...

Beragam jenis penyakit kulit membuat masyarakat kesulitan dalam membedakannya, sehingga masih timbul pertanyaan mengenai apa itu penyakit kusta. Secara umum, penyakit kulit memiliki ciri-ciri ruam yang identik namun tetap dapat dibedakan.

Untuk kusta sendiri merupakan masalah kulit yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi hingga saluran pernapasan. Hal ini tentunya berbeda dengan masalah kulit lainnya seperti cacar air, herpes dan peradangan kulit. Untuk peradangan kulit Anda dapat mengetahui Penyakit Peradangan Kulit: Gejala, Penyebab dan Jenisnya. Anda juga dapat memperoleh obat resep dokter untuk penyakit kulit dari Mandira, salah satu distributor obat terpercaya di Indonesia.

Apa itu Penyakit Kusta?

Kusta merupakan salah satu penyakit yang bisa menyerang kulit dan cukup ditakuti oleh banyak orang. Selain menyerang kulit, kusta juga bisa menyerang bagian mata, jaringan saraf perifer, serta jaringan selaput yang ada di dalam bagian hidung.

Penyebaran kusta disebabkan oleh penularan atau pertumbuhan bakteri, lebih tepatnya bakteri Mycobacterium leprae (M. Leprae). Ketika bicara tentang apa itu penyakit kusta, maka jawabannya adalah penyakit yang mudah menular secara cepat dan menimbulkan berbagai dampak yang parah. 

Sebenarnya penyakit ini tidak menular dengan mudah atau cepat, jika dilakukan penanganan yang efektif tentunya dapat menurunkan risiko yang ada. Secara umum, penyakit ini terbilang sangat jarang menyebabkan kematian, namun tetap terdapat risiko yang menyebabkan kecacatan.

Risiko yang bisa terjadi jika penyakit ini tidak segera ditangani, maka bisa saja menjadikan penderitanya mengalami lumpuh di bagian kaki dan tangan, kerusakan jaringan di area yang terkena kusta, serta muncul luka disertai nanah yang sulit untuk disembuhkan.

Hal ini seringkali membuat penderitanya mengalami diskriminasi tertentu dan berdampak buruk terhadap psikologis dan proses penyembuhannya.

Sebenarnya, jika mendapatkan pengobatan dini sebelum gejalanya parah, maka penderitanya bisa disembuhkan dengan tepat dan kecacatan pun dapat dicegah.

Penyebab Kusta

Setelah mengetahui tentang apa itu penyakit kusta, kini kenali bagaimana penyebab penyakit kusta itu sendiri.

Seperti yang sudah disinggung di bagian sebelumnya, penyebab utamanya yaitu bakteri Mycobacterium leprae (M. Leprae) yang terbilang cukup lambat ketika bertumbuh. Karena berasal dari bakteri, maka penyakit ini pun bisa menular dengan beberapa cara.

Seseorang bisa saja tertular kusta karena melakukan kontak fisik atau kontak kulit dengan penderitanya, sehingga bakteri penyebabnya pun dapat menyebar dengan lebih mudah.

Selain itu, penyakit kusta juga bisa menular melalui udara ketika seorang penderitanya batuk atau bersin, karena bakteri kusta dapat hidup selama beberapa hari meskipun hanya berbentuk droplet di udara. Maka dari itu, perlu diwaspadai jika Anda berada di sekitar orang yang sedang mengidap penyakit kusta.

Ada berbagai faktor risiko yang sebaiknya Anda waspadai supaya tidak tertular. Berikut adalah hal-hal yang bisa meningkatkan risiko tertular penyakit kusta:

  • Tinggal atau menetap di daerah yang sedang dilanda endemik penyakit kusta.
  • Melakukan kontak fisik dengan orang yang sedang mengalami infeksi, misalnya batuk dan bersin.
  • Melakukan kontak fisik atau dekat dengan seseorang yang sedang mengidap penyakit kusta, terlebih yang tidak mendapat penanganan dalam jangka waktu yang lama.
  • Melakukan kontak fisik dengan berbagai jenis binatang yang bisa menyebarkan bakteri penyebab kusta, misalnya armadillo.
  • Mempunyai kelainan genetika yang akhirnya berpengaruh terhadap sistem imun di dalam tubuh.

Meski cukup banyak faktor risiko yang perlu diketahui dan diwaspadai, namun perlu dipahami juga bahwa penyakit ini sebenarnya bukan tipe penyakit yang akan mudah untuk menular.

Selain itu, sebaiknya Anda juga mengetahui bahwa ini bukanlah penyakit yang akan diturunkan melalui genetika. Maksudnya, seorang ibu hamil yang sedang menderita penyakit kusta tidak akan menurunkan kepada bayinya.

Masa Inkubasi

Secara sederhana, masa inkubasi dapat diartikan sebagai selang waktu yang terjadi antara suatu bakteri atau virus menginfeksi sampai munculnya gejala pertama dari penyakit tersebut.

Untuk memahami apa itu penyakit kusta, sebaiknya juga membahas tentang masa inkubasinya. Bisa dikatakan, kusta merupakan penyakit yang memiliki masa inkubasi cukup panjang, yaitu antara 40 hari hingga 40 tahun.

Biasanya, seseorang mengalami gejala kusta pertama setelah 3-5 tahun setelah tertular bakteri penyebabnya. Ini merupakan jangka waktu yang terbilang sangat lama, sehingga Anda mungkin saja akan kesulitan untuk mengetahui penyakit ini sejak dini.

Maka dari itu, ada baiknya jika Anda mencegah penyakit ini, sehingga tidak perlu melakukan berbagai tindakan pengobatan.

Setelah membaca berbagai informasi tentang penyakit kusta, mulai dari pengertian hingga penyebab dan faktor risikonya, Anda tentunya telah lebih mengenal jenis penyakit yang satu ini.

Meski tidak mudah untuk menular, namun tetap saja ini merupakan penyakit yang sebaiknya Anda waspadai karena bisa menimbulkan berbagai dampak yang tidak baik bagi kesehatan tubuh. Dengan mengetahui penyebab dan faktor risiko di atas, maka Anda bisa lebih melakukan tindakan pencegahan dengan optimal.

Saat ini, mungkin saja masih banyak orang yang belum terlalu paham tentang apa itu penyakit kusta, sehingga artikel ini dapat Anda bagikan ke orang-orang terdekat supaya lebih waspada. Selain itu, untuk masalah kulit lainnya Anda juga dapat Mengenal Jenis-jenis Alergi Kulit yang Wajib Diketahui. Anda dapat memperoleh obat-obatan berkualitas dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini dan membaca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini.