Perkembangan anak tentunya menjadi hal yang dinantikan oleh setiap orang tua, sehingga perlu diwaspadai jika anak terlihat kesulitan dalam mengatur gerakan. Bisa saja, anak menderita jenis kelainan tertentu, seperti cerebral palsy, atau bahkan salah satu Jenis Tumor Otak.
Simak penjelasan berikut untuk lebih mengenal tentang cerebral palsy. Ketahui juga berbagai ciri, jenis, penyebab, dan penanganannya. Jika kondisi anak membutuhkan obat atau vitamin tambahan, Anda dapat memperoleh produk dari Mandira, salah satu distributor obat terpercaya di Indonesia.
Apa Itu Cerebral Palsy?

Cerebral palsy merupakan serangkaian kondisi yang memiliki pengaruh terhadap saraf dan otot manusia, atau yang sering disebut juga dengan lumpuh otak. Kondisi ini merupakan sebuah penyakit yang dapat dimulai sejak bayi baru lahir.
Bagi sebagian penderita, gejalanya terbilang ringan bahkan bisa dibilang cukup normal untuk tetap menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, pada kondisi lainnya, ada yang memiliki gejala lebih parah.
Meski dapat membuat penderitanya mengalami kecacatan fisik, kebanyakan penderita yang tetap memiliki tingkat kecerdasan yang terbilang normal.
Ciri Cerebral Palsy pada Anak
Berdasarkan usia anak, berikut adalah ciri-ciri cerebral palsy yang sebaiknya Anda waspadai dengan cermat.
1. Ciri-ciri untuk Bayi di Bawah Usia 6 Bulan
Untuk bayi baru lahir hingga usia 6 bulan, ciri-ciri yang biasanya muncul yaitu sebagai berikut:
- Tubuh lemas
- Tubuh menjauh ketika dipeluk
- Kaki kaku ketika diangkat
- Ketika tangannya ditarik, tidak mengangkat kepala
2. Ciri-ciri untuk Bayi Usia 6-10 Bulan
Selanjutnya, untuk bayi usia 6-10 bulan, ciri-ciri yang terlihat yaitu sulit mengunyah makanan serta hanya mengulurkan satu tangannya.
3. Ciri-ciri untuk Bayi di Atas 10 Bulan
Untuk bayi di atas 10 bulan, dapat ciri-ciri yang mungkin tampak lebih jelas adalah merangkak dalam posisi miring dan menggerakkan bokong tanpa merangkak ketika duduk.
4 Jenis Cerebral Palsy
Ada empat jenis dari cerebral palsy yang sebaiknya Anda ketahui, berikut merupakan penjelasan lebih lanjutnya.
1. Cerebral Palsy Spastic
Jenis cerebral palsy yang pertama dan yang paling umum terjadi adalah jenis spastic. Kondisi ini dialami oleh sekitar 75% dari total penderita cerebral palsy.
Pada anak-anak, kondisi ini memiliki gejala berupa pergerakan yang kaku pada beberapa bagian tubuh. Umumnya, hal tersebut terjadi di lengan, punggung, dan kaki.
Dampaknya, ada berbagai jenis gerakan motorik yang sulit untuk dikendalikan atau dilakukan, misalnya:
- Kesulitan mengendalikan otot tubuh
- Otot mengalami kekakuan, bahkan bisa sampai kejang
- Gerakan yang dilakukan terasa kurang normal
- Gerakan terhambat
- Kesulitan berpindah dari satu posisi ke posisi gerakan yang lainnya
2. Cerebral Palsy Dyskinetic
Kedua, ada jenis cerebral palsy dyskinetic, yang menjadi kondisi paling umum nomor dua. Berikut adalah berbagai gejala yang biasa dialami oleh penderita kondisi tersebut:
- Postur tubuh kurang baik atau kurang normal
- Mengalami kesulitan untuk berbicara
- Mengalami kesulitan ketika menelan makanan
- Anak melakukan gerakan yang memutar dan berulang, atau bisa disebut dystonia
- Anak melakukan gerakan yang terlihat seperti menggeliat, atau disebut athetosis
- Gerakan anak menjadi sulit dikendalikan dan seringkali tidak terduga, atau disebut dengan chorea
3. Cerebral Palsy Ataxic
Jenis ketiga yaitu cerebral palsy ataxic adalah kondisi ketika seseorang memiliki masalah terkait keseimbangan dan koordinasi tubuh. Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap pergerakan dari keseluruhan anggota tubuh.
Jika mengalami kondisi tersebut, pergerakan anak dapat menjadi lambat serta sulit untuk dikendalikan. Bentuk ototnya juga kurang baik, sehingga sulit untuk tegak ketika sedang duduk, berdiri, maupun berjalan.
4. Cerebral Palsy Campuran
Selanjutnya, ada jenis cerebral palsy campuran yang merupakan kombinasi dari dua bahkan tiga kondisi sebelumnya.
Penyebab Cerebral Palsy
Cerebral palsy merupakan kondisi yang umumnya memberikan berbagai gangguan terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak. Ada berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab dari kondisi tersebut, antara lain:
- Adanya kelainan pada perkembangan otak
- Adanya kerusakan pada otak yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan
- Mutasi genetika
- Terjadi pada masa janin, bisa jadi karena infeksi yang dialami ibu hamil
- Janin mengalami kondisi stroke
- Infeksi pada masa bayi, sehingga terjadi peradangan di otak atau bagian sekitarnya
- Kekurangan oksigen di dalam otak
Apa yang Terjadi pada Tubuh Penderita Cerebral Palsy?
Bagi penderita cerebral palsy, ada beberapa komplikasi atau dampak yang biasanya terjadi, yaitu sebagai berikut:
- Memiliki masalah penglihatan
- Menderita cacat secara intelektual atau kognitif
- Mengalami kesulitan mengendalikan otot tubuh
- Muncul masalah gigi
- Menderita skoliosis
Penanganan Cerebral Palsy
Hingga saat ini, belum ada cara untuk menyembuhkan cerebral palsy secara permanen. Meskipun demikian, kondisi ini juga tidak akan memburuk. Berikut adalah beberapa penanganan yang umum dilakukan untuk kondisi cerebral palsy supaya kondisinya tidak bertambah parah.
1. Terapi
Berbagai terapi dapat dilakukan, misalnya terapi fisik, wicara, dan rekreasi. Untuk terapi fisik, dapat berupa latihan untuk mengontrol pergerakan motorik, keseimbangan, kekuatan otot, dan sebagainya.
Selanjutnya, untuk terapi wicara digunakan untuk mengasah berbagai kemampuan komunikasi dan bahasa. Lalu, terapi rekreasi dapat dilakukan dengan menjalani aktivitas di luar ruangan.
2. Melakukan Pengobatan di Rumah
Untuk pengobatan di rumah, orang tua dapat membantu menjaga pola makan, memberikan asupan suplemen dan multivitamin, serta membiasakan berbagai pola hidup sehat lainnya.
Demikian berbagai penjelasan tentang cerebral palsy, mulai dari pengenalan, ciri-ciri, jenis, penyebab, hal yang terjadi selanjutnya, serta cara penanganan yang tepat. Bila perlu, Tingkatkan Kecerdasan Anak dengan Makanan Berikut.
Ada beberapa jenis cerebral palsy yang sebaiknya Anda waspadai, sehingga dapat mencegahnya. Selanjutnya, jika Anda membutuhkan berbagai jenis obat atau vitamin, Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original, dapat menjadi pilihan yang tepat. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini.
Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami. Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.