Penyakit menular seksual merupakan infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual, dan sangat berbahaya bagi penderitanya. Umumnya penyakit ini bisa menyerang seseorang dikarenakan penyebab penyakit menular seksual yang utama yaitu kebiasaan melakukan hubungan seksual yang tidak sehat.
Pada dasarnya ada berbagai jenis penyakit menular seksual yang berbahaya, maka dari itu Kenali 5 Penyakit Kelamin Wanita yang Perlu Anda Waspadai! untuk mencegah risiko tertular penyakit ini. Lakukan pencegahan sejak dini, dengan mulai melakukan pola hidup sehat, tidak melakukan seks bebas, berolahraga dan mengonsumsi suplemen dan vitamin. Anda juga dapat menjaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi suplemen dan vitamin dari Mandira, salah satu distributor obat tepercaya di Indonesia.
Penyakit menular seksual atau yang sering disingkat sebagai PMS, merupakan penyakit atau infeksi yang dapat ditularkan melalui berbagai aktivitas seksual. Misalnya, hubungan seks vagina, anal, serta bisa juga melalui oral. Berbagai media dapat menjadi tempat menyebarnya virus, misalnya sperma, darah, serta cairan vagina.
Sebenarnya, ada cukup banyak jenis penyakit menular seksual, namun berikut adalah jenis penyakit yang paling umum terjadi.
1. Gonore
PMS Gonore merupakan penyakit akibat dari bakteri Neisseria Gonorrhoeae. Penyakit ini juga sering disebut dengan penyakit kencing nanah, karena ditandai dengan munculnya cairan ketika sedang buang air kecil, lalu membuat penderitanya mengalami rasa nyeri di bagian vagina atau penis.
2. Klamidia
Selanjutnya, ada klamidia yang merupakan penyakit menular seksual cukup umum dan penularannya bisa terjadi secara tidak disadari karena tidak ada gejala yang langsung tampak secara langsung.
Penularan penyakit infeksi seksual ini disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis dan terjadi melalui kontak dengan luka di area kelamin. Untuk wanita chlamydia akan menyerang leher rahim dan untuk pria infaksi ini akan menyerang saluran urin pada penis.
3. Sifilis
Sifilis memiliki gejala penyakit yaitu munculnya luka di bagian mulut dan sekitar alat kelamin. Luka tersebut umumnya tidak menyebabkan rasa sakit, namun tetap mudah untuk menular sehingga sangat perlu diwaspadai.
Sifilis terjadi akibat infeksi bakteri treponema pallidum dan dampak dari penyakit ini terbilang cukup berbahaya, karena bisa memicu kebutaan, kelumpuhan, impotensi, bahkan bisa menyebabkan kematian.
4. Kutil Kelamin
Selanjutnya, ada penyakit kutil kelamin yang terjadi akibat virus human papiloma dan umumnya ditandai dengan adanya warna kemerahan dan rasa gatal di area sekitar alat kelamin.
5. HIV
HIV adalah jenis PMS yang sudah banyak diketahui dan ditakuti banyak orang, karena bisa menyerang sistem kekebalan tubuh. Jika sistem tersebut sudah terserang, maka tubuh akan semakin rentan terkena berbagai jenis penyakit dan dampak buruk bagi kesehatan pun akan semakin terlihat seiring berjalannya waktu.
6. Herpes Genital
Terakhir, ada penyakit yang disebabkan oleh penularan virus herpes simpleks atau yang juga sering disebut sebagai HSV. Penyakit ini dapat menyebabkan munculnya rasa gatal, sakit, serta luka di area sekitar genital penderitanya.
Namun, herpes genital juga bisa saja tidak memunculkan gejala sehingga penderitanya mungkin tidak mengetahui hal tersebut. Padahal, virusnya tetap masih bisa tertular ke orang-orang lainnya.
Setelah mengetahui sekilas tentang apa saja penyakit menular seksual yang umum ditemukan, maka penting juga bagi Anda untuk mengetahui apa saja faktor yang bisa menyebabkan munculnya penyakit ini.
1. Berganti Pasangan Berhubungan Seksual
Penyebab penyakit menular seksual yang pertama yaitu karena seseorang memiliki kebiasaan untuk berganti pasangan, terlebih dengan orang-orang yang tidak dikenal dan tidak diketahui riwayat kesehatannya.
2. Hubungan Seksual yang Tidak Aman
Selanjutnya, penyakit menular seksual juga bisa disebabkan karena melakukan hubungan seks secara tidak aman atau tidak menggunakan alat pengaman. Maka dari itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara yang aman untuk melakukan hubungan seksual, sehingga tidak menyebabkan risiko penyakit.
3. Menggunakan Narkoba
Faktor berikutnya yang bisa menjadi penyebab penyakit menular seksual yaitu penggunaan narkoba, terlebih jika memakai jarum suntik yang telah digunakan oleh orang lain sebelumnya.
4. Memiliki Riwayat PMS
Jika seseorang memiliki riwayat PMS dan tidak ditangani dengan baik, maka hal tersebut bisa memicu berbagai penyakit lainnya pun akan lebih mudah menular.
5. Terlalu Muda ketika Melakukan Hubungan Seksual
Penyebab dari penyakit menular seksual juga bisa karena seseorang melakukan hubungan seksual ketika masih berada pada usia yang kurang siap untuk hal tersebut. Usia yang terlalu muda dapat memberikan berbagai risiko tersendiri ketika melakukan hubungan seksual, karena tidak memiliki pengetahuan lengkap seputar hubungan seksual.
6. Melakukan Hubungan Seksual dengan Orang yang Telah Terinfeksi
Penyebab selanjutnya yang terbilang sudah cukup jelas yaitu ketika seseorang melakukan hubungan seksual bersama orang yang memang sudah terinfeksi penyakit menular seksual.
Dengan adanya hubungan tersebut, maka berbagai patogen, virus, bakteri, dan kuman dapat menular melalui berbagai media.
Itulah berbagai penjelasan tentang pengertian, jenis, serta penyebab dari penyakit menular seksual. Meski bagi sebagian masyarakat hal semacam ini terdengar tabu untuk dibahas atau dipelajari, namun sebenarnya ini merupakan informasi yang sangat penting untuk diketahui setiap orang supaya bisa mencegah risikonya.
Pola hidup yang tidak sehat pun dapat menjadi penyebab penyakit menular seksual, terutama pola dalam melakukan kontak dan hubungan seksual. Maka dari itu ada baiknya Mengenal Manfaat dan Jenis Alat Kontrasepsi untuk meminimalisir terjadi risiko penyakit menular seksual ini. Selain itu, jika Anda dalam masa pemulihan dan membutuhkan obat-obatan berkualitas sesuai dengan resep dokter, maka Anda dapat memperoleh obat-obatan dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini dan membaca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini.