...

Setiap wanita akan mengalami menopause dan tanda-tandanya biasanya mulai terlihat saat memasuki usia 45 – 55 tahun. Menopause adalah saat wanita berhenti mengalami menstruasi. 

Selama fase awal, banyak wanita mengalami menstruasi yang tak terprediksi hingga atau pendarahan hebat, serta masalah mental atau fisik yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Itu sebabnya, fase ini mengharuskan perempuan untuk beradaptasi dengan pola hidup membuat tak jarang banyak orang merasa stress di awal masa menopause. Untuk itu, Intip 6 Cara Mengatasi Stress Berat supaya terhindar dari stress berkepanjangan.

Sebelum itu Anda perlu mengetahui lebih dulu, apa saja tanda-tanda wanita memasuki masa menopause dan juga rekomendasi yang cocok untuk wanita pada masa menopause.

Tanda-Tanda Menopause yang Perlu Anda Tahu

Seorang wanita dikatakan menopause ketika dia tidak lagi menstruasi selama 12 bulan berturut-turut. Umumnya ini terjadi ketika wanita yang memasuki usia 44 hingga 55 tahun. Berikut adalah tanda-tanda wanita yang memasuki masa menopause: 

1. Masalah Pada Saluran Kemih

Wanita yang memasuki masa menopause biasanya tidak dapat atau sulit menahan buang air kecil, sehingga intensitas buang air kecil menjadi lebih sering, hingga nyeri ketika buang air kecil.

Hal itu disebabkan karena menipis dan berkurangnya elastisitas jaringan di vagina dan saluran kemih.

2. Hot Flashes

Hot flashes atau sensasi rasa panas yang menyebar dari wajah, leher, hingga ke tubuh adalah tanda seorang wanita saat menopause yang cukup umum. Tanda ini biasanya muncul tanpa adanya pemicu apapun.

Selain itu hot flashes juga dibarengi dengan gejala lain seperti tubuh kemerahan dan berkeringat, serta dada yang berdebar cepat.

3. Menstruasi Tidak Teratur

Ketika seorang wanita memasuki masa menjelang menopause, lazim menemukan bahwa siklus menstruasis seorang wanita menjadi tidak teratur. Siklus menstruasi bisa terjadi lebih cepat atau lebih lama dari siklus normal.

Selain itu jumlah darah yang keluar ketika menstruasi juga bisa lebih sedikit, lebih banyak, atau hanya berupa flek saja.

4. Vagina Kering

Pada saat memasuki masa menopause, hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh wanita akan menurun sehingga produksi cairan alami pada vagina juga berkurang dan menyebabkan vagina menjadi kering.

Rekomendasi Suplemen untuk Menopause

Memasuki menopause akan membuat tubuh wanita mengalami beberapa perubahan dan untuk beradaptasi dengan keadaan itu sebaiknya didukung dengan suplemen. Berikut adalah suplemen yang cocok dikonsumsi saat masa menopause:

1. Vitamin B-12

Pada masa menopause tubuh rentan terkena masalah osteoporosis. Oleh karenanya mengonsumsi vitamin B-12 cocok untuk membantu menjaga kesehatan tulang. 

2. Vitamin B-6

Vitamin B-6 bermanfaat untuk meningkatkan hormon serotonin, sehingga dapat membantu wanita dalam menghadapi perubahan mood yang tajam. Karena ketika memasuki masa menopause, wanita cenderung mengalami mood swing yang parah.

3. Kalsium

Kalsium adalah suplemen untuk menopause yang dapat membantu wanita untuk mengatasi masalah pada kepadatan tulang saat memasuki masa menopause.

Mencukupi konsumsi kalsium dapat meminimalisir risiko penyakit osteoporosis, karena penyakit satu ini rentan dialami wanita khususnya di bagian ketiak saat memasuki masa menopause.

4. Vitamin D

Sama seperti vitamin B-12 dan Kalsium, ketika memasuki masa menopause vitamin D juga dapat membantu untuk menjaga kesehatan tulang, terutama untuk kesehatan gigi dan otot. Anda bisa memperolehnya dengan mengkonsumsi ikan salmon, telur, atau susu yang kaya vitamin D.

5. Vitamin E

Perubahan suasana hati sering terjadi ketika memasuki masa menopause dan hal ini bisa memicu depresi. Olehnya kami merekomendasikan vitamin E karena vitamin satu ini dapat mencegah penyakit pada pembuluh darah dan jantung.

Kini Anda telah memahami apa saja tanda-tanda menopause dan kami telah merekomendasikan suplemen untuk menopause yang bisa Anda konsumsi. Kami berharap ulasan di atas bisa membantu Anda dalam menjaga kesehatan tubuh saat memasuki masa menopause.

Vitamin yang juga memiliki peran vital bagi tubuh adalah B12 sehingga saat kekurangan vitamin ini, berbagai penyakit berpotensi muncul. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk Kenali 5 Jenis Penyakit Efek Kekurangan Vitamin B12.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.