Tidak semua distributor obat yang beroperasi di suatu daerah berstatus sebagai PBF pusat. Sebagian merupakan PBF cabang, dengan status hukum dan cakupan wilayah edar yang berbeda. Memahami apa itu PBF cabang membantu tim pengadaan menilai legalitas mitra distribusinya secara lebih tepat.
Apa Itu PBF Cabang dan Kenapa Statusnya Berbeda dari PBF Pusat
PBF cabang adalah cabang dari sebuah Pedagang Besar Farmasi yang telah memperoleh pengakuan resmi untuk melakukan pengadaan, penyimpanan, dan penyaluran obat dan atau bahan obat di suatu wilayah tertentu.
Berbeda dari PBF pusat yang izinnya diterbitkan di tingkat nasional, PBF cabang beroperasi berdasarkan pengakuan yang sifatnya lebih lokal, mengikuti struktur usaha induknya.
Batas Wilayah Edar PBF Cabang
Karena statusnya adalah cabang, wilayah edar PBF cabang umumnya terbatas pada provinsi tempat pengakuannya diterbitkan, sesuai standar kegiatan usaha yang diatur dalam Permenkes Nomor 14 Tahun 2021. Ini berbeda dari PBF pusat yang bisa memiliki cakupan wilayah edar lebih luas sesuai izin yang dimilikinya.
5 Data yang Diminta Saat Mengajukan Rekomendasi PBF Cabang
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, ada lima kelompok data yang umumnya diminta saat mengajukan rekomendasi izin PBF cabang ke dinas kesehatan provinsi.
1. Dokumen Izin PBF Pusat
Sebagai badan usaha induk, dokumen izin PBF pusat menjadi dasar utama yang menunjukkan legalitas induk usaha sebelum cabang bisa diajukan.
2. Data Pimpinan Cabang
Mencakup identitas pihak yang bertanggung jawab menjalankan operasional PBF cabang sehari-hari.
3. Data Apoteker Penanggung Jawab
Sama seperti PBF pusat, PBF cabang juga wajib memiliki apoteker penanggung jawab yang identitasnya dilampirkan dalam pengajuan.
4. Perjanjian Kerja Sama yang Disahkan Notaris
Perjanjian ini mengatur hubungan hukum antara PBF pusat dan cabangnya, dan harus disahkan secara notaris agar sah secara hukum.
5. Data Lokasi Usaha dan Gudang
Mencakup alamat dan kondisi fisik lokasi usaha serta gudang tempat operasional cabang berlangsung, yang nantinya juga akan diperiksa kesesuaiannya dengan standar CDOB.
Kenapa Struktur PBF Pusat dan Cabang Penting Diketahui Klien
Bagi apotek, klinik, atau rumah sakit yang menjajaki kerja sama dengan sebuah distributor, mengetahui apakah mitranya berstatus PBF pusat atau cabang membantu memahami cakupan wilayah operasional yang bisa dilayani, serta ke badan usaha mana pertanggungjawaban hukum sebenarnya berada.
Mandira Distra dan Cakupan Wilayah Distribusi Kami
Mandira Distra Abadi beroperasi sebagai distributor obat, suplemen, dan herbal yang melayani wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Kalau Anda ingin mengetahui lebih lanjut struktur legalitas kami sebagai mitra distribusi, hubungi tim kami, atau lihat profil dan mitra prinsipal kami di halaman prinsipal.
FAQ PBF Cabang
Siapa yang menerbitkan pengakuan izin PBF cabang?
Pengakuan izin PBF cabang umumnya diterbitkan melalui dinas kesehatan provinsi tempat cabang tersebut akan beroperasi, mengacu pada rekomendasi dan kelengkapan dokumen yang diajukan.
Apakah PBF cabang bisa menyalurkan obat di luar provinsi tempatnya terdaftar?
Pada dasarnya, wilayah edar PBF cabang mengikuti cakupan pengakuan yang diterbitkan, sehingga penyaluran ke luar wilayah tersebut sebaiknya dikonfirmasi lebih dulu kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.
Bagaimana cara memastikan sebuah PBF cabang punya izin sah?
Anda bisa menanyakan langsung dokumen pengakuan izin PBF cabang dan sertifikat CDOB yang dimiliki, serta memverifikasinya lewat sistem resmi BPOM.