Sistem reproduksi adalah salah satu sistem dalam tubuh manusia yang sangat rentan terkena penyakit akibat infeksi bakteri, jamur, virus, atau kombinasinya. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui apa saja tindak pencegahan penyakit reproduksi yang harus dilakukan.
Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Jenisnya juga beragam dan masing-masing jenis penyakit tersebut umumnya memiliki upaya pencegahan yang berbeda.
Pencegahan dasar dari penyakit reproduksi yaitu dengan meningkatkan imun tubuh. Anda perlu tahu 8 Rekomendasi Vitamin dan Mineral Dibutuhkan untuk Imun sehingga kesehatan tubuh terjaga dan meminimalisir terserang penyakit reproduksi.
Upaya Pencegahan Penyakit Reproduksi dan 5 Jenis Penyakitnya
Karena struktur dan fungsi organnya berbeda, maka penyakit pada sistem reproduksi pria dan wanita juga berbeda. Berikut ini adalah contoh 5 jenis penyakit reproduksi yang paling sering terjadi beserta cara pencegahannya.
1. Kanker Serviks
Kanker serviks adalah salah satu penyakit reproduksi yang menyerang organ reproduksi wanita. Sesuai namanya, kanker serviks adalah kanker (tumor ganas) yang tumbuh di leher rahim (serviks).
Gejalanya bisa berupa keputihan berbau busuk, pendarahan saat berhubungan seksual, dan lain sebagainya. Berikut beberapa upaya untuk mencegahnya:
- Rutin pap smear
- Rutin periksa HPV
- Vaksin kanker serviks
- Jaga pola makan
- Jaga pola hidup sehat
- Hindari hubungan seksual yang beresiko
2. Kista Ovarium
Kista adalah kantung berisi cairan, sedangkan ovarium merupakan salah satu organ reproduksi wanita yang memproduksi sel telur dan hormon. Jadi, kista ovarium adalah timbulnya kista pada ovarium (indung telur).
Gejala utamanya adalah benjolan di perut bagian bawah yang dapat membesar seiring berjalannya waktu. Untuk pencegahan penyakit reproduksi satu ini, berikut upaya yang bisa dilakukan:
- Jaga pola makan
- Jaga pola hidup sehat
- Jaga berat badan ideal
- Olahraga rutin
- Gunakan kontrasepsi hormonal
3. Gangguan Prostat
Prostat adalah kelenjar pembungkus saluran kemih (uretra) di organ reproduksi pria. Fungsinya yaitu memproduksi, menyuburkan, serta melindungi sperma. Jika terjadi gangguan pada kelenjar prostat, maka fungsi reproduksi akan terganggu.
Contoh gangguannya yaitu kanker prostat, radang prostat (prostatitis), hingga pembesaran prostat. Untuk menghindari gangguan prostat, berikut tindakan pencegahan penyakit reproduksi yang bisa dilakukan:
- Perbanyak konsumsi buah dan sayur
- Batasi konsumsi lemak
- Jaga pola hidup sehat
- Olahraga rutin
- Tidak merokok
- Hindari hubungan seksual yang beresiko
4. Epididimitis
Epididimitis adalah peradangan pada saluran skrotum, yaitu saluran yang menempel pada testis. Saluran tersebut berperan menyimpan sperma, sehingga epididimitis dapat menyebabkan gangguan pada kesuburan, nyeri saat ejakulasi, hingga sperma mengandung darah.
Contoh gejalanya yaitu buah zakar terasa nyeri dan membengkak. Adapun tindak pencegahannya adalah sebagai berikut:
- Jangan duduk terlalu lama hingga testis tertekan
- Konsumsi air putih cukup
- Hindari mengangkat barang terlalu berat
- Hindari hubungan seksual yang beresiko
- Sunat
- Bersihkan organ intim secara rutin
Jenis penyakit reproduksi yang paling banyak terjadi adalah Penyakit Menular Seksual (PMS) yang ditularkan melalui hubungan intim. Contohnya seperti herpes genital, sifilis, gonore, hingga HIV/AIDS.
Berbeda dengan 4 penyakit sebelumnya, sebagian besar PMS dapat menyerang baik pria maupun wanita. Adapun upaya pencegahannya adalah dengan menjaga kebersihan organ intim, serta menghindari hubungan seksual yang beresiko.
Salah satu resiko dari penyakit menular seksual (PMS) yaitu terkena penyakit hepatitis. Untuk lebih memahami resiko PMS Anda perlu mengetahui Bagaimana Cara Pencegahan Hepatitis? Simak Jenis dan Pengobatannya Dengan begitu Anda dapat menghindari penyakit berbahaya tersebut.
Rekomendasi Suplemen untuk Kesehatan Organ Reproduksi
Salah satu cara mencegah penyakit reproduksi adalah dengan selalu menjaga kesehatan organ reproduksi, misalnya melalui konsumsi suplemen vitamin. Berikut beberapa jenis suplemen dan vitamin yang bisa Anda konsumsi:
- Omega-3
- Magnesium (Mg)
- Zat besi (Fe)
- Zinc (Zn)
- Vitamin B kompleks
- Vitamin C
- Vitamin D
- Vitamin E
Banyak metode pencegahan penyakit reproduksi yang bisa Anda lakukan seperti menjaga kesehatan organ reproduksi, menghindari seks yang tidak aman, dan mengonsumsi suplemen. Anda bisa memperoleh berbagai pilihan suplemen vitamin dari Mandira. Daftar produknya bisa dilihat pada halaman prinsipal kami, atau langsung hubungi kami di sini.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.