil pengecekan masih berada di bawah 93%, maka sebaiknya langsung bawa pasien ke IGD untuk diberikan pertolongan. Tingkat saturasi dapat turun dengan cepat apabila dibiarkan tanpa penanganan.

3. Cara Aman Membersihkan Oximeter

Setelah penggunaan, sebaiknya oximeter dicuci agar terhindar dari infeksi virus dan bakteri serta dapat digunakan oleh orang lain. Cara membersihkannya adalah:

  • Jangan menggunakan air maupun cairan apapun.
  • Gunakan tisu basah antibakteri untuk mengelap seluruh permukaan hingga bagian dalam penjepit. Lalu, keringkan dengan lap kering lembut.
  • Sebelum dibersihkan matikan oximeter dan setelah dibersihkan coba nyalakan kembali. JIka berfungsi normal, maka matikan lalu simpan di tempat kering dan aman.

Mengukur tingkat saturasi oksigen pada pasien harus dilakukan dengan benar, karena akan berpengaruh pada kesehatan serta penanganan pasien tersebut. Salah satu cara mudahnya adalah menggunakan oximeter.

Alat satu ini cukup mudah ditemukan dan bisa dibeli. Banyak distributor obat-obatan juga alat kesehatan terpercaya dan melayani penjualan ke seluruh Indonesia. Setelah memiliki oximeter, pastikan Anda mempelajari cara mengecek saturasi oksigen yang benar agar tidak salah ketika menggunakannya.

Menurunnya saturasi oksigen berpotensi menimbulkan risiko lebih parah pada orang dengan penyakit penyerta, salah satunya penyakit ginjal. Agar terhindar dari risiko tersebut, Begini Cara Merawat dan Jenis Vitamin untuk Kesehatan Ginjal bagi Anda.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Intip 6 Cara Mengatasi Stress Berat

Stress merupakan masalah gangguan mental yang umum terjadi, Namun, stress tidak bisa dibiarkan begitu saja sebab jika anda tidak tahu cara mengatasi stress berat, hal ini akan memicu depresi..

Stress berat dimulai dari gangguan kesehatan jiwa ringan, kemudian menumpuk dari hari ke hari dan selanjutnya dapat merusak kejiwaan seseorang sehingga menjadikannya penderita mental illness akut. 

Tentu saja, Anda tidak ingin mengalami hal ini. Agar tidak stress dan semakin bahagia, ketahui 4 Jenis dan Cara Meningkatkan Hormon Bahagia Paling Efektif. Tentunya, cara tersebut juga bisa membuat Anda terhindar dari stress.

Oleh sebab itu, kenali stress yang muncul dan bagaimana cara mengatasinya. Mari simak perannya dalam artikel berikut ini.

Apa Itu Gangguan Kesehatan Jiwa atau Stress?

Sebelum mengetahui cara mengatasi stress berat, pastikan Anda mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan stress. Ini merupakan kondisi yang alami dan penting dalam kehidupan manusia, tapi jika dibiarkan dalam waktu lama akan merusak kesehatan.

Stress dapat terjadi secara fisik maupun psikis, yakni reaksi seseorang apabila terjadi perubahan di lingkungan yang mengharuskannya menyesuaikan diri. Jadi, kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja dan setiap orang mengatasinya dengan cara yang berbeda-beda.

Permasalahan ini dapat dipicu dari perasaan khawatir terhadap sesuatu, tidak memiliki kendali pada situasi, tanggung jawab yang diemban terasa terlalu berat, atau tidak memiliki pekerjaan, aktivitas, maupun tidak mengalami perubahan dalam hidup.

Kondisi seperti ini akan menjadi pemicu dan mendorong munculnya permasalahan kejiwaan. Apabila dibiarkan berkepanjangan, maka dapat menyebabkan depresi.

Cara Mengatasi Stress Berat yang Unik

Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mengatasi stress, bisa dengan makan, curhat, belanja, atau liburan. Saat ini, banyak orang menyebut cara tersebut dengan sebutan ‘healing’. Namun selain dengan ‘healing’, ada beberapa cara yang lebih mudah  untuk melakukan healing yang bisa Anda lakukan seperti:

1. Tersenyum

Siapa sangka hal kecil seperti tersenyum lebar dapat membantu mengatasi stress berat. Menurut studi Sage Journals, disebutkan bahwa senyum lebar yang melibatkan otot-otot wajah sekitar mata akan meningkatkan suasana hati.

Walaupun senyum yang dilakukan hanya pura-pura, senyum dapat mengurangi stress terutama ketika Anda merasa kewalahan menghadapi sesuatu. Sebagai contoh, ketika melihat tumpukan pekerjaan, tersenyum terlebih dahulu bisa menciptakan suasana hati yang lebih baik.

2.  Bermain dengan Hewan Peliharaan

Salah satu terapi untuk meredakan perasaan tertekan adalah dengan mencurahkan kasih sayang Anda kepada hewan peliharaan. Anda bisa memelihara kucing, anjing, hamster, burung, dan berbagai hewan lainnya.

Membelai, memeluk, maupun bermain dengan hewan akan meningkatkan kadar serotonin dan dopamine pada otak sehingga membuat pikiran serta otot menjadi lebih rileks.

Jadi, keberadaan hewan peliharaan memang benar-benar dapat mengusir rasa kesepian dan memperbaiki suasana hati serta menurunkan tekanan darah.

3. Berenang atau Berendam Air Hangat

Cara simpel mengatasi stress berat lainnya adalah pergi berenang, karena air mampu menekan hormon yang mengakibatkan depresi. Ketika meluncur di air atau berenang bolak-balik dan mengambang, tubuh menjadi lebih rileks. Karena tubuh relaks, otak juga akan ikut menjadi santai dan membuang berbagai pikiran buruk.

Jika Anda tidak bisa berenang, gantilah dengan berendam air hangat ditemani alunan musik lembut. Anda juga bisa melakukan alternatif lain, yaitu merendam kaki dalam air hangat yang dicampur aromaterapi. Cara ini ampuh membuat pikiran dan jiwa menjadi lebih santai.

4. Menari dan Menyanyi

Cara berikutnya adalah mengistirahatkan mental dan fisik dengan melakukan aktivitas berbeda, yaitu menari. Tidak perlu menari seperti penari, Anda bisa menari dengan gaya sendiri.

Putar lagu favorit lalu mulailah menari mengikuti irama musik. Sesekali nyanyikan liriknya agar pikiran dan hati teralihkan dari segala macam masalah.

5. Minum Jus Jeruk

Cara mengatasi stress berat berikutnya adalah dengan meminum jus jeruk karena kandungan vitamin C yang tinggi di dalamnya dapat menurunkan hormon kortisol pemicu stress.

6. Menarik Napas Dalam

Salah satu cara menurunkan kadar kortisol adalah dengan mengambil napas dalam. Cara simpel ini cukup ampuh mengurangi kecemasan atau rasa takut yang dirasakan.

Selain menggunakan cara-cara di atas, Anda juga dapat menggunakan metode pengobatan dari obat-obatan. Namun, pastikan hanya menggunakan obat-obatan sesuai resep dokter untuk mengatasi stress berat.

Apabila hendak mengonsumsi obat atau vitamin, pastikan obat atau vitamin tersebut merupakan rekomendasi dokter yang bagus untuk metabolisme tubuh. Anda dapat mengetahui 5 Vitamin untuk Metabolisme Tubuh dan Cara Meningkatkannya supaya lebih mengenali jenis vitamin yang baik bagi kesehatan.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Kenali Tanda-tanda Mental Illness yang Harus Kamu Tahu

Tahukah Anda bahwa tanda-tanda mental illness dapat terlihat dari perilaku sehari-hari? Sekarang ini, bukan hanya kesehatan fisik saja yang perlu diperhatikan, tapi juga kesehatan mental.

Kesehatan mental juga akan berpengaruh pada kesehatan fisik sehingga perlu selalu dipantau dan diobati apabila terjadi gangguan. Salah satu tanda fisik yang dapat timbul adalah kebotakan. Ketahui 5 Penyebab dan Cara Mengatasi Kebotakan Dini di mana salah satunya adalah buruknya kesehatan mental.

Perlu digaris bawahi bahwa menderita mental illness bukanlah sesuatu yang memalukan, tetapi adalah wajar terjadi. Agar semakin familiar dengan penyakit mental, mari mengenal lebih jauh mengenai mental illness serta apa saja tanda-tandanya.

Mengenal Apa Itu Mental Illness

Mental illness atau mental disorder merupakan gangguan jiwa dimana kondisi kesehatan yang memengaruhi pikiran, perasaan, perilaku, suasana hati, maupun kombinasi dari hal – hal tersebut. Kondisi ini dapat terjadi dalam kurun waktu tertentu, bisa singkat ataupun lama.

Tanda-tanda mental illness biasanya tidak bisa langsung terlihat dan penderitanya bisa menjalani kehidupan selayaknya orang normal. Gejalanya tidak mudah dilihat dan bahkan terkadang tidak disadari oleh penderitanya karena dilihat dari segi fisik terlihat sehat.

Akan tetapi, jika sudah masuk ke kondisi parah, maka akan membuat penderita memiliki hasrat menyakiti dirinya sendiri atau orang lain di sekitarnya. Oleh sebab itu, diperlukan perawatan intensif di rumah sakit selama 24 jam karena gejala bisa kambuh kapan saja.

Mental illness dapat terjadi pada siapa saja. Menurut WHO, satu dari lima anak dan satu dari empat orang dewasa mengidap gangguan mental. Hal ini sungguh sangat mengkhawatirkan, apalagi sekitar separuh kasus yang ditemukan pada orang dewasa dimulai semenjak kecil.

Umumnya, usia anak-anak dan remaja di bawah 14 tahun sangat rawan mengalami gangguan kejiwaan ini karena berbagai faktor, terutama dari lingkungan keluarga maupun lingkungan sekitar.

Tanda-tanda Mental Illness yang Perlu Diketahui

Secara umum, seseorang dapat mengalami gangguan kejiwaan tergantung dari jenis gangguan yang dialaminya. Penderita bisa mengalami permasalahan pada emosi, pola pikir, maupun perilaku. Penderita biasanya akan memperlihatkan tanda-tanda seperti berikut ini:

1. Mengalami Delusi

Delusi adalah kondisi di mana penderita akan meyakini sesuatu yang tidak nyata atau tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Delusi bisa dalam bentuk apa saja, misalnya meyakini bahwa dirinya adalah seorang raja, menjadi hewan tertentu, dan lain sebagainya.

2. Berhalusinasi

Tanda-tanda mental illness berikutnya adalah seseorang akan berhalusinasi, yakni merasakan sensasi yang sebenarnya tidak ada, seperti melihat, mendengar atau merasakan sesuatu tidak nyata dan berasal dari pikirannya semata.

3.  Perubahan Suasana Hati

Manusia memang sangat umum merasakan perubahan suasana hati, tapi pada penderita mental illness perubahan ini dapat terjadi dalam waktu singkat dan secara mendadak. Misalnya, merasa senang selama beberapa jam, lalu tiba-tiba merasa sedih tanpa adanya pemicu jelas.

4.  Mudah Marah

Penderita juga rentan mengalami perubahan emosi, terutama dengan meluapkan amarah hanya karena masalah kecil atau bahkan tanpa sebab. Penderita juga bisa melakukan tindak kekerasan ke diri sendiri atau orang lain.

Selain itu, penderita juga bisa memperlihatkan perilaku tidak wajar seperti berteriak tidak jelas, berbicara dan tertawa sendiri, maupun melakukan tindakan ekstrim seperti keluar rumah tanpa pakaian.

5. Perasaan Sedih Berkepanjangan

Orang yang mengalami depresi juga akan memiliki perasaan sedih dalam waktu lama. Rasa sedih ini dapat bertahan selama berminggu-minggu tanpa alasan jelas dan sangat sulit diubah. Dalam kondisi parah, kondisi ini dapat terjadi berbulan-bulan atau menahun.

6. Timbul Perasaan Cemas

Tanda-tanda mental illness lainnya adalah timbulnya perasaan cemas atau takut berlebihan dan terjadi terus menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Ini bisa dipicu dari trauma terhadap seseorang maupun kejadian tertentu.

7. Gangguan Makan

Seringkali penderita juga akan mengalami gangguan pola makan, sebagai contoh merasa takut apabila makan akan menjadi gemuk sehingga makan sangat sedikit. Kemudian, penderita cenderung memuntahkan makanan karena faktor psikologis ini.

Selain itu, keadaan sebaliknya juga sering terjadi, di mana penderita akan makan secara berlebihan dan tidak merasa kenyang, bahkan setelah makan sangat banyak.

8. Mengalami Perubahan Pola Tidur

Penderita mental illness juga cenderung mengalami perubahan pola tidur, sering atau mudah tertidur, insomnia, sulit tidur karena sesak napas, atau gelisah di saat tidur.

9. Kecanduan Alkohol dan Nikotin

Gejala berikutnya adalah penderita kecanduan alkohol maupun obat terlarang sebab merasa dengan mengonsumsi kedua benda tersebut akan memperbaiki stress yang dialaminya.

Penderita dalam kasus ringan biasanya tidak memerlukan perawatan intensif dan  hanya perlu berkonsultasi berkala serta diresepkan obat anti depresan. Sementara itu, pada penderita dalam tingkat parah harus dirawat dan diawasi 24 jam.

Jika Anda mengalami gejala atau melihat orang lain di sekitar memiliki tanda-tanda mental illness, maka segera berkonsultasi ke dokter maupun psikiater. Sedikit tips apabila Anda mengalami gejala mental illness, ketahui 4 Jenis dan Cara Meningkatkan Hormon Bahagia Paling Efektif.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

7 Penyebab Ketombe Berlebihan yang Harus Kamu Waspadai

Ketombe merupakan masalah rambut paling klasik, tapi cukup menyebalkan. Cara mengatasinya adalah dengan mengetahui penyebab ketombe berlebihan tersebut karena penanganan harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Masalah ketombe sangat umum terjadi, terutama di permukaan kepala dengan jenis kulit berminyak. Selain memunculkan serpihan putih atau kekuningan di kulit kepala, gejala lainnya adalah gatal, radang, serta rasa kering sehingga sangat tidak nyaman.

Setelah mengetahui penyebabnya, Anda bisa mulai mengatasi dan merawat rambut yang berketombe. Salah satu cara merawatnya adalah dengan mineral oil. Untuk itu, Kenali 5 Manfaat Mineral Oil pada Kulit dan Rambut agar terhindar dari ketombe membandel,

Pengertian dan Penyebab Ketombe Berlebihan

Pertama-tama, mari bahas terlebih dahulu apa itu ketombe. Ketombe adalah kondisi masalah pada kulit kepala yang ditandai munculnya serpihan putih atau kekuningan disertai rasa gatal. Permasalahan ini bisa terjadi di segala usia dan jenis kelamin. Untuk penyebabnya ada beberapa macam, yaitu:

1.  Salah Pemilihan Produk untuk Rambut

Penyebab ketombe berlebihan satu ini menjadi alasan yang paling banyak ditemukan dan jika tidak ditangani dengan tepat dapat membuat penumpukan sel-sel kulit mati sehingga tidak akan sembuh dalam waktu singkat.

Pemilihan produk yang tidak cocok akan membuat kulit kepala menjadi gatal, memicu pertumbuhan jamur, serta menyebabkan sel kulit mati. Sel kulit mati inilah yang nantinya menggumpal serta menjadi ketombe.

Jadi, pilihlah produk rambut yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Apabila terjadi masalah segera ganti produk dengan produk-produk berbahan alami.

2.  Yeast Sensitivity dan Seborrheic Dermatitis

Ini merupakan kondisi di mana permasalahan rambut terjadi karena Anda memiliki alergi terhadap cuaca. Pertumbuhan jamur rambut akibat cuaca lembab menjadi pemicunya.

Selain itu, ada juga kondisi di mana terjadi gatal-gatal dan iritasi karena kelebihan produksi minyak di kulit kepala. Kulit kepala yang sensitif akan menyebabkan ketombe mudah muncul.

3.  Stress

Penyebab ketombe berlebihan berikutnya adalah karena keadaan psikologis, yaitu stress. Ketika Anda sedang stress, sangat tinggi kemungkinan terjadi banyak permasalahan pada rambut, kulit kepala, dan organ tubuh lainnya.

4.  Jarang Menyisir Rambut

Kebiasaan jarang menyisir rambut juga membuat ketombe acap kali muncul. Dengan menyisir rambut, kotoran dan serpihan di kulit kepala akan ditarik ke luar sehingga tidak terjadi penumpukan.

5.  Malassezia

Malassezia merupakan semacam jamur yang hidup di permukaan kulit dengan tugas memakan sel kulit mati. Meskipun membantu, ketika perkembangannya berlebihan, maka dapat menjadi pemicu berbagai masalah di rambut.

6.  Malas atau Terlalu sering Keramas

Kebiasaan malas keramas juga membuat rambut menjadi kotor sehingga memicu berbagai permasalahan pada kulit kepala. Namun, terlalu sering keramas juga akan membuat iritasi dan menghilangkan minyak alami rambut.

7.  Kebiasaan Makan

Ternyata, apa yang Anda makan juga berpengaruh pada kesehatan kulit kepala. Kebanyakan mengonsumsi junk food dan makanan berminyak bisa membuat ketombe menumpuk dan memicu kerontokan.

Cara Mengatasi Ketombe Berlebihan

Setelah mengetahui penyebab ketombe berlebihan, maka Anda akan lebih mudah menemukan cara mengatasinya. Beberapa cara mengatasi atau mencegah kepala berketombe adalah:

1. Perbaiki pola makan dan perbanyak konsumsi buah serta sayuran. Kandungan asam lemak omega-3, seng, vitamin B, dan probiotik sangat baik dikonsumsi.

2. Kelola stress dengan baik. Anda bisa melakukan berbagai terapi pereda stress atau memulai berbagai kebiasaan baik untuk menghindari stress.

3. Rajin menyisir rambut, terutama setelah keramas. Biasakan menyisir setidaknya satu kali sehari.

4.  Membatasi penggunaan produk penataan rambut, seperti pewarna, setting spray, dan lain sebagainya sehingga tidak mengiritasi kulit atau meninggalkan minyak serta bahan kimia.

5. Hindari keramas menggunakan air panas, tapi gunakan air hangat atau sesuai dengan suhu ruang ketika mencuci rambut.

6. Keramas secara teratur dengan produk yang sesuai jenis rambut. Lakukan setidaknya 2-3 hari sekali.

Selain memperbaiki serta memulai kebiasaan baik, Anda juga dapat melakukan penanganan menggunakan berbagai produk dan suplemen. Anda bisa menemukan berbagai produk perawatan dan pengobatan ketombe yang sudah berizin. Dengan mengetahui penyebab ketombe berlebihan akan memudahkan menemukan solusi pencegahan serta perawatannya. 

Masalah lain pada rambut yang tak kalah penting untuk dicegah adalah kerontokan. Segera Intip! 7 Tips Mengobati Rambut Rontok secara Alami supaya rambut sehat tanpa ketombe dan kerontokan.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

5 Cara Terbaik Mencegah Dehidrasi Berlebihan

Tubuh yang tidak berfungsi dengan baik dapat ditimbulkan oleh kebutuhan cairan yang tidak terpenuhi. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara mencegah dehidrasi agar bisa terus menjaga kondisi tubuh Anda.

Dehidrasi sendiri merupakan kondisi di mana kebutuhan air dalam tubuh tidak tercukupi, yaitu jumlah air yang masuk ke dalam tubuh lebih kecil dibandingkan yang ke luar. Jika hal ini terjadi, maka banyak fungsi tubuh tidak berjalan dengan baik.

Misalnya, hal ini bisa menimbulkan sistem pencernaan yang tidak dapat bekerja maksimal dalam mencerna makanan hingga menimbulkan penyakit. Beberapa contoh penyakit pada sistem pencernaan adalah maag dan GERD. Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui Apa Beda Sakit Maag dan GERD? Ini Pembahasannya.

Selain itu, sistem pembuangan tidak bisa membuang racun serta kotoran keluar. Tanpa cairan yang cukup, pelumas alami bagi sendi pun tidak akan terbentuk. 

Penyebab Terjadinya Dehidrasi yang Perlu Diketahui

Ada beberapa penyebab mengapa seseorang mengalami kekurangan cairan yang perlu Anda ketahui. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Berolahraga secara berlebihan. Semakin lama durasi olahraga, maka semakin besar kemungkinan tubuh tidak terhidrasi yang dikarenakan cairan yang keluar melalui keringat yang mengucur. Sebagai contoh, olahraga yang sering membuat tubuh kehilangan cairan adalah sepak bola, balap sepeda, dan lainnya.

2. Melakukan olahraga di tempat yang lembab atau panas. Di udara lembab, keringat dari tubuh tidak mampu menguap maupun mendinginkan suhu tubuh. Sementara itu, di cuaca panas peningkatan suhu makin tinggi sehingga membuat keringat bertambah banyak.

3. Demam juga menjadi salah satu penyebab terjadinya dehidrasi. Kondisi suhu tinggi juga dapat menimbulkan kekurangan cairan. Oleh sebab itu, untuk mencegah dehidrasi pada penderita demam, dapat dibantu dengan memberikan minum serta mengompres tubuhnya.

4. Penderita penyakit tertentu seperti diare serta muntah.

5. Berada pada ketinggian tertentu akan membuat frekuensi buang air dan bernapas lebih cepat.

6. Kondisi hamil dan menyusui.

7. Menderita masalah kesehatan kronis.

5 Cara Mencegah Dehidrasi Selain Minum

Salah satu cara mencegah terjadinya kekurangan cairan pada tubuh adalah dengan minum. Namun, ternyata Anda juga bisa cegah dehidrasi menggunakan cara lainnya,diantaranya:

1.  Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Air

Jadi, bukan hanya minum, tapi ketika Anda makan, juga mampu menambah cairan ke tubuh. Namun, makanan yang dikonsumsi harus makanan dengan kandungan air tinggi. Dengan mengonsumsi buah dan sayur kayak air, Anda bisa memenuhi 20% kebutuhan air di tubuh:

Contoh buah dan sayuran dengan kadar air tinggi diantaranya timun, seledri, semangka, kembang kol, stroberi, melon, dan selada. Jenis sayuran dan buah ini juga mampu menambah asupan kalori, energi, dan mengurangi kelelahan.

2. Jus Buah

Bagi Anda yang tidak terlalu suka memakan buah-buahan yang dipotong secara langsung, bisa mencoba menggunakan alternatif lain yakni mengubahnya menjadi jus. Meminum jus buah juga mampu menghidrasi tubuh.

Beberapa buah-buahan yang cocok dijus adalah jeruk, nanas, apel, anggur, dan pir. Tambahkan sedikit air dan blender hingga halus, kemudian minum.

3.  Oralit

Mencegah dehidrasi juga bisa dilakukan dengan meminum oralit. Jadi, tidak harus melulu hanya minum air putih, Anda dapat mempercepat pengembalian cairan tubuh dengan menggunakan cairan gula dan garam ini.

Di dalam oralit terdapat sejumlah elektrolit, seperti natrium, kalsium, kalium, klor, fosfat, dan magnesium. Meminum segelas oralit mampu menghidrasi tubuh, terutama bagi penderita dehidrasi.

4.  Pemberian Infus

Pada penderita dehidrasi parah, maka penanganan untuk menghidrasi dengan cepat adalah pemberian infus. Ada dua cairan infus yang umum digunakan untuk mengatasi dehidrasi, yaitu larutan kristaloid dan koloid.

Kristaloid mengandung gula, air, dan mineral elektrolit, sedangkan koloid mengandung unsur yang hampir sama tapi dengan molekul lebih besar sehingga bisa bertahan di pembuluh darah.

5. Hindari Kopi

Ketika tubuh kurang terhidrasi, sangat disarankan untuk tidak meminum kopi atau kafein. Karena bukannya mencegah dehidrasi, kopi dapat memperparah kondisi. Kafein memiliki sifat diuretik yang dapat mengurangi kadar natrium dan air dalam tubuh sehingga akan memperparah kondisi Anda saat dehidrasi.

Dehidrasi bisa terjadi pada siapa saja karena berbagai alasan, terutama ketika Anda kurang minum air putih. Oleh sebab itu, jaga kecukupan cairan dengan meminum air atau makan buah-buahan serta sayuran berair.

Selain itu, jaga kondisi tubuh dengan menjaga kesehatan, mengonsumsi suplemen, dan melakukan pengobatan saat sakit. Pastikan menyiapkan obat-obatan di rumah untuk antisipasi keadaan darurat.

Anda bisa menemukan berbagai suplemen maupun obat-obatan yang membantu permasalahan dehidrasi di apotek terdekat. Sebelum itu, penting bagi Anda untuk mengetahui 5 Klaim Manfaat Minum Multivitamin, Apakah Benar? agar tidak salah memilih suplemen dan multivitamin.

Mari jaga kesehatan, mengatur pola makan, berolahraga, serta mencegah dehidrasi dengan mengonsumsi air dalam jumlah cukup.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.