Masih banyak orang menganggap obat generik kurang manjur dibanding obat bermerek, padahal perbedaan obat generik dan obat paten sebenarnya tidak terletak pada khasiatnya. Memahami perbedaan ketiganya penting, baik bagi pasien maupun pelaku usaha di rantai pasok farmasi.
Apa Itu Obat Paten (Originator)
Obat paten adalah obat yang zat aktifnya pertama kali ditemukan dan diuji oleh sebuah industri farmasi melalui serangkaian uji klinis. Industri tersebut kemudian diberi hak paten untuk memproduksi dan memasarkannya secara eksklusif, umumnya berlaku sekitar 20 tahun.
2 Jenis Obat Generik di Indonesia
Setelah masa paten habis, obat dengan zat aktif yang sama boleh diproduksi oleh perusahaan farmasi lain, dan di sinilah muncul dua jenis obat generik.
1. Obat Generik Berlogo (OGB)
Namanya disesuaikan dengan kandungan zat aktifnya, kemasannya sederhana, harganya lebih murah, dan mencantumkan logo generik resmi.
2. Obat Generik Bermerek
Namanya ditentukan sesuai keinginan industri yang memproduksinya, kemasannya juga disesuaikan kebutuhan pemasaran masing-masing pabrik, dengan harga yang umumnya lebih mahal dibanding OGB.
Kenapa Kandungan Zat Aktifnya Bisa Sama tapi Harganya Berbeda
Baik OGB maupun generik bermerek, keduanya sama-sama tidak lagi membutuhkan biaya riset penemuan obat baru dan tidak dikenai biaya hak paten, karena obat tersebut sudah pernah menjadi obat paten sebelumnya.
Selisih harga di antara keduanya lebih disebabkan biaya promosi dan pemasaran yang dikeluarkan produsen generik bermerek, bukan karena perbedaan bahan baku.
Apakah Obat Generik Sama Efektifnya dengan Obat Paten
Ya. Semua obat yang beredar, baik generik berlogo, generik bermerek, maupun paten, wajib lolos uji bioekivalensi sebelum mendapatkan izin edar dari BPOM.
Uji ini membandingkan kecepatan dan jumlah penyerapan zat aktif dalam tubuh antara produk generik dengan produk originatornya, untuk memastikan efektivitasnya setara.
Bagaimana Memilih di Antara Ketiganya Sesuai Kebutuhan
Untuk kebutuhan pengobatan sehari-hari, obat generik berlogo umumnya jadi pilihan paling ekonomis dengan efektivitas yang tetap terjamin.
Namun keputusan akhir pemilihan obat tetap sebaiknya mengikuti resep atau anjuran dokter dan apoteker, karena mereka yang paling memahami kondisi kesehatan pasien secara spesifik.
Mandira Distra Menyalurkan Ketiga Kategori Obat Ini
Mandira Distra Abadi mendistribusikan obat generik berlogo, generik bermerek, maupun obat bermerek dagang dari lebih dari 10 prinsipal, sehingga apotek, klinik, dan rumah sakit bisa mendapatkan kategori produk yang sesuai kebutuhan pasiennya.
Kalau Anda ingin mengetahui produk apa saja yang kami distribusikan, lihat halaman prinsipal kami, atau hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut.
FAQ Obat Generik dan Obat Paten
Apakah obat generik lebih rendah kualitasnya dari obat paten?
Tidak. Obat generik yang sudah mendapat izin edar BPOM telah melalui uji bioekivalensi yang membuktikan efektivitasnya setara dengan obat paten.
Kenapa harga generik bermerek beda dengan generik berlogo padahal sama-sama generik?
Perbedaan harga ini umumnya berasal dari biaya promosi dan pemasaran yang dikeluarkan produsen generik bermerek, bukan karena perbedaan bahan aktif atau proses produksinya.
Apakah resep dokter bisa diganti dengan obat generik di apotek?
Kebijakan ini tergantung pada resep yang ditulis dokter dan ketentuan yang berlaku di masing-masing fasilitas kesehatan. Sebaiknya tanyakan langsung ke apoteker saat menebus resep.