Memasuki bulan Ramadhan, umat muslim wajib melaksanakan ibadah puasa. Tidak hanya memenuhi kewajiban, ternyata ada banyak manfaat puasa bagi kesehatan. Puasa sendiri merupakan kegiatan menahan diri dari faktor-faktor yang dapat membatalkan puasa, dari terbit fajar hingga matahari terbenam.
Ibadah ini, biasanya dilaksanakan kurang lebih selama 30 hari di bulan Ramadhan. Namun, bisa juga dilakukan pada hari-hari lainnya selain bulan Ramadhan. Meskipun tubuh dibiarkan tidak mendapat makanan selama beberapa jam, ternyata hal ini memberikan dampak baik bagi kesehatan.
Untuk Anda yang memiliki penyakit maag, Anda dapat mengetahui Cara Mengatasi Maag Saat Puasa dengan Konsumsi 7 Makanan ini, untuk menghindari risiko buruk saat menjalankan ibadah puasa. Kemudian jika membutuhkan obat atau suplemen, Anda dapat memperolehnya dari Mandira, salah satu distributor obat terpercaya di Indonesia.
Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Sebagian orang mungkin mengira jika berpuasa hanya dapat membersihkan diri dan meningkatkan kesabaran. Padahal, puasa juga memiliki dampak positif bagi kesehatan. Berikut manfaatnya:
1. Memperbaiki Fungsi Otak
Manfaat puasa yang pertama yaitu dapat meningkatkan atau memperbaiki fungsi otak. Pada saat seseorang berpuasa, produksi protein akan meningkat sehingga mendukung saraf pada otak untuk berkembang.
Protein tersebut yang akan mendukung sel induk di otak agar dapat menghasilkan sel-sel saraf baru. Hal ini berdampak positif terhadap sistem kerja pada otak. Selain itu, protein tersebut juga dapat melindungi sel otak dari penyakit tertentu, misalnya alzheimer.
2. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Seseorang yang menjalani puasa selama satu bulan penuh ternyata memiliki risiko yang lebih rendah terhadap penyakit jantung ketimbang orang yang tidak melakukan puasa. Beberapa penyakit tersebut seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Hal ini dikarenakan pola makan yang lebih teratur dan sehat.
Selain itu, minuman teh yang biasanya dijadikan sebagai minuman wajib ketika sahur dan berbuka dapat membantu menjaga jantung lebih sehat. Hal ini berkat kandungan antioksidan pada teh yang bisa mencegah peningkatan kadar kolesterol, menurunkan diabetes, serta melancarkan peredaran darah.
3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Mungkin Anda pernah berpikir jika puasa dapat menurunkan metabolisme tubuh seseorang. Padahal, justru puasa sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini karena tubuh tetap mendapatkan asupan makanan ketika waktu sahur dan berbuka.
Ketika tubuh berpuasa sepanjang hari, metabolisme akan bekerja dengan lebih efisien karena pelepasan hormon adiponektin. Hormon tersebut dapat membantu sel organ dan otot pada tubuh agar mampu menyerap nutrisi dengan lebih baik. Semakin banyak nutrisi yang diserap oleh tubuh, semakin baik pula fungsinya.
4. Mengontrol Gula Darah
Manfaat puasa bagi kesehatan berikutnya yaitu dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah. Pada saat berpuasa, tubuh akan menggunakan cadangan gula dan menjadikannya sebagai energi untuk melaksanakan berbagai aktivitas. Dengan begitu, secara otomatis kadar gula dalam darah akan menurun.
Selain itu, puasa juga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah pada orang yang tidak mengalami diabetes dengan cara mengurangi resistensi insulin. Hal ini dapat membantu proses penyerapan gula menjadi lebih efektif dan kadarnya lebih stabil.
Puasa dapat menjadi metode efektif untuk menurunkan berat badan. Selama puasa, tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama. Hal ini membantu pembakaran lemak lebih efisien dan mengurangi akumulasi lemak tubuh.
6. Mencegah Produksi Protein Berbahaya
Perlu diketahui bahwa ada banyak jenis protein dan produk metabolisme yang dapat membahayakan bagi tubuh, terutama di bagian otak. Puasa dapat membantu mengatasi menghambat produksi protein dan radikal bebas yang dapat menyebabkan iritasi atau peradangan pada tubuh, seperti sitokin inflamasi.
Dalam penelitian dibuktikan bahwa puasa dapat menghambat proses penuaan, menurunkan radikal bebas, serta melindungi Anda dari dampak radikal bebas. Penjelasannya yaitu karena saat berpuasa akan mengurangi proses metabolisme tubuh, dengan demikian tugas-tugas organ tubuh tidak dipaksa untuk bekerja terus menerus. Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan produksi sitokin pelindung yang baik bagi tubuh.
Manfaat puasa bagi kesehatan berikutnya yaitu dapat membantu menjaga kesehatan mental dan menurunkan stres. Puasa dapat meningkatkan suasana hati serta membuat diri lebih mudah untuk menyesuaikan dengan perubahan sekitar.
Hal ini terjadi karena ketika seseorang berpuasa, kelenjar adrenal akan memproduksi hormon kortisol dengan lebih stabil sehingga stres dapat berkurang. Tidak hanya itu, pengurangan asupan lemak, karbohidrat, dan lainnya dapat meningkatkan kemampuan berpikir, sehingga Anda dapat berpikir lebih jernih.
8. Menjaga Kesehatan Kulit
Selain menjaga kesehatan tubuh, ada juga manfaat puasa bagi kesehatan kulit. Puasa dapat mencegah timbulnya jerawat karena proses regenerasi kulit terjadi lebih cepat. Hal ini karena tubuh tidak menjalankan fungsi pencernaan sekeras biasanya.
9. Mengendalikan Nafsu Makan
Menjalani ibadah puasa juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan agar lebih stabil. Bagi pengidap obesitas, biasanya mereka merasa kesulitan untuk mengendalikan hormon pemicu lapar. Akibatnya, mereka akan makan secara berlebihan.
Dengan berpuasa secara rutin, tubuh akan mengatur ulang produksi hormon yang dapat memicu rasa lapar dan baru akan melepaskannya ketika tubuh membutuhkan asupan makanan.
Demikian beberapa manfaat puasa bagi kesehatan tubuh. Selain melakukan ibadah tersebut, jangan lupa untuk menyiapkan suplemen atau vitamin untuk kesehatan saat berpuasa. Anda dapat mengetahui 5 Jenis Vitamin agar Puasa Tidak Lemas.
Jika Anda membutuhkan berbagai obat tertentu atau suplemen, bisa didapatkan dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini dan membaca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini.