...

Untuk menjaga kekebalan tubuhnya, ada berbagai jenis imunisasi pada anak yang wajib untuk dilakukan. Selain imunisasi wajib, ada juga jenis imunisasi tambahan yang sebaiknya juga dilakukan untuk meningkatkan daya tahan anak terhadap berbagai penyakit. Anda juga perlu mengetahui 5 Protein Hewani yang Disukai Anak-anak untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

Berikut adalah penjelasan pembagian jadwal dan jenis imunisasi pada anak yang perlu Anda ketahui.

Pembagian Jadwal dan Jenis Imunisasi pada Anak

Pemerintah telah merancang jadwal dan jenis imunisasi apa saja yang perlu dilakukan untuk anak. Dengan melakukan imunisasi sesuai jadwal, maka anak-anak akan lebih terhindar dari berbagai jenis penyakit menular. Berikut adalah jadwal dan jenis imunisasi untuk anak yang perlu Anda ketahui.

1. Jadwal Jenis Imunisasi Dasar untuk Bayi

Imunisasi dasar penting untuk diberikan pada bayi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Untuk bayi yang berusia 0-11 bulan, inilah daftar imunisasi wajib yang perlu dilakukan:

  • Ketika berusia 1 bulan, bayi perlu melakukan imunisasi BCG Polio dan Polio 1.
  • Ketika berusia 2 bulan, bayi perlu melakukan imunisasi DPT-HB-Hib 1 dan Polio 2. 
  • Ketika berusia 3 bulan, bayi perlu melakukan imunisasi DPT-HB-Hib 2 dan Polio 3.
  • Ketika berusia 4 bulan, bayi melakukan imunisasi DPT-HB-Hib 3, Polio 4, dan IPV atau Polio suntik.
  • Ketika berusia 9 bulan, bayi perlu melakukan imunisasi campak

Selanjutnya, untuk bayi yang telah mencapai usia 18-24 bulan, berikut adalah jenis imunisasinya:

  • Imunisasi DPT-HB-Hib 1 dosis. Imunisasi ini dapat berfungsi agar mencegah penyakit pertusis, difteri, hepatitis B, meningitis, tetanus, dan pneumonia.
  • Imunisasi campak rubella 1 dosis.

2. Jadwal Jenis Imunisasi Lanjutan pada Anak

Setelah mendapatkan imunisasi dasar untuk bayi, ada jenis imunisasi pada anak yang dilakukan ketika sudah menginjak usia sekolah dasar. Imunisasi ini terdiri dari:

  • Imunisasi campak rubella dan DT yang dilakukan ketika anak berada di kelas 1 SD.
  • Imunisasi DT (diphtheria tetanus) yang dilakukan dua kali, yaitu ketika anak berada di kelas 2 dan kelas 5 SD.

3. Jenis Imunisasi Dasar Tambahan Terbaru dari Pemerintah

Selanjutnya, berikut adalah jenis imunisasi tambahan yang terbaru dari pemerintah. Simak setiap jenisnya dan pastikan anak mendapatkan imunisasi secara optimal.

Imunisasi BCG pada Anak

Pertama, ada imunisasi BCG yang dapat mencegah penyakit tuberkulosis. Jenis imunisasi ini bisa diberikan untuk bayi usia 2-3 bulan dan dapat membuat paru-paru menjadi semakin terjaga.

Imunisasi DPT pada Anak

Imunisasi DPT merupakan singkatan dari kata difteri, pertusis, dan tetanus. Jenis imunisasi yang kedua ini bisa diberikan ketika bayi sudah berusia 2-4 bulan, dengan jeda pemberian imunisasi sepanjang satu bulan.

Imunisasi MR/MMR pada Anak

Imunisasi MR/MMR adalah imunisasi dasar yang dapat membuat anak lebih terhindar dari penyakit campak, gondong, dan rubella. Untuk dosis pertama dapat dilakukan ketika anak sudah berusia 9 bulan, dan dosis kedua ketika usia 15 bulan.

Imunisasi Hepatitis B (HB)

Hepatitis merupakan penyakit pada organ hati yang hingga saat ini belum ditemukan obat ampuhnya. Untuk mengantisipasi penyakit ini, maka bisa dilakukan pemberian vaksin hepatitis B yang memiliki 4 dosis.

Dengan imunisasi yang lengkap dan tepat, maka anak akan memiliki daya tahan tubuh yang semakin bagus. Selain memahami berbagai jenis imunisasi pada anak, penting juga untuk menjaga pola hidup yang sehat serta mengetahui Vitamin Paling Bagus Untuk Anak dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini.

Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.