Terdapat beberapa jenis vitamin untuk demensia yang mampu memperlambat sindrom tersebut seperti Vitamin E. Demensia sendiri adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap menimpa orang-orang dengan usia lanjut.
Masalah kesehatan ini mampu mempengaruhi cara berpikir, pengendalian emosi sampai aktivitas sehari-hari. Meskipun lebih umum dialami oleh mereka dengan usia di atas 65 tahun, banyak juga penderita berusia 40 tahun hingga 50 tahun.
Demensia ini disebabkan karena faktor usia, pastinya dengan hal tersebut ada beberapa tindakan preventif yang dapat dilakukan. Maka dari itu Anda dapat Lakukan 6 Hal Ini agar Bahagia dan Sehat di Masa Pensiun .
Karena memungkinkan menyerang di usia 40 tahun, ada baiknya Anda mengenali beragam penyebab dan cara mencegah demensia. Hal ini karena, upaya mencegah tentu akan lebih baik daripada mengobati.
Penyebab Munculnya Demensia
Demensia adalah sindrom yang mampu menurunkan fungsi kognitif di mana gejalanya terus memburuk dari waktu ke waktu. Penderitanya sangat mungkin mengalami gangguan memori, berpikir, berhitung, belajar, berbahasa, bahkan hingga menimbang sesuatu.
Karena dampaknya cukup buruk, banyak vitamin untuk demensia yang mampu memperlambat tingkat keparahannya. Penyebab dari sindrom ini sendiri adalah perubahan pada otak. Ada sejumlah faktor yang mampu mempengaruhi perubahan otak seperti berikut.
1. Usia
Sebenarnya, begitu manusia menginjak usia tua, akan muncul berbagai gangguan kesehatan, salah satunya merupakan demensia. Umumnya, demensia akan menyerang seseorang ketika memasuki usia 65 tahun ke atas.
2. Faktor Keturunan
Terdapat beberapa jenis penyakit yang dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi sesudahnya. Salah satu penyakit bawaan tersebut adalah demensia, dimana penyakit ini dapat diwariskan kepada keturunan Anda. Maka dari itu, demensia tidak hanya disebabkan oleh penyebab internal, tetapi juga eksternal, yaitu faktor genetik.
3. Kurang Gerak dan Kurang Aktivitas Kognitif
Manusia mempunyai tubuh dan otak tentu harus dimanfaatkan secara teratur. Jika bagian kognitif otak kurang diasah, akan berdampak buruk pada kesehatan. Begitu juga jika kurang gerak, mampu menyebabkan beragam masalah kesehatan seperti demensia.
4. Merokok, Alkohol, dan Narkoba
Seperti yang Anda tahu, rokok, alkohol, dan narkoba sama-sama menyimpan dampak buruk bagi kesehatan. Salah satu dampak buruk yang disebabkan oleh rokok, alkohol, dan narkoba adalah menurunnya kemampuan daya ingat tubuh. Karenanya, kemungkinan tubuh mengalami demensia juga ikut meningkat.
5. Masalah Kesehatan Mental
Setiap orang tidak hanya perlu menjaga kesehatan secara fisik, tetapi juga mental. Apabila memiliki gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan isolasi sosial, mampu mempengaruhi kesehatan fisik, seperti terkena sindrom penurunan fungsi kognitif. Oleh karena itu, kemungkinan terkena demensia juga ikut meningkat.
Cara Cegah Timbulnya Demensia
Perubahan gaya hidup mampu menurunkan risiko pengembangan demensia. Perubahan gaya hidup sendiri tergolong cara yang mudah dan sederhana untuk membantu memperlambat keparahan sindrom penurunan kognitif, seperti berikut.
1. Diet Sehat
Supaya otak senantiasa sehat, perlu untuk menerapkan diet yang sehat. Anda bisa meningkatkan konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, ikan, minyak zaitun, dan kacang-kacangan. Bisa juga ditambahkan konsumsi vitamin untuk demensia yang akan dibahas di akhir artikel ini.
2. Tidur Cukup
Tubuh memerlukan waktu tidur yang cukup ketika malam hari. Ketika tidur, otak akan menyingkirkan racun yang mampu menyebabkan sindrom penurunan fungsi kognitif.
3. Rutin Olahraga dan Melatih Otak
Tubuh dan otak sama-sama perlu dilatih secara teratur. Olahraga yang bisa dilakukan misalnya jalan, bersepeda hingga berkebun. Sementara melatih otak dapat berupa membaca, menulis surat, bermain kartu, hingga permainan papan.
Rekomendasi Vitamin untuk Demensia
Menerapkan pola hidup dan pola makan sehat memang mampu membantu dalam mencegah demensia. Akan tetapi, perlu diimbangi dengan konsumsi vitamin supaya lebih optimal.
1. Vitamin E
Vitamin E mampu membantu menurunkan dampak buruk pada penderita demensia. Jenis vitamin ini terkandung dalam berbagai jenis buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau.
2. Vitamin B
Vitamin untuk demensia ini berguna dalam memperlambat penurunan penyusutan otak. Penyusutan volume otak sendiri dampak berdampak buruk terhadap fungsi otak untuk menyimpan dan menggunakan informasi.
3. Vitamin B6
Selanjutnya, jenis vitamin B6 mampu memperkuat dan menyehatkan otak. Vitamin B6 ini akan membantu dalam produksi neurotransmitter atau senyawa kimia yang berguna mengirimkan pesan atau sinyal ke memori otak.
4. Vitamin D
Vitamin D mampu mencegah terserang demensia. Tidak hanya itu, vitamin ini juga mampu mencegah penyakit lain seperti osteoporosis yang biasa menimpa orang-orang lanjut usia.
Tidak jarang, penderita demensia mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi. Bahkan juga terjadi perubahan pada kepribadiannya. Masalah kesehatan ini dapat berlanjut pada tingkat yang cukup parah sehingga perlu mengonsumsi vitamin untuk demensia.
Selain vitamin dan suplmen yang dapat meminimalisir penyakit demensia. Anda juga perlu mengetahui Tips dan Rekomendasi Suplemen Jaga Lansia Sehat dan Bahagia.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.