Pada saat Anda sedang puasa dan memiliki Maag. Anda perlu mengkonsumsi Vitamin B, Melatonin, Pepsin, dan sebagainya untuk melawan rasa nyeri pada lambung. Awalnya Anda bisa makan dan minum, kini kebiasaan tidur dan pola makan serta gaya hidup akan berubah. Di samping dari banyaknya manfaat untuk kesehatan, bagaimana dengan para penderita maag saat puasa?

Buat Anda yang memiliki penyakit maag, wajar jika maag kambuh saat puasa karena perut tidak terisi makanan dan minuman selama 12 jam. Hal ini pastinya akan memicu kenaikan asam lambung, salah satu penyebab utama terjadinya penyakit maag. 

Selain vitamin suplemen untuk maag agar tidak kambuh pada saat berpuasa. Anda juga perlu mengikuti 8 Pedoman Puasa bagi Penderita Asam Lambung.

Hal ini jika tidak diatasi dengan baik, mau tidak mau Anda harus membatalkan puasa karena rasa mual yang sangat mengganggu. 

Penyebab Maag Saat Puasa

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan maag kambuh saat puasa, antara lain:

1. Pola makan yang tidak sehat

Pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan pedas, asam, dan berminyak, dapat memicu naiknya asam lambung. Selain itu, konsumsi makanan yang berlebihan saat sahur dan berbuka puasa juga dapat meningkatkan risiko maag kambuh.

2. Dehidrasi

Dehidrasi dapat menyebabkan asam lambung menjadi lebih pekat dan mengiritasi lambung. Oleh karena itu, penting untuk minum air putih yang cukup saat puasa, yaitu sekitar 8-10 gelas per hari.

3. Stres

Stres dapat menyebabkan kontraksi lambung yang berlebihan, sehingga asam lambung dapat naik ke kerongkongan. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik saat puasa.

Gejala Maag Saat Puasa

Gejala maag saat puasa dapat berupa:

  • Nyeri, perih, atau panas di ulu hati
  • Mual
  • Muntah
  • Rasa penuh di perut
  • Kembung
  • Sering buang air kecil

6 Vitamin dan Suplemen untuk Maag saat Puasa

Berikut beberapa vitamin dan suplemen yang dapat membantu Anda mengatasi penyakit maag dan bisa tetap menjalani puasa dengan penuh tanpa kendala apapun. 

1. Vitamin B

Salah satu penelitian menemukan suplemen yang mengandung vitamin B dapat membantu mengatasi mual ketika maag kambuh. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi cara vitamin B mengatasi gejala maag. 

Penelitian lainnya menunjukkan, vitamin B mengandung seperti folat, riboflavin, dan vitamin B6 dapat membantu mengatasi maag. Dengan mengkonsumsi vitamin B, Anda bisa mengatasi gejala maag saat puasa. 

2. Melatonin

Penelitian menunjukkan melatonin dapat membantu melindungi sistem pencernaan dari peradangan esofagus. Maka dari itu, dengan mengkonsumsi melatonin dapat mencegah masalah kesehatan jangka panjang yang terkait dengan maag. 

Menurut suatu penelitian pada 36 orang, mengonsumsi melatonin, selama 4-8 minggu mengurangi gejala maag. Penelitian lain menemukan, kadar melatonin yang rendah meningkatkan risiko gangguan pencernaan seperti tukak lambung dan refluks asam.

3. Betaine HCL dan Pepsin

Kadar asam lambung yang rendah dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan nutrisi, serta menyebabkan berbagai efek samping. Termasuk refluks asam. 

Selain itu, apabila konsumsi betaine hidroklorida (HCI) dikombinasikan dengan pepsin, dapat secara signifikan mengurangi gejala seperti sakit perut dan rasa terbakar.

4. Iberogast

Mengkonsumsi Iberogast merupakan salah satu hal yang dapat mencegah terjadinya maag saat puasa. Iberogast adalah suplemen yang dijual bebas untuk mengobati refluks asam dan sindrom iritasi usus besar. 

Suplemen ini terbuat dari campuran ekstrak herbal seperti peppermint, akar licorice, dan buah milk thistle. 

5. Probiotik

Probiotik adalah jenis bakteri menguntungkan yang ditemukan di saluran pencernaan. Jenis ini memainkan peran kunci dalam kesehatan usus dan fungsi kekebalan. Beberapa penelitian menemukan, melengkapi probiotik dapat membantu mengurangi gejala refluks asam.

6. Jahe

Jahe merupakan tanaman yang digunakan sebagai bumbu dan suplemen herbal. Jenis ini sering digunakan untuk meredakan sakit perut serta mengobati masalah seperti mual dan gangguan pencernaan. 

Sekadar informasi, pengosongan perut yang tertunda dapat menyebabkan gejala refluks asam. Tapi di sisi lain, mengonsumsi jahe dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan efek samping dan memperburuk masalah pencernaan seperti mulas. 

Jadi untuk mengatasi maag saat puasa, konsumsilah jahe sesuai dengan petunjuk dan jangan berlebihan.

Selain suplemen vitamin untuk melawan penyakit maag pada saat berpuasa. Anda juga perlu mengetahui 4 Jenis Vitamin agar Puasa Tidak Lemas yang Anda Butuhkan.Baca lebih banyak tentang tips kesehatan dan obat-obatan di sini. Daftar obat yang kami distribusikan berdasarkan perusahaan produksi obat mitra kami dapat Anda temukan di halaman prinsipal kami.

Jika Anda adalah pabrik obat maupun retail obat yang membutuhkan kerjasama dan informasi lebih tentang Mandira sebagai distributor farmasi, dapat menghubungi kami di sini.

Referensi:

Kompas.com. (2022, 18 March). 6 Vitamin dan Suplemen yang Bantu Atasi Gerd. https://lifestyle.kompas.com/read/2021/02/22/150821820/6-vitamin-dan-suplemen-yang-bantu-atasi-gerd