oleh mandiraadmin | Jan 11, 2023 | Tips Kesehatan
Lingkungan yang kotor dapat menjadi salah satu penyebab sakit tipes, dikenal juga sebagai demam tifoid. Penyakit ini bisa menular dengan cepat melalui konsumsi minuman dan makanan yang telah terkontaminasi bakteri Salmonella typhi.
Di Indonesia, sakit tipes sering dialami oleh anak-anak. Penyakit ini juga bersifat endemik di beberapa negara berkembang karena kurangnya perhatian terhadap sanitasi dan kebersihan lingkungan untuk anak, remaja, dewasa, serta orang tua.
Bukan hanya perihal sanitasi, orang tua juga kerap melewatkan kondisi lainnya pada anak, termasuk gangguan pada mata anak. Untuk itu, kenali 4 Gangguan pada Mata Anak dan Vitamin untuk Mata Anak agar penglihatan anak tetap sehat.
Sakit tipes memang tidak membahayakan nyawa secara langsung, namun, jika dibiarkan, infeksi bakteri yang sudah terjadi akan menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan berbagai komplikasi serius. Maka dari itu, segera bawa anak Anda ke dokter bila muncul gejala sakit tipes.
Macam-macam Penyebab Sakit Tipes
Penyebab paling utama dari sakit tipes adalah infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini khusus menyerang sistem pencernaan. Infeksi dari Salmonella typhi bisa dengan cepat menular melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi.
Biasanya, bakteri hidup pada feses dan urine di tubuh penderita. Nah, lingkungan yang kotor memiliki kemungkinan tinggi terhadap penyebaran bakteri ini. Pasalnya, makanan dan minuman bisa saja telah terkontaminasi dengan feses atau urine penderita penyakit yang belum sembuh total.
Maka dari itu, penting sekali untuk memperhatikan dari mana anak Anda membeli makanan atau minuman jika sedang keluar rumah. Pastikan juga Anda dan anak mengonsumsi makanan dan minuman yang sudah dimasak dan matang sempurna.
Gejala Sakit Tipes
Gejala awal sakit tipes dapat muncul di minggu pertama hingga ketiga. Dan jenis bakteri yang menjadi penyebab sakit tipes adalah infeksi bakteri Salmonella typhi menyerang tubuh anak. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah tanda atau gejala awalnya.
- Demam tinggi hingga 40 derajat Celcius dan suhu terus meningkat setiap hari.
- Sakit perut
- Sakit kepala
- Diare, konstipasi, atau sembelit
- Badan terasa lemas dan lelah
- Batuk kering
- Berkeringat banyak
- Nyeri otot
- Perut yang membengkak
- Nafsu makan hilang, menyebabkan turunnya berat badan
- Muncul ruam atau bintik-bintik kecil dengan warna merah muda pada kulit
Jika sakit tipes pada anak tidak segera diatasi, kondisi di atas dapat menjadi lebih parah. Contohnya, anak Anda akan mengalami hal di bawah ini:
- Berbaring dengan mata setengah tertutup tanpa tenaga
- Mengigau
- Komplikasi seperti pendarahan pada usus dan pecahnya usus jika sakit tipes tidak diobati langsung.
Diagnosis dan Cara Mengobati Sakit Tipes
Sebelum anak diberikan obat, sangat disarankan untuk Anda membawa anak ke dokter agar dapat diberikan hasil diagnosis yang lebih akurat dan obat yang lebih sesuai dengan kondisi sakit. Dokter akan mendiagnosis sakit tipes melalui sampel tinja, urine, dan darah.
Setelah diperiksa oleh dokter, biasanya akan ada resep berbagai obat antibiotik dan obat penurun demam tergantung dengan kondisi anak Anda. Antibiotik merupakan obat paling ampuh untuk menyembuhkan sakit tipes dengan gejala ringan.
Pengobatan dan perawatan pun bisa dilakukan sepenuhnya di rumah saja. Namun, jika sakit tipes anak Anda menunjukkan gejala yang lebih parah, maka perlu dirawat secara intensif di rumah sakit.
Ada pula berbagai penanganan yang harus dilakukan ketika anak terserang sakit tipes, seperti memperbanyak minum air putih agar terhindar dari dehidrasi dan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna oleh tubuh agar tidak membebani kerja usus ketika masih sakit.
Penyebab sakit tipes berakar dari infeksi bakteri Salmonella typhi. Makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri ini dapat menularkan sakit tipes. Setelah mengetahui gejala dan cara mengobatinya, semoga sakit tipes anak Anda bisa diatasi dengan cepat.
Untuk menghindarkan anak dari sakit tipes, kondisi si kecil juga harus terus fit. Tubuh yang fit mampu didapat dari tidur yang berkualitas. Untuk itu, Penting! Begini 6 Cara Mengembalikan Jam Tidur Anak supaya kualitas tidur bisa selalu terjaga.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Jan 9, 2023 | Tips Kesehatan
Anyang-anyangan atau disuria atau infeksi salurah kemih (ISK) merupakan kondisi yang sering terjadi dan bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui penyebab anyang-anyangan pada anak dan cara mengatasinya.
Pasalnya, banyak penyakit yang sulit dideteksi pada si kecil karena mereka masih belum tahu bagaimana cara mengkomunikasikan hal ini. Jadi, Anda perlu memperhatikan kondisi si kecil terutama bila dia mengalami rasa sakit di area saluran kemih.
Selain anyang-anyangan, kondisi si kecil yang harus Anda perhatikan adalah jam tidurnya. Pasalnya, jam tidur yang tak ideal bisa menimbulkan banyak dampak sehingga Penting! Begini 6 Cara Mengembalikan Jam Tidur Anak supaya kualitas tidur bisa selalu terjaga.
Apa Itu Anyang-Anyangan dan Penyebab Anyang-Anyangan pada Anak?
Anyang-Anyangan merujuk pada rasa tidak nyaman, panas, atau nyeri saat anak saat buang air kecil. Rasa tidak nyaman ini bisa bersumber dari saluran kemih, area alat kelamin, uretra, dan anus. Karena rasa sakit yang muncul saat buang air kecil, maka Anyang-anyangan sering disebut dengan istilah sakit kencing.
Meskipun jarang terdengar, anyang-anyangan juga merupakan masalah yang umum diderita oleh semua kalangan usia. Penyebab masalah kesehatan ini ada banyak. Berikut penjabarannya.
1. Terlalu Sering Menahan Kencing
Banyak anak-anak menahan kencing ketika mereka sedang asik bermain bersama teman. Ada pula yang malas untuk ke kamar mandi karena berbagai hal. Kebiasaan buruk inilah yang menjadi salah satu penyebab anyang-anyangan. Bila dibiarkan, hal ini bisa mendatangkan infeksi pada saluran kencing.
2. Tidak Menjaga Kebersihan Alat Kelamin
Terkadang, anak-anak masih belum mengerti betapa pentingnya menjaga kebersihan alat kelamin. Banyak yang kurang membersihkan daerah kelamin di saat mereka selesai buang air besar dan kecil.
Terlebih lagi jika mereka sedang asik bermain seharian, celana dalam yang menjadi kotor tidak diganti bisa menjadi salah satu penyebab anyang-anyangan. Oleh sebab itu, Anda harus selalu siap untuk membantu anak menjaga kebersihan agar anyang-anyangan bisa dihindari.
3. Kurang Minum Air Putih
Inilah penyebab anyang-anyangan pada anak yang paling umum, kurang minum air putih. Pasalnya, banyak anak-anak lebih menyukai minum minuman rasa-rasa dibanding air putih, apalagi ketika Anda dan keluarga sedang bertamasya.
Kurangnya cairan pada tubuh bisa menurunkan produksi urin yang seharusnya dikeluarkan. Akibatnya, anak bisa menderita anyang-anyangan karena hal ini. Maka dari itu, Anda perlu mengingatkan anak untuk selalu minum air putih ketika ingin minum minuman lain.
Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kemih pada Anak
Segera bawa anak ke dokter atau rumah sakit terdekat jika Anda merasa si kecil menderita infeksi saluran kemih (ISK). Setelah mendapat diagnosis pasti dari dokter, ISK langsung bisa ditangani dalam kurun waktu satu minggu atau lebih sesuai dengan obat dan perawatan yang dianjurkan.
Cara efektif untuk mengatasi ISK adalah dengan memberikan obat antibiotik. Melalui hasil dari kultur urine, dokter bisa meresepkan antibiotik yang cocok untuk kondisi anak dan mampu melawan bakteri yang terdeteksi di urine.
Jika kondisi kesehatan anak cukup parah dan ia tidak bisa mengkonsumsi obat dengan diminum, Anda bisa memilih memberikan antibiotik dengan cara disuntik. Pasalnya, obat ini harus rutin dikonsumsi oleh tubuh agar bisa menangani bakteri secara efektif.
Jangan memberhentikan konsumsi obat antibiotik walaupun kondisi anak Anda sudah mulai membaik. Sebab, hal ini bisa memperburuk kondisi infeksi jika antibiotik belum habis. Akibatnya, anak harus dirawat secara intensif di rumah sakit bila ISK semakin menjadi-jadi setelah 3 hari.
Dengan mengetahui penyebab anyang-anyangan pada anak, Anda jadi lebih siaga untuk mengantisipasi masalah kesehatan ini. Pastikan si kecil rutin minum air putih, menjaga kebersihan alat kelamin, dan tidak sering menahan kencing.
Setelah mengetahui penjelasan terkait anyang-anyangan, Anda juga wajib mewaspadai kondisi lainnya pada si kecil, termasuk gangguan mata. Untuk itu, kenali 4 Gangguan pada Mata Anak dan Vitamin untuk Mata Anak agar penglihatan anak tetap sehat.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Jan 6, 2023 | Tips Kesehatan
Asam urat merupakan penyakit radang sendi (arthritis) yang menyebabkan adanya nyeri, bengkak, kemerahan, dan sensasi panas di sekitar area persendian. Penyakit ini bisa menyerang secara tiba-tiba. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara menangani asam urat dengan baik dan benar.
Banyaknya, asam urat menyerang pria usia di atas 30 tahun. Pada wanita, sakit asam urat biasanya lazim muncul setelah masa menopause. Seluruh sendi yang ada di tubuh memiliki risiko kena penyakit asam urat.
Sebagai tambahan, konsumsi kalium ternyata juga bisa mencegah munculnya penyakit ini. Untuk itu, Simak 5 Manfaat Kalium untuk Kesehatan Tubuh salah satunya juga untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit, termasuk asam urat.
4 Cara Menangani Asam Urat
Terdapat beberapa cara mengatasi sakit asam urat yang bisa langsung Anda lakukan. Berikut penjelasannya.
1. Konsumsi Obat Khusus Asam Urat
Sebelum diagnosis sakit asam urat sendiri, sebaiknya Anda langsung membawa diri ke dokter. Setelah diperiksa, dokter bisa meresepkan berbagai obat khusus asam urat (anti-inflamasi nonsteroid) seperti ibuprofen, aspirin, kortikosteroid, dan colchicine.
Obat anti-inflamasi nonsteroid bisa membantu mengurangi rasa sakit atau nyeri, peradangan, dan mengkondisikan gejala yang muncul di saat asam urat mendadak kambuh.
2. Lakukan Diet Seimbang
Terdapat berbagai makanan dan minuman yang bisa memicu produksi asam urat secara berlebihan seperti alkohol, jeroan, makanan manis, seafood (tuna, kerang, sarden, dan teri), asparagus, daging merah, dan sayuran dengan kandungan purin yang tinggi (bayam).
Nah, Anda perlu melakukan diet seimbang untuk membatasi makanan dan minuman apa saja yang baik dikonsumsi dan tidak boleh dikonsumsi oleh tubuh. Ganti makanan sebelumnya dengan asupan yang kaya nutrisi dan antioksidan.
3. Rutin Olahraga
Cara menangani asam urat selanjutnya adalah rutin berolahraga. Olahraga yang teratur bisa menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan mempertahankan berat badan ideal. Hal ini bisa mengurangi kemungkinan Anda terkena asam urat.
Sebaiknya, pilih olahraga ringan dan mudah dilakukan agar tidak membebani sendi pada tubuh secara berlebihan. Anda bisa mulai berjalan atau bersepeda setiap pagi atau sore selama 30 menit.
4. Tempel Es pada Sendi yang Nyeri
Jika salah satu area sendi Anda mulai terasa sakit akibat asam urat, segera tempelkan kain yang berisi es pada bagian yang sakit. Anda bisa menempelkan es sampai 30 menit hingga rasa sakit mulai mereda.
Apa Saja Gejala Asam Urat?
Kenali gejala asam urat agar Anda bisa dengan cepat menangani penyakit ini. Berikut beberapa gejala umum yang bisa Anda deteksi.
- Sendi dan area di sekitarnya tiba-tiba terasa sangat sakit atau nyeri.
- Sulit berjalan karena sakit yang mengganggu, terutama pada malam hari.
- Nyeri diikuti oleh rasa panas, bengkak, dan warna kemerahan di area kulit sendi.
- Ketika sakit mereda, area kulit terlihat bersisik, terasa gatal, dan mengelupas.
Penyebab Asam Urat
Kadar asam urat yang terlampau tinggi merupakan penyebab utama penyakit ini, yakni mencapai 7,0 miligram/desiliter untuk pria atau 6,0 miligram/desiliter untuk wanita merupakan tanda bahwa Anda berisiko menderita penyakit ini.
Kadar tersebut berasal dari perpecahan zat purin di tubuh. Zat ini bisa dengan mudah ditemukan di berbagai makanan dan minuman manis, jeroan, daging, sosis, alkohol, bayam, kacang, dan lainnya.
Kadar asam urat yang berlebihan akan menumpuk, lalu membentuk kristal monosodium urate di area sendi. Kristal inilah yang menyebabkan rasa sakit, nyeri, dan peradangan di area sendi.
Asam urat tak jarang memberikan efek fisik terhadap kaki. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada kaki adalah pegal. Ketahui pula 8 Cara Menghilangkan Pegal Kaki dan Rekomendasi Vitaminnya supaya aktivitas tak terganggu.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Jan 4, 2023 | Tips Kesehatan
Vitamin D memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Mulai dari menjaga kesehatan gigi, tulang, dan otot, membantu tubuh untuk menyerap kalsium dan fosfor, serta menurunkan risiko terkena kanker. Akan tetapi, terdapat berbagai efek samping kelebihan vitamin D jika Anda tidak mengkonsumsi nutrisi ini sesuai takarannya.
Biasanya, hal ini terjadi jika Anda mengonsumsi suplemen vitamin D dengan dosis yang tinggi. Akibatnya, akan ada penumpukan toksisitas pada darah di saat kadar vitamin D berada di atas 150 nanogram/mililiter atau 375 nanomol/liter.
Untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian, tak jarang multivitamin juga menjadi pilihan. Anda juga patut mengetahui 5 Klaim Manfaat Minum Multivitamin, Apakah Benar? supaya lebih memahami pentingnya pemenuhan vitamin bagi tubuh.
Sekarang, simak informasi lengkap mengenai hal ini sebelum Anda mengonsumsi vitamin D berdosis tinggi.
Efek Samping Kelebihan Vitamin D
Berikut beberapa bahaya atau efek samping toksisitas yang ditimbulkan bila Anda kelebihan mengonsumsi vitamin D.
1. Hiperkalsemia atau Peningkatan Kadar Kalsium dalam Darah
Vitamin D dapat membantu tubuh Anda menyerap kalsium. Namun, konsumsi yang berlebihan bisa menyebabkan hiperkalsemia di mana kadar kalsium dalam darah berada di atas batas normal (10,8 miligram/desiliter).
Hiperkalsemia pun menyebabkan berbagai gangguan pencernaan (mual, muntah, sembelit, dan sakit perut), sakit kepala, dehidrasi, tekanan darah tinggi, depresi, kelelahan, dan mengurangi nafsu makan.
Kondisi ini terjadi ketika Anda mengonsumsi vitamin D dosis tinggi dalam waktu lama. Segera periksa ke dokter jika Anda memiliki gejala hiperkalsemia, sebab masalah kesehatan ini bisa berakibat fatal
2. Gangguan Sistem Pencernaan
Mengonsumsi suplemen vitamin D dengan dosis lebih dari 50.000 IU dalam waktu 3 bulan dapat menyebabkan berbagai gangguan pencernaan seperti sakit perut dan diare.
Anda juga bisa merasakan gejala mual, hilang nafsu makan, dan sembelit jika konsumsi vitamin D berlebih terus berlanjut. Maka dari itu, hentikan mengonsumsi suplemen vitamin D dengan dosis tinggi atau ganti dengan memakan makanan yang mengandung vitamin D secara alami.
3. Kerusakan atau Gagal Ginjal
Efek samping kelebihan vitamin D yang ketiga adalah kerusakan pada ginjal. Pasalnya, kadar kalsium yang tinggi dapat memicu pembentukan batu ginjal, bahkan ginjal bisa rusak secara permanen.
4. Pengeroposan pada Tulang
Semakin tinggi dosis vitamin D, semakin tinggi juga kemungkinan tulang Anda keropos dan patah. Hal ini disebabkan oleh dosis tinggi vitamin D yang menghambat kerja vitamin K2 untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.
5. Mengganggu Kondisi Psikologis
Konsumsi vitamin D yang berlebih bisa mempengaruhi kondisi psikologis atau kesehatan mental. Kadar kalsium yang tinggi di dalam tubuh bisa menyebabkan rasa gelisah, bingung, perubahan mood, depresi, hingga koma.
Gangguan kondisi psikologis umumnya terjadi jika Anda meminum suplemen vitamin D dengan dosis tinggi. Maka dari itu, cukup patuhi saja takaran normal per harinya dan jangan sampai Anda mengonsumsi lebih dari 100 mikrogram atau 4.000 IU per hari.
Berapa Dosis Vitamin D yang Dianjurkan?
Untuk suplementasi kebutuhan vitamin D, usia 0 sampai 12 bulan membutuhkan sekitar 10 mikrogram atau 400 IU setiap harinya. Sementara untuk usia 1 sampai 70 tahun, dibutuhkan sekitar 15 mikrogram atau 600 IU per hari.
Untuk memenuhi kebutuhan ini, Anda disarankan untuk rutin mendapatkan sinar matahari pagi selama 15 menit saja, atau makan makanan atau minum suplemen yang mengandung vitamin D. Suplemen vitamin D dengan dosis 400 sampai 5.000 IU bisa didapat secara bebas di berbagai apotek.
Efek samping kelebihan vitamin D seringnya muncul ketika Anda memilih suplemen dengan dosis tinggi. Jika ingin terhindar dari efek samping yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda cukup berjemur saja di bawah matahari pagi selama 15 menit atau memilih suplemen sesuai dengan takaran yang disarankan.
Selain vitamin D, kandungan yang tak kalah penting untuk dikonsumsi adalah protein. Sebab masih banyak yang belum tahu Anda Wajb Tahu! 5 Perbedaan Protein Nabati dan Hewani agar dapat menyeimbangkan konsumsi kedua jenis protein tersebut sesuai kebutuhan.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Jan 2, 2023 | Tips Kesehatan
Masih banyak orang yang masih belum tahu perbedaan vertigo dan migrain. Hal ini karena mereka sama-sama menyebabkan rasa sakit di kepala. Padahal, definisi, penyebab, dan cara penanganan kedua rasa pusing ini berbeda.
Daripada Anda salah kaprah dalam memahami kondisi tubuh sendiri, cari tahu 3 perbedaan lengkap mengenai vertigo dan migrain di bawah ini.
Sebelum lebih lanjut mengetahui perbedaan vertigo dan migrain, Anda patut kenali zat yang bagus untuk daya tahan tubuh. Pahami pula 5 Manfaat Asam Amino yang Wajib Kamu Tahu! Agar daya tahan tubuh terjaga dan terhindar dari penyakit seperti vertigo dan migrain.
Apa Saja Perbedaan Vertigo dan Migrain?
Memahami perbedaan antara vertigo dan migrain sangatlah penting apalagi jika Anda ingin mengkonsultasikan masalah kesehatan ke dokter. Hal ini bisa meminimalisir kesalahan pengobatan dan membantu dokter untuk memahami masalah kesehatan dengan lebih jelas. Berikut 3 perbedaan antara Vertigo dan Migrain.
1. Definisi Vertigo vs Migrain
Vertigo merujuk pada rasa pusing yang membuat tubuh kehilangan keseimbangan karena lingkungan sekitar terasa berputar. Hal ini membuat adanya kebingungan atau disorientasi.
Vertigo bukan penyakit. Hal ini terjadi karena tubuh sedang memberikan sinyal adanya penyakit lain yang sedang diderita. Jadi, segera cek kesehatan Anda jika vertigo yang dialami dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Migrain sendiri merujuk pada sakit kepala yang ditemani oleh sensasi berdenyut pada satu sisi kepala saja. Biasanya, migrain juga ditemani oleh gejala mual dan sensitif berlebihan terhadap cahaya serta suara. Migrain bisa berlangsung hingga berjam-jam atau berhari-hari.
2. Penyebab Vertigo vs. Migrain
Perbedaan vertigo dan migrain yang kedua adalah penyebabnya. Vertigo terbagi menjadi dua jenis, yakni vertigo perifer dan vertigo central.
Jenis perifer disebabkan oleh masalah kesehatan pada bagian dalam telinga seperti infeksi labirinitis, benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), vestibular neuritis, dan penyakit Ménière.
Vertigo central dapat disebabkan oleh stroke, migrain, neuroma akustik, multiple sclerosis, dan obat yang memiliki efek samping berupa gejala vertigo.
Sementara migrain masih belum diketahui secara pasti apa penyebab dasarnya. Namun, faktor genetik dan lingkungan bisa jadi sumber penyakit migrain. Aktivitas saraf yang tidak normal bisa mengundang migrain karena sinyal rasa sakit dikirim ke otak dan menyebar ke saraf yang lain. Selain itu, faktor keseharian Anda seperti kondisi hormon, fisik, psikis, pola diet, dan lingkungan bisa memicu migrain.
3. Penanganan Vertigo vs. Migrain
Dengan penyebab yang berbeda, cara menangani vertigo dan migrain pun berbeda pula. Untuk mengatasi vertigo, Anda perlu mengunjungi dokter agar ditilik jenis vertigo dan masalah kesehatan lain yang dimiliki.
Penanganan Vertigo dapat diatasi sesuai dengan gejalanya dan penyebabnya. Jika gejala ringan dan bisa diatasi dengan obat, maka dokter akan memberikan resep obat yang terdiri dari antibiotik dan steroid dengan resep dokter. Rehabilitasi vestibular akan disarankan jika vertigo disebabkan oleh masalah kesehatan telinga bagian dalam.
Selain pemberian obat, metode Canalith Repositioning Procedure (CRP) bisa dilakukan jika Anda memiliki kondisi BPPV agar endapan kalsium bisa dipindahkan ke ruang telinga bagian dalam. Jika terdeteksi masalah kesehatan sangat serius (tumor atau cedera leher), diperlukan pembedahan agar sumber penyakit bisa segera diatasi.
Sedangkan migrain hanya bisa dikurangi gejala sakitnya saja, seseorang tidak bisa sembuh total dari migrain. Cara mengatasinya pun bergantung pada tingkat keparahan, jenis migrain, usia, dan kondisi kesehatan lainnya.
Secara umum, gejala migrain bisa dikurangi dengan beristirahat yang cukup, mengompres bagian belakang leher dan dagu dengan kompres dingin, tidak mengonsumsi alkohol atau kafein, mengelola stress, memijat kepala atau pelipis, dan relaksasi otot.
Itulah 3 perbedaan vertigo dan migrain mulai dari definisi, penyebab, hingga cara menanganinya. Jika kondisi yang Anda alami terjadi berulang kali dan mengganggu aktivitas sehari-hari, segera hubungi dokter agar dapat mengurangi risiko komplikasi lainnya.
Migrain dan vertigo bisa disebabkan oleh faktor fisik. Agar fisik tetap fit, Anda dapat mengonsumsi multivitamin. Ketahui juga 5 Klaim Manfaat Minum Multivitamin, Apakah Benar? agar Anda bisa menerapkan pola hidup lebih sehat.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.
oleh mandiraadmin | Des 30, 2022 | Tips Kesehatan
Banyak orang mengidam-idamkan tinggi badan ideal sehingga wajar saja apabila cara alami menambah tinggi badan selalu dicari. Sebenarnya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menambah tinggi badan, terutama bagi Anda yang merasa minder dengan tinggi badang yang dirasa pendek.
Akan tetapi, Anda perlu tahu bahwa di usia tertentu pertumbuhan manusia telah berhenti sehingga tidak bisa lagi menjadi lebih tinggi. Namun, dengan memperbaiki postur tubuh, Anda bisa menambah beberapa sentimeter ketinggian tubuh sehingga lebih ideal.
Salah satu vitamin yang penting untuk pertumbuhan tinggi badan adalah vitamin D. Sebelum lebih lanjut mengulas cara alami menambah tinggi badan, simak terlebih dahulu 6 Manfaat Vitamin D untuk Tubuh, Jangan Sampai Kurang.
5 Cara Alami Menambah Tinggi Badan
Menambah tinggi badan sebenarnya hanya bisa dilakukan pada usia pertumbuhan. Jika sudah pada umur di luar masa tersebut, maka akan sulit dilakukan. Maka dari itu, cara berikut ini dapat dicoba sebagai usaha meninggikan tubuh secara alami saat masa pertumbuhan:
1. Olahraga Secara Rutin
Berolahraga secara rutin bukan hanya membantu menjaga kesehatan, tapi juga memastikan pertumbuhan dapat optimal. Bergerak dan aktif berolahraga akan memperkuat jaringan otot dan tulang.
Selain itu, berolahraga juga dapat meningkatkan produksi hormon pertumbuhan sehingga bisa menjadi cara alami menambah tinggi badan. Melakukan olahraga rutin setiap hari atau 3-4 kali seminggu akan sangat membantu.
Anda bisa melakukan olahraga seperti berenang, bersepeda, sepak bola, badminton, dan beragam jenis olahraga aktif lainnya yang menggerakkan seluruh anggota tubuh.
2. Perhatikan Kandungan Gizi Sehari-hari
Pastikan juga Anda selalu mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, terutama jenis-jenis makanan dengan kandungan kalsium dan vitamin D. Kedua unsur ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan tubuh manusia.
Makanan-makanan sehat seperti ikan salmon, susu, atau keju baik dikonsumsi setiap hari. Konsumsilah dengan cara pengolahan tepat, jangan terlalu berlemak dan gunakanlah bahan-bahan alami.
3. Tidur yang Cukup
Cara alami menambah tinggi badan berikutnya adalah memastikan tubuh mendapatkan istirahat cukup, yaitu dengan tidur. Tidur sangat penting di masa pertumbuhan dan akan membantu tumbuh kembang menjadi lebih sempurna.
Ketika seseorang di masa tumbuh kembang kekurangan tidur, maka akan menghambat peningkatan tinggi badannya sehingga tidak bisa tumbuh optimal.
Bagi ana-anak di bawah usia 13 tahun, waktu tidur malam yang baik adalah 10 hingga 12 jam. Sementara itu, pada remaja usia pubertas, sebaiknya beristirahat malam selama 8 hingga 10 jam. Tidur bisa juga dibagi dengan tidur siang dan malam.
4. Perbaiki Postur Tubuh
Cara ini ampuh digunakan pada anak maupun remaja yang dalam masa pertumbuhan. Tidak semua anak maupun remaja memiliki postur sempurna, bisa jadi posturnya sedikit membungkuk karena kebiasaan sehari-hari, sehingga terlihat pendek.
Oleh sebab itu, postur perlu diperbaiki agar pertumbuhannya optimal dan membuatnya lebih tinggi serta proporsional. Besar kemungkinannya postur yang kurang baik dapat menghambat pertumbuhan dan membuat seseorang terlihat pendek.
Ada beberapa cara dapat dilakukan untuk memperbaiki postur tubuh ini, salah satunya dengan melakukan yoga. Yoga merupakan salah satu olahraga ringan, tapi efeknya cukup besar untuk tubuh.
Dalam yoga ada pose seperti mountain pose, cobra pose, dan child’s pose. Ketiga pose ini sangat bagus digunakan sebagai latihan memperbaiki postur tubuh. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan alat bantu seperti karet bahur yang membuat bahu dapat lebih tegak.
5. Usahakan Melakukan Kebiasaan Hidup Sehat
Cara alami menambah tinggi badan berikutnya adalah dengan memastikan hidup sehat. Hal ini dapat dimulai dari asupan makanan sehat dan menghindari makanan-makanan instan, snack kemasan, juga minuman berkafein serta alcohol. Jauhkan diri dari merokok karena efek buruk rokok sangat banyak, terutama dapat mengganggu masa pertumbuhan.
Jika di rumah orang tua merokok dan ada anak sedang dalam masa pertumbuhan, sebaiknya buat kebijakan agar si anak terhindar dari menghirup asap rokok. Pengaturan jam tidur dan olahraga teratur juga perlu diperhatikan agar pertumbuhan tulang menjadi optimal.
Selain menerapkan beberapa cara di atas, Anda juga bisa menambahkan suplemen penambah tinggi badan yang dapat membantu menambah tinggi badan. Banyak pilihan obat dan suplemen yang mampu membantu tumbuh kembang anak serta remaja masa pubertas. Dengan menggabungkan cara alami menambah tinggi badan dan suplemen, maka hasilnya bisa lebih optimal.
Di masa pertumbuhan, tak hanya masalah tulang yang harus dioptimalkan. Kesehatan mata anak menjadi hal krusial sehingga penting bagi Anda mengetahui 4 Gangguan pada Mata Anak dan Vitamin untuk Mata Anak.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.