...

Tidak terasa Idul Fitri sudah berada di depan mata. Namun, tahukah Anda jika ternyata ada banyak jenis penyakit setelah lebaran yang siap mengincar? Momen lebaran biasanya identik dengan aneka hidangan lezat, seperti rendang, opor, ketupat, hingga aneka kue kering khas lebaran. 

Semua hidangan tersebut ternyata tidak hanya mengancam berat badan, tetapi juga berbagai penyakit yang harus diwaspadai. Hal ini disebabkan hidangan lebaran biasanya mengandung lemak, gula, kalori, serta garam dengan kadar yang tinggi. Bila dikonsumsi berlebihan, dapat memicu penyakit tertentu.

Dengan demikian Anda harus Hati-hati! Ini Makanan Kolesterol Tertinggi yang Biasa Dikonsumsi saat Lebaran. Kemudian jika membutuhkan obat atau suplemen, Anda dapat memperolehnya dari Mandira, salah satu distributor obat terpercaya di Indonesia.

Deretan Penyakit Setelah Lebaran yang Perlu Diwaspadai

Aneka hidangan lezat saat lebaran memang sangat menggugah selera. Namun, Anda harus tetap mengonsumsinya dengan tidak berlebih. Adapun penyakit yang mungkin menyerang pasca lebaran di antaranya:

1. Kolesterol Meningkat

Makanan yang mengandung lemak seperti jeroan, gorengan, atau santan biasanya tidak terkontrol pada saat lebaran. Hal ini dapat memicu peningkatan kadar kolesterol jaga dalam tubuh. 

Bila terus terjadi, kadar kolesterol jahat yang terus meningkat ini dikhawatirkan dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius, seperti serangan jantung atau jantung koroner.

2. Diabetes

Hidangan lebaran yang mengandung kadar gula yang tinggi dapat memicu peningkatan kadar gula darah pada tubuh. Hal ini dapat memicu penyakit diabetes. Oleh karena itu, sebaiknya batasi mengonsumsi makanan yang tinggi gula pada saat lebaran.

3. Radang Tenggorokan

Faringitis atau radang tenggorokan merupakan kondisi tenggorokan terasa perih dan nyeri ketika menelan. Biasanya, penyakit ini rentan terjadi pasca lebaran karena terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang panas, dingin, atau pedas.

4. Diare

Diare merupakan gangguan pencernaan dengan tanda feses bertekstur cair dan frekuensi buang air besar yang meningkat. Penyakit ini sering terjadi pasca lebaran karena pola makan yang sembarangan. Misalnya, mengonsumsi makanan berlemak atau pedas secara berlebihan.

5. Sindrom Dispepsia

Gangguan pencernaan lainnya yang mungkin terjadi pasca lebaran yaitu sindrom dispepsia. Penyakit ini dapat terjadi akibat makanan berlemak dan pedas yang cenderung dikonsumsi saat lebaran. Makanan tersebut sulit dicerna oleh lambung sehingga dapat meningkatkan asam lambung.

6. Hipertensi

Hipertensi merupakan sebuah kondisi ketika tekanan darah di atas batas normal, yakni lebih dari 120/80. Penyakit ini rentan terjadi pasca lebaran karena hidangan yang tinggi lemak dan garam. Hipertensi dapat memicu komplikasi yang serius seperti gagal jantung dan stroke.

7. Asam Urat

Gout atau penyakit asam urat merupakan sebuah kondisi ketika sendi meradang yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat pada tubuh. Penyakit setelah lebaran ini rentan kambuh ketika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung asam urat dengan berlebihan. Contohnya yaitu kacang tanah, melinjo, serta produk olahannya.

Tips Mencegah Penyakit Pasca Lebaran

Ternyata ada banyak jenis penyakit yang siap mengintai pasca lebaran. Agar tubuh tetap sehat selama momen tersebut, Anda bisa mencoba beberapa tips berikut:

  1. Konsumsi air putih dengan kadar yang cukup, yaitu sekitar 2 liter per hari;
  2. Perbanyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. 
  3. Kurangi mengonsumsi makanan yang terlalu dingin atau panas.
  4. Kurangi mengonsumsi makanan yang tinggi gula dan berlemak.
  5. Olahraga teratur.
  6. Istirahat yang cukup. 

Perlu diperhatikan bahwa sah-sah saja bila Anda ingin mengonsumsi hidangan lezat khas lebaran. Namun, untuk menjaga tubuh tetap sehat, Anda dapat Rayakan Idul Fitri dengan Tips Lebaran Sehat Berikut! Jangan lupa terapkan beberapa tips di atas untuk mencegah penyakit setelah lebaran.

Jika Anda membutuhkan berbagai obat tertentu atau suplemen, bisa didapatkan dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini dan membaca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini.