...

Ancaman kesehatan pada anak menjadi suatu hal yang wajib diperhatikan oleh para orang tua. Salah satu ancaman tersebut adalah kanker mata pada anak atau dikenal dengan istilah Retinoblastoma. Jika anak Anda mengalami kondisi tersebut, ancaman terbesarnya adalah mengalami kebutaan.

Hal ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua. Maka dari itu, simak artikel di bawah ini untuk mengetahui lebih lengkap penjelasan tentang penyakit Retinoblastoma. Mulai dari pengertian, penyebab dan gejala, serta cara mencegahnya. Untuk menjaga kesehatan mata, ketahui 7 Rekomendasi Makanan untuk Kesehatan Mata, kemudian jika membutuhkan obat atau suplemen sesuai dengan resep dokter, Anda dapat memperolehnya dari Mandira, salah satu distributor obat terpercaya di Indonesia.

Apa Itu Retinoblastoma?

Penyakit Retinoblastoma merupakan penyakit kanker yang menyerang mata, disebabkan oleh sel-sel tumor yang muncul pada retina. Pada kasus yang lebih parah, sel-sel kanker tersebut juga dapat menyebar ke organ lain.

Seperti yang Anda ketahui bahwa retina merupakan jaringan saraf yang berada di belakang mata. Fungsi retina adalah sebagai penerima dan pengubah cahaya yang diserap oleh otak sehingga mata melihatnya sebagai objek.

Umumnya, Retinoblastoma menyerang usia anak-anak di bawah 3 tahun, maka dari itu penyakit ini juga disebut sebagai kanker mata pada anak. Namun Anda tidak perlu khawatir karena dengan penanganan baik dan sejak dini, penyakit Retinoblastoma memiliki kesempatan sembuh yang lebih tinggi.

Penyebab Kanker Mata pada Anak

Setelah mengetahui pengertian dari Retinoblastoma, selanjutnya Anda juga wajib mengetahui penyebab kanker satu ini menyerang anak-anak. Dikutip dari American Cancer Society, retinoblastoma adalah kanker mata yang paling umum terjadi pada anak-anak. Kanker ini paling sering terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun, dan sekitar 40% kasus disebabkan oleh mutasi atau kerusakan gen yang diturunkan dari orang tua.

Dengan demikian, belum ada cara untuk benar-benar mencegah Retinoblastoma terjadi pada anak-anak. Maka dari itu, Anda wajib melakukan screening kesehatan sejak awal kehamilan untuk mendeteksi sejak dini jika ada tanda-tanda kelainan atau tumbuhnya sel-sel kanker atau tumor

Gejala Kanker Mata pada Anak

Karena penyakit Retinoblastoma cukup umum dialami oleh anak-anak, maka sebagai orang tua Anda wajib mengetahui ciri-ciri gejala awal kanker ini. Berikut ini beberapa gejala kanker mata pada anak yang dapat Anda pahami, yaitu:

1. Mata Berwarna Merah

Gejala pertama yang perlu Anda waspadai adalah ketika mata anak Anda berwarna merah. Mata yang berwarna merah bukan hanya sekadar sakit mata biasa yang ditandai dengan kemerahan pada bagian putih mata.

Mata berwarna merah yang menjadi gejala Retinoblastoma adalah kemerahan yang selalu diiringi oleh rasa perih atau rasa sakit. Kondisi mata anak biasanya terlihat sehat, namun bagian berwarna merah lebih sering terasa sakit.

2. Pupil Mata Berwarna Putih (Leukocoria)

Gejala kedua adalah pupil mata anak yang berwarna putih atau Leukocoria, ciri umum anak terkena kanker mata. Pada kondisi mata normal dan sehat, pupil akan berwarna kemerahan ketika diterangi oleh cahaya karena hal tersebut artinya masih terdapat pembuluh darah pada belakang mata.

Namun, dalam kondisi Retinoblastoma, pupil mata akan berwarna putih atau merah muda ketika mata diterangi oleh cahaya. Hal tersebut karena kanker sudah terlihat di daerah mata, dan pada tahap ini Anda wajib waspada dan segera untuk mengunjungi dokter.

3. Penglihatan Anak Memburuk

Gejala berikutnya adalah memburuknya penglihatan anak Anda. Kondisi Retinoblastoma yang membuat penglihatan anak memburuk biasanya ditandai dengan anak yang tidak dapat melihat suatu objek dengan jelas.

Jika kondisi sudah parah, maka gerakan mata anak akan semakin berkurang dan tidak terkontrol. Maka, pada tahap ini Anda wajib memberikan penanganan sejak dini bagi anak Anda agar sel-sel kanker tidak menyebar lebih luas lagi.

4. Mata Juling

Kondisi Mata juling menjadi gejala atau ciri-ciri Retinoblastoma yang dapat Anda perhatikan selanjutnya. Kondisi mata juling atau strabismus merupakan kondisi kedua bola mata tidak bergerak ke arah yang sama. Hal ini dikarenakan saraf mata dan otak tidak mampu bekerja dengan baik.

Jika kondisi ini diabaikan, kesempatan munculnya sel-sel kanker pada mata anak Anda akan semakin besar. Dengan demikian, Anda wajib memeriksakan dan memberikan penanganan sejak dini untuk kondisi mata juling ini.

Pencegahan Kanker Mata Pada Anak

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya jika penyebab Retinoblastoma belum diketahui penyebab pastinya, maka hal yang wajib dilakukan adalah pencegahan dini. Pencegahan dapat dilakukan oleh ibu selama mengandung dengan rutin melakukan screening kesehatan pada dokter.

Selain itu, mengonsumsi vitamin serta pola hidup yang sehat juga dapat menjadi salah satu cara pencegahan yang paling sederhana. Terakhir, Anda dapat melakukan tes genetik yang dapat mengetahui secara pasti kelainan genetik apa saja yang Anda dan anak miliki. Tujuannya agar Anda dan anak memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mencegah ancaman kesehatan di masa depan.

Kesimpulannya, Retinoblastoma atau kanker mata pada anak merupakan ancaman kesehatan yang paling umum terjadi. Sebagai orang tua, Anda tentu wajib melakukan berbagai cara pencegahan dan pengobatan agar kondisi tersebut tidak menimbulkan kebutaan secara permanen bagi anak Anda.Untuk informasi tambahan, Kenali Jenis Cacat Mata Bawaan yang Dapat Dialami Oleh Manusia, Kemudian, jika Anda membutuhkan berbagai obat tertentu, bisa didapatkan dari Mandira, distributor obat-obatan resmi dan original. Daftar rincinya dapat ditemukan di halaman prinsipal kami. Anda juga bisa memperoleh informasi lanjutan dengan menghubungi kami di sini dan membaca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini.