Memasuki usia 40 hingga 50 tahun, umumnya wanita akan mengalami menopause atau berhentinya menstruasi. Menopause membuat wanita mengalami gejala seperti vagina kering hingga mood swings (perubahan suasana hati tak menentu). Itulah mengapa butuh vitamin untuk menopause agar gejala tersebut dapat diminimalisir.
Apa saja nutrisi serta vitamin yang bisa Anda konsumsi ketika menopause? Mari mulai dengan memahami tentang menopause dan gejala-gejalanya berikut ini. Penting juga untuk mengetahui Penyakit Umum dan Vitamin Tubuh untuk Wanita. Jika membutuhkan produk obat atau vitamin, Anda juga dapat memperoleh produk yang sesuai dengan resep dokter dari Mandira, distributor obat tepercaya di Indonesia.
Apa itu Menopause?
Secara alamiah, siklus menstruasi akan berakhir ketika wanita berusia 45 hingga 55 tahun. Peristiwa berhentinya siklus menstruasi tersebut merupakan menopause, yang ditandai dengan ketiadaan menstruasi pada wanita selama 12 bulan.
Wanita yang telah memasuki masa menopause akan kehilangan kemampuannya untuk hamil. Selain itu, wanita juga akan banyak mengalami perubahan, mulai dari kondisi psikologis, hasrat seksual, hingga perubahan penampilan fisik yang signifikan.
Penyebab menopause berhubungan dengan indung telur yang terus mengurangi produksi hormon kewanitaan seiring wanita bertambah tua. Hal tersebut kemudian membuat indung telur tidak melepas sel telurnya, sehingga siklus menstruasi pun terhenti.
Gejala Menopause
Umumnya wanita akan merasakan gejala menopause saat mulai memasuki periode perimenopause, yaitu beberapa bulan atau tahun sebelum menstruasi berhenti sepenuhnya. Gejala menopause berbeda pada setiap wanita, namun umumnya Anda akan merasakan hal-hal di bawah ini ketika menopause dimulai.
1. Siklus Menstruasi Berubah
Anda akan mendapati menstruasi menjadi lebih cepat atau lebih lambat dari siklus biasanya. Kemudian, perubahan juga dapat terlihat pada jumlah darah menstruasi yang bisa berkurang ataupun bertambah.
2. Kondisi Psikologis Berubah
Menopause memicu timbulnya perubahan kondisi psikologis seperti perubahan suasana hati tanpa penyebab yang jelas, kesulitan tidur, fokus dan konsentrasi terganggu, mudah merasa lelah, sampai dengan depresi.
3. Penampilan Fisik Berubah
Kemudian, gejala satu ini umumnya terjadi dengan lebih cepat dan signifikan ketimbang gejala lainnya. Mulai dari payudara mengendur, kerontokan rambut, kulit menjadi lebih kering, hingga nyeri sendi akan lebih sering dirasakan ketika menopause.
4. Kondisi Seksual Berubah
Wanita yang mengalami menopause akan mengalami penurunan gairah seksual serta perubahan kondisi organ reproduksi. Seperti vagina yang akan lebih kering daripada biasanya.
Kebutuhan Nutrisi dan Vitamin pada Wanita Menopause
Untuk meminimalisir gejala-gejala tersebut, wanita perlu mengonsumsi nutrisi dan vitamin tambahan untuk melewati menopause dengan lebih mudah. Vitamin dan nutrisi berikut ini kami rekomendasikan untuk dikonsumsi saat memasuki menopause.
1. Vitamin B6
Gejala menopause yang paling umum adalah mood swings atau suasana hati yang berubah-ubah. Mengonsumsi vitamin B6 akan membantu meningkatkan produksi hormon serotonin tubuh, sehingga perubahan suasana hati tersebut dapat dikendalikan dengan lebih mudah.
2. Vitamin B12
Wanita yang menopause akan mengalami penurunan hormon estrogen, yang berpengaruh pada kepadatan tulang. Dengan demikian, rutin minum vitamin B12 akan membantu Anda terhindar dari osteoporosis. Sumber vitamin B12 dapat berupa telur hingga daging sapi, ataupun suplemen B12 berkualitas.
3. Vitamin E
Menopause dapat memicu depresi. Dengan meningkatkan konsumsi vitamin E, tubuh dapat memproduksi hormon serotonin dalam kuantitas yang lebih tinggi sehingga gejala depresi seperti kecemasan berlebih juga dapat diminimalisir.
4. Vitamin D
Mengonsumsi vitamin D untuk menopause dapat membantu terjaganya kesehatan kulit dan tulang wanita. Dengan mengonsumsi vitamin D yang cukup, fungsi penyerapan fosfat dan kalsium bagi pertumbuhan tulang jadi lebih maksimal.
Itulah nutrisi dan vitamin untuk menopause yang bisa Anda konsumsi ketika memasuki usia rentan siklus menstruasi berhenti. Selain menopause, penting juga untuk mewaspadai kondisi gangguan alat reproduksi wanita lainnya, seperti Kista Ovarium, sejak dini.
Anda juga dapat memperoleh vitamin berkualitas sekarang lebih mudah dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.