Hampir semua orang tahu obat dibuat oleh pabrik farmasi dan dipakai di rumah sakit atau apotek. Yang jarang dibahas adalah peran PBF dalam rantai pasok obat rumah sakit, padahal simpul inilah yang membuat distribusi obat di Indonesia berjalan tertib dan bisa ditelusuri.
Struktur Rantai Pasok Farmasi di Indonesia
Alurnya berjalan dari industri farmasi sebagai produsen, ke Pedagang Besar Farmasi sebagai distributor, lalu dari PBF ke fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, puskesmas, dan apotek.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1148/MENKES/PER/VI/2011 tentang Pedagang Besar Farmasi, PBF adalah badan usaha yang memiliki izin resmi untuk pengadaan, penyimpanan, dan penyaluran obat dalam jumlah besar.
3 Fungsi Spesifik PBF dalam Ekosistem Ini
1. Konsolidasi Produk dari Banyak Prinsipal
Rumah sakit tidak perlu berhubungan langsung dengan puluhan pabrik obat yang berbeda, karena PBF mengonsolidasikan produk dari berbagai prinsipal dalam satu jalur distribusi.
2. Jaminan Mutu Sepanjang Distribusi
Sesuai standar CDOB, PBF bertanggung jawab menjaga mutu obat sejak diterima dari prinsipal sampai sampai ke fasilitas kesehatan.
3. Efisiensi Logistik untuk RS dan Klinik
Jaringan gudang dan armada pengiriman yang dimiliki PBF membuat distribusi obat berjalan jauh lebih efisien dibanding kalau setiap fasilitas kesehatan mengurus pengadaan sendiri-sendiri.
Kenapa Rumah Sakit Tidak Membeli Langsung ke Pabrik
Selain soal efisiensi, pengadaan obat dari industri farmasi ke fasilitas kesehatan memang diatur untuk melalui jalur distribusi resmi. Pengaturan ini membantu menjaga ketertelusuran obat di sepanjang rantai pasok, yang penting untuk keperluan audit maupun ketika suatu saat terjadi penarikan produk dari pasaran.
Mandira Distra dalam Ekosistem Ini
Mandira Distra Abadi telah menjadi bagian dari rantai pasok farmasi Indonesia sejak 1994, bekerja sama dengan lebih dari 10 prinsipal seperti PT IFARS Pharmaceutical, PT ITRASAL, PT PIM Pharmaceuticals, PT Berlico Mulia Farma, PT Novapharin, PT Graha Farma, PT First Medipharma, dan PT Holi Pharma. Daftar lengkap prinsipal kami tersedia di halaman prinsipal. Kalau Anda ingin mendiskusikan kebutuhan pengadaan obat untuk fasilitas Anda, hubungi tim kami.
FAQ Ekosistem Industri Farmasi
Apa beda PBF dengan apotek jaringan?
PBF berfokus pada distribusi obat dalam jumlah besar ke fasilitas kesehatan, sementara apotek jaringan menjual obat langsung ke konsumen akhir.
Kenapa RS besar tetap memakai distributor, bukan beli langsung ke pabrik?
Karena jalur distribusi resmi lewat PBF membantu menjaga ketertelusuran dan efisiensi logistik, sekaligus memenuhi ketentuan yang berlaku dalam peredaran obat di Indonesia.
Apakah semua obat wajib melalui PBF sebelum sampai ke RS?
Pada umumnya ya, kecuali untuk kondisi tertentu yang diatur secara khusus dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.