...

Intip 6 Cara Mengatasi Stress Berat

Stress merupakan masalah gangguan mental yang umum terjadi, Namun, stress tidak bisa dibiarkan begitu saja sebab jika anda tidak tahu cara mengatasi stress berat, hal ini akan memicu depresi..

Stress berat dimulai dari gangguan kesehatan jiwa ringan, kemudian menumpuk dari hari ke hari dan selanjutnya dapat merusak kejiwaan seseorang sehingga menjadikannya penderita mental illness akut. 

Tentu saja, Anda tidak ingin mengalami hal ini. Agar tidak stress dan semakin bahagia, ketahui 4 Jenis dan Cara Meningkatkan Hormon Bahagia Paling Efektif. Tentunya, cara tersebut juga bisa membuat Anda terhindar dari stress.

Oleh sebab itu, kenali stress yang muncul dan bagaimana cara mengatasinya. Mari simak perannya dalam artikel berikut ini.

Apa Itu Gangguan Kesehatan Jiwa atau Stress?

Sebelum mengetahui cara mengatasi stress berat, pastikan Anda mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan stress. Ini merupakan kondisi yang alami dan penting dalam kehidupan manusia, tapi jika dibiarkan dalam waktu lama akan merusak kesehatan.

Stress dapat terjadi secara fisik maupun psikis, yakni reaksi seseorang apabila terjadi perubahan di lingkungan yang mengharuskannya menyesuaikan diri. Jadi, kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja dan setiap orang mengatasinya dengan cara yang berbeda-beda.

Permasalahan ini dapat dipicu dari perasaan khawatir terhadap sesuatu, tidak memiliki kendali pada situasi, tanggung jawab yang diemban terasa terlalu berat, atau tidak memiliki pekerjaan, aktivitas, maupun tidak mengalami perubahan dalam hidup.

Kondisi seperti ini akan menjadi pemicu dan mendorong munculnya permasalahan kejiwaan. Apabila dibiarkan berkepanjangan, maka dapat menyebabkan depresi.

Cara Mengatasi Stress Berat yang Unik

Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mengatasi stress, bisa dengan makan, curhat, belanja, atau liburan. Saat ini, banyak orang menyebut cara tersebut dengan sebutan ‘healing’. Namun selain dengan ‘healing’, ada beberapa cara yang lebih mudah  untuk melakukan healing yang bisa Anda lakukan seperti:

1. Tersenyum

Siapa sangka hal kecil seperti tersenyum lebar dapat membantu mengatasi stress berat. Menurut studi Sage Journals, disebutkan bahwa senyum lebar yang melibatkan otot-otot wajah sekitar mata akan meningkatkan suasana hati.

Walaupun senyum yang dilakukan hanya pura-pura, senyum dapat mengurangi stress terutama ketika Anda merasa kewalahan menghadapi sesuatu. Sebagai contoh, ketika melihat tumpukan pekerjaan, tersenyum terlebih dahulu bisa menciptakan suasana hati yang lebih baik.

2.  Bermain dengan Hewan Peliharaan

Salah satu terapi untuk meredakan perasaan tertekan adalah dengan mencurahkan kasih sayang Anda kepada hewan peliharaan. Anda bisa memelihara kucing, anjing, hamster, burung, dan berbagai hewan lainnya.

Membelai, memeluk, maupun bermain dengan hewan akan meningkatkan kadar serotonin dan dopamine pada otak sehingga membuat pikiran serta otot menjadi lebih rileks.

Jadi, keberadaan hewan peliharaan memang benar-benar dapat mengusir rasa kesepian dan memperbaiki suasana hati serta menurunkan tekanan darah.

3. Berenang atau Berendam Air Hangat

Cara simpel mengatasi stress berat lainnya adalah pergi berenang, karena air mampu menekan hormon yang mengakibatkan depresi. Ketika meluncur di air atau berenang bolak-balik dan mengambang, tubuh menjadi lebih rileks. Karena tubuh relaks, otak juga akan ikut menjadi santai dan membuang berbagai pikiran buruk.

Jika Anda tidak bisa berenang, gantilah dengan berendam air hangat ditemani alunan musik lembut. Anda juga bisa melakukan alternatif lain, yaitu merendam kaki dalam air hangat yang dicampur aromaterapi. Cara ini ampuh membuat pikiran dan jiwa menjadi lebih santai.

4. Menari dan Menyanyi

Cara berikutnya adalah mengistirahatkan mental dan fisik dengan melakukan aktivitas berbeda, yaitu menari. Tidak perlu menari seperti penari, Anda bisa menari dengan gaya sendiri.

Putar lagu favorit lalu mulailah menari mengikuti irama musik. Sesekali nyanyikan liriknya agar pikiran dan hati teralihkan dari segala macam masalah.

5. Minum Jus Jeruk

Cara mengatasi stress berat berikutnya adalah dengan meminum jus jeruk karena kandungan vitamin C yang tinggi di dalamnya dapat menurunkan hormon kortisol pemicu stress.

6. Menarik Napas Dalam

Salah satu cara menurunkan kadar kortisol adalah dengan mengambil napas dalam. Cara simpel ini cukup ampuh mengurangi kecemasan atau rasa takut yang dirasakan.

Selain menggunakan cara-cara di atas, Anda juga dapat menggunakan metode pengobatan dari obat-obatan. Namun, pastikan hanya menggunakan obat-obatan sesuai resep dokter untuk mengatasi stress berat.

Apabila hendak mengonsumsi obat atau vitamin, pastikan obat atau vitamin tersebut merupakan rekomendasi dokter yang bagus untuk metabolisme tubuh. Anda dapat mengetahui 5 Vitamin untuk Metabolisme Tubuh dan Cara Meningkatkannya supaya lebih mengenali jenis vitamin yang baik bagi kesehatan.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Kenali Tanda-tanda Mental Illness yang Harus Kamu Tahu

Tahukah Anda bahwa tanda-tanda mental illness dapat terlihat dari perilaku sehari-hari? Sekarang ini, bukan hanya kesehatan fisik saja yang perlu diperhatikan, tapi juga kesehatan mental.

Kesehatan mental juga akan berpengaruh pada kesehatan fisik sehingga perlu selalu dipantau dan diobati apabila terjadi gangguan. Salah satu tanda fisik yang dapat timbul adalah kebotakan. Ketahui 5 Penyebab dan Cara Mengatasi Kebotakan Dini di mana salah satunya adalah buruknya kesehatan mental.

Perlu digaris bawahi bahwa menderita mental illness bukanlah sesuatu yang memalukan, tetapi adalah wajar terjadi. Agar semakin familiar dengan penyakit mental, mari mengenal lebih jauh mengenai mental illness serta apa saja tanda-tandanya.

Mengenal Apa Itu Mental Illness

Mental illness atau mental disorder merupakan gangguan jiwa dimana kondisi kesehatan yang memengaruhi pikiran, perasaan, perilaku, suasana hati, maupun kombinasi dari hal – hal tersebut. Kondisi ini dapat terjadi dalam kurun waktu tertentu, bisa singkat ataupun lama.

Tanda-tanda mental illness biasanya tidak bisa langsung terlihat dan penderitanya bisa menjalani kehidupan selayaknya orang normal. Gejalanya tidak mudah dilihat dan bahkan terkadang tidak disadari oleh penderitanya karena dilihat dari segi fisik terlihat sehat.

Akan tetapi, jika sudah masuk ke kondisi parah, maka akan membuat penderita memiliki hasrat menyakiti dirinya sendiri atau orang lain di sekitarnya. Oleh sebab itu, diperlukan perawatan intensif di rumah sakit selama 24 jam karena gejala bisa kambuh kapan saja.

Mental illness dapat terjadi pada siapa saja. Menurut WHO, satu dari lima anak dan satu dari empat orang dewasa mengidap gangguan mental. Hal ini sungguh sangat mengkhawatirkan, apalagi sekitar separuh kasus yang ditemukan pada orang dewasa dimulai semenjak kecil.

Umumnya, usia anak-anak dan remaja di bawah 14 tahun sangat rawan mengalami gangguan kejiwaan ini karena berbagai faktor, terutama dari lingkungan keluarga maupun lingkungan sekitar.

Tanda-tanda Mental Illness yang Perlu Diketahui

Secara umum, seseorang dapat mengalami gangguan kejiwaan tergantung dari jenis gangguan yang dialaminya. Penderita bisa mengalami permasalahan pada emosi, pola pikir, maupun perilaku. Penderita biasanya akan memperlihatkan tanda-tanda seperti berikut ini:

1. Mengalami Delusi

Delusi adalah kondisi di mana penderita akan meyakini sesuatu yang tidak nyata atau tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Delusi bisa dalam bentuk apa saja, misalnya meyakini bahwa dirinya adalah seorang raja, menjadi hewan tertentu, dan lain sebagainya.

2. Berhalusinasi

Tanda-tanda mental illness berikutnya adalah seseorang akan berhalusinasi, yakni merasakan sensasi yang sebenarnya tidak ada, seperti melihat, mendengar atau merasakan sesuatu tidak nyata dan berasal dari pikirannya semata.

3.  Perubahan Suasana Hati

Manusia memang sangat umum merasakan perubahan suasana hati, tapi pada penderita mental illness perubahan ini dapat terjadi dalam waktu singkat dan secara mendadak. Misalnya, merasa senang selama beberapa jam, lalu tiba-tiba merasa sedih tanpa adanya pemicu jelas.

4.  Mudah Marah

Penderita juga rentan mengalami perubahan emosi, terutama dengan meluapkan amarah hanya karena masalah kecil atau bahkan tanpa sebab. Penderita juga bisa melakukan tindak kekerasan ke diri sendiri atau orang lain.

Selain itu, penderita juga bisa memperlihatkan perilaku tidak wajar seperti berteriak tidak jelas, berbicara dan tertawa sendiri, maupun melakukan tindakan ekstrim seperti keluar rumah tanpa pakaian.

5. Perasaan Sedih Berkepanjangan

Orang yang mengalami depresi juga akan memiliki perasaan sedih dalam waktu lama. Rasa sedih ini dapat bertahan selama berminggu-minggu tanpa alasan jelas dan sangat sulit diubah. Dalam kondisi parah, kondisi ini dapat terjadi berbulan-bulan atau menahun.

6. Timbul Perasaan Cemas

Tanda-tanda mental illness lainnya adalah timbulnya perasaan cemas atau takut berlebihan dan terjadi terus menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Ini bisa dipicu dari trauma terhadap seseorang maupun kejadian tertentu.

7. Gangguan Makan

Seringkali penderita juga akan mengalami gangguan pola makan, sebagai contoh merasa takut apabila makan akan menjadi gemuk sehingga makan sangat sedikit. Kemudian, penderita cenderung memuntahkan makanan karena faktor psikologis ini.

Selain itu, keadaan sebaliknya juga sering terjadi, di mana penderita akan makan secara berlebihan dan tidak merasa kenyang, bahkan setelah makan sangat banyak.

8. Mengalami Perubahan Pola Tidur

Penderita mental illness juga cenderung mengalami perubahan pola tidur, sering atau mudah tertidur, insomnia, sulit tidur karena sesak napas, atau gelisah di saat tidur.

9. Kecanduan Alkohol dan Nikotin

Gejala berikutnya adalah penderita kecanduan alkohol maupun obat terlarang sebab merasa dengan mengonsumsi kedua benda tersebut akan memperbaiki stress yang dialaminya.

Penderita dalam kasus ringan biasanya tidak memerlukan perawatan intensif dan  hanya perlu berkonsultasi berkala serta diresepkan obat anti depresan. Sementara itu, pada penderita dalam tingkat parah harus dirawat dan diawasi 24 jam.

Jika Anda mengalami gejala atau melihat orang lain di sekitar memiliki tanda-tanda mental illness, maka segera berkonsultasi ke dokter maupun psikiater. Sedikit tips apabila Anda mengalami gejala mental illness, ketahui 4 Jenis dan Cara Meningkatkan Hormon Bahagia Paling Efektif.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

7 Penyebab Ketombe Berlebihan yang Harus Kamu Waspadai

Ketombe merupakan masalah rambut paling klasik, tapi cukup menyebalkan. Cara mengatasinya adalah dengan mengetahui penyebab ketombe berlebihan tersebut karena penanganan harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Masalah ketombe sangat umum terjadi, terutama di permukaan kepala dengan jenis kulit berminyak. Selain memunculkan serpihan putih atau kekuningan di kulit kepala, gejala lainnya adalah gatal, radang, serta rasa kering sehingga sangat tidak nyaman.

Setelah mengetahui penyebabnya, Anda bisa mulai mengatasi dan merawat rambut yang berketombe. Salah satu cara merawatnya adalah dengan mineral oil. Untuk itu, Kenali 5 Manfaat Mineral Oil pada Kulit dan Rambut agar terhindar dari ketombe membandel,

Pengertian dan Penyebab Ketombe Berlebihan

Pertama-tama, mari bahas terlebih dahulu apa itu ketombe. Ketombe adalah kondisi masalah pada kulit kepala yang ditandai munculnya serpihan putih atau kekuningan disertai rasa gatal. Permasalahan ini bisa terjadi di segala usia dan jenis kelamin. Untuk penyebabnya ada beberapa macam, yaitu:

1.  Salah Pemilihan Produk untuk Rambut

Penyebab ketombe berlebihan satu ini menjadi alasan yang paling banyak ditemukan dan jika tidak ditangani dengan tepat dapat membuat penumpukan sel-sel kulit mati sehingga tidak akan sembuh dalam waktu singkat.

Pemilihan produk yang tidak cocok akan membuat kulit kepala menjadi gatal, memicu pertumbuhan jamur, serta menyebabkan sel kulit mati. Sel kulit mati inilah yang nantinya menggumpal serta menjadi ketombe.

Jadi, pilihlah produk rambut yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Apabila terjadi masalah segera ganti produk dengan produk-produk berbahan alami.

2.  Yeast Sensitivity dan Seborrheic Dermatitis

Ini merupakan kondisi di mana permasalahan rambut terjadi karena Anda memiliki alergi terhadap cuaca. Pertumbuhan jamur rambut akibat cuaca lembab menjadi pemicunya.

Selain itu, ada juga kondisi di mana terjadi gatal-gatal dan iritasi karena kelebihan produksi minyak di kulit kepala. Kulit kepala yang sensitif akan menyebabkan ketombe mudah muncul.

3.  Stress

Penyebab ketombe berlebihan berikutnya adalah karena keadaan psikologis, yaitu stress. Ketika Anda sedang stress, sangat tinggi kemungkinan terjadi banyak permasalahan pada rambut, kulit kepala, dan organ tubuh lainnya.

4.  Jarang Menyisir Rambut

Kebiasaan jarang menyisir rambut juga membuat ketombe acap kali muncul. Dengan menyisir rambut, kotoran dan serpihan di kulit kepala akan ditarik ke luar sehingga tidak terjadi penumpukan.

5.  Malassezia

Malassezia merupakan semacam jamur yang hidup di permukaan kulit dengan tugas memakan sel kulit mati. Meskipun membantu, ketika perkembangannya berlebihan, maka dapat menjadi pemicu berbagai masalah di rambut.

6.  Malas atau Terlalu sering Keramas

Kebiasaan malas keramas juga membuat rambut menjadi kotor sehingga memicu berbagai permasalahan pada kulit kepala. Namun, terlalu sering keramas juga akan membuat iritasi dan menghilangkan minyak alami rambut.

7.  Kebiasaan Makan

Ternyata, apa yang Anda makan juga berpengaruh pada kesehatan kulit kepala. Kebanyakan mengonsumsi junk food dan makanan berminyak bisa membuat ketombe menumpuk dan memicu kerontokan.

Cara Mengatasi Ketombe Berlebihan

Setelah mengetahui penyebab ketombe berlebihan, maka Anda akan lebih mudah menemukan cara mengatasinya. Beberapa cara mengatasi atau mencegah kepala berketombe adalah:

1. Perbaiki pola makan dan perbanyak konsumsi buah serta sayuran. Kandungan asam lemak omega-3, seng, vitamin B, dan probiotik sangat baik dikonsumsi.

2. Kelola stress dengan baik. Anda bisa melakukan berbagai terapi pereda stress atau memulai berbagai kebiasaan baik untuk menghindari stress.

3. Rajin menyisir rambut, terutama setelah keramas. Biasakan menyisir setidaknya satu kali sehari.

4.  Membatasi penggunaan produk penataan rambut, seperti pewarna, setting spray, dan lain sebagainya sehingga tidak mengiritasi kulit atau meninggalkan minyak serta bahan kimia.

5. Hindari keramas menggunakan air panas, tapi gunakan air hangat atau sesuai dengan suhu ruang ketika mencuci rambut.

6. Keramas secara teratur dengan produk yang sesuai jenis rambut. Lakukan setidaknya 2-3 hari sekali.

Selain memperbaiki serta memulai kebiasaan baik, Anda juga dapat melakukan penanganan menggunakan berbagai produk dan suplemen. Anda bisa menemukan berbagai produk perawatan dan pengobatan ketombe yang sudah berizin. Dengan mengetahui penyebab ketombe berlebihan akan memudahkan menemukan solusi pencegahan serta perawatannya. 

Masalah lain pada rambut yang tak kalah penting untuk dicegah adalah kerontokan. Segera Intip! 7 Tips Mengobati Rambut Rontok secara Alami supaya rambut sehat tanpa ketombe dan kerontokan.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

5 Cara Terbaik Mencegah Dehidrasi Berlebihan

Tubuh yang tidak berfungsi dengan baik dapat ditimbulkan oleh kebutuhan cairan yang tidak terpenuhi. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara mencegah dehidrasi agar bisa terus menjaga kondisi tubuh Anda.

Dehidrasi sendiri merupakan kondisi di mana kebutuhan air dalam tubuh tidak tercukupi, yaitu jumlah air yang masuk ke dalam tubuh lebih kecil dibandingkan yang ke luar. Jika hal ini terjadi, maka banyak fungsi tubuh tidak berjalan dengan baik.

Misalnya, hal ini bisa menimbulkan sistem pencernaan yang tidak dapat bekerja maksimal dalam mencerna makanan hingga menimbulkan penyakit. Beberapa contoh penyakit pada sistem pencernaan adalah maag dan GERD. Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui Apa Beda Sakit Maag dan GERD? Ini Pembahasannya.

Selain itu, sistem pembuangan tidak bisa membuang racun serta kotoran keluar. Tanpa cairan yang cukup, pelumas alami bagi sendi pun tidak akan terbentuk. 

Penyebab Terjadinya Dehidrasi yang Perlu Diketahui

Ada beberapa penyebab mengapa seseorang mengalami kekurangan cairan yang perlu Anda ketahui. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Berolahraga secara berlebihan. Semakin lama durasi olahraga, maka semakin besar kemungkinan tubuh tidak terhidrasi yang dikarenakan cairan yang keluar melalui keringat yang mengucur. Sebagai contoh, olahraga yang sering membuat tubuh kehilangan cairan adalah sepak bola, balap sepeda, dan lainnya.

2. Melakukan olahraga di tempat yang lembab atau panas. Di udara lembab, keringat dari tubuh tidak mampu menguap maupun mendinginkan suhu tubuh. Sementara itu, di cuaca panas peningkatan suhu makin tinggi sehingga membuat keringat bertambah banyak.

3. Demam juga menjadi salah satu penyebab terjadinya dehidrasi. Kondisi suhu tinggi juga dapat menimbulkan kekurangan cairan. Oleh sebab itu, untuk mencegah dehidrasi pada penderita demam, dapat dibantu dengan memberikan minum serta mengompres tubuhnya.

4. Penderita penyakit tertentu seperti diare serta muntah.

5. Berada pada ketinggian tertentu akan membuat frekuensi buang air dan bernapas lebih cepat.

6. Kondisi hamil dan menyusui.

7. Menderita masalah kesehatan kronis.

5 Cara Mencegah Dehidrasi Selain Minum

Salah satu cara mencegah terjadinya kekurangan cairan pada tubuh adalah dengan minum. Namun, ternyata Anda juga bisa cegah dehidrasi menggunakan cara lainnya,diantaranya:

1.  Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Air

Jadi, bukan hanya minum, tapi ketika Anda makan, juga mampu menambah cairan ke tubuh. Namun, makanan yang dikonsumsi harus makanan dengan kandungan air tinggi. Dengan mengonsumsi buah dan sayur kayak air, Anda bisa memenuhi 20% kebutuhan air di tubuh:

Contoh buah dan sayuran dengan kadar air tinggi diantaranya timun, seledri, semangka, kembang kol, stroberi, melon, dan selada. Jenis sayuran dan buah ini juga mampu menambah asupan kalori, energi, dan mengurangi kelelahan.

2. Jus Buah

Bagi Anda yang tidak terlalu suka memakan buah-buahan yang dipotong secara langsung, bisa mencoba menggunakan alternatif lain yakni mengubahnya menjadi jus. Meminum jus buah juga mampu menghidrasi tubuh.

Beberapa buah-buahan yang cocok dijus adalah jeruk, nanas, apel, anggur, dan pir. Tambahkan sedikit air dan blender hingga halus, kemudian minum.

3.  Oralit

Mencegah dehidrasi juga bisa dilakukan dengan meminum oralit. Jadi, tidak harus melulu hanya minum air putih, Anda dapat mempercepat pengembalian cairan tubuh dengan menggunakan cairan gula dan garam ini.

Di dalam oralit terdapat sejumlah elektrolit, seperti natrium, kalsium, kalium, klor, fosfat, dan magnesium. Meminum segelas oralit mampu menghidrasi tubuh, terutama bagi penderita dehidrasi.

4.  Pemberian Infus

Pada penderita dehidrasi parah, maka penanganan untuk menghidrasi dengan cepat adalah pemberian infus. Ada dua cairan infus yang umum digunakan untuk mengatasi dehidrasi, yaitu larutan kristaloid dan koloid.

Kristaloid mengandung gula, air, dan mineral elektrolit, sedangkan koloid mengandung unsur yang hampir sama tapi dengan molekul lebih besar sehingga bisa bertahan di pembuluh darah.

5. Hindari Kopi

Ketika tubuh kurang terhidrasi, sangat disarankan untuk tidak meminum kopi atau kafein. Karena bukannya mencegah dehidrasi, kopi dapat memperparah kondisi. Kafein memiliki sifat diuretik yang dapat mengurangi kadar natrium dan air dalam tubuh sehingga akan memperparah kondisi Anda saat dehidrasi.

Dehidrasi bisa terjadi pada siapa saja karena berbagai alasan, terutama ketika Anda kurang minum air putih. Oleh sebab itu, jaga kecukupan cairan dengan meminum air atau makan buah-buahan serta sayuran berair.

Selain itu, jaga kondisi tubuh dengan menjaga kesehatan, mengonsumsi suplemen, dan melakukan pengobatan saat sakit. Pastikan menyiapkan obat-obatan di rumah untuk antisipasi keadaan darurat.

Anda bisa menemukan berbagai suplemen maupun obat-obatan yang membantu permasalahan dehidrasi di apotek terdekat. Sebelum itu, penting bagi Anda untuk mengetahui 5 Klaim Manfaat Minum Multivitamin, Apakah Benar? agar tidak salah memilih suplemen dan multivitamin.

Mari jaga kesehatan, mengatur pola makan, berolahraga, serta mencegah dehidrasi dengan mengonsumsi air dalam jumlah cukup.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Waspada! Kenali 3 Ciri-ciri Aritmia Beserta Jenisnya

Sudahkah Anda mengetahui tentang ciri-ciri aritmia? Aritmia merupakan salah satu gangguan kesehatan pada jantung, berupa detak jantung tidak teratur, baik lebih lambat maupun cepat. Umumnya, penyakit ini tidak berbahaya, tetapi tetap bisa berakibat fatal apabila tidak langsung diberikan penanganan yang tepat. 

Aritmia bisa menyebabkan kematian mendadak apabila tidak diperhatikan dengan baik. Untuk itu, ketahui pula 9 Cara Jaga dan Rekomendasi Vitamin untuk Kesehatan Jantung agar terhindar dari aritmia.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai aritmia, apa saja gejala, penyebab, cara mencegahnya, serta ciri-ciri aritmia, berikut informasinya.

Mengetahui Apa Itu Aritmia dan Penyebabnya

Aritmia atau disritmia merupakan penyakit detak jantung tidak teratur, baik terlalu cepat maupun lambat. Hal ini dapat ditandai dengan heart rate di atas atau di bawah kondisi normal. Untuk diketahui, dalam kondisi normal jantung berdetak pada kisaran antara 50-100 denyut per menit.

Beberapa penyebab terjadinya disritmia adalah:

  • Penyakit arteri koroner.
  • Perubahan yang terjadi pada bagian otot jantung.
  • Pasien yang baru melakukan operasi bedah jantung dan dalam masa pemulihan.
  • Elektrolit dalam darah tidak seimbang.
  • Irama jantung tidak teratur yang bisa terjadi pada jantung normal dan sehat.

Jenis-jenis Aritmia yang Perlu Diketahui

Dilansir dari situs Mitra Keluarga (2022), penyakit aritmia dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Hal ini dapat diketahui dengan mengamati gejala dan penyebabnya pada orang yang bersangkutan.

1. Premature Atrial Contractions

Premature Atrial Contractions adalah gangguan detak yang ditandai dengan adanya denyut tambahan di awal dari atrium bagian atas. Penyakit ini sangat mungkin disembuhkan dengan menggunakan pengobatan dan terapi.

2. Premature Ventricular Contractions (PVCs)

Salah satu jenis aritmia yang paling sering terjadi yaitu denyut atau lompatan menjadi lebih cepat. Aritmia ini bisa disebabkan oleh stress, terlalu banyak kafein atau nikotin, atau terlalu banyak latihan.

3. Atrial Fibrilasi (AF)

Atrial Fibrilasi adalah irama detak yang tidak teratur sehingga ruang atrium berkontraksi secara abnormal. Penderita AF berisiko tinggi mengalami stroke karena atrium berdenyut dengan tidak beraturan.

4. Atrial Flutter

Jenis aritmia ini disebabkan satu atau lebih sirkuit atrium. Biasanya, aritmia ini terjadi pada penderita penyakit jantung setelah melakukan pembedahan.

5. Ventricular Tachycardia (V-tach)

Gangguan aritmia ini berasal dari ventrikel sehingga membuat hanya sedikit darah yang terpompa ke seluruh tubuh.

6. Paroxysmal Supraventricular Tachycardia (PSVT)

Gangguan berasal dari bagian atas ventrikel sehingga menyebabkan detak sangat cepat dengan irama teratur. Terdapat dua jenis tipe, yaitu accessory pathway tachycardia dan AV nodal reentrant tachycardia.

7.  Ventricular Fibrilasi

Ventricular Fibrilasi ditandai dengan irama jantung sangat cepat dan tidak teratur. Gangguan ini disebabkan oleh kegagalan ventrikel dalam memompa darah atau tidak adanya darah dipompakan keluar dari jantung.

3 Ciri-ciri Aritmia yang Perlu Anda Pahami

Ciri-ciri seseorang mengalami aritmia bisa bermacam-macam tergantung jenisnya. Ciri yang paling sering terjadi adalah sebagai berikut:

1. Takikardia

Ciri satu ini merupakan yang paling sering terjadi dan merupakan gejala sangat umum. Ciri ini ditandai dengan kenaikan detak pada jantung di atas 100 kali per menit tanpa adanya pemicu tertentu.

Pada orang normal, kenaikan kecepatan debaran pada organ jantung memang sering terjadi, tapi dengan pemicu tertentu, misalnya stress atau trauma. Namun, ciri-ciri aritmia yang satu ini ditandai debaran tanpa sebab dan dapat terjadi kapan saja.

2.  Bradikardia

Berkebalikan dengan takikardia, bradikardia merupakan keadaan di mana jantung berdetak lebih lambat, yaitu di bawah 60 kali per menit. Kondisi ini tidak menimbulkan gejala, tapi dapat membahayakan beberapa organ vital dalam tubuh.

Misalnya, hal ini dapat membahayakan otak dan beberapa organ dalam lain karena tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Jika dibiarkan dalam waktu lama, maka dapat mengurangi fungsi organ dalam dan membahayakan nyawa.

3.  Irama Jantung Tidak Beraturan

Selain ciri-ciri aritmia di atas, juga terdapat ciri atau gejala di mana detak akan menjadi tidak beraturan, seperti:

  • Terasa seperti memiliki detak tambahan.
  • Detak terlambat.
  • Terasa bergetar selama beberapa detik.

Kondisi seperti ini akan menurunkan kinerja jantung dan membuat kemampuannya memompa darah menurun sehingga berefek pada fungsi organ lainnya. Kondisi ini dapat memunculkan:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Gangguan kecemasan
  • Mudah lelah
  •  Sakit kepala ringan
  • Pingsan
  •  Keringat dingin

Pasien dengan riwayat aritmia bisa mendapatkan gejala sesekali, hilang timbul, berlangsung lama, bahkan permanen. Oleh sebab itu, aritmia harus ditangani dengan tepat. Kebanyakan kasus penderita dapat normal kembali dengan bantuan dokter serta obat-obatan.

Obat-obatan aritmia harus dikonsumsi sesuai resep dokter dan membeli produk berkualitas harus dipastikan sudah berizin dan aman dikonsumsi. Jika Anda merasakan ciri-ciri aritmia seperti disebutkan di atas, maka segera lakukan konsultasi dengan dokter.

Selain menggunakan obat-obatan, ada baiknya Anda mengonsumsi asupan bernutrisi. Ternyata, ada buah yang bagus untuk kesehatan jantung, maka Inilah Manfaat Pepaya bagi Kesehatan Jantung.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Referensi:Mitrakeluarga.com. (2022, 24 Februari). Apa Itu Aritmia? Kenali Jenis, Gejala, dan Pengobatannya. Diakses pada 1 Desember 2022 dari https://www.mitrakeluarga.com/artikel/artikel-kesehatan/aritmia-2

Ini Dia Cara Menghilangkan Lemak di Perut yang Ampuh

Perut buncit bukan hanya mengganggu penampilan, tapi juga kesehatan. Itu sebabnya, cara menghilangkan lemak di perut perlu Anda ketahui apabila memiliki masalah pada bagian tersebut. Banyak bahaya kesehatan yang bisa dialami seperti penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya akibat perut buncit, Anda perlu melakukan pencegahan serta menerapkan cara menghilangkan lemak pada bagian tersebut. 

Anda tidak perlu melakukan dengan cara yang sulit dan mahal karena ada cara mudah untuk melakukannya. Terlebih lagi, Anda tidak perlu melakukan diet terlalu ketat yang berlebih. Intip juga 7 Makanan yang Boleh Dimakan Malam Hari Saat Diet sehingga proses diet tidak begitu menyiksa.

Alasan Mengapa Harus Menghilangkan Lemak di Perut

Sebelum membicarakan tentang bagaimana cara menghilangkan lemak di perut, Anda mungkin perlu mencari motivasi terlebih dahulu agar dapat melakukannya dengan semangat dan tanpa keterpaksaan. Intinya, miliki dahulu alasan kuat untuk menghilangkan lemak perut agar bisa melakukannya dengan kesungguhan. Salah satu alasan pertama dan utama yang dapat digunakan untuk memotivasi diri anda untuk menghilangkan perut buncit  adalah karena alasan kesehatan. Anda perlu segera menghilangkan lemak di perut agar dapat meminimalkan risiko penyakit.

Alasan lain yang dapat memotivasi diri anda adalah alasan untuk memperbaiki penampilan karena perut rata akan membuat Anda lebih percaya diri. Selain itu, Anda juga tidak akan sulit memilih pakaian.

Cara Menghilangkan Lemak di Perut dengan Mudah

Jika ingin menghilangkan lemak perut, beberapa cara berikut dapat Anda lakukan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1.  Pastikan Selalu Aktif Bergerak

Salah satu cara yang bisa dipraktekkan dengan mudah adalah aktif bergerak. Tumpukan lemak biasanya terjadi karena kurang bergerak sehingga lemak terus menumpuk pada tempat yang sama dan membuat badan menjadi gemuk.

Lakukan gerakan atau aktivitas ringan sehari-hari, misalnya mengerjakan berbagai pekerjaan rumah maupun olahraga ringan di waktu jeda pekerjaan.

Cara menghilangkan lemak di perut juga bisa dilakukan dengan olahraga seperti crunches, latihan mengangkat kaki, bersepeda, atau aerobic.

2.  Kurangi Makan Makanan Mengandung Karbohidrat

Salah satu pemicu nafsu makan adalah karbohidrat. Dengan mengurangi konsumsi karbohidrat, Anda akan bisa mengurangi nafsu makan sehingga menjadi lebih teratur dalam menjaga pola makan. Melakukan diet karbohidrat mampu membantu penurunan berat badan hingga 2-3 kali lebih banyak daripada diet rendah lemak.

3.  Pilih Makanan Kaya Serat

Cara menghilangkan lemak di perut berikutnya adalah dengan pilih-pilih dalam mengkonsumsi makanan. Anda harus melakukannya jika ingin lingkar pinggang terkontrol. Pilihlah jenis makanan dengan kandungan serat di dalamnya.

Setidaknya, Anda membutuhkan 14 gram serat setiap harinya. Dengan mengkonsumsi cukup serat, reseptor yang ada di dalam tubuh akan merangsang otak untuk berpikir bahwa Anda sudah merasa kenyang. Melalui proses tersebut, tidak heran bila nafsu makan menjadi berkurang. 

Selain itu, serat juga dapat memperlambat proses pengosongan isi lambung sehingga anda akan merasa kenyang lebih lama dan mencegah kalori berlebih masuk dalam tubuh. Cara terbaik mengonsumsi serat adalah dengan memakan buah, sayur, sereal, dan kacang-kacangan.

4.  Protein Harus Dijadikan Prioritas

Selanjutnya, Anda juga harus memperbanyak konsumsi protein. Dalam satu porsi makanan, idealnya 60% porsi makanan tersebut berupa protein. Mengonsumsi protein akan membantu mengurangi asupan makan hingga 411 kalori.

Mirip dengan cara kerja serat, protein juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga keinginan makan camilan maupun mengonsumsi minuman manis berkurang.

5.  Minum Air Putih yang Cukup

Cara menghilangkan lemak di perut berikutnya adalah memastikan bahwa kebutuhan cairan dalam tubuh terpenuhi. Artinya, Anda harus banyak minum air putih, setidaknya 2-2,5 liter per hari.

Trik agar kebutuhan cairan terpenuhi bisa dengan mengatur jam dan jadwal minum air hingga genap 8 gelas air putih per hari. Anda bisa juga menggunakan botol minuman berukuran 2 liter yang memiliki pengukur serta jam minum di bagian luarnya.

Menggunakan trik seperti ini sangat ampuh, apalagi jika Anda anda juga menghindari konsumsi minuman bersoda, jus buah kemasan, minuman berenergi, maupun minuman dengan kadar gula tinggi.

Cukupi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan air putih. Namun, bukan berarti anda tidak boleh minum minuman yang lain, hanya saja Anda perlu membatasi konsumsinya.

Selain menggunakan metode-metode di atas, Anda juga bisa membantu proses diet dengan mengonsumsi obat maupun suplemen. Namun, pastikan cari suplemen yang aman, cocok dengan tubuh anda, dan konsultasikan dahulu dengan dokter atau ahli gizi.

Pahami pula Cara yang Baik dan 5 Vitamin yang Bagus untuk Diet supaya proses diet membuahkan hasil yang maksimal. Apabila diet dilakukan dengan buruk, justru dampak negatif akan mengintai.

Anda bisa menemukan berbagai suplemen maupun obat-obatan untuk diet dengan mudah dan lengkap di distributor obat. Produk yang ditawarkan tentunya sudah berizin dan aman dikonsumsi. Menerapkan cara menghilangkan lemak di perut bisa dimulai perlahan dari hal ringan sehingga tidak terasa berat dan memberikan hasil maksimal.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.