Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan karena infeksi via udara serta memiliki dampat sangat serius terhadap kesehatan manusia. Penyakit ini umum menargetkan organ paru-paru dan dikenali sebagai 1 dari 10 penyakit yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Agar tidak terinfeksi, pastikan mengetahui penyebab penyakit tuberkulosis ini.
Infeksi tuberkulosis mulai mengalami peningkatan di tahun 1985. Hal tersebut disebabkan karena kemunculan HIV yang membuat sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lemah dan penderitanya tidak dapat melawan kuman tuberkulosis.
Penyakit ini dapat dicegah dengan mengetahui penyebarannya, juga dengan meningkatkan imunitas tubuh. Anda dapat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh Anda dengan Jenis Suplemen Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh agar Kuat berikut.
Faktor Risiko Penyebab Penyakit Tuberkulosis
Penyebab utama dari penyakit tuberkulosis adalah bakteri Mycobacterium tuberculosis. Selain dari bakteri tersebut, terdapat sejumlah faktor risiko yang meningkatkan peluang tertular bakteri penyebab tuberkulosis ini, seperti:
- Diabetes, Gagal Ginjal Stadium Akhir, atau Kanker
Pengidap diabetes, gagal ginjal stadium akhir, serta kanker memiliki peluang tertular bakteri tuberkulosis lebih tinggi dari orang dengan kondisi yang lebih sehat.
- Malnutrisi
Seseorang yang kekurangan nutrisi juga akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih rencah, sehingga meningkatkan peluang tertular bakteri yang menjadi penyebab dari penyakit tuberkulosis.
- Rokok atau Alkohol
Pengkonsumsi alkohol dan perokok dalam jangka waktu lama juga memiliki risiko tertular tuberkulosis cukup tinggi.
- HIV
Penyakit HIV maupun mempunyai situasi lain yang berbahaya bagi sistem kekebalan tubuh juga dapat menjadi penyebab penyakit ini.
- Penggunaan Obat-obatan
Umumnya, penggunaan obat yang berakibat menekan sistem kekebalan dapat membuat orang memiliki risiko penyakit tuberkulosis, termasuk obat yang membantu pencegahan tubuh mengalami penolakan transplantasi organ.
- Lingkungan Rentan TB
Penyebab penyakit tuberkulosis yang lainnya jika seseorang pergi atau tinggal di daerah yang ramai dengan penderita tuberkulosis.
Cara Penularan Penyakit Tuberkulosis
Bakteri penyakit tuberkulosis ditularkan dari tetesan (droplet) yang terinfeksi melalui udara. Saat tetesan ini masuk ke udara, siapa saja yang berada di dekatnya bisa menghirupnya. Seseorang yang memiliki tuberkulosis bisa menularkan bakteri dari batuk, bersin, nyanyian, dan berbicara. Berikut adalah tahapan dari penularan penyakit tuberkulosis.
1. Infeksi Primer
Tahap yang pertama adalah infeksi primer. Pada tahap ini, seseorang yang menghirup tetesan (droplet) yang nantinya menyebabkan bakteri masuk ke hidung dan mulut dan menuju ke bagian luar paru-paru yakni alveolus.
Berikutnya, bakteri memperbanyak diri, kemudian sebagian kecil dari bakteri tersebut akan masuk di kelenjar limpa. Tahap ini umumnya belum memiliki gejala yang signifikan.
2. Infeksi Aktif
Dengan sejumlah penyebab tuberkulosis, daya tahan tubuh yang lemah bisa menyebabkan lapisan sel pertahanan tubuh yang sudah dibangun menjadi runtuh. Akhirnya, terjadi penyebaran infeksi tuberkulosis.
Bakteri ini akan merusak dinding pertahanan sel tubuh dan memperbanyak diri. WHO atau badan kesehatan dunia mengatakan kondisi bakteri yang aktif kembali menginfeksi menjadi onset dari tuberkulosis aktif. Fase inilah infeksi bakteri mulai memunculkan gejala dari tuberkulosis seperti batuk.
Meskipun demikian, tidak ada ciri khusus dari gejala awal tuberkulosis yang spesifik selain dari kondisi batuk tersebut. Umumnya, perubahan tuberkulosis laten menjadi tuberkulosis aktif bisa berlangsung selama berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.
3. Infeksi Laten
Bila sudah melalui tahapan primer, sel makrofag yang berada di dalam sistem imun akan mulai melakukan pertahanan. Sel ini memiliki tugas untuk melawan bakteri tuberkulosis. Kemudian, sistem imun akan mencari cara pertahanan dengan membentuk lapisan yang keras dan menjadi dinding pelindung mencegah penyebaran infeksi.
Bila sistem imun tubuh cukup kuat, sel pertahanan dapat menghancurkan bakteri. Bila tidak, bakteri dapat masuk di status dorman atau tidak aktif berkembang. Bakteri tuberkulosis dapat berada dalam status ini dalam waktu lama serta tidak menyebabkan gejala apun. Inilah alasan orang yang tertular tuberkulosis tidak menunjukkan gejala awal.
Fase ini disebut dengan tuberkulosis laten. Walaupun terdapat bakteri tuberkulosis yang berada di dalam tubuh, penderita tuberkulosis laten tidak dapat menularkan penyakit tuberkulosis ini.
Mengenal penyebab penyakit tuberkulosis menjadi hal yang penting, dengan mengetahui penyebabnya, kita dapat menghindari infeksi ini. Selain mengetahui berbagai penyebabnya, ketahui pula cara mencegah penyakit tuberkulosis ini.
Salah satu langkah untuk mencegahnya adalah mengkonsumsi suplemen kesehatan untuk menjaga imunitas tubuh. Ada berbagai macam pilihan vitamin dan suplemen dari Mandira, atau juga mengkonsumsi Kombucha sebagai Cara Memperkuat Daya Tahan Tubuh. Kunjungi halaman prinsipal untuk melihat informasi produk atau langsung hubungi kami di sini.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.