...

Peredaran obat palsu masih jadi ancaman nyata di rantai pasok farmasi mana pun, termasuk Indonesia. Untungnya, ada cara cek keaslian obat lewat barcode BPOM yang bisa dilakukan siapa saja, mulai dari apoteker hingga konsumen, tanpa perlu alat khusus selain ponsel.

Apa Itu 2D Barcode BPOM dan Kenapa Diterapkan

2D barcode BPOM adalah kode matriks dua dimensi yang ditempelkan pada kemasan obat sebagai bagian dari sistem penelusuran atau track and trace. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penerapan 2D Barcode dalam Pengawasan Obat dan Makanan, dengan tujuan memastikan obat yang beredar bisa ditelusuri asal-usulnya sampai ke tingkat batch produksi.

2 Jenis Metode 2D Barcode BPOM

Peraturan ini membedakan dua metode penerapan, bukan satu metode tunggal untuk semua produk.

Metode Otentifikasi

Diterapkan pada golongan obat yang risikonya lebih tinggi seperti obat keras, narkotika, psikotropika, serta sebagian obat bebas dan bebas terbatas tertentu. Barcode jenis ini memuat nomor serial unik yang bisa ditelusuri hingga ke batch dan riwayat distribusinya.

Metode Identifikasi

Sifatnya lebih sederhana dan berbasis nomor izin edar produk, digunakan untuk verifikasi legalitas produk secara umum.

Informasi yang Bisa Anda Lihat dari 2D Barcode

Dari hasil pemindaian, biasanya akan muncul informasi seperti nama produk, nomor izin edar, nomor batch, hingga status legalitasnya di sistem BPOM.

Cara Scan dan Verifikasi Barcode Lewat Aplikasi Track and Trace BPOM

Verifikasi bisa dilakukan lewat aplikasi resmi BPOM yang mendukung fitur pemindaian barcode. Setelah kode dipindai, sistem akan menampilkan apakah data produk cocok dengan yang terdaftar di BPOM atau tidak. Kalau hasil pemindaian tidak sesuai atau kode tidak ditemukan dalam sistem, sebaiknya produk tersebut tidak digunakan dan dilaporkan ke pihak berwenang.

Kenapa Verifikasi Ini Penting bagi Apotek, Klinik, dan RS

Bagi fasilitas kesehatan, verifikasi 2D barcode menjadi lapisan tambahan selain pengecekan izin PBF dan sertifikat CDOB distributor. Ini membantu memastikan produk yang diterima memang berasal dari jalur distribusi resmi, bukan produk yang masuk lewat jalur tidak sah.

Mandira Distra Mendukung Transparansi Produk yang Kami Distribusikan

Mandira Distra Abadi menyalurkan produk dari prinsipal resmi yang telah memenuhi ketentuan pelabelan sesuai regulasi BPOM, termasuk penerapan 2D barcode pada golongan produk yang diwajibkan. Kalau Anda ingin memastikan legalitas produk yang kami distribusikan, hubungi tim kami, atau lihat daftar mitra dan produk kami di halaman prinsipal.

FAQ 2D Barcode BPOM

Apakah semua obat wajib punya 2D barcode?

Tidak semua. Kewajiban metode otentifikasi difokuskan pada golongan obat berisiko lebih tinggi, sementara metode identifikasi berlaku lebih luas untuk verifikasi legalitas umum.

Bagaimana jika barcode tidak terbaca aplikasi?

Kalau barcode tidak terbaca atau data yang muncul tidak sesuai dengan kemasan fisik produk, sebaiknya hubungi distributor tempat produk tersebut diperoleh untuk klarifikasi lebih lanjut.

Apa beda 2D barcode dengan nomor izin edar biasa?

Nomor izin edar menunjukkan bahwa produk sudah terdaftar resmi di BPOM, sementara 2D barcode adalah alat verifikasi tambahan yang memungkinkan penelusuran lebih detail sampai ke tingkat batch dan riwayat distribusi produk tersebut.