Sebagian ibu mungkin masih belum menyadari ada banyak manfaat ASI bagi bayi. ASI merupakan sumber gizi terbaik bagi bayi di awal masa kehidupannya. Pasalnya, makanan ini mengandung nutrisi yang diperlukan bayi seperti vitamin, zat gizi, serta mineral yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka selama 6 bulan pertama.
Di tahun pertama dan kedua kehidupan, ASI masih menjadi sumber nutrisi yang sangat penting bagi sang buah hati. Pasalnya, Air Susu Ibu ini mampu memenuhi setengah atau lebih zat gizi yang dibutuhkan oleh si kecil.
Namun, ada kalanya seorang ibu mengalami masalah pada ASI. Maka dari itu, Anda dapat mengetahui 10 Masalah Ibu Menyusui yang Sering Dialami dan Cara Mengatasinya.
Kemudian jika membutuhkan obat atau suplemen, Anda dapat memperolehnya dari Mandira, salah satu distributor obat terpercaya di Indonesia.
Manfaat ASI bagi Bayi
Ada banyak manfaat ASI eksklusif yang bisa didapatkan oleh ibu maupun bayinya. Adapun manfaatnya yaitu sebagai berikut:
1. Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Bayi
Mungkin Anda sering mendengar jika banyak dokter dan bidan yang menganjurkan untuk memberikan ASI eksklusif untuk bayi. Salah satu alasannya yaitu karena ASI dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembang sang buah hati.
ASI mengandung asam lemak yang sangat dibutuhkan untuk menunjang perkembangan fisik maupun otak bayi.
2. Memberikan Sistem Kekebalan Tubuh Bayi
Tidak hanya dapat mengoptimalkan tumbuh kembang bayi, ASI eksklusif juga dapat membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh si kecil. Hal ini berkat zat antibodi yang terkandung dalam ASI. Zat tersebut akan melawan bakteri dan virus yang bisa menyebabkan berbagai penyakit dalam tubuh si kecil.
Oleh karena itu, memberikan ASI secara eksklusif sangat dianjurkan karena dapat mengurangi risiko terjadinya beragam gangguan kesehatan. Misalnya, meningitis pada bayi, asma, diare, dan sebagainya.
Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan sang buah hati saja, memberikan ASI secara eksklusif juga dapat membantu menurunkan risiko kanker payudara pada sang ibu.
Risiko kanker payudara dapat meningkat bila hormon seks (seperti hormon estrogen) dalam tubuh diproduksi secara berlebihan. Memberikan ASI secara eksklusif dapat membantu menekan pertumbuhan hormon estrogen sehingga risiko ibu terkena kanker payudara dapat diturunkan.
4. Menjaga Berat Badan Ibu Tetap Ideal
Diketahui, menyusui dapat membakar banyak kalori yaitu hingga 500 kalori per hari. Hal ini dapat membantu menurunkan berat badan ibu selama masa menyusui.
Terlebih, pasca melahirkan ibu memang membutuhkan aktivitas yang dapat membantu proses pembakaran kalori. Meskipun demikian, Anda harus tetap menjaga asupan nutrisi selama masa menyusui.
5. Meminimalisir Alergi
Seperti yang diketahui, manfaat ASI bagi bayi yaitu dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Hal ini membantu menurunkan risiko alergi pada bayi. Terlebih, biasanya bayi lebih rentan mengalami berbagai macam alergi pada masa pertumbuhannya.
Alergi merupakan sebuah reaksi dari sistem imun ketika terjadi kontak langsung dengan zat tertentu, walaupun sebenarnya tidak berbahaya. Bila sistem imun menguat, reaksinya terhadap zat tersebut seharusnya tidak berdampak bahaya dan bisa berkurang.
6. Sebagai KB Alami untuk Ibu
Banyak penelitian yang menunjukkan jika memberikan ASI eksklusif dapat menjadi KB alami bagi ibu. Pasalnya, proses menyusui secara eksklusif dapat menghambat terjadi ovulasi pada organ reproduksi wanita. Hal ini membantu menurunkan peluang ibu untuk hamil,
Namun, manfaat ini hanya bisa didapatkan secara efektif apabila ibu selalu sedia menyusui bayinya setiap kali bayi menginginkannya.
Demikian beberapa manfaat ASI bagi bayi dan ibu yang bisa didapatkan. Ketahui juga mengenai Jenis, Ciri, dan Manfaat ASI Sehat untuk Pertumbuhan Bayi. Jika Anda membutuhkan berbagai obat tertentu atau suplemen, bisa didapatkan dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original.
Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini dan membaca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini.