...

Apa itu Kelahiran Prematur? Kenali Penyebab dan Diagnosisnya

Ketika bayi lahir lebih awal sebelum minggu kehamilan berakhir, artinya bayi tersebut lahir secara prematur. Memahami apa itu kelahiran prematur cukup penting sebab bayi yang lahir dengan kondisi tersebut memiliki risiko gangguan kesehatan yang tinggi.

Hal tersebut dikarenakan organ tubuh bayi belum sempurna untuk bekerja sendiri, jadi perlu perawatan intensif pada bayi untuk kesehatan yang setabil. 

Untuk mencegah hal yang kurang baik saat kehamilan, Anda dapat mengonsumsi 5 Makanan Wajib untuk Nutrisi Awal Kehamilan Bagi Ibu. Jadi, mari pahami tentang kelahiran prematur bersama dengan penyebab, diagnosis, hingga gejalanya! Anda juga dapat memperoleh obat resep dokter dari Mandira, salah satu distributor obat tepercaya di Indonesia.

Apa itu Kelahiran Prematur?

Kelahiran prematur merupakan keadaan dimana bayi lahir sebelum ibu mencapai usia kehamilan 37 minggu. Bila terjadi, maka kelahiran prematur akan menjadi masalah bagi kesehatan bayi karena organ tubuh bayi belum berkembang sempurna. 

Apabila bayi lahir lebih awal sebelum usia kehamilan 37 minggu, maka risiko gangguan kesehatan pada bayi pun akan meningkat juga. 

Penyebab Kelahiran Prematur

Setelah mengetahui apa itu kelahiran prematur, mari bahas berbagai faktor pemicu yang bisa menyebabkan kelahiran prematur. Terdapat tiga jenis faktor penyebab pada peristiwa kelahiran prematur, yaitu:

1. Faktor Kesehatan

Ibu yang melahirkan prematur memiliki sejumlah kondisi kesehatan sebagai berikut:

  • Preeklamsia atau tekanan darah yang tinggi pada ibu hamil 
  • Penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga penyakit ginjal
  • Kondisi pembekuan darah 
  • Infeksi cairan ketuban, infeksi saluran kemih, hingga infeksi vagina
  • Pembukaan serviks terjadi lebih awal
  • Bentuk rahim atau leher rahim tidak normal
  • Kehamilan sebelumnya pernah gugur
  • Stres
  • Kurang asupan nutrisi
  • Kekurangan atau kelebihan berat badan
  • Merokok sebelum maupun semasa hamil
  • Minum alkohol selama hamil
  • Cedera fisik pada persalinan sebelumnya
  • Menyalahgunakan NAPZA
  • Pernah operasi di area serviks
  • Pernah melahirkan prematur
  • Memiliki keluarga dengan riwayat kelahiran prematur   

2. Faktor Kehamilan

Adapun faktor kehamilan yang menjadi penyebab ibu hamil bisa mengalami kelahiran prematur, yakni:

  • Plasenta sudah lepas sebelum waktu normal terjadinya pelepasan
  • Plasenta mengalami gangguan fungsi atau kelainan posisi
  • Terlalu banyak jumlah cairan ketuban
  • Mengalami pendarahan di vagina pada masa kehamilan
  • Hamil di usia lebih dari 40 tahun atau hamil ketika remaja
  • Hamil menggunakan prosedur bayi tabung
  • Jarak kehamilan terbaru dengan kehamilan sebelumnya terlalu dekat
  • Tidak menjalani pemeriksaan kehamilan yang menyeluruh

3. Faktor Janin

Selain itu, kehamilan prematur juga bisa terjadi karena janin mengalami kondisi di bawah ini:

  • Janin cacat lahir
  • Kehamilan kembar
  • Perkembangan janin tidak normal
  • Intrauterine Growth Restriction, atau IUGR

Diagnosis Kelahiran Prematur

Anda telah memahami apa itu kelahiran prematur serta berbagai faktor yang menyebabkannya. Adapun proses diagnosis dimulai dengan dokter yang akan bertanya perihal gejala serta riwayat kesehatan sang ibu, termasuk obat apa saja yang masih dikonsumsi saat hamil. Setelah itu, sang ibu juga perlu diperiksa kondisi fisik serta kondisi janinnya. 

Pada bagian pemeriksaan fisik, sang ibu akan dicek tanda vitalnya, seperti tekanan darah, denyut nadi, hingga suhu tubuh. Dokter pun akan mengecek kondisi vagina sang ibu, agar dapat memperkirakan kemungkinan terjadinya pembukaan serviks.

Selain itu, sang ibu perlu menjalani beberapa pemeriksaan lanjutan sebagai berikut:

  • Cek USG, yang dilakukan dari vagina untuk pengukuran panjang serviks serta kondisi rahim sang ibu.
  • Cek lendir servik, untuk memeriksa protein bernama fetal fibronectin yang akan muncul bila jaringan rahim bermasalah atau terinfeksi.
  • Cek CTG (Cardiotocography), agar tahu durasi, frekuensi, dan kekuatan kontraksi sang ibu, serta pemantauan denyut pada jantung janin.
  • Swab vagina, agar dapat mendeteksi bakteri di dalam vagina bila dokter curiga sang ibu memiliki infeksi.

Gejala Kelahiran Prematur

Apa itu kelahiran prematur, penyebab, hingga metode diagnosisnya telah Anda pelajari. Untuk itu, mari kenali gejala jika ibu hamill akan mengalami kelahiran prematur seperti di bawah ini:

  • Kontraksi, yang tandanya perut jadi kencang serta terjadi selang 10 menit sekali
  • Jumlah keputihan meningkat secara signifikan, kemudian munculnya pendarahan pada vagina ibu hamil
  • Panggul akan terasa seperti ditekan oleh bayi yang menekan kandungan ke bawah
  • Punggung bawah ibu hamil mengalami nyeri
  • Kram perut meski tidak diare

Adapun kelahiran prematur juga bisa terlihat ketika bayi dalam kandungan, yang bisa disebut sebagai gejala prematuritas dan tandanya adalah:

  • Ukuran tidak proporsional, yaitu kepala besar namun ukuran bayi kecil
  • Wajah bayi tidak bulat dan lebih tirus 
  • Sebagian besar area tubuh bayi ditutupi rambut halus
  • Suhu tubuh bayi rendah
  • Bayi sesak napas
  • Bayi kesulitan menyusui karena kurang refleks hisap dan telan

Demikian tentang apa itu kelahiran prematur lengkap dengan penyebab, diagnosis, hingga gejalanya. Jika Anda sedang mengandung atau berencana ingin mengandung, Anda bisa menghindari risiko melahirkan prematur dengan konsumsi vitamin prenatal. Selanjutnya, jika perlu, Anda juga dapat mengetahui Perawatan dan Rekomendasi 9 Makanan Sehat untuk Ibu Setelah Melahirkan.

Anda dapat memperoleh obat-obatan berkualitas dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini dan membaca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini.

10 Obat Tradisional Diabetes yang Penting untuk Diketahui

Obat tradisional diabetes dapat menjadi alternatif untuk mengendalikan kadar gula darah serta gejala diabetes yang Anda alami. Tentu saja syaratnya dengan sudah melalui konsultasi lebih dulu ke dokter agar lebih aman dan bebas risiko.

Terdapat hingga sepuluh atau lebih macam obat tradisional atau herbal untuk mengatasi gejala diabetes yang penting untuk Anda ketahui. Obat-obat tersebut banyak dianggap oleh masyarakat lebih ampuh dan aman untuk mengendalikan gula darah dan gejala diabetes Anda. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui 7 Obat Diabetes Kronis Alami Tanpa Efek Samping dan Informasi obat untuk bisnis medis Anda dari distributor Mandira.

Obat Tradisional Diabetes 

Mulai dari kayu manis hingga bawang merah, Anda dapat mencoba mengonsumsi obat alami berikut ini jika mengalami kondisi gula darah naik dan ingin mengendalikannya agar stabil:

1. Kayu Manis

Obat pertama merupakan kayu manis, sebuah rempah yang berasal dari kulit pohon yang dikenal juga dengan Kayu Manis. Manfaat kayu manis untuk diabetes adalah menurunkan kadar glukosa sehabis makan, menurunkan tingkat risiko terjadinya resistensi insulin, hingga mengurangi kadar lemak di dalam darah.

Anda bisa mengonsumsi kayu manis untuk mengendalikan gula darah agar tidak terlalu tinggi. Cukup campurkan dengan minuman atau makanan yang sedang Anda konsumsi pada hari itu.

2. Lidah Buaya

Berikutnya, ada lidah buaya yang bisa menurunkan tingkat gula darah Anda. Obat tradisional diabetes ini pun bermanfaat untuk mengobati luka diabetes dari kandungan mannans, lektin, hingga antrakuinon yang ada di dalamnya. Luka diabetes akan mereda pembengkakannya sehingga bisa sembuh lebih cepat.

3. Jahe 

Anda bisa menyeduh jahe dengan air hangat, lalu mengonsumsinya secara rutin selama tiga bulan untuk membantu kontrol gula darah dalam tubuh Anda. Selain itu, jahe juga bisa Anda konsumsi dalam bentuk suplemen atau pun bubuk yang ditambah ke makanan.

4. Pare 

Konsumsi sayur satu ini dipercaya mengatasi berbagai gejala diabetes yang bisa muncul serta mengontrol tingkat gula darah agar tidak gampang naik. Untuk opsi konsumsinya bisa melalui suplemen, jus, atau yang paling mudah dimasak sebagai olahan sayur.

5. Fenugreek 

Terdapat biji dari Fenugreek yang khasiatnya untuk menurunkan tingkat gula darah di tubuh. Kemudian, kandungan serat serta bahan kimia dalam tanaman ini juga bisa memperlambat proses gula serta karbo dicerna dalam tubuh.

Biji fenugreek pun dikenal menjadi obat untuk mencegah diabetes tipe 2. Jadi, Anda bisa mencoba konsumsi Fenugreek melalui olahan ramuan, diseduh air hangat, atau dalam bentuk suplemen Fenugreek.

6. Kunyit 

Obat tradisional diabetes yang satu ini telah terbukti oleh suatu penelitian dapat mencegah diabetes semakin berkembang. Anda bisa konsumsi kunyit secara rutin setiap hari, untuk membantu penurunan tingkat gula darah di tubuh hingga mencapai 18%.

Kunyit pun bermanfaat menjaga kondisi diabetes tetap stabil dan terhindar dari komplikasi. Sebab kunyit tinggi antioksidan dan bisa membantu Anda dalam upaya mengontrol gula darah.

7. Gymnema 

Merupakan sebuah tanaman merambat dari hutan tropis yang ada di India, Gymnema terkenal ampuh sebagai obat menurunkan tingkat gula darah bagi penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2. Gymnema pun juga terkenal sebagai tanaman ‘penghancur gula’ di kalangan penderita diabetes.

Untuk mengonsumsinya, gymnema bisa Anda seduh dengan air hangat setelah dijadikan ekstrak gymnema.

8. Jintan Hitam

Terkenal juga dengan nama habbatussauda, jintan hitam juga termasuk obat alami yang bisa mengatasi diabetes. Kadar antioksidan dalam jintan hitam menjadi faktor yang membuatnya ampuh dalam pengendalian tingkat gula darah tubuh.

Maka dari itu, habbatussauda bisa bantu Anda menurunkan gula darah setelah makan, lalu gula darah puasa. Tidak hanya itu, antioksidan dalam habbatussauda juga membantu proses sekresi insulin.

9. Ginseng 

Selanjutnya, ada ginseng yang kandungannya dapat mengelola penyerapan gula dan mencegah kadar gula di tubuh naik. Ginseng akan mendorong sensitivitas tubuh Anda terhadap insulin, sehingga akan mengontrol kadar gula darah secara signifikan.

Bila ingin mengonsumsi ginseng, Anda bisa memanfaatkan akar, daun, hingga buahnya sebagai obat herbal berkualitas.

10. Bawang Merah

Satu lagi obat tradisional diabetes yang sedari dulu sudah terkenal bermanfaat dalam menstabilkan tingkat gula darah, yaitu bawang merah. Anda bisa mengonsumsi bawang merah per hari untuk membantu kadar gula di tubuh turun dan kadar insulin meningkat.

Manfaat Daun Afrika untuk Diabetes

Selain sepuluh herbal di atas, terdapat pula tanaman herbal populer dari Afrika yang bernama Daun Afrika. Terdapat kandungan aktif seperti tanin, saponin, lalu flavonoid, alkaloid, hingga polifenol, yang bermanfaat membantu glukosa menurun setelah Anda makan. Namun, direkomendasikan untuk konsultasi lebih lanjut dengan ahli medis untuk tingat kejelasan yang lebih akurat. 

Selain itu, ekstrak etanol pada Daun Afrika bisa mengurangi gula darah pada tubuh secara keseluruhan. Anda bisa memasak daun ini sebagai sayur, menyeduhnya sebagai teh, atau membeli suplemen daun Afrika. Selanjutnya, jika perlu, Anda juga dapat menggunakan 11 Jenis Obat Diabetes yang Umum Disarankan Dokter.Demikian berbagai obat tradisional diabetes yang bisa Anda coba untuk mengontrol kadar gula darah. 

Anda dapat memperoleh obat-obatan berkualitas dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini dan membaca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini.

Waktu dan Cara Cuci Tangan yang Tepat

Banyak virus dan bakteri yang dapat tersebar melalui tangan, sehingga memiliki potensi untuk menularkan penyakit, seperti 3 Bakteri Makanan yang Menyebabkan Infeksi. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan cara dan waktu cuci tangan yang tepat.

Pastikan bahwa Anda telah memperhatikan dan menerapkan pola hidup sehat dengan mencuci tangan. Simak penjelasan pada artikel berikut untuk memahami tentang alasan pentingnya mencuci tangan, waktu dan cara yang tepat, serta pentingnya penggunaan sabun.

Jika Anda membutuhkan obat atau vitamin dengan resep dokter, Anda dapat memperolehnya dari Mandira, distributor obat tepercaya untuk mendapatkan produk yang terjamin kualitasnya.

Mengapa Cuci Tangan itu Penting?

Badan Kesehatan Dunia atau WHO telah menjelaskan bahwa meningkatkan kebersihan tangan menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan dalam menjaga kesehatan bersama. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mencuci tangan dengan tepat.

Hal ini dikarenakan terdapat berbagai penyebaran penyakit dapat dimulai dari tangan. Sebagai contoh, seseorang yang sedang menderita flu, biasanya akan menutup mulut dengan tangan ketika bersin. Bakteri dari penyakit flu tersebut kemudian berpindah ke tangan, lalu dapat berpindah ke tangan orang lain ketika mereka berjabat tangan.

Kontak tersebut merupakan contoh penyebaran penyakit melalui tangan. Maka dari itu, sangat penting untuk memperhatikan cara dan waktu cuci tangan yang tepat.

Waktu yang Tepat untuk Cuci Tangan

Cuci tangan menjadi hal yang penting untuk dibiasakan sejak dini, terlebih ketika sebelum atau setelah kegiatan tertentu. Dengan begitu, maka Anda dapat meminimalisir terjadinya berbagai penyebaran virus dan bakteri penyebab penyakit.

Berikut adalah waktu cuci tangan yang tepat dan perlu dilakukan dengan baik setiap harinya:

  • Ketika sedang menyiapkan makanan, serta setelah makanan siap
  • Sebelum menyentuh wajah
  • Sebelum makan
  • Setelah batuk atau bersin
  • Sebelum dan setelah melakukan penanganan luka
  • Sebelum dan setelah memberi tindakan perawatan terhadap orang sakit
  • Sebelum menyentuh anak dan bayi
  • Setelah mengganti popok dan membersihkan tubuh bayi
  • Setelah memakai toilet
  • Setelah menyentuh sampah atau benda kotor
  • Setelah menyentuh hewan
  • Setelah membersihkan berbagai jenis kotoran hewan

Cara dan Prinsip Cuci Tangan yang Baik

Supaya lebih optimal dalam menghindari berbagai penyebaran bakteri, virus, dan kotoran lainnya, maka ada cara cuci tangan yang sebaiknya Anda praktikkan dengan benar. Berikut adalah enam langkah tepat untuk mencuci tangan hingga bersih:

  • Gosok kedua telapak tangan, lakukan dengan gerakan memutar.
  • Gosok bagian punggung tangan serta berbagai sela-sela jari. Gosok bagian sela-sela jari kanan dengan menggunakan tangan kiri, begitu pula untuk tangan sebaliknya.
  • Gosok kedua sisi telapak tangan dengan cara menyilang, gosok juga bagian sela-sela jari kedua tangan.
  • Gosok sisi bagian dalam dari jari tangan dengan gerakan yang seperti saling mengunci.
  • Gosok bagian ibu jari kanan dengan gerakan memutar, manfaatkan genggaman tangan kiri untuk melakukannya. Jika sudah, lakukan hal yang sama untuk tangan sebaliknya.
  • Gosok ujung-ujung jari dari tangan kanan pada bagian telapak tangan kiri, lakukan dengan gerakan memutar, serta lakukan untuk tangan sebaliknya.

Pentingnya Menggunakan Sabun saat Cuci Tangan

Perlu diketahui bahwa untuk membuat waktu cuci tangan menjadi efektif, maka sebaiknya Anda menggunakan sabun.

Mencuci tangan dengan sabun dapat membantu Anda dalam mengangkat berbagai jenis kotoran, kuman, bakteri, dan virus yang mungkin menempel di tangan. Berbagai manfaat dari mencuci tangan dengan sabun, antara lain sebagai berikut:

  • Menurunkan risiko penyakit pneumonia hingga 50%
  • Menurunkan risiko menderita diare endemik sampai 48%
  • Menurunkan risiko terjadinya infeksi pada saluran pernapasan akut hingga angka 16-23%
  • Menurunkan tingkat substansial di dalam infeksi neonatal
  • Mengurangi tingkat kematian bayi karena infeksi, hingga 27%
  • Mencegah berbagai jenis penyakit, misalnya Ebola dan SARS

Itulah berbagai penjelasan tentang pentingnya cuci tangan, serta waktu dan cara yang tepat untuk melakukannya. Supaya lebih optimal, jangan lupa untuk menggunakan sabun ketika sedang mencuci tangan.

Karena sumber penyakit dapat ditemui di manapun, maka pastikan Anda tidak mengabaikan waktu cuci tangan. Berbagai pola hidup sehat lainnya pun juga perlu dibiasakan supaya terhindar dari berbagai risiko penyakit, seperti 7 Langkah Cegah Keluarga Anda Terkena Infeksi Streptococcus.

Lalu, jika membutuhkan asupan vitamin atau obat, Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original, dapat menjadi solusi terbaik untuk Anda. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

15 Tanaman Obat Herbal untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Ada banyak tanaman obat herbal yang manfaatnya sering terlupakan, padahal bisa mendukung kesehatan tubuh secara alami. Beberapa contohnya adalah daun saga untuk mengatasi panas dalam, daun keji beling yang dipercaya membantu masalah batu ginjal, dan bunga kecombrang untuk melancarkan ASI. Orang cenderung memilih pengobatan herbal karena ingin solusi alami tanpa bahan kimia, berbeda dengan obat resep dokter yang umumnya mengandung zat kimia.

Selain itu, ada juga tanaman herbal yang efektif untuk mengontrol darah tinggi, seperti seledri, jahe, temulawak, dan kumis kucing, yang mudah ditemukan di Indonesia. Mengonsumsi tanaman obat herbal menjadi salah satu cara menjaga tubuh tetap sehat, membantu pemulihan, dan melengkapi gaya hidup sehat secara alami.

Meskipun beberapa tanaman ini jarang digunakan sehari-hari, khasiatnya tetap luar biasa bagi tubuh. Dengan mengenal dan memanfaatkan tanaman obat herbal, Anda dapat menjaga kesehatan dengan cara yang lebih alami dan aman.

Tanaman Obat Herbal dengan Khasiat yang Baik bagi Kesehatan

Saat ini sudah jarang ditemukan orang yang masih menjadikan tanaman herbal sebagai obat atau metode penyembuhan. Kebanyakan dari mereka hanya pergi ke dokter dan mengonsumsi obat-obatan yang diberikan, padahal jika dikonsumsi dalam jangka panjang, obat tidak baik bagi tubuh.

1. Daun Saga

Tanaman obat herbal pertama adalah daun saga, daun ini tumbuh liar dimana saja sehingga mudah sekali untuk menanam daun daga. Rasanya manis dan bentuk daunnya kecil, dan biasanya merambat liar namun hanya bagian daunnya saja yang bisa dimanfaatkan dari tanaman ini.

Khasiat dari daun saga adalah dapat mengobati sariawan atau panas dalam, pereda demam juga obat batuk. Cara mengonsumsinya terbilang mudah, hanya perlu mengambil beberapa helai daun, lalu mencucinya terlebih dulu dan dikunyah, rasanya manis jadi nyaman untuk dikonsumsi.

2. Daun Keji Beling

Berikutnya adalah daun keji beling, tanaman ini juga mudah ditemukan biasanya merambat di sekitar perkarangan rumah berwarna hijau tua dan sedikit berbulu. Ukuran daun tidak begitu lebar, dan banyak sekali khasiat dari daun ini, salah satunya adalah mengobati batu ginjal.

Anda bisa mengambil beberapa helai daun, mencucinya lalu merebus daun dengan air. Kemudian rebusan daun tersebut disaring dan campur dengan madu, sehingga rasanya manis. Selain batu ginjal, tamanan ini juga bisa menyembuhkan diabetes serta pencegah kanker.

3. Bunga Kecombrang

Tanaman obat herbal lainnya bernama kecombrang, bunga ini biasanya dimasukkan ke dalam masakan, biasa dibuat sambal atau nasi goreng. Selain lezat untuk dikonsumsi, bunga kincung ini membawa banyak khasiat, seperti memperlancar asi, kaya akan antioksidan, dan antijamur.

4. Temu Putih

Tanaman ini memiliki ketinggian satu sampai dua meter, bentuknya mirip dengan kunyit hanya saja lebih putih warnanya, juga memiliki daun berwarna hijau muda. Tanaman ini mengandung zat curcuminoid dan flavonoid, yang dapat dijadikan sebagai zat pencegah kanker.

Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk rebusan, dengan merebus temu putih beberapa menit dan meminum air rebusannya. Namun Anda juga bisa membeli temu putih dalam bentuk bubuk, lalu mencampur dengan air dan meminumnya.

5. Daun Jarum 7 Duri

Tanaman obat herbal lainnya yaitu daun jarum 7 duri, dilihat dari namanya, tanaman ini memang memiliki duri di bagian batang namun daunnya tidak. Daunnya berwarna hijau dan meruncing di bagian depannya, dan Anda bisa langsung memakan daunnya setelah mencucinya terlebih dulu.

Khasiat dari daun jarum 7 duri adalah bisa mengobati darah tinggi, rematik, wasir hingga maag. Ciri khas dari tanaman ini adalah warna bunga berwarna oranye di bagian atasnya, sehingga Anda akan lebih mudah menemukan daun ini.

6. Kunyit

Kunyit atau kunir memiliki khasiat untuk mengobati nyeri terutama karena inflamasi (peradangan). Menurut studi kandungan curcumin yang ada didalam kunyit dapat meredakan nyeri pada artritis lebih baik dari obat anti inflamasi lainnya, efektivitas kunyit juga sama halnya dengan obat ibuprofen. 

Selain itu, kunyit dipercaya dapat mengurangi tekanan darah tinggi, nyeri saat menstruasi dan menurunkan berat badan.  

7. Temulawak

Jahe jawa atau yang biasa dikenal sebagai temulawak merupakan rempah asli Indonesia, dan sudah dimanfaatkan sebagai pengobatan sejak berabad-abad lalu. 

Temulawak terbukti dapat mengobati berbagai masalah kesehatan seperti pusing, meredakan mual, gejala pilek dan untuk anak-anak dapat meningkatkan nafsu makan. 

8. Beras Kencur

Khasiat beras kencur dipercaya untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri pada tubuh yang biasanya timbul setelah bekerja keras. Selain itu, beras kencur juga dapat meningkatkan nafsu makan dan tubuh menjadi lebih sehat. 

Beras kencur merupakan beras dan kencur yang biasanya dicampur dengan jahe kapulogo, asam kawak, kedawung, temukunci, kunyit, kapur, pala dan kayu keningar 

9. Lengkuas 

Lengkuas atau laos merupakan tanaman herbal yang mengandung, flavonoid, beta sitosterol dan galangin.  Selain itu, lengkuas mengandung nutris lain seperti vitamin A dan C, serat, karbohidrat dan zat besi, 

Manfaat dari lengkuas yaitu untuk sakit akibat peradangan dan meredakan rasa nyeri, melawan infeksi dan meningkatkan kesuburan pria. 

10. Lidah Buaya 

Lidah buaya sangat baik untuk kesehatan karena mengandung vitamin dan mineral penting seperti, kalium, kalsium, mangan, magnesium dan vitamin A, C dan E. 

Manfaat dari lidah buaya dipercaya untuk menghilangkan jerawat hingga meningkatkan pencernaan. 

11. Sambiloto

Tanaman ini sangat dikenal karena rasanya yang pahit, sehingga mendapat julukan “king of bitter”. Daunnya digunakan dalam pengobatan tradisional karena memiliki efek imunomodulator, membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sekaligus bersifat anti-inflamasi dan antivirus. Selain itu, sambiloto juga berpotensi menurunkan kadar gula darah dan digunakan sebagai adjuvan dalam terapi penyakit kronis seperti diabetes. Cara tradisionalnya adalah direbus (misalnya 25–75 gram daun dalam 250 ml air) untuk dijadikan minuman herbal. 

12. Pegagan 

Daunnya kecil dan bulat; senyawa aktif seperti triterpenoid (asiaticoside, madecassoside) membuat pegagan berguna untuk memperbaiki fungsi kognitif, meningkatkan memori, dan memperlancar sirkulasi darah mikro. Selain itu, pegagan bersifat menenangkan sistem saraf dan digunakan secara topikal (sebagai salep) untuk penyembuhan luka karena bisa merangsang produksi kolagen.

13. Binahong

Merupakan tanaman merambat dengan daun berbentuk hati. Menurut BPOM (Direktorat OTSK), daunnya dapat dipakai untuk mengobati luka, sariawan, serta menghentikan pendarahan. Tanaman ini juga dipercaya memperlancar pencernaan dan bisa digunakan sebagai obat luar maupun dalam.

14. Kelor 

Tanaman pohon dengan daun sangat bergizi. Kelor bisa menstabilkan tekanan darah, mengatasi anemia, serta meningkatkan produksi ASI. Daunnya juga kaya antioksidan sehingga bisa membantu menjaga kesehatan usus dan mendukung sistem imun.

15. Jahe

Rimpang jahe sangat populer dalam tradisi jamu karena sifat anti-inflamasi-nya. Jahe digunakan untuk meredakan mual, gangguan pencernaan, dan juga menenangkan tubuh saat masuk angin.

Dari sekian banyak tanaman yang telah dijelaskan, semoga khasiat yang bisa diberikan bisa membantu kesembuhan Anda. Sebetulnya masih banyak jenis tanaman obat herbal lainnya, yang mampu memberikan banyak khasiat bagi kesehatan tubuh Anda.

Adapun cara yang dapat Anda ketahui lebih lanjut apabila Anak Anda sedang mengalami demam yang tinggi. Berikut Ini 10 Obat Herbal Demam Anak beserta Cara Alaminya. Pastinya dengan memberikan obat herbal yang sesuai, Anak juga akan lebih aman dan nyaman dalam mengkonsumsi obat herbal tersebut.Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Waspada! Kanker Payudara Juga Menyerang Laki-laki

Kanker payudara juga dapat menyerang pria. Meskipun prevalensinya lebih rendah dibandingkan dengan wanita, penyakit ini nyata adanya dan bisa menyerang siapa saja tanpa memandang jenis kelamin.

Namun, banyak pria yang tidak menyadari bahwa mereka juga memiliki risiko terkena kanker payudara atau mengetahui Minuman dan Makanan Penyebab Kanker serta gejala kanker ini. Hal tersebut membuat mereka mengabaikan gejala atau tanda-tanda awal kemunculan kanker.

Anda juga dapat menghindari kemunculan kanker ini dengan mengonsumsi makanan sehat dan vitamin tambahan. Jika Anda membutuhkan obat atau vitamin dengan resep dokter, Anda dapat memperolehnya dari Mandira, distributor obat tepercaya untuk mendapatkan produk yang terjamin kualitasnya.

Faktor Risiko Kanker Payudara pada Laki-laki

Terdapat setidaknya lima faktor risiko kanker payudara laki-laki. Berikut penjelasannya.

1.    Genetik

Sebagian kasus kanker payudara pada pria (5-10%) dikaitkan dengan mutasi gen. Dengan demikian, individu dengan anggota keluarga yang memiliki riwayat kanker payudara berisiko lebih besar untuk mengalami kondisi ini.

2.    Usia

Meskipun kanker payudara pada pria dapat terjadi pada usia berapa pun, risikonya meningkat pada pria yang berusia di atas 50 tahun. Seiring bertambahnya usia, kinerja sel-sel tubuh juga akan semakin menurun, terutama jika tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat.

3.    Kadar Hormon

Hormon estrogen memiliki peran penting dalam perkembangan kanker payudara. Pria yang pernah menjalani terapi hormon yang mengandung estrogen, terutama untuk pengobatan kanker prostat, memiliki risiko yang lebih tinggi.

4.    Radiasi

Paparan radiasi, terutama di area dada, dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada pria. Radiasi bisa merusak DNA sel yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

5.    Suhu Tinggi

Paparan suhu panas yang tinggi secara berkala memiliki potensi merusak testis. Akibatnya, kadar hormon dalam tubuh bisa mengalami perubahan dan meningkatkan risiko munculnya kanker.

Gejala Kanker Payudara pada Laki-laki

Mengenali gejala awal dari kanker payudara pada pria sangat penting untuk deteksi dini. Berikut beberapa tanda yang harus diwaspadai:

1.    Payudara Membengkak

Salah satu tanda awal kanker payudara laki-laki adalah munculnya benjolan atau pembengkakan di area payudara, khususnya di bawah puting. Benjolan ini biasanya tidak terasa sakit dan bisa cepat membesar.

2.    Fisik Puting Berubah

Perubahan pada puting, seperti tertarik ke dalam atau mengalami perubahan warna, bisa menjadi tanda kanker payudara. Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan di jaringan payudara.

3.    Puting Mengeluarkan Cairan

Jika puting mengeluarkan cairan, terutama darah atau cairan berwarna putih seperti susu, hal tersebut bisa menjadi gejala kanker payudara.

4.    Area Kulit Payudara Berubah

Kulit di area payudara yang menjadi kemerahan, tertarik ke dalam, atau bersisik bisa disebabkan oleh adanya perubahan jaringan di bawah payudara.

5.    Kelenjar Getah Bening Membesar

Kanker payudara bisa menyebar ke kelenjar getah bening di sekitar ketiak atau tulang selangka, menyebabkan pembengkakan di area tersebut. Kondisi ini bisa terjadi bahkan sebelum tumor cukup besar untuk dirasakan.

Penanganan Kanker Payudara

Sama seperti kanker payudara pada wanita, kondisi ini juga dapat ditangani pada laki-laki. Berikut adalah empat metode penanganan yang umumnya dianjurkan untuk pria:

1.    Operasi

Operasi adalah prosedur pengangkatan jaringan kanker dari payudara. Tujuannya untuk menghilangkan seluruh tumor dan mencegah penyebarannya. Jika kanker sudah menyebar ke jaringan di sekitarnya, dokter akan mengangkat lebih banyak jaringan.

2.    Radioterapi

Metode ini menggunakan sinar-X untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin masih tersisa setelah operasi. Radioterapi dapat dilakukan sebagai terapi utama atau sebagai tambahan setelah operasi.

3.    Terapi Hormon

Jika kanker payudara disebabkan oleh kadar hormon estrogen yang tinggi, dokter akan merekomendasikan terapi hormon. Salah satu langkah yang dianjurkan dokter dalam terapi ini yaitu dengan mengonsumsi obat-obatan untuk terapi hormon.

4.    Kemoterapi

Ini adalah pengobatan dengan obat-obatan antikanker yang bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker atau mencegahnya tumbuh kembali. Kemoterapi bisa diberikan melalui tablet atau suntikan, tergantung pada jenis dan tahap kanker.

Kanker payudara laki-laki mungkin jarang terjadi, namun tetap memerlukan perhatian serius. Terus pantau kesehatan diri Anda dengan mendeteksi dan menangani penyakit sejak dini, seperti dengan mengetahui Cara Hidup Sehat Hindari Kanker.

Sebagai tambahan, jika Anda memerlukan suplemen atau asupan vitamin untuk tubuh, Anda bisa mengunjungi Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Mengenal Jenis-jenis Infeksi dan Cara Mencegahnya

Menjaga kesehatan sudah sepatutnya kita lakukan. Namun, terkadang kita lengah dan tak menyadari bahwa ada berbagai jenis-jenis infeksi yang dapat menyerang tubuh manusia. Setiap jenisnya memiliki cara penularan serta dampak yang berbeda, seperti  Bakteri Makanan yang Menyebabkan Infeksi.

Penyebabnya beragam, mulai dari lingkungan sekitar, kontak dengan orang lain, hingga makanan yang dikonsumsi, potensi terjadinya infeksi selalu ada. Maka dari itu, penting bagi kita untuk selalu waspada dan memahami berbagai jenis infeksi ini agar dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat.

Untuk menjaga kesehatan dan kestabilan tubuh, Anda dapat memperoleh obat atau vitamin resep dokter dari Mandira, distributor obat tepercaya di Indonesia.

Mengenal Jenis Sumber Infeksi

Terdapat empat sumber utama penyebaran infeksi yang dapat menyerang tubuh kita, yakni:

1.    Dari Bakteri

Bakteri adalah mikroorganisme kecil yang bisa ditemukan di mana saja, termasuk di dalam tubuh. Beberapa bakteri bermanfaat, tetapi ada juga yang menyebabkan penyakit.

Contohnya, bakteri Salmonella typhi yang menyebabkan tipes, menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Ada juga bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan TBC, menyebar melalui udara saat seseorang batuk atau bersin.

2.    Dari Virus

Virus adalah penyebab dari banyak penyakit yang terkenal. Misalnya, virus influenza yang menyebabkan flu, atau virus varicella zoster penyebab cacar air. Salah satu virus yang menjadi perhatian dunia adalah SARS-CoV-2, penyebab pandemi COVID-19 lalu.

3.    Dari Jamur

Jamur bisa hidup di udara, tanah, tumbuhan, dan bahkan di tubuh manusia. Beberapa jenis jamur dapat menyebabkan infeksi pada kulit, seperti kandidiasis, kurap, dan panu. Infeksi jamur biasanya terjadi pada area tubuh yang lembap dan hangat.

4.    Dari Parasit

Parasit adalah organisme yang hidup dan mengambil makanan dari organisme lain. Contohnya adalah cacing yang bisa menyebabkan cacingan pada manusia. Ada juga parasit seperti Plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk dan menyebabkan malaria.

Cara Penularan Infeksi yang Perlu Diwaspadai

Setelah mengetahui jenis-jenis infeksi, penting juga untuk mengetahui bagaimana infeksi ini bisa menyebar agar Anda dapat mencegahnya dengan lebih baik. Berikut adalah 2 cara penularan infeksi.

1.    Penularan Infeksi secara Langsung

Jenis penularan ini terjadi ketika ada kontak langsung antara sumber infeksi dengan individu yang rentan. Misalnya:

  • Dari ibu ke bayi: Seorang ibu yang terinfeksi bisa menularkan penyakitnya ke bayinya saat proses kelahiran atau melalui ASI saat menyusui.
  • Dari penderita infeksi: Orang yang sudah terinfeksi bisa menularkan penyakitnya melalui cairan tubuh, seperti batuk, bersin, atau bahkan melalui sentuhan.
  • Dari hewan: Beberapa hewan bisa menjadi sumber penyakit, seperti anjing rabies yang menggigit seseorang bisa menularkan penyakit tersebut.

2.    Penularan Infeksi secara Tidak Langsung

Jenis penularan ini dapat terjadi tanpa kontak langsung dengan sumber infeksi. Contohnya:

  • Dari objek: Beberapa virus atau bakteri bisa bertahan hidup di permukaan benda selama beberapa waktu. Jika tangan menyentuh benda tersebut dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata, Anda bisa terinfeksi.
  • Dari makanan: Makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh bakteri atau virus bisa menjadi sumber infeksi jika dikonsumsi tanpa diproses dengan benar.
  • Dari gigitan serangga: Beberapa serangga, seperti nyamuk, bisa menularkan penyakit saat menggigit manusia.

Cara Mencegah Berbagai Jenis Infeksi

Mencegah infeksi adalah kunci untuk menjaga kesehatan kita dan orang-orang di sekitar. Cara utama dalam mencegah infeksi adalah dengan menjaga kebersihan tangan. Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun selama minimal 20 detik, terutama setelah beraktivitas di luar rumah, dapat mengurangi risiko penularan.

Selain itu, hindari kontak dekat dengan orang yang menunjukkan gejala infeksi. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan peralatan makan dan pastikan untuk mencuci buah serta sayur sebelum mengolahnya.

Vaksinasi juga merupakan salah satu cara efektif untuk melindungi diri dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi.

Dengan memahami jenis-jenis infeksi, cara penularan, dan cara mencegahnya, kini Anda dapat menjaga diri dan orang-orang di sekitar tetap sehat, seperti dengan 7 Langkah Cegah Keluarga Anda Terkena Infeksi Streptococcus.

Sebagai tambahan, jika Anda ingin memenuhi asupan vitamin dan suplemen tubuh, Anda bisa mengunjungi Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.