...

Salah satu sistem organ terpenting dalam kehidupan manusia adalah pernapasan, karena tubuh membutuhkan oksigen untuk dapat menjalankan berbagai aktivitas. Namun, ada berbagai jenis penyakit pernapasan yang dapat mengganggu kinerja sistemnya.

Penyakit yang menimpa sistem pernapasan tentu saja dapat memberikan berbagai gangguan terhadap aktivitas sehari-hari. Sebaiknya, Anda mengetahui berbagai jenis penyakit yang perlu diwaspadai, jenis-jenis gejala, dan cara mencegahnya sedini mungkin, seperti Penyebab Penyakit Tuberkulosis dan Cara Penularannya. Jika Anda membutuhkan produk obat atau vitamin tambahan, dapatkan produk terbaik di Mandira, salah satu distributor obat terpercaya di Indonesia. 

Jenis-jenis Penyakit Pernapasan

Jenis Penyakit Pernapasan

Selain bertugas untuk memperoleh oksigen yang dibutuhkan tubuh, sistem pernapasan juga bertugas untuk membantu tubuh membuang karbon dioksida. Maka dari itu, kondisi kesehatan sistem pernapasan perlu dijaga dengan baik sehingga proses pernapasan dapat berjalan dengan optimal. Berikut adalah sejumlah penyakit pernapasan yang sebaiknya Anda ketahui.

1.    Asma

Asma adalah salah satu penyakit pernapasan yang mungkin sudah cukup awam diketahui oleh masyarakat. Kondisi ini merupakan jenis penyakit pernapasan jangka panjang yang menyerang bagian saluran pernapasan, dan disertai dengan penyempitan dan peradangan pada saluran tersebut.

Penderita asma umumnya mengalami kesulitan bernapas dan merasa sesak. Gejala lain yang menjadi tanda kambuhnya asma antara lain seperti nyeri dada dan batuk.

Ada berbagai hal yang bisa memicu munculnya gejala tersebut, misalnya bulu binatang, debu, udara dingin, gas, asap rokok, kelelahan beraktivitas, hingga stres.

2.    Tuberkulosis

Penyakit tuberkulosis merupakan jenis penyakit yang menyerang organ paru-paru dan membutuhkan perawatan secara medis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang dapat menyerang jaringan paru-paru dan dapat memicu kerusakan pada berbagai organ tubuh lainnya.

3.    Bronkitis

Selanjutnya, ada penyakit bronkitis yang disebabkan oleh infeksi pada bagian bronkus, yaitu saluran utama pada organ paru-paru. Penyakit ketiga ini juga dapat menjadi pemicu munculnya peradangan dan iritasi di bagian saluran pernapasan.

Gejala umum dari penyakit ini yaitu merasa sesak napas, nyeri tenggorokan, nyeri otot, demam, batuk berdahak, dan sakit kepala.

4.    PPOK atau Penyakit Paru Obstruktif Kronik

PPOK adalah kumpulan dari penyakit pada organ paru-paru yang menyebabkan munculnya peradangan. Penyakit tersebut muncul karena kerusakan pada struktur dari saluran pernapasan.

Jenis penyakit pernapasan yang satu ini perlu diwaspadai karena PPOK termasuk jenis penyakit progresif. Artinya, seiring berjalannya waktu, PPOK dapat menjadi semakin parah untuk penderitanya.

5.    Radang Paru-paru atau Pneumonia

Pneumonia terjadi ketika kantung udara pada organ paru-paru mengalami infeksi, sehingga muncul peradangan dan berisi lendir atau nanah. Gejala yang umum terjadi untuk penyakit ini yaitu demam, mual, batuk berdahak, nyeri dada, pusing, sesak napas, dan banyak berkeringat.

6.    Kanker Paru

Jenis penyakit pernapasan terakhir yaitu kanker paru. Penyakit pernapasan ini umumnya disebabkan oleh terlalu banyak menghirup bahan kimia yang berbahaya atau mengonsumsi rokok. Tindakan medis yang biasanya dilakukan untuk mengatasi kanker paru-paru yaitu operasi, terapi, dan kemoterapi.

Pada kondisi tertentu, kanker paru-paru dapat menyebarkan dampaknya untuk bagian lainnya di dalam tubuh. Misalnya, bagian hati, otak, tulang, dan kelenjar getah bening.

Gejala dan Kondisi Pernapasan yang Butuh Perhatian Medis

Gangguan pernapasan umumnya memiliki gejala utama yaitu napas menjadi terengah-engah atau mengalami sesak napas. Selain itu, ada berbagai gejala lain yang biasa terjadi, yaitu sebagai berikut:

  • Batuk berdahak, batuk kering, atau batuk disertai darah
  • Mengalami sakit tenggorokan
  • Bagian dada terasa seperti diikat atau tertekan
  • Muncul gejala demam
  • Keringat dingin
  • Mengalami mengi, biasanya ditandai dengan munculnya bunyi ‘ngik’ ketika bernapas
  • Suara menjadi parau
  • Muncul bengkak di bagian perut atau kaki
  • Merasa gelisah

Jika Anda mengalami tanda-tanda di atas, terlebih untuk jangka waktu yang cukup lama, sangat direkomendasikan utnuk segera memeriksakan diri ke dokter. Dengan  begitu, dokter bisa melakukan pengamatan lebih lanjut serta bisa juga mencegah berbagai risiko penyakit yang lebih parah.

Selanjutnya, pemeriksaan ke dokter akan menjadi lebih perlu dilakukan apabila telah muncul gejala yang lebih parah, misalnya sebagai berikut:

  • Batuk dalam jangka waktu panjang, atau batuk kronis
  • Terasa nyeri di bagian dada
  • Banyak berkeringat
  • Tubuh terasa lebih lemas dan sering merasa akan pingsan
  • Mengalami sesak napas, walaupun tidak sedang beraktivitas
  • Sesak napas secara tiba-tiba ketika malam hari, sehingga sering menyebabkan kesulitan tidur atau terbangun saat tidur
  • Kulit menjadi tampak pucat
  • Mengalami sianosis, dengan gejala yaitu bagian ujung jari atau bibir jadi membiru

Cara Mencegah Gangguan dan Penyakit Pernapasan

Untuk menghindari munculnya penyakit pernapasan, maka penting untuk memperhatikan kesehatan tubuh dan menjalani pola hidup yang sehat. Seperti cara Pencegahan Tuberkulosis, terdapat berbagai tindakan pencegahan penyakit pernapasan yang sebaiknya Anda lakukan atau biasakan sejak dini, seperti:

  • Hindari aktivitas merokok aktif maupun pasif
  • Konsumsi makanan sehat, pastikan zat gizinya seimbang
  • Lakukan olahraga secara teratur
  • Cegah berbagai penyakit dengan rajin cuci tangan
  • Hindari berbagai paparan dari polusi udara
  • Lakukan pengelolaan stres
  • Pastikan tidur dan beristirahat dengan cukup
  • Jika menderita obesitas, upayakan untuk turunkan berat badan

Demikian berbagai penjelasan terkait penyakit pernapasan, mulai dari jenis, gejala, hingga cara mencegahnya. Jika sudah muncul gejala yang perlu diperhatikan secara serius, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Sebagai tim medis dan rumah sakit, salah satu penyakit pernapasan diatas mungkin saja dialami oleh pasien Anda. Sehingga masukan dan pengobatan dari tenaga medis tersebut sangat dibutuhkan. Selanjutnya, jika Anda membutuhkan asupan vitamin atau obat-obatan tertentu, pun sebaiknya konsultasikan dengan ahlinya dan Mandira distributor obat-obatan resmi siap mesupport obat-obatan ke Rumah sakit dan Apotik pilihan Anda. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini.